Kawasaki di Indonesia, Idealis atau Terdesak?

3 03 2010

Kawasaki Products

Seperti dalam artikel ane sebelumnya, juga karena tahun ini ane jadikan tahun Kawasaki bagi ane..he he..maklum, sebuah Kawasaki Ninja 250R baru saja mendarat di rumah ane tanggal 5 Februari lalu. Karena itulah maka ane ingin sedikit mengulas tentang brand Kawasaki dari perspektif ane.

Istri baru..Motor Baru..he..he..

Jika ane amati sepak terjang brand motor yang identik dengan warna hijau ini di Indonesia terkesan unik namun miris.

Dimana uniknya?

Tak lain karena positioning lini produk mereka yang mengincar niche market, sebuah ceruk pasar yang berada di tingkat piramida menengah ke atas. Tentunya brand produk yang berani mengisi jenis pasar ini tidak akan melakukan strategi marketing dengan beriklan gencar di televisi. Ceruk niche market berisi konsumen-konsumen yang tidak mudah termakan iklan dan mampu melakukan analisa perbandingan terhadap motor yang akan mereka beli. Coba amati produk Kawasaki, jenis motor apa yang mereka pernah iklankan di televisi..hampir tidak ada bukan..Well..mungkin ada tapi ane yang tidak lihat..he he..

Kawasaki ER-6N

Lalu..Kenapa miris?

Coba amati lini produk Kawasaki..Apa yang menjadi produk kebanggaan mereka? Jawabannya pasti lini produk Ninja. Ya..lini produk Ninja dari mulai 150R, 150RR hingga 250R seolah menjadi flagship bagi Kawasaki. Nah..mari bandingkan dengan brand motor lain, dalam hal ini anggota AISI (Asosiasi Industri Soang dan Itik..ups maaf, maksudnya Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), apakah ada yang berani masuk ke pasar kelas premium yang sama dengan Kawasaki. Jawabannya: BELUM ADA. Kecuali jika brand motor high end seperti Ducati, BMW, Harley-Davidson ikut disertakan dalam kelas ini..Itu tentunya beda kelas bung..

Beda Kelas Bung..

Ketika membandingkan beberapa brand motor dan produk unggulannya, ane lalu memandang Kawasaki yang tetap tegar dengan lini Ninja, KLX250 dan D-Trackernya. Apakah memang karena Kawasaki sangat memiliki idealisme dalam berjualan motor dibandingkan kompetitornya?

Belum tentu.. Mari kita bandingkan beberapa brand motor besar di Indonesia dan produk unggulan atau favoritnya (jika ada).

Honda – identik dengan lini motor bebek-bebeknya, cenderung pelit teknologi dan harga mahal.

.

Yamaha – identik dengan lini motor Vixion, dan bebek-bebeknya yang mengincar tahta bebek Honda..Yamaha baru saja menorehkan tinta emas dalam penjualannya dengan menyaingi penjualan Honda.

.

Suzuki – tidak jelas mau main di segmen apa..mungkin sedang rapat strategi marketing..he he..

.

Bajaj – Serius bermain di segmen “motor laki”, ya oke lah, meskipun produk motornya semakin kecil saja cc mesinnya dan sparepart nya dikabarkan terkadang sulit dicari.

.

Kanzen – Belum ada kabar

.

Piaggio – Nah..ini mungkin bisa menjadi pesaing serius Kawasaki, namun tentunya “aroma” produknya jauh berbeda dengan Kawasaki.

Kawasaki Ninja 250R

Dengan positioning di atas, bukan tidak mungkin Kawasaki lantas berjualan dengan strategi di niche market, jadi mau tidak mau mereka harus memberikan sesuatu yang baru di pasaran motor Indonesia. Dan masuklah motor-motor kelas menengah-ke atas seperti Ninja, KLX dan D-Tracker.Jadi jelas sudah mirisnya bahwa  Kawasaki berjualan di niche market karena terdesak oleh pedagang motor lainnya dan memilih berjualan di ceruk pasar yang lain..mirip-mirip Blue Ocean Strategy bukan?

Kawasaki Versys

Bukan tidak mungkin dengan masuknya ZX-6R, ER-6 dan Versys akan membuat Kawasaki semakin berjaya melenggang seorang diri di niche market ini.

Bagi sebagian orang yang menuntut alat transportasi yang tidak pasaran dan berkelas tentunya lini produk premium Kawasaki layak menjadi pilihan.

About these ads

Aksi

Information

20 responses

3 03 2010
kolibri

pertamax….setuju

3 03 2010
girifumi

Piaggio sepertinya sudah masuk kelas premium.produk termurahnya saja,Piaggip Fly 150(sebelumnya 125) harganya 30 juta.
lainnya?
pengen bikin artikel aje (tapi lagi sibuk nih om..)
semoga bearguna….

3 03 2010
Ardy IBBC

Nungguin ER-6N nih… Lama banget yach… Xixixi……

3 03 2010
bennythegreat

wuih..belom diiklanin di milis KoBOI udah ada yang komen..

ER-6F sudah ada di dealer Kawasaki MOTORAVE Sunter bro..datang aja dan request test ride..bisa kok..hehehe

3 03 2010
anddeep a.k.a nadhif

Salam kenal bro.
brarti kalo dikategorikan konsume2 kawak indonesia masuk ke kategori smart kali ya (baca di artikel blognya kang girifumi tentang market maping kalo ngak salah)

3 03 2010
bennythegreat

@ anddeep
smart dalam membeli..bisa jadi..artikel bro Giri ane amini..

tapi lihatlah kebanyakan pengendara Ninja, apakah mereka juga smart dalam berkendara?

silakan nilai sendiri bro..

3 03 2010
arantan

Wah ada pemilik lagi, bro bawa ke Sentul yuk u tanggal 7? udah sebulan berarti kan?

Piaggio rasanya masih AISI, nggak tahu terakhir tentang persyaratan “harus punya pabrik” akan diberlakukan atau nggak.

Kalau daku lihat 2008-lah tahun turning pointnya Kawasaki di Indonesia, setelah itu mereka menelorkan KLX150, KLX250, mungkin berlanjut lagi ke D-tracker. Setelah 2008, 2009 melesu, peluncuran ER6 tertunda ke 2010 ini (mungkin), D-tracker juga ragu-ragu keluarnya…. 2010, rasanya bisa lewat, arah pandangan orang lebih ke Yamaha – Honda. Walau sampai sekarang pun si Ninja 250 atau barang-barang lainnya belum punya tandingan.

2010 masih terlalu awal, belum ada tanda-tanda hypenya, kalau Kawasaki mau bertahan, harus selalu inovative, konsisten bertelor.

3 03 2010
Mr_lOng'S

Gw rasa pengguna ninja smart jga bro dlm brkendara..

mereka ga mudah trpancing kebut2an d jln, mungkin krn takut lecet x yha,
prnh ktmu d jln daan mogot ada ninja 250r modif ala motoGP d geber2 thunder 125 ehh mlh d cuekin (dlm hati rider ninja mngkn bkan lawan yg sepadan)

3 03 2010
maskurmambang

Orang awam says:
Kawasaki, sebenarnya barangnya bagus, mantab, awet, tapi sekali ganti onderdil, mahal banget…terus juga belum tentu ada tuh onderdilnya….harus inden dulu….

mendingan saya cari motor lain ajah yang banyak temannya, banyak bengkelnya, mudah dan murah onderdilnya..biar kata lebih mudah rusak daripada KAwsaki…tapi kan di bengel sebelah rumah itu juga ada onderdilnya…ada KW1, KW2 dll lagi.

Selain itu Kawasaki bentuknya bagus kalo bikin motor mahal, kalo bikin motor bebek jelek banget yah, aneh lagi, cobalihat Kaze:kaku banget, boros juga; ZX130:aneh, gendut, berat’ Blitz : tanggung, Zone : bebek paling jelak yang pernah ada, lancip didepan, bulat dibelakang

NAH PANDANGAN SEPERTI INI BERULANG ULANG TERUS, yah lama-lama Kawsaki memang jadi ekslusif untuk motor2 mahal.
padahal konsumen motor2 ini kan segmented

3 03 2010
arantan

Maap…
Bukan maksudnya meracuni, mohon dianggap sebagai tambahan info belanja aja, he he he. Kebetulan hari ini bikin article tentang modifikasi N250R bro.

Ini dia:

http://arantan.wordpress.com/2010/03/03/modifikasi-ninja-250r-ala-performa/

Mas Kur, nggak inden ah, saya sempat ganti spatboard depan yang sifatnya slow moving parts, dalam hitungan hari sudah ada kok barangnya. Saya pernah ganti kabel speedometer Jupiter MX aja nggak ada di bengkel resmi suruh nunggu 2 minggu lho.

3 03 2010
maskurmambang

@ Bro Saranto
Hehehhehe…aku tak tahu juga, itu kan aku bilang pendapat orang2 awam.

soalnya aku dulu pernah mau beli Bebek Kawasaki, lalu aku tanya2 beberapa partnya…dan kata mbak di bengkel (by phone) yang ini harus inden mas..

tapi kata orang -orang di bengkel (pinggir jalan), yang notabene adalah orang awam, juga begitu
Mungkin karena saya ada di daerah kali ya CMIIW

sebenarnya masalah part inden, tidakmengenal merk sih

3 03 2010
girifumi

@all
kenapa gak ada yang bahas Kawasaki Athlete yang menyumbang unit penjualan terbesar ? padahal dari segi mesin sama dengan Zone 125,harga lebih mahal ?
masuk kategori manakah orang yang membeli Athlete ?
Kawasaki memang spare part mahal,tapi dijamin gak ada palsunya. awetnya terjamin..

semoga bearguna..

3 03 2010
bennythegreat

@ giri
gw gak lagi bahas bebek bro..silakan bahas bebek Kawasaki tersebut di blog ente..

semoga berguna..

3 03 2010
Tulus Budi

hmmm….. bro benny ganti ke ninja ????….. wahhh bakal ada NINJARIAN donk … sodaranya PULSARIAN ……

gw malah pengen Kaisar Ruby yang serasa harley neh …. kira2 bagus ga yah ???

3 03 2010
bennythegreat

biar motor ganti, Pulsar tetep nomor satu..suka dukanya banyak tuh Pulsar..hehe

Kaisar Ruby kalo gak salah ada forumnya bro

http://www.rubyowner.co.cc

monggo mampir kesana

3 03 2010
asmarantaka

menurut ane kawak kalo bikin bebek nanggung…performa tenaganya kebanyakan keluarnya di putaran menengah atass….berbanding terbalik dengan produk sport mereka…trus onderdil paling mahal dibandingkan dengan pesaingnya (dari jepang loo)….dan produk bebek yg lumayan yah si Athlete 125….tapi kok ngk pake kopling manual??…jiahh nanggung….

4 03 2010
jomblo ati

dengan kata lain, andaikan yamaha atau honda mengeluarkan lini produk 250 cc, kawasaki akan kewalahan. gitu kah?
udah ngambilnya ceruk pasar, disikat juga sama honda – yamaha :mrgreen:

8 03 2010
gary

@jomblo ati:
yamaha dan honda walaupun mengeluarkan produk 250cc, yg pasti tetap tidak bisa menyaingi kawasaki karena motor mesin 1 silinder 250cc tidak bisa disandingkan dengan 2 silinder 250cc….walaupun honda punya VTR-250cc, tapi untuk dikeluarkan di Indonesia tidak mungkin karena harganya akan selangit….

8 03 2010
gary

@benny:
ayo kita coba ER-6f di sunter…kapan ada waktu? kabari yak….:D

18 03 2010
Taufik

makanya tanpa ba bi bu lagi aku langsung jadi indener petama di motorave bogor xixixixixi :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.857 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: