Bajaj Pulsar 220 Dilaunching di Peru, di Indonesia kapan?

30 06 2010

Mantab juga sepak terjang Bajaj, produsen sepeda motor asal India yang telah sukses menarik minat para bike enthusiast dengan fitur-fitur mantap seperti DTS-i dan Exhaust-TEC yang telah familiar di telinga Pulsar riders di Indonesia. Bajaj telah sukses mengubah brand image mereka dari kendaraan tiga roda yang bising dan berasap tebal menjadi sebuah motor sport yang kekar, irit dan bertenaga. Baca entri selengkapnya »





[PCX-part 5_habis] Test Ride PCX dengan Pengawalan Tiger Bersirine, PEMBODOHAN OTOMOTIF ini namanya…!!!

29 06 2010

Pakai Sirine Strobo? kaya gini lebih terhormat..

Jangan kira ane tak akan membongkar kebobrokan dalam acara test ride Honda PCX Sabtu lalu dan hanya mengupas yang baik-baik saja dari kegiatan tersebut.

*** Baca entri selengkapnya »





[PCX-part 4] Hornet & VFR1200 in PCX Blood

29 06 2010

Silakan tengok foto-foto berikut dan nilai sendiri deh.. :mrgreen:

Bandingkan dengan ini:

dan juga ini:

Inikah trend baru Honda untuk desain lampu depan dan buritan?

Sayang ukuran mesinnya gak mirip sama PCX… :mrgreen:





[PCX-part 3] Riding Testimonial – Maiden Voyage bersama Honda PCX

28 06 2010

foto by arantan.wordpress.com

Berhubung banyak kawan pembaca yang japri ane untuk segera mereview  kesan ridingnya maka ane buatin artikelnya, jadi begini… Baca entri selengkapnya »





[PCX-part 2] Spesifikasi dan Fitur Honda PCX, Nilai Plus-nya Apa Aja?

27 06 2010

Sebelum dikupas nilai plus-nya, ane kasih tahu dulu spesifikasinya yah..Cekidot.. Baca entri selengkapnya »





[PCX-part 1] Satu Hari bersama AHM dan KoBOI

26 06 2010

Acara yang mengambil tempat di café Bondies, Jl. Ampera Raya ini sangat menyenangkan. Jajaran manajemen AHM menjamu beberapa anggota KoBOI tidak hanya dengan makanan dan minuman yang lezat, namun juga dengan informasi dan beberapa “bocoran halus” dari mereka.

Baca entri selengkapnya »





Motor “Jangkrik” di Indonesia, Bakal Laku Gak?

26 06 2010

Zaman ane kuliah dulu, memiliki Personal Computer (PC) adalah sebuah kemewahan. Waktu itu ane gak ngerti blas tentang komputer ujug-ujug terima brosur dari senior ane berisi list produk PC merk Anu.. Merk ini gak diragukan lagi kualitasnya dan beberapa kawan ane yang tajir juga pakai. Tapi ketika lihat harganya… makjaang… Rp 5.000.000,- (baca: lima juta rupiah). Zaman segitu uang sebanyak itu gede banget.

Setelah belajar tentang dunia per-PC-an dari senior ane, ane mulai ngerti yang namanya “komputer jangkrik”, yaitu komputer yang “jeroannya” seperti VGA card, memory card, power supply, sampai casing dan monitornya bisa dipilih sendiri. Jadi gak harus beli satu merk Anu yang ternyata isinya sama aja dengan komputer jangkrik. Ibarat manusia, komputer jangkrik ini bisa disebut Frankenstein lah..yang organ-organ tubuhnya dicomot dari sana-sini.

Kenapa komputer jangkrik bisa murah? Lesson learned yang ane terima adalah karena komputer jangkrik gak pakai merk Anu yang ngetop. Penjual komputer jangkrik menawarkan berbagai jenis jeroan dari harga termurah sampai tak terbatas. Contohnya untuk VGA card, dulu tersedia dari mulai yang onboard alias nempel di motherboard sampai kelas HIS Excalibur misalnya. Kita bisa memilih jeroan yang cocok untuk kebutuhan.

Nah, bagaimana dengan motor? Ada gak tuh istilah “motor jangkrik”..???

Sejauh penelusuran ane di Google sih gak ketemu tuh istilah. Jika nantinya ada istilah motor jangkrik, maka kita bisa dengan bebas tuh beli mesin buatan anu dengan cc sekian, body buatan anu dengan form factor anu, sampai karburator merk anu yang speknya anu.

Sayangnya di Indonesia ini, ranah sepeda motor dikuasai oleh pabrikan besar..dan cocok dengan kondisi di ranah komputer, yang namanya barang pakai merk itu mahal.

Tahun 2010 ini ane terinspirasi dengan posting di blog Rem Cakram di sini. Lalu setelah mikir sana-sini dan sedikit duga-duga ane mengambil kesimpulan bahwa bisa jadi yang namanya motor jangkrik itu kemungkinan sudah ada dan sudah dirakit oleh sebuah produsen motor yang reputasinya gak bagus-bagus amat.

Berarti konsumen bisa pilih-pilih spesifikasi dong..?

Ah gak juga..sayangnya spesifikasinya sudah di-set oleh si produsen. Memang sih spesifikasinya tampak fisik bagus banget dan menjanjikan tapi sayang kualitasnya meragukan. Ibarat komputer jangkrik yang kaya gini:

Processor : 1.8GHz, tapi buatan Chang-ghong

Memory : 2Gb dual channel, tapi buatan Ling-ling

VGA Card : 1Gb memory, PCIe, tapi buatan Chui-Lan-Tseng

Power Supply: 500 watt buatan Go-Dain-Dong

Motherboard : Chipset buatan Thai-Khu-Chiang

Jiaah…kalo ini sih jangkrik beneran… :mrgreen:

makan tuh jangkrik..

Lho memang kenapa kalau pakai Motor Jangkrik…? Khan dipakai keren tho, dilihat juga lebih gagah dari motor bebek tho..masa mau diledek juga?

Ya..gak apa-apa sih pakai Motor Jangkrik, memang dari luar tampilannya oke, suara mesin bisa jadi juga garang.. Tapi bagaimana dengan DURABILITY nya, alias pemakaian jangka panjang. Lha masa kita mau pakai motor cuma seminggu pertama keren tapi seterusnya dedel duwel..?

Sayangnya belum ada orang Indonesia yang mampu membuat Motor Jangkrik dengan spesifikasi mantab..padahal Pak Kutani dari TVS Indonesia mengatakan bahwa 60% komponen motornya buatan lokal. Berarti sudah ada nih supplier sparepart yang mumpuni di Indonesia ditambah lagi untuk urusan mesin belum ada yang mampu membuat.

Lagipula pola pikir kebanyakan konsumen masih mikirin kulit aja..alias yang penting penampilan keren. Lha kalo gini kapan majunya dunia otomotif Indonesia?

Pastinya kalau ada Motor Jangkrik karya anak bangsa yang kualitasnya oke punya, motor buatan produsen yang reputasinya gak bagus itu bakal gak laku ya?





Sial…!!! Ternyata Ducati Hypermotard 796 Palsu…!!!

25 06 2010

Bro Saranto telah menulis di dalam artikelnya yang terinspirasi dari artikel ini.

Menyambung artikel ane sebelumnya..Ternyata Ducati 796 yang digunakan mas Tom di film Knight and Day itu palsu alias hasil modifan..Coba lihat detail swing arm, cover blok mesin dan knalpot.

Jika bro n’ sist mencari di Google dengan keyword ducati, knight and day, tom cruise, 796 atau hypermotard..Pasti foto-foto Ducati palsu ini gak akan muncul.. :D

Rupanya Ducati Hypermotard sukses jadi motoseleb di dalam film ini, sedangkan Aprilia SXV 550 sukses jadi stunt bike nya Ducati..he he he..

Without further ado, let’s cekidot the pictures below:

ini Ducati Hypermotard 796..

ini Aprilia SXV 550..

nah kalo ini apa? lihat baik-baik..sejak kapan Hypermotard 796 pakai swingarm kaya gini?

Ternyata stunt man tidak hanya berlaku untuk manusia saja, motor juga butuh stunt bike euy.. :mrgreen:

***

sumber inspirasi:

arantan.wordpress.com

http://www.stayontheblack.com/knight-day-movies-features-fake-ducati





Kopi Lanang: Antara Kopi, Lelaki dan Motor..

25 06 2010

Kopi Lanang campur Motor dab..!

Foto iklan “Kopi Lanang” (Kopi Lelaki) di atas ane ambil di wilayah Tanah Putih, Semarang..Awalnya ane hanya bisa melihat foto ini sekejab kira-kira sebulan yang lalu dan baru bisa mengambil fotonya 2 minggu yang lalu.

Baca entri selengkapnya »





Ibu Atin Tewas Diseruduk Mobil..Bagaimana Kai Fin Tanoto bisa punya SIM?

24 06 2010

hewan ini punya SIM gak..?

Sedang enak-enak gerak jalan di Gelora Bung Karno, tiba-tiba ada mobil menyeruduk dari belakang. Bagaimana rasanya?

Gondok kan?

Apa yang nyetir lagi nonton video Ariel – Cut Tari di HP nya sampai-sampai orang gerak jalan segitu banyak gak kelihatan…???

Oh…rupanya usut punya usut, yang menabrak itu punya kelainan berupa penyakit epilepsi yang sedang kambuh.

Begitulah tragedi yang disebabkan oleh engkoh Kai Fin Tanoto. Karena penyakit epilepsi yang ia derita sedang kambuh, puluhan orang yang sedang melakukan gerak jalan pun ia seruduk dengan sukses. Baca entri selengkapnya »





Ducati Hypermotard 796, Motoseleb di Knight and Day

24 06 2010

Jika ente termasuk fans dari Tom Cruise atau Cameron Diaz, maka film Kight and Day tak boleh telewatkan. Film action comedy yang baru saja dirilis tanggal 23 Juni ini buat ane menarik bukan karena kehadiran kedua artis itu, tapi karena sebuah Ducati Hypermotard 796 yang dipakai sebagai kendaraan mas Tom dan mbak Cameron menghindari kejaran banteng.. :D

kok gak pakai helm mas?

mesra nih ye..

Ducati Hypermotard sendiri adalah varian terbaru dari keluarga Hypermotard yang diperkenalkan awal 2009 lalu. Mesin yang digunakan pun berbeda dari kakaknya, Hypermotard 1100 sehingga beratnya lebih ringan yaitu 167 kg 796 dipersenjatai dengan mesin 800cc dengan power output 81bhp, perbedaan lainnya adalah pada rims alias velg. 796 memakai Enkei, sedangkan 1100 memakai Marchesini.

Ducati Hypermotard 796

Ducati Hypermotard 796

Di film ini kelincahan 796 benar-benar diekspose habis, Tom dan Cameron pun tampak nyaman beraksi di atas motor ini. Namun disayangkan sekali kedua selebritis Holiwut papan atas ini tidak memberikan contoh safety riding dengan berkendara tanpa helm.. :( . Sepertinya para alay yang nonton film ini akan dapat contoh buruk untuk bertingkah semakin alay dengan tunggangannya yang pasti bukan bermerk Ducati.

alay rider in action

Kembali bahas mas Tom Cruise yang ganteng ini dan hubungannya dengan motor, kita tentu ingat film Top Gun dimana mas Tom berperan sebagai pilot tempur. Di film tersebut mas Tom pun tampak ganas di atas motor Kawasaki GPZ900. Well, tentu saja di tahun 2010 ini motor itu sudah obsolete alias jadul bo’.

Kawasaki GPZ900 di film Top Gun

Tom Cruise dan Kawasaki GPZ900

sumber foto: googling





Ducati 916 dan Cagiva Mito..Awas Tertukar!

23 06 2010

Dalam sejarah..pertama kali ane melihat Ducati 916 di Bandung sekitar tahun 1995. Waktu itu ane gak ngerti blas tentang permotoran. Baru sekitar 8 tahun kemudian ketika sukses keracunan motor ane ingat-ingat lagi penampakannya dengan cara search di Google.

Cagiva Mito

Rupanya motor ini cantik nian, tapi entah kenapa ketika ane menjadikan foto ini sebagai wallpaper ane baru sadar bahwa ada tulisan Cagiva pada bagian bawah fairing.

Ane search lagi di Googling..dan rupanya ada motor lain bernama Cagiva Mito..wah.. (ndeso banget yah..) Di situ ane pertama kali mulai mengamati lekuk-lekuk tubuh kedua motor dengan seksama. Memang bagi yang tidak teliti, sekilas kedua motor akan tampak sama.

Kesamaan terletak terutama pada bagian lampu depan dan bodi belakang yang nyaris sama persis hingga lampu-lampunya. Jika salah satu dari kedua motor ini lewat dengan kecepatan tinggi, seseorang belum tentu dapat membedakannya dari suara kenalpot. Maka tengoklah bagian swing-arm nya. Cagiva Mito memiliki swing arm berbentuk ‘banana’ sedangkan Ducati 916 memiliki mono-arm. Perbedaan lainnya adalah pada knalpot. Cagiva memiliki knalpot di samping, khas knalpot mesin 2-tak, sedangkan Ducati 916 memiliki knalpot ‘undertail’.

Sayang Ducati 916 yang sempat menyabet gelar The Greatest Motorcycle Ever peringkat kedua dari Discovery Channel ini hanya diproduksi sampai tahun 1999 dan selanjutnya diteruskan dengan Ducati 996.

Ducati 996

Ketika ane search Google lagi ane menemukan nama Massimo Tamburini yang ternyata mendesain kedua motor ini. Rupanya beliau adalah seorang desainer motor untuk Ducati, Cagiva, Aprilia, dan Bimota..Rupanya lagi…Ia adalah salah satu founder BiMoTa yang ternyata singkatan dari Bianchi, Morri dan Tamburini. Usut-usut lagi, Pak Massimo Tamburini juga terlibat dalam desain MV Agusta F4 Tamburini

Pak Massimo Tamburini

Bimota Vyrus

foto: hasil googling





Segitiga RSA, Pedoman Wajib Para Pengguna Jalan

22 06 2010

Segitiga RSA

Sejak kita mulai mengenyam bangku pendidikan formal, materi pendidikan berlalu-lintas hampir tak pernah diajarkan. Kalaupun pernah, hal tersebut bukan tidak mungkin telah dilupakan oleh murid-murid yang sekarang telah memiliki kendaraan pribadi.

Saat ini, 21 Juni 2010 kondisi lalu lintas semakin semrawut, seperti  ane tuliskan di artikel sebelumnya. Terinspirasi dari perkataan banyak pihak yang ane baca, komentar terbanyak adalah mengandung kata “balik ke diri masing-masing”. Komentar ini menurut ane sebenarnya terkesan basi dan juga terkesan yang mengucapkan terlalu malas berpikir atau dapat diartikan juga “urusin diri masing-masing aja deh..”

Nah itu kan kalo ane suudzon alias berpikiran rada miring..hehehe :D. Kalau ane positive thinking, kalimat “balik ke diri masing-masing” dapat diartikan lebih mendalam dan mendetail yaitu penguasaan diri selama berkendara.

Apa saja yang harus dikuasai seorang pengendara, secara umum lagi pengguna jalan yang dapat menyelamatkannya dari kecelakaan, menyebabkan kecelakaan ataupun terlibat dalam kecelakaan?

Road Safety Association (RSA) sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang peduli dengan keamanan pengguna jalan telah meramu jawabannya. Kendaraan jelas tidak akan bisa berjalan tanpa pengendaranya, jadi si pengendara dan pengguna jalan ini harus dibekali sesuatu!

1. Rules

Rules (peraturan) mewakili penguasaan terhadap peraturan lalu-lintas. Apa itu peraturan lalu-lintas? Saat ini Undang-Undang no.22 tahun 2009 adalah produk hukum negara yang mengatur lalu-lintas dan jalan. Silakan download di sini. Apakah peraturan tertulis saja yang harus dikuasai? Tentu tidak. Ada etika dan tata-krama menggunakan jalan yang tidak tertulis di Undang-Undang tersebut. Rules berhubungan erat dengan kata BENAR dan SALAH.

2. Skill

Skill (keahlian) berhubungan dengan kemampuan motorik seseorang dalam mengendalikan kendaraannya. Terkadang seseorang beranggapan bahwa memiliki skill berkendara adalah segalanya, padahal tidak seperti itu. Oleh karena itu di dalam segitiga RSA, Skill ditempatkan pada bagian bawah, karena memang sebagai pengguna jalan biasa, kita tidak dituntut untuk menguasai skill seperti pembalap. Apa yang digunakan untuk mengendalikan Skill? Jawabannya ada di bawah ini. Skill berhubungan erat dengan kata MAMPU dan BISA.

3. Attitude

Attitude adalah kemampuan manusia untuk membedakan benar dan salah, baik dan buruk. Otak kanan manusia bertanggung jawab untuk itu. Attitude pengguna jalan pula yang disinyalir menjadi biang kerok kesemrawutan dan berbagai penyimpangan berkendara. Attitude berhubungan erat dengan kata MAU.

Simak kata-kata di bawah ini.

Cukup jelas bukan menggambarkan hubungan Rules, Skill dan Attitude?

Jika Rules, Skill dan Attitude terus menerus dibiasakan setiap kali berkendara, maka Habit (kebiasaan) akan terbentuk

Bentuk Habit dengan Segitiga RSA..!

Jadi sudahkah Rules, Skill dan Attitude berkendara ente benar? Sekedar informasi, pengguna jalan bukan hanya mereka yang mengendarai kendaraan bermotor, tapi juga pejalan kaki dan pengendara sepeda.





Ketika Plagiator Meminta Maaf kepada Yamaha

21 06 2010

Permohonan Maaf Terbuka

Baca Kompas hari ini, halaman 8. Disana terpampang iklan sebesar setengah halaman full.. Tertulis nama Ignatius Kartiman di pojok kanan bawah. bunyinya sebagai berikut:

“Kami, PT. Triangle Motorindo, telah menjual dan memproduksi sepeda motor sepeda motor Starfit Z, Star Z dan Star MX dengan merk VIAR.

Desain Starfit Z, Star Z dan Star MX telah melanggar hak-hak desain industri yang dimiliki oleh Yamaha Motor, Co. Ltd. (Yamaha Hatsudoki Kabushiki Kaisha), dan tindakan memproduksi dan menjual model-model ini melanggar ketentuan Undang-undang Desain Industri.

Pabrik kami digeledah sebanyak tiga kali pada tanggal 20, 24 Agustus 2009 dan 11 Januari 2010 dan cukup banyak dari model-model Starfit Z dan Star Z ini yang disita.

Oleh karena itu, kami dengan ini  kami secara tulus memohon maaf kepada Yamaha Motor, Co. Ltd. selaku pemilik Hak Desain Industri tersebut. Kami juga memohon maaf kepada khalayak konsumen dan pihak-pihak terkait atas terganggunya pasar sepeda motor akibat aktifitas kami yang melanggar hukum di atas.”

Wow..rupanya masih ada saja tindakan plagiat motor sampai hari ini. Iklan di atas hanyalah yang terlihat mencontek desain motor kemudian minta maaf. Bagaimana dengan para plagiat motor lain yang tidak jujur mengakui asal-usul motornya, padahal sudah banyak pengguna yang mengeluhkan kualitas produknya yang katanya abal-abal.

Yah semoga produsen motor yang seperti itu cepat sadar.

BTW, ane jadi penasaran sama beberapa hal berikut:

  1. Motor bebek Yamaha jenis apa sih yang dijiplak?
  2. Berapa tarif pasang iklan sebesar itu di Kompas?
  3. Apa sanksi hukum lainnya selain permintaan maaf terbuka ini ya?




Yoghurt dan Serabi Cisangkuy

19 06 2010

Bandung saat ini tak lelah mengungkap kreativitas untuk menarik pengunjung dari luar kota, terutama dalam hal kuliner.

Sejak ane kuliah di Bandung dulu sudah terkenal lokasi kuliner bernama Yoghurt Cisangkuy. Sayang dulu ane kurang bergaul karena kurang dana..maklum anak kost.

Nah karena saat ini ane memiliki kesempatan, beranjang sanalah ane ke Bandung dan tak lupa mengunjungi tempat ini bersama istri tercinta.

Yoghurt yang terletak di Jl. Cisangkuy no.66 ini menarik karena tersedia dalam beraneka rasa, dari mulai Coklat hingga Leci. Tersedia pula aneka makanan seperti serabi, kastengel dan batagor yang kiosnya terletak di depan rumah.

Simbiosis mutualisme ini membuahkan keramaian pengunjung terutama saat akhir pekan sekarang ini. Pelayanan yoghurt yang cepat serta sikap Ibu penjaja Serabi yang ramah dan bersahaja membuat ane selalu kembali ke tempat ini.

Karena keramahan dan sikap bersahaja inilah ane juga selalu mengiringkan doa kepada para penjaja makanan di sana agar dilimpahkan rezeki dan kesehatan sehingga dapat terus menjamu para penikmat kuliner.

Posted with WordPress for BlackBerry.





Bersepeda, Wujud Kemapanan Berpikir yang TERLECEHKAN

18 06 2010

Miris sekali membaca berita dari milis RSA bahwa salah seorang pengendara sepeda bernama bro Adi Nagara (27 tahun) yang biasa dipanggil Aga, tewas akibat kepalanya membentur mobil boks. Berita lanjutan yang ane baca adalah Aga tewas saat bersepeda bersama kawan-kawannya dari Rocketers dan terhantam spion truk dari arah berlawanan. Selanjutnya kepalanya kembali menghantam bodi truk. Ajal pun menjemput bro Aga di dalam perjalanan ke RS. Eka Hospital.

Kecelakaan ini menambah daftar pengendara sepeda yang celaka akibat ulah pengguna jalan lain di jalan. Dan sebagai bentuk solidaritas antar pesepeda, malam ini di Taman Ayodya di daerah Jakarta Selatan akan diresmikan patung “Ghost Bike” sebuah patung berwujud pesepeda dan sepedanya dengan dilabur warna putih. pada bagian dari patung ini akan ditorehkan nama-nama pesepeda yang tewas karena kecelakaan lalu-lintas.

Dari informasi yang ane peroleh, patung ini dibuat sebagai Monumen Peringatan..ya..ane tegaskan lagi..Monumen Peringatan..yang berguna untuk mengingatkan para pengguna jalan bahwa jalanan bukan tempat yang ramah.

Menilik keberadaan sepeda di kota besar seperti Jakarta tidaklah sulit, tengoklah di pagi hari ketika belum banyak kendaraan bermotor lalu-lalang, para pesepeda sudah menghiasi jalanan. Mereka menikmati jalan selagi lengang.

Menurut ane, bersepeda di saat sekarang ini menunjukkan kemapanan berpikir penggunanya. Pemikiran mereka tidak egosentris, tidak individualis dan mau berpikir kolektif, dalam artian berpikir sebagai bagian kelompok masyarakat.

Dengan bersepeda berarti seseorang sadar bahwa di tengah budaya konsumtif pemakaian kendaraan bermotor sekarang ini, mereka harus berani tampil beda, mereka haus akan aktualisasi diri dan ogah menjadi follower. Motivasi pesepeda erat dengan rasa sayang kepada lingkungan yang dihuni masyarakat yang kian konsumtif dan individualis ini.

Bersepeda menunjukkan tingkat berpikir yang lebih mapan, lebih tinggi, karena tidak hanya menginginkan kecepatan dan kenyamanan yang dapat diperoleh dengan membeli sebuah mobil atau mungkin motor bebek. Bersepeda berarti menebas habis bibit individualisme yang mengabaikan kelestarian lingkungan dan ekosistem transportasi massal.

Pesepeda adalah makhluk langka yang seharusnya dihargai karena pemikiran mereka yang lebih mapan, yang mampu menampar pengguna jalan lain yang pikirannya baru sebatas mencari moda transportasi pribadi yang paling nyaman dan murah bagi mereka, tanpa mau peduli berapa besar emisi kendaraan mereka, tanpa mau berpikir panjang apa akibatnya jika jutaan orang berpikir sama dengan mereka.

Kemacetan adalah hasil dari pola pikir individualis, pola pikir egosentris yang hanya memikirkan kenyamanan pribadi yang terbangun di dalam kabin ber-AC ataupun kecepatan dan manuverabilitas yang ditawarkan sebuah motor. Dampaknya ibarat efek domino. antara lain Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu-lintas yang siap menelan korban.

Produsen kendaraan tak tinggal diam, di tengah carut-marutnya transportasi perkotaan, mereka dengan sigap tan tangkas menawarkan alternatif solusi transportasi yang murah, contohnya motor bebek. Dampaknya fantastis..jutaan orang membelinya. Dengan dalih ekonomi sulit dan berbagai kemudahan, moda transportasi ini menjadi pilihan favorit.

Jelas ditebak, bahwa MAYORITAS populasi jalan adalah sebuah fungsi dari variabel-variabel individu yang bermental SAMA, dengan kata lain..PASARAN. Mereka cenderung mengikuti arus, mereka tak mau kalah dan ingin seperti yang lain, ditambah lagi dengan taraf pendidikan mayoritas mereka yang dapat ditebak di bawah rata-rata, aktualisasi diri hampir terlupakan dan hanya terkadang terwujud dengan modifikasi ‘alay’ yang cenderung merugikan pengguna jalan lain misalnya mengganti kenalpot dengan yang bising, mengganti lampu kendaraan dengan yang lebih terang, hingga hasrat untuk memamerkan cara berkendara ala “pembalap wannabe” di jalanan. sementara aparat penegak hukum sudah terlalu malas bertindak untuk menertibkan berbagai pelanggaran.

Yang tidak biasa menjadi kebiasaan..

Yang benar menjadi kesalahan..

ini jelas layak disebut PEMBODOHAN OTOMOTIF!

Sangat Dangkal..

Selain terbersit di benak orang yang berpikir lebih mapan, frase ini juga sering ane dengar dari kawan pemakai kendaraan pribadi yang juga berasal dari ekonomi mapan, ketika ia melihat para pesepeda. Dari sudut pandangnya, pesepeda itu aneh.. Rela bersusah payah mengayuh sekian kilometer ditemani asap tebal polusi. Argumentasi tajam ane pun hanya menghasilkan cibiran ala sinetron.. :(

Memang, fakta berbicara bahwa orang yang tampil beda adalah orang aneh..Celakanya anggapan aneh tidak disertai dengan benchmark yang memadai. Jika seorang berkata aneh, dia akan fokus kepada para pesepeda, para pecinta musik progressive rock, para pehobi koleksi barang aneh, para seniman dan figur-figur lain yang tidak sesuai dengan mainstream yang sedang IN. Kebanggaan menjadi pribadi yang tampil beda secara positif dan out of the box pun menjadi barang langka.

Media massa pun tak ketinggalan turut membumbui masyarakat kita agar terus konsumtif dan berlaku sebagaimana layaknya artis sinetron dan infotainment yang cenderung membodohi. Norma dan hukum di masyarakat yang makin merosot akan semakin mendegradasi moral tiap individu.

Ane harapkan kepergian bro Aga dapat menjadi pemicu masyarakat agar dapat lebih mapan berpikir, terutama dalam hal transportasi..dimana bersepeda sering dianggap wujud kemapanan berpikir yang terlecehkan.

INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN…Semoga bro Aga dapat tenang di sisi Allah SWT.

foto: hasil googling





Honda PCX 125 Menggebrak Segmen Premium Matic, Ente Berminat?

18 06 2010

Dengan spesifikasi singkat seperti di bawah ini:

sumber: powersports.honda.com

Fitur unggulannya adalah:

  • Combi Brake System (CBS), seperti pada Honda Vario CBS Techno
  • PGM-Fi, sudah aplikasi injeksi nih
  • Bagasi 32 liter di bawah jok, wow..serasa membawa box
  • Front box, lumayan buat taruh minuman, hp atau sarung tangan
  • Ukuran body bongsor, hampir sebesar Piaggio X9

Nah, sekarang lihat harganya.. Rp 32.000.000,- (tigapuluh dua juta rupiah) :D on the road..di segmen harga 30 jutaan ini, di Indonesia PCX 125 akan beradu dengan motor-motor berikut:

  • Kawasaki Ninja 150RR – Rp 31.500.000,-                 (sport)
  • Minerva Megelli 250 RV – Rp 34.500.000,-             (sport)
  • Honda CBR 150R – Rp 32.000.000,-                            (sport)
  • Kaisar Ruby 250 – Rp 26.000.000,-                             (cruiser)

Ninja 250R

Minerva Megelli 250

Kaisar Ruby 250

Honda CBR150R

Direct rival si big-matic ini di kelas skuter/matic adalah Piaggio Fly 150cc dengan harga Rp 30.000.000,- dan Benson Like Rp 23.950.000,-

Piaggio Fly 150

Benson Like

Dan bisa jadi akan menggerogoti pasaran Kawasaki Ninja 250R yang berharga Rp 46.500.000,-.

Itu dari pandangan marketing. Rupanya Honda sudah mau memperhatikan segmen premium dan tidak melulu keasyikan jualan motor bebek.

Sekarang pandangan ane sebagai calon konsumen…yuk menerawang ke depan.. :)

Fitur unggulan yang ane sukai adalah body yang bongsor, CBS dan bagasi yang luas. Motor matic ini cocok buat kaum PSK (Pria Seratus Kilo) penggemar matic yang sudah lelah dijuluki “beruang sirkus”..(well ane juga bernasib sama bung.. :D).

Beruang Sirkus

Fitur lainnya yang baru juga alarm anti maling dan kaliper depan yang memiliki 3 piston, baru kali ini ane menyaksikan matic dengan rem seperti itu..pastinya braking force akan lebih besar, semoga saja tidak menyebabkan motor skid, alias slip.

Fitur Honda PCX 125

Kalau masalah pilih-memilih, PCX 125 bakal menjadi pilihan lain di segmen motor 30 jutaan dan matic segmented yang selama ini identik dengan skuter buatan Piaggio. Jika selama ini pasaran motor di ranah harga tersebut identik dengan motor-motor cruiser atau sport.

PCX 125 dengan segala fitur unggulannya menurut ane masih terlalu mahal. Seperti biasa pemeo akan berkata “jenis motor apapun kalau diberi merk Honda, pasti harganya jadi mahal”..hehehe..urusan harga memang sensitif meskipun Honda sudah total mengeluarkan motor yang benar-benar fresh.

Dari aspek penggunaan, PCX sudah pasti akan menyedot perhatian saat ente mengendarainya, dan juga akan menyedot tenaga saat ente memarkirkannya di parkiran motor, seperti posting bro Saranto mengenai parkir motor. Itulah konsekuensi yang akan ditanggung menunggangi big-matic.

cornering dengan PCX 125

Dengan fitur ACG Starter yang akan mematikan mesin motor setelah 3 detik idle (misalnya di lampu merah) maka efisiensi bahan bakar akan meningkat, terlebih untuk menyalakannya lagi  hanya perlu putar gas saja.  Tapi tunggu dulu, dari segi safety, menarik gas setelah  mesin mati ini berpotensi bahaya jika diputar berlebih..perlu dijadikan perhatian nih. Artikel lengkap mengenai ACG Starter bisa dibaca di sini.

Aspek lainnya adalah perawatan, dengan sparepart Honda yang relatif mahal, harus dipertimbangkan juga biaya maintenance PCX nantinya.

Jadi, beli gak nih..?

Well, itu tergantung ente, ane sudah kasih masukan plus-minusnya. Kalau ente tergolong daily bikers yang rutenya sering kena macet maka memakai PCX tiap hari sudah pasti kurang nyaman karena manuver-ability-nya kurang plus fitur auto engine stop nya yang berpotensi mengganggu. Tapi jika ente termasuk bike-enthusiast yang berencana memakai PCX hanya sesekali pada waktu senggang dan kondisi jalan tidak macet, maka PCX 125 bisa jadi must have matic nih..!

Selamat memutuskan!





Yuk, Nonton Bareng Piala Dunia + Musik Progressive Metal

17 06 2010

Nobar World Cup + Progressive Rock

Beru aja ane dapat email dari milis I-Rock..

Malam ini ada acara seru..Well karena ane gak mudeng bola, dan lebih paham musik maka ane ulas saja band-band yang akan meng-cover acara malam ini di Mario’s Place, Menteng Huis – Jakarta Pusat.

  • DREAM THEATER, performed by The Miracle
  • HELLOWEEN, performed by H.I.M. All Star
  • MEGADETH, performed by Abidirt
  • KREATOR, performed by Comvor

So, be there tonight..!!!

CARPE DIEM..





Moge-Moge Suzuki, Pindahan ke PRJ 2010

17 06 2010

Ini berdasarkan pengalaman ane sehari-hari melintasi dealer Suzuki di Jl. Danau Sunter Selatan. Di sana terdapat dealer Suzuki yang memajang moge-mogenya di etalase lantai 2.

Sebut saja Bandit 1200S, GSX-R 600 dan WR400 setiap hari ane tengarai sedang duduk manis di sana, memberi mimpi dan harapan kepada yang memandang akan kegagahan moge-moge build up tersebut..

Nah, sejak pembukaan PRJ kemarin ane perhatikan ada yang hilang dari dealer Suzuki tersebut..para moge HILANG..

MOGENYA HILANG..!!!

Ternyata mereka didaulat menghias booth Suzuki di PRJ 2010.. Ya tak salah lagi, inilah moge-moge yang setiap hari ane lihat di dealer Suzuki Danau Sunter Selatan.

GSX-R 750

Bandit 1200S

DRZ 400

M1800R Intruder

Mimpi melihat dari dekat sudah terpenuhi, seperti tahun sebelumnya, ane bisa berfoto dan menyentuh moge-moge indah itu..mimpi selanjutnya pasti memilikinya..ah..tapi sepertinya masih jauh ya.. :D

Booth Suzuki

Suzuki pun cukup mengerti betapa jauhnya mimpi itu dan mendekatkannya dengan produk lain yang bersahabat dengan kocek sebagian besar masyarakat.

tak ada bandit, bebek pun jadi





Kawasaki Ninja 150RR dan 250R di PRJ 2010..Berubah!

16 06 2010

Dari hasil pengamatan ane di PRJ kemarin di booth alias stand alias tenda…halah.. Kawasaki, ane melihat adanya upgrade yang sifatnya minor pada motor-motor Ninja. Yaitu pada Ninja 150RR dan 250R. Seolah tak mau kalah dengan kehadiran Honda Tiger versi downgrade upgrade yang kembali ke lampu depan tunggal.

Ubahan yang dimasksud memang relatif sederhana, namun cukup menyegarkan mata, terutama para penggemar Ninja.

Ninja 150RR
Perubahan signifikan pada bodi samping-belakang alias seat cowl, bentuknya berubah menjadi lebih berbentuk. Bandingkan saja dengan versi sebelumnya. Rubahan lainnya pada grafis/livery di fairing dengan adanya tulisan Jepang. Ada yang tahu artinya?

Ninja 150, versi sebelum 2010

Ninja 150RR 2010..operasi pinggul

Ninja 150RR, edisi 2010

Ninja 250R
Perubahan terjadi pada speedometer yang berubah warna menjadi putih..perubahan warna ini membuat speedometer lebih jelas dilihat. Bagus!
Selanjutnya adalah kemunculan warna baru yaitu biru metalik, mungkin lebih tepat disebut “dark blue metallic”. Jika warna terakhir Ninja 250 adalah biru terang metalik, maka sekarang dibuat versi gelapnya.

speedometer putih..lebih sporty

Ninja 250R edisi 2010, tersedia warna dark blue metallic

lebih dekat dengan dark blue metallic..

ini warna sebelumnya..lebih terang

Permainan warna Ninja 250 ini mengingatkan kita pada kehadiran warna hitam doff pada Jakarta Motor Show Tahun lalu..warna ini juga yang membuat ane jatuh hati pada Ninja 250R..hehehe.

Ninja 250R hitam doff





Berkenalan dengan TVS Motor Indonesia – (part.4)

15 06 2010

yooo…Balik lagi ke masalah flow berpikir TVS dari mulai  input –> R&D –> output, jelas rasanya bahwa konsep ini tak ubahnya seperti “duck in – duck out”, Aspirasi rakyat akan motor yang tangguh dan irit sudah kadung dicemari motor bebek Jepang ditampung dan kemudian di R&D diolah…. Outputnya yoo..motor bebek lagi..yaah motor bebek plus-plus laagh..!!!

bebek TVS bisa buat balap liar gak ya?

Ini perlu dipertanyakan sebenarnya apakah product drives the consumer atau malah sebaliknya, consumer drives the product? Well, kalau TVS mau berani berinovasi, ya sebaiknya jangan menelorkan motor bebek..!!! Itu berarti TVS hanyalah jadi follower saja, mau jadi bebek cah jamur kek, bebek goreng kecap kek, bebek pincang rebus kek..yaa tetep saja bebek tho..???!

bisa-bisa TVS buka restoran bebek..

Kenapa TVS tidak memproduksi motor sport dan serius di sana? Kalau dengan alasan motor sport itu lebih boros, itu gak tepat. Bajaj berhasil memproduksi Pulsar yang sudah terbukti irit. Kenapa TVS tidak bisa?

Pulsar vs Apache

Apa hasil penafsiran TVS terhadap aspirasi dan keinginan masyarakat itu hanyalah sedangkal motor bebek??? Well..hanya manajemen TVS yang tahu.

Yang ane bisa analisa di sini adalah TVS ingin terlebih dahulu mengakrabkan diri dengan konsumen yang sedang teracuni demam motor bebek ya dengan menelorkan motor bebek. Langkah selanjutnya…kita lihat saja sepak terjangnya.

Lalu bagaimana dengan TVS Apache yang terkesan di anak-tirikan? Tidak seperti pendahulu-pendahulunya di tanah Hindi sana seperti Fero dan Star, Apache memang berbeda. Fitur dan teknologi yang diusungnya dapat disetarakan dengan Bajaj Pulsar. Dari pengamatan ane sendiri Apache lebih superior dalam hal kualitas cat, finishing pengelasan dan detailing. Perbandingan Apache dengan Pulsar dapat dibaca di artikel ini.





Motor Bebek, Mengambil Kesempatan dalam Kesemrawutan Transportasi Perkotaan

14 06 2010

Terinspirasi oleh artikel Mas Triatmono hari ini..

Bebek, jenis motor yang dicetuskan entah oleh siapa, mungkin oleh Honda, pabrikan yang sudah bercokol puluhan tahun dengan motor bebek sebagai jagoannya sejak pertama kali, Honda Super Cub. inilah awal kebangkitan bebek. Masyarakat alias calon konsumen motor menyambut gembira kehadiran Super Cub yang ditengarai sebagai motor yang memiliki banyak keunggulan, Bahkan Discovery Channel menempatkan motor bebek di peringkat pertama dalam acara The Greatest Ever Motorcycle.

  • Irit
  • Serbaguna
  • Lincah
  • Mudah Dipakai
  • Perawatan minim

Dengan segala keunggulan itu Bebek sukses merajai pasaran dan pastinya terus memperkaya ATPM yang  memproduksinya.

Tapi tunggu dulu.. Itu cerita si Bebek dari pabrik sampai ke dealer di masa lalu..

Yuk kita lihat kondisi hari ini, 14 Juni 2010. Lihatlah di jalanan tempat kita bersenggolan dengan segala resiko kecelakaan di jalan, tempat kita melaju dari rumah menuju tempat kerja. Disanalah Si Bebek mulai berkisah.

Tengoklah di sebuah dealer motor, Bebek sangat mudah dimiliki dan menjadi favorit masyarakat. Hanya dengan uang Rp 500 ribu saja, seekor Bebek sudah bisa dibawa pulang dan dipakai berkendara.

hanya 500ribu, bisa beli bebek..

Sayang si pemakai (selanjutnya disebut bebekers) lebih sering lupa dengan segala peraturan dan norma-norma karena terbuai oleh keunggulan si Bebek. Secara global masyarakat sudah lupa bahwa mereka menjadi korban kegagalan pemerintah dalam membuat sarana transportasi massal yang nyaman, aman dan murah. Kondisi ini langsung disikapi cepat oleh produsen motor.

Dengan langkah sigap dan strategi mantap, mereka mengambil kesempatan dalam kesempitan. Hasilnya.. Mereka sukses menanamkan di benak konsumen lewat iklan-iklan yang alay bin lebay bahwa bebek mereka adalah solusi transportasi yang paling mangkus dan sangkil (efisien dan efektif)..Bahkan fanatisme konsumen mulai terbangun ibarat supporter bola, mereka, para bebekers sudah mulai pintar membela ATPM kebanggaannya ketika ada orang yang mencemooh motornya. Hmm..fenomena aneh tapi nyata.

bebekku lincah..bisa buat balapan..

Yook kita lihat sekeliling dengan cermat. Lihatlah jelas bahwa kelakuan pengendara yang di drive oleh jenis motor. Di jalanan umum, bebek memang lebih gesit dan cepat. Populasinya masif sekali di jalan, nyaris menyemut kala peak hour tiba.Gak Percaya? Lihat gambar di bawah.. jenis motor apa yang paling banyak melanggar garis putih?

Banyak sekali  bebek disalah gunakan oleh pemakainya, dari mulai naik trotoar, ngebut, sampai buat balapan liar. Lantas apakah hanya bebek yang berbuat dosa demikian? Tidak! Berbagai motor lain juga melakukannya. Namun karena populasi bebek besar, jelas pelanggarannya juga banyak. Rupanya jelas terjadi bahwa attitude alias perilaku berkendara masyarakat dipengaruhi salah satunya oleh jenis motor yang mereka kendarai. Bahkan ane baca artikel menarik tentang kelakuan minus pengendara bebek di parkiran motor.

maludong.com

bebekku lincah..kubawa naik trotar ah..

yang lain pada melanggar, bebek gue juga bisa..

Bebek laku keras berarti mempercepat laju ekonomi, karena investor dari luar (terutama Jepang) sukses berjualan bebek di sini, well…bagus.. tapi efek sampingnya banyak. Pelanggaran lalu-lintas dan kecelakaan terjadi dimana-mana. Sementara ATPM seolah tutup mata melihat barang dagangannya disalah gunakan. ATPM berkilah sudah menyediakan dana yang cukup untuk berbagai pelatihan Safety Riding, namun kenyataannya kegiatan tersebut tak pernah sampai kepada bebekers yang sering kebut-kebutan, sruntulan dan mepet-mepet di jalan..apalagi kepada si pembalap liar. Rupanya era penjajahan Jepang masih ada ya?

Karena lincah, si bebekers jadi senang ngebut dan selip2 mepet di jalanan

Karena serbaguna, si bebekers jadi senang bawa barang berlebih di bebeknya

Karena irit, si bebekers jadi tergoda untuk konsumtif..(bisa jadi).

Karena sparepart modif banyak, si bebekers bisa nyambi jadi pembalap liar.


Jadi dalam kasus2 yg ane sebutkan di atas, terdapat kebablasan yang dilakukan si bebekers, karena berbagai kemudahan dan kelebihan yang diberikan si Bebek.

Bebek jadi fasilitator terhadap kelakukan berkendara menyimpang pengendaranya.

bebekku perkasa..bisa bawa banyak..

Nah.. kalau sudah gini harusnya peran pemerintah sebagai regulator mulai jalan. Batasi dong populasi bebek, jangan terlalu mudah beli motor.

bukankah idealnya motor itu barang eksklusif yang harus dibeli dengan pengorbanan yang lebih dari sekedar DP 500ribuan.

Kalau kepemilikan motor dipermudah, maka potensi penyimpangan berkendara semakin besar, kecelakaan meningkat.

Selanjutnya..mari berandai-andai..

Di tahun anu di masa depan, Bebek sudah punah.. Di  zaman tersebut masyarakat Indonesia daya belinya meningkat. ATPM jadi segan memproduksi bebek karena image nya jelek dan sudah fokus produksi motor batangan seperti Megapro, Tiger dan Pulsar.

kapan bisa seperti temen-temennya oom Stephen Langitan?

Kondisi ini dipertegas juga dengan keputusan Pemerintah yang memberikan batas minimum ukuran mesin motor yang boleh diproduksi adalah minimal 200 cc. Pemerintah yang sudah direformasi total menganggap kepemilikan kendaraan pribadi termasuk motor harus dibatasi karena kemacetan sudah mengular dimana-mana. Bebek jadi korban. Karena dianggap salah satu faktor utama penyebab macet, produksinya dilarang..Bersamaan juga dengan Naiknya harga mobil di atas 3000 cc menjadi 3x lipat.

Kemajuan Transportasi Massal

Pemerintah cerdas…transportasi massal mulai dibenahi dan memiliki kendaraan pribadi dianggap sebagai kebutuhan tersier yang harus ditebus dengan harga mahal.

Ujian SIM...sogokan dan menyuap..udah gak jaman!

Moral masyarakat meningkat, dengan adanya pembatasan cc minimum motor, maka hanya mereka yang benar-benar mampu secara financial dan intelektual yang bisa memiliki motor. Ujian SIM dibuat ketat seperti di Eropa. Mereka yang tidak lulus harus berbesar hati naik angkutan umum yang memang nyaman, aman dan terjangkau harganya.

tidak lulus ujian SIM..gak masalah..

tidak lulus ujian SIM..gak masalah..masih bisa naik angkotan massal

Pada saat inilah, banyak orang kembali kangen terhadap bebek.. Dan rasa kangen itu hanya dapat di salurkan dengan datang ke Museum Transportasi, dimana motor-motor yang sukses merajai pasaran dari mulai tahun 1970-an sampai 20xx dipajang rapi..

dari blognya oom Mitra..

Your story ends here ducks..

Mari stop bermimpi dan kembali pada kenyataan jumlah bebek yang menyemut berikut perilakunya, jika ente tidak waspada bisa jadi selanjutnya ente akan menjadi korban laka-lantas dari oknum pengendara bebek.

Harapan ane bagi para pemakai bebek yang baca artikel ini gak lantas malu punya bebek..punya bebek itu gak salah, ente semua adalah korban kegagalan pemerintah. Yang salah itu kalau ente menyalahgunakan si bebek untuk sesuatu yang beresiko mencelakakan diri sendiri dan orang lain. Lha ente itu sudah korban pemerintah..pake bebek sruntulan lalu celaka, tambah lagi jadi korban kecelakaan..

Semoga keadaan cepat berubah.. Amin!

sumber foto:

googling, blog Mitra, blog Stephen Langitan, maludong.com





Melatih Habit dan Spontanitas Berkendara lewat SRC

13 06 2010

SRC Pulsarian Community

Revolusi dalam dunia klub dan komunitas motor sedang berlangsung. Jika dulu klub dan komunitas motor identik dengan hal-hal negative maka saat ini orang yang awam terhadap dunia permotoran harus menepis jauh-jauh anggapan miring tersebut.

DeTiC

HTML

Sejak awal abad 21 alias tahun 2000, beberapa komunitas motor mulai bermunculan. Lelah dengan anggapan miring masyarakat terhadap organisasi motor, beberapa komunitas motor mulai membuat kegiatan social yang sangat positif dan berguna masyarakat, diantaranya mengadakan pelatihan keterampilan berkendara motor secara aman atau lazim disebut Safety Riding Course (SRC).

Sebut saja Honda Tiger Mailing List (HTML), sebuah komunitas pengguna Honda Tiger yang cukup senior ini, atau DeTiC (Depok Tiger Club). Kedua organisasi otomotif roda dua tersebut cukup rutin mengadakan SRC, baik terhadap anggota internal mereka maupun untuk masyarakat umum dan perusahaan.

Trend positif ini banyak menuai respon baik dari masyarakat. Di jalanan kota besar yang hiruk pikuk seperti Jakarta seorang pengguna jalan harus menguasai ketrampilan berkendara aman agar jauh dari resiko kecelakaan, mencelakakan orang lain maupun terlibat kecelakaan.

“SRC adalah saran melatih skill berkendara agar pada saat diperlukan, skill yang telah dipelajari ini dapat dilakukan secara spontan”, demikian ujar bro Jusri Pulubuhu, seorang dedengkot Jakarta Defensive Driving & Consulting (JDDC) dalam sebuah kegiatan SRC untuk pengguna motor besar yang pernah ane ikuti.

“Berkendara tidak hanya membutuhkan skill, tapi juga harus melibatkan attitude dan rules, jika tidak..maka apa yang akan mengendalikan skill anda?” demikian ujar bro Syamsul Maarif, salah seorang senior di HTML, founder Yayasan Trotoar dan juga Dewan Pengawas Road Safety Association (RSA). Terminology Rules, Skill dan Attitude yang dicetuskan bro Syamsul  ini cukup menggugah ane untuk belajar lebih jauh tentang aman berkendara di jalan.

“Berapapun tingginya skill seorang pengendara, Berkendara aman di jalan tidak akan terwujud jika rasa aman di jalan (awareness) tidak dibutuhkan oleh sorang pengendara”, demikian pula kutipan dari bro Ferdinand Neman, salah seorang anggota Pulsarian Safety Riding Team dan juga dedengkot First Advance Safety Riding Team (FAST).


Seluruh kutipan di atas mengarah kepada beberapa kesimpulan berikut:

  • Keamanan saat berkendara di jalan umum adalah sebuah kebutuhan.
  • Aman berkendara melibatkan penguasaan Rules (peraturan lalu-lintas dan etika berkendara.
  • Aman berkendara juga melibatkan otak kanan yaitu attitude, yang memotivasi kita untuk melakukan hal yang benar dan menjauhi yang salah.
  • Aman berkendara membutuhkan latihan skill yang lebih dari sekedar pengetahuan gas-rem motor.
  • SRC adalah sebuah investasi bagi pengendara motor untuk melatih reflex, melakukan hal benar dalam waktu sepersekian detik.
  • SRC merupakan saran untuk menghentikan kebiasaan buruk dan mulai melakukan kebiasaan benar pada saat berkendara.
  • Yang terakhir dan terpenting adalah niat dan kemauan seorang pengguna motor untuk belajar berkendara aman.

Well, jika ente termasuk pengendara motor yang kritis dan senantiasa berniat untuk mengembangkan diri, khususnya di bidang keamanan berkendara. Silakan hubungi organisasi otomotif yang terbaik menurut ente.





Pak Nyoman Kesawa (AHM): “Scoopy Belum Cocok Buat Kamu”

12 06 2010

Launching Honda Scoopy - Senayan

Test ride Honda Scoopy membuahkan uneg-uneg buat ane.. Dengkul ane mentok stang ketika berbelok. Ini jelas gawat, padahal ane naksir sama desain motor ini.

Gawat..Dengkul Ane Mentok..!!

Eh..usai test ride, di dalam ruang press conference ane ketemu Pak Nyoman Kesawa. Kebetulan ane lagi motret-motret pinggulnya Scoopy yang lumayan bohai.

Pak Nyoman Kesawa

Langsung deh ane curcol ke Pak Nyoman..

====================================

Ane : “Pak Nyoman..anu..dengkul saya mentok stang pas belok, sebaiknya ditinggikan atau dijauhkan dari dengkul nih posisi stangnya..”

Pak Nyoman: “Oh gitu ya..kalo gitu berarti motor ini belum cocok buat kamu, silakan cari motor lain yang pas”

====================================

Begitu kata Deputy Dept. Head, Honda Customer Care Centre (HC3) Division ini sambil ketawa..

Wah..dia lupa nih bahwa dia lagi pakai baju Honda (dalam arti sebenarnya), berarti titahnya adalah titah Honda, apalagi Pak Nyoman adalah kepala suku urusan kepuasan konsumen Honda.

Tapi kok respon ane yang sarat input demikian?

Apakah demikian juga respon Honda terhadap konsumennya?

Kalau dihubung-hubungkan dengan terbitnya Tiger edisi 2010 yang miskin inovasi, apakah juga bukti bahwa AHM tidak mau menerima masukan dari para konsumen maupun calon konsumennya?

Berarti bener dong dugaan ane..bahwa ATPM sukses mendorong calon konsumen untuk membeli produknya, sementara calon konsumen dan konsumen tak kunjung berhasil mendorong ATPM untuk improvisasi produk secara signifikan.

Untunglah kekecewaan ane terobati oleh para Cupid yang pastinya punya dengkul yang gak mentok stang Scoopy.. :D

Ciluk..Baaa...Akulah Girifumi..!!!





Wah..Di Sebuah Milis Motor, Blogger dianggap Spammer

11 06 2010

Pagi ini ketika baru saja meletakkan diri di kursi tunggu Zona 4, Terminal 3 bandara Soekarno Hatta, ane cukup terhenyak membaca posting di mailing list (milis) Thunder Community Indonesia (TCI). Bro Edo Rusyanto, seorang penggiat road safety, jurnalis sekaligus blogger senior anggota Komunitas Blogger Indonesia dianggap sebagai spammer milis.

Bro Edo padahal menyajikan data faktual persaingan sepeda motor di Indonesia, namun moderator milis dan seorang anggotanya beranggapan lain. Singkat kata mari baca posting lengkapnya.

Komentar ane, blogger adalah pengamat yang rutin menyajikan opini hingga fakta seputar hal yang ia gemari (dalam hal ini motor). Apalagi posting bro Edo menyajikan data dan fakta aktual. Jadi seharusnya pembaca tidak menutup diri terhadap ilmu yang diberikan oleh blogger dengan alasan kebebasan berpendapat anggota dan moderator milis. Sayang sekali di tengah era informasi sekarang ini blogger dianggap spammer.

================

Gak apa2 bro, ane akan setop mengirim artikel. Btw, trims. Salam

http://edorusyanto. wordpress. com

From: “Marlo BATHOC™” marlo.bathoc. 041@gmail. com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 18:27:57 +0000
To:
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Menarik sih bro, tapi kalo ane lihat ga penting2 banget juga karena udah banyak di media lainnya.. Tapi semua terserah kepada penghuni dan pemilik group milis ini donk..

Namanya pendapat boleh aja khan? :)

Thanks.

Rgds,

MarLo

Sent from Bathoc 041 BlackBerry® device

From: lucky.junan. subiakto@ gmail.com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 18:27:17 +0000
To:
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Wah artikel menarik dikategorikan Spam?

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: “Marlo BATHOC™” marlo.bathoc. 041@gmail. com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 17:41:56 +0000
To:
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Baru gw mau bilang bro, tapi ane juga hanya penghuni biasa, apa mau dikata.. Hehe..

Thanks.

Rgds,

MarLo

Sent from Bathoc 041 BlackBerry® device

From: tc125.077@gmail. com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 17:28:18 +0000
To: TC Milis
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Wah lama2 mula menganggu nih… Sorry om ente gw mark spam ye… Thx

—-

Regards,

Ende | TC125.077 | B 6666 SNR | Jakarta

Hell Chapter Member

Because in heaven all the interesting people are missing…

From: edorusia rusia
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 10:19:41 -0700
To: ; Milys; YJOC Yahoo Groups; ; ; ; Pulsarian; jokealabikers; ; ; Thunder125 Club
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 dear om momod, numpang benwith yah. trims

sumber (http://edorusyanto. wordpress. com)

artikel lainSengitnya Persaingan Pasar Sepeda Motor
 

AROMA ketatnya persaingan sepeda motor pada lima bulan pertama 2010 kental sekali. Terutama persaingan di posisi pertama dan kedua pemimpin pasar. PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Kencana Motor Indonesia (YMKI) saling mengejar.

Ibarat persaingan di ajang balap sepeda motor MotoGp. Siapa lengah, bakal tertinggal.Sengitnya YMKI, agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Yamaha, mengejar AHM, ATPM sepeda motor Honda, menyedot adrenalin. Sepanjang Januari-Mei 2010, Yamaha sempat mendahului Honda pada Januari, Februari, dan April. Sedangkan….

================

Bagaimana menurut ente?

Posted with WordPress for BlackBerry.





Honda Tiger edisi 2010, Sesuaikah dengan Aspirasi Konsumen?

11 06 2010

Honda Tiger bisa dibilang motor batangan paling HIT yang pernah dibuat ATPM motor Jepang di Indonesia. Di milis HTML sendiri ane baca beberapa pengalaman dan suka duka para penyemplak Macan itu. Ada yang beli Tigernya setelah nabung sekian lama tahun 1994, ada yang salut sama durabilitasnya, yang dikabarkan paling baik ditemukan pada Tiger terbitan sebelum tahun 1997 dan adapula yang mengeluh kekurangan-kekurangan yang menempel di si Macan.

Karena product knowledge ane gak tinggi-tinggi amat seputar Tiger, ane gak akan bahas detail motornya. Tapi dari artikel blogger lain seperti Mas Triatmono yang bahas Tiger 2010 dari kacamata pabrikan dan mas Taufik yang mengulas Tiger dengan strategi beregunya ini, ane jadi tertarik bahas respon konsumen terhadap Tiger.

Dari kacamata konsumen, entah berapa prosentasinya, ane menggarisbawahi respon kecewa terhadap Honda Tiger 2010 ini. Kebingungan terhadap kemalasan Honda memperbaiki berbagai “bug” pada versi sebelumnya sedikit terjawab pada artikel mas Tri tadi.

Behavior alias kelakukan para konsumen motor di Indonesia memang unik. Kawasaki Ninja yang dibandrol 40-an juta terbilang laku keras, sementara Honda yang produknya cuma ganti baju saja lebih laku lagi apalgi motor bebeknya.

Faktor utama pada perilaku ini ane nilai adalah brand image Honda yang sudah kadung melekat erat di benak konsumen. dan ATPM lain, apalagi pendatang baru jika ingin menggerus Honda harus menyajikan hidangan yang lebih lezat..Tengok Bajaj yang harus berjibaku dengan teknologi DTS-i dan fitur-fiturnya, TVS yang bergumul dengan strategi R&D dan marketingnya, atau Kawasaki yang menjatuhkan “bom atom” nya di segmen premium dengan Ninja 250 nya.

Dari pola-pola ini ane mencoba mengambil kesimpulan bahwa calon konsumen mayoritas akan mengeluh di awal-awal kemunculan Honda Tiger, tapi lama-lama bisa keracunan dan memutuskan untuk membeli dengan berbagai alasan yang ujung-ujungnya mengarah kepada jam terbang Honda yang sudah tinggi di Indonesia. Bahkan sampai ada yang fanatik terhadap Honda lantas “bakar-bakaran” kalau merk Honda diserang..weleh..

Teori Mas Triatmono yang disajikan di blognya mengenai minority-majority kemauan konsumen itu khan empirik.

Apakah Tiger baru ini dibuat berdasarkan kemauan konsumen majority? ane gak tahu..penasaran juga. Kalo dari kacamata ane, improvisasi signifikan Tiger adalah pada saat Tiger Revo keluar dengan lampu asimetriknya, just that..

mau Tiger jadi seperti ini? jangan mimpi..

Lalu kalo mau tengok kemauan konsumen, kira2 mana yang majority kemauannya? yang pro “status quo” Tiger alias gak perlu perubahan banyak2, atokah yang pro “reformasi” tiger alias yang ingin tiger dipermak mesinnya, rantenya dibuat gak berisik..dll..

Konsumen atau calon konsumen tiger di sini menurut tebakan ngasal ane pastilah dari kalangan yang well educated dan segmented masalah motor jadi yaa..pasti mengharap lebih dari sebuah motor legendaris bernama Tiger.

Itulah..bukti nyata bahwa ATPM sukses mendorong calon konsumen untuk membeli produknya, sementara calon konsumen dan konsumen tak kunjung berhasil mendorong ATPM untuk improvisasi produk secara signifikan..Lha nanti kalo ane ngomong gini, Pak Nyoman Kesawa bakalan tinggal bilang ke ane “Silakan cari ATPM lain yang sesuai untuk anda”.

Kalau nyatanya AHM secara jelas menyajikan tiger sperti ini…bagaimanakah nilai rapornya?

Kita lihat sepak terjang Tiger 2010 dalam setahun ke depan. Ane akan dengan setia memantau siapakah ATPM yang akan sukses merobohkan kedigdayaan AHM seperti Facebook sukses menurunkan popularitas Friendster di Indonesia…!!!

sumber foto: googling





Pinggul Honda Scoopy, Mirip Hayabusa atau Intruder?

10 06 2010

Bicara pinggul, tak perlu bahas tato kecoak yang ada di video heboh mbak Luna Maya, mbak Cut Tari sama mas Ariel, soalnya dikabarkan bahwa video tersebut cuma diperankan oleh orang yang mirip Luna Maya, mirip Cut Tari dan mirip Ariel.. Demikian kata seorang pakar telematika yang mirip Roy Suryo.. :D

Kalau mau lihat pinggul “bertato” cukup lihat gambar berikut deh..Cekidot!

Pinggulnya Scoopy

Pinggulnya Scoopy

Nah, sekarang bandingkan sama pinggul yang ini..Mirip gak?

Pinggulnya Hayabusa

Pinggulnya Hayabusa

Atau malah mirip pinggulnya yang satu ini?

Pinggulnya IntruderHa ha…artikel iseng ini sih..





Berkenalan dengan TVS Motor Indonesia – (part.3)

10 06 2010

TVS Wolcome Bloggers

Komentar

Nah..sekarang komentar dari Blogger..

ane bersama para blogger senior

Ada hal menarik mengenai manuver TVS untuk mencari motor seperti apa yang diinginkan oleh konsumen Indonesia. Pak Benny dari divisi marketing TVS mengatakan bahwa TVS berusaha menambah kualitas hidup masyarakat dengan motor yang irit dan bertenaga yang cocok untuk penggunaan harian. Sehingga pada akhirnya masyarakat bisa berhemat dan menabung, karena pengeluaran untuk transportasi jadi lebih kecil setelah membeli motor TVS.

Pak Benny Widyatmoko - GM Marketing TVS

kalo Benny yang ini...yang punya blog.. :D

Tapi tunggu dulu, mari kita lihat pola pikir Research & Development (R&D) TVS dengan langkah sebagai berikut:

  1. Melakukan survey motor idaman ke masyarakat
  2. Mengolah data di R&D TVS
  3. Mengeluarkan output berupa desain motor yang sesuai

Naah..mari lihat langkah perlangkah..

Melakukan survey motor idaman ke masyarakat

Pada langkah ini TVS lupa bahwa masyarakat Indonesia ini adalah hasil “jajahan Jepang” lebih sempit lagi dalam hal permotoran adalah “hasil jajahan Honda”. Apa artinya? Jelasss..25 tahun Honda bercokol di seluruh pelosok Indonesia telah sukses menanamkan di benak anak-cucu generasi Indonesia sampai zaman ini bahwa motor yang paling nyaman, aman tenteram loh jinawi bagi rakyat adalah motor bebek. Apakah TVS melupakan ini?

Mengolah data di R&D TVS

Di sini data survey diolah, tapi lihatlah data input berupa suara masyarakat. Dengan mindset masyarakat yang sangat pro motor bebek, maka data R&D akan jelas-jelas beraroma motor bebek. Lalu..dimana letak inovasi TVS terhadap motor idaman jika hanya mengikuti kemauan masyarakat yang jelas keracunan akut motor bebek?

Mengeluarkan output berupa desain motor yang sesuai

Lagi-lagi hasil output adalah hasil olahan R&D yaitu motor bebek..ini sih namanya garbage duck in – garbage duck out.

Susah Payah Riset..Hasilnya Cuma Bebek? :(

Kesimpulan..

Dari produk yang diunggulkan TVS seperti Neo, Rockz dan Neo X3i, dengan alasan ingin lebih familiar dan dikenal di kalangan masyarakat pengguna motor, TVS cenderung main aman dan tidak terlalu bernyali untuk tampil beda dan segmented seperti Bajaj dan Minerva.

Hasil utama R&D TVS bisa dibilang hanya berupa fitur charger HP, fitur MP3 player, dan lampu bagasi. Sayang untuk TVS Neo, seolah TVS tanggung memberikan fitur dengan absennya pocket atau wadah untuk menaruh HP dan charger HP itu sendiri.

Charger pada TVS Neo...tapi gak ada wadah menaruh HP

Dari output produk TVS terlihat bahwa TVS mengikuti strategi Bajaj dengan menambah fitur-fitur yang tidak umum ditemui pada motor Jepang.

Jika Bajaj memasang fitur speedometer digital, lampu sein yang mati sendiri setelah berbelok dan double busi, maka motor bebek TVS mengikuti pola ini dengan fitur MP3 player, FM radio dan charger HP ala lighter di mobil dengan alasan mengikuti aspirasi konsumen.

Well, kalau mau total mengikuti konsumen, coba tengok ke jalan, kan banyak tuh yang naik motor bebek sambil mainan handphone atau pegang rokok. Bagaimana kalau motor bebek TVS dibuat dengan tempat handphone, cigarrette holder dan asbak di bagian stang, yaah seperti trend naik motor sambil telpon atau sambil merokok yang dilakukan kebanyakan oknum bebekers di jalanan…pasti okeh banget tuh…hihihi.

TREND RIDING SAMBIL MEROKOK..mungkin TVS mau memfasilitasi?

Trend Naik Motor Saat Ini...NDESO ABIS!





Berkenalan dengan TVS Motor Indonesia – (part.2)

9 06 2010

Andalah Inspirasinya..

Inilah slogan TVS Motor Indonesia..dengan merekrut Iwan Fals sebagai product messenger, TVS mencoba mengambil hati masyarakat. “kami mencoba membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat” demikian ucap Pak Benny Widyatmoko, General Manager Marketing. Pak Benny juga menambahkan bahwa TVS telah melakukan survey ke pengguna motor di perkotaan besar untuk mencari motor seperti apa yang diidamkan konsumen.

Benny Widyatmoko - GM Marketing TVS Motor Indonesia

Presiden SBY Meninjau Produk TVS

Produk

Bicara motor dari India, maka wajib hukumnya membandingkan produk TVS dengan Bajaj. Perbedaannya banyak dan pastinya cukup signifikan. Namun karena sedang membahas TVS maka ane akan bilang ke TVS bahwa untuk segmen motor sport, kualitas detail dan engine TVS Apache sudah lebih superior dari Bajaj, namun jika saja TVS berani memperbesar ukuran cc mesin sejajar dengan varian-varian Pulsar maka TVS akan lebih memiliki daya saing.

Saat ini angka penjualan TVS masih di bawah Bajaj, bisa jadi “brand awareness” TVS belum dikenal di masyarakat perkotaan yang umumnya perlu lebih diyakinkan untuk mencoba sebuah produk baru. Bajaj, di sisi lain telah sukses membersihkan nama baiknya dari kendaraan roda tiga yang berasap dan bising menjadi motor sport yang gagah dan pas untuk komuter terbantu dengan adanya momen kebosanan masyarakat terhadap itu-itu saja ditambah lagi antusiasme penggunanya yang meleburkan diri ke berbagai komunitas, salah satunya Pulsarian Community.

Price List Motor TVS (sumber: Stephen Langitan)

TVS sendiri bukanlah pemain baru di India, di sana mereka adalah produsen motor terbesar ketiga, setelah Bajaj dan Honda. TVS di India memiliki beragam varian produk dari mulai skutik, motor bebek hingga motor sport. Ketika ditanya langsung, Pak Kutani dari Engineering mengatakan bahwa di Indonesia baru kali ini TVS menelorkan motor bebek, ini karena motor bebek kurang mendapat respon pasar positif di India. Diharapkan dengan membuat motor bebek, TVS dapat lebih akrab dengan masyarakat Indonesia. Begitu tukas Pak Kutani.

TVS Scooty

Di segmen matic, TVS Scooty menjadi trend di kalangan mahasiswa-siswi dan ibu rumah tangga di India. Ini karena Scooty, yang di India sana masuk ke dalam kelas “scooteret” – sebutan India untuk skutik dibuat dalam 99 pilihan warna. Pabrikan membuat motor, dan dealer, bekerja sama dengan rumah produksi rekanan mengecat Scooty sesuai request calon pembeli. Itulah yang membuat Scooty menjadi primadona. Di Indonesia, Pak Kutani pesimis motor ini akan laku karena diameter velgnya yang kecil – 12 inch. Sementara konsumen Indonesia terbiasa dengan 14 inch.

TVS Fiero

TVS Star

Di segmen motor sport, TVS mempunyai varian Fero dan Star yang diproduksi tahun 90-an dan hingga kini masih merajai jalanan kota India. Lagi-lagi masalah desain yang menyebabkan motor ini tidak diproduksi di Indonesia. Well, memang kedua motor batangan ini bentuknya jadul banget sih.

Iklan TVS (sumber: Stephen Langitan)

Indonesia kebagian produk dengan fitur yang tidak umum di India, dengan harapan masyarakat akan tertarik, seperti dulu Pulsar memesona calon pembeli dengan speedometer digital dan auto shut off sign lamp dan LED lamp, begitu pula TVS mencoba menawarkan nilai lebih dengan kualitas detail motor yang mulus dan fitur unggulan yang unik.

sumber foto: googling, Stephen Langitan.com





Scoopy, I Respect Your Style…!

8 06 2010

Sejak nama Scoopy mulai ane dengar sebulan yang lalu, sampai ane lihat bocoran desainnya ane mulai melirik skutik cantik ini. Honda ane ramalkan akan meraih sukses dengan Scoopy. Mengapa? Yah..berikut penilaian ane yang lagi sok tahu bicara strategi marketing.

1. Scoopy memiliki desain retro yang terkesan segmented. Tapi..
2. Harga Scoopy relatif terjangkau, di atas Beat dan di bawah Vario
3. Cikal bakal trendsetter gaya retro di Indonesia

Respect..ya..pasti.. Di tengah kekesalan ane terhadap Honda yang tak henti-hentinya memproduksi motor bebek dan tidak pernah berinovasi di motor sport nya. Yang ane soroti pada Scoopy adalah trend retro yang dibawanya.

Ane jujur aja salut dengan Honda yang akhirnya berani memproduksi motor yang “out of the box”, meskipun di sisi lain ane juga menilai Honda telah sukses mencuri start trend retro ini dari Yamaha Fino dan berpotensi merusak pasaran Piaggio dengan LX nya.

Dari acara “Uniquely Happy” yang diadakan di Senayan 5/6 kemarin ane melihat betapa kuat “spirit” dan “soul” yang dibawanya. Jelas pula bahwa target segmen Scoopy adalah mereka yang berusia muda dan ingin tampil beda.

Bicara retro tak lepas dari semangat bergaya dan menikmati jalan. Di sini Scoopy ane harapkan benar-benar menyisipkan budaya aman berkendara lewat trend retro yang dibawanya. Dengan trend retro maka budaya bergaya dapat disalurkan tidak hanya lewat tampilan motor, tapi juga dari tampilan pengendaranya.

Coba tengok tampilan pengendara Vespa pada tahun 70 hingga 80-an. Sungguh nikmat melihat mereka naik motor..dengan jaket klasik, dandanan jadul dan..ini dia..helm..helm yang mereka pakai unik dan yang paling asik..riding style mereka santai dan terlihat bagaimana nikmatny mereka menikmati perjalanan.

Di millenium ini ketika trend retro muncul kembali, mudah-mudahan apa yang ane rasakan di zaman retro tersebut dapat kembali. Lihat helm open face dengan kaca menggembung, sarung tangan kulit berwarna-warni dan sepatu akan mendorong pengendaranya untuk berkendara lebih sopan.

Di situlah ane respect terhadap trend yang dibawa Scoopy, kecuali ya..jika Scoopy lebih banyak dipakai oleh pengendara “alay” yang hanya mencari jalan pintas tampil beda namun lupa dengan gaya berkendara sopan yang diusung Scoopy.

Mari kita lihat bersama tingkah polah pengendara Scoopy di jalan.

Posted with WordPress for BlackBerry.





Berkenalan dengan TVS Motor Indonesia – (part.1)

8 06 2010

TVS Founding Fathers

Sejarah

TVS Motor Indonesia, nama TVS ini ane dengar pertama kali tahun 2006 sewaktu membuka iklan lowongan kerja di Career Development Center (CDC) ITB. Kala itu TVS membuka lowongan kerja untuk posisi Mechanical Engineer. 3 tahun kemudian ane baru ngeh bahwa TVS itu adalah produsen sepeda motor terbesar ketiga asal India. Perusahaan yang didirikan oleh TV. Sundaram Iyengar pada tahun 1911 ini memiliki banyak anak perusahaan, diantaranya TVS Motor. Usil gothak-gathuk…ternyata TVS sudah mulai berinvestasi di Indonesia sejak tahun 2006 dengan membangun fasilitas produksi senilai 50 juta US$ di daerah Karawang.

Pabrik TVS - Karawang

Rencana Pengembangan Pabrik TVS - Karawang

Strategi Investasi

Wah..dengan strategi investasi seperti ini, membangun pabrik terlebih dahulu kemudian baru berjualan motor mengingatkan ane kepada produsen motor terbesar di India yaitu Bajaj yang produknya sudah dikenal lebih dulu di Indonesia dengan varian Pulsar-nya. Menilik strategi Bajaj yang memilih untuk berjualan motor secara import bulat-bulat alias CBU hingga tahun 2008 jelas berbeda dengan TVS. Tersiar kabar bahwa Bajaj baru akan membuka pabriknya pada tahun 2011.

Pabrik TVS Motor Indonesia

Bukti Peresmian Pabrik TVS Indonesia

Dengan strategi marketing ini, ane dari sisi konsumen menilai Bajaj terkesan “icip-icip” pasar dahulu dengan memasukkan “tester bunny” nya ke pasaran Indonesia..dan ternyata motornya laku!! Ya jelas, ketika konsumen lelah dan bosan dengan motor yang itu-itu saja, Bajaj sukses mengambil kesempatan dan telah membuka dealer di beberapa pusat kota besar di Indonesia.

The Man Behind The Gun

Tercatat ada Pak Darmadi Tjuatja yang sebelumnya pernah 20 tahun lebih bergabung bersama Indomobil, ATPM Suzuki dan juga terdapat beberapa staff manajemen yang dulunya ada di Honda (AHM). Diperkuat lagi dengan adanya Pak Juwono Sudarsono di jajaran Komisaris, semakin memperkuat TVS untuk mengambil ceruk pasaran motor Indonesia dari genggaman Jepang.

Pak Darmadi Tjuatja

Jajaran Manajemen TVS Motor Indonesia

Lalu kedepannya bagaimana?

Oke..kita kembali ke TVS, dengan strategi bangun pabrik dulu, dagang kemudian, TVS sedikit kehilangan momen emas yang keburu disikat Bajaj. Oleh karena itu dara pengamatan singkat ane terlihat bahwa TVS memilih untuk memperkuat basis marketingnya di wilayah suburban, alias dari pinggiran menuju ke pusat. Namun karena pabrik sudah berdiri maka keuntungan bagi TVS adalah harga produk bisa lebih murah karena seluruh kegiatan produksi dilakukan di Indonesia dan konsumen secara jangka panjang akan melihat bahwa TVS benar-benar serius menggarap market Indonesia!





Satu Hari Bersama KoBOI, TVS, dan Honda

7 06 2010

Welcome Bloggers..!!

Sabtu kemarin 18 member KoBOI memenuhi undangan dari dua ATPM yaitu TVS dan Honda. TVS mengajak kami mengunjungi pabrik perakitan motor mereka di kawasan industri Suryacipta, Karawang. Sementara Honda mengundang kami untuk melihat acara launching Honda Scoopy di Senayan. Jadi begini ceritanya..

Tiba di TIS Square pukul 7 pagi kami dipersilakan sarapan dan ngopi dulu di Starbucks sambil menunggu blogger lain datang. Karena baru kali ini kami bertemu kembali setelah sekian lama, maka suasana meriah dan penuh canda. Biasa lah canda tawanya blogger yang biasanya rame di milis sekarang live di darat..hehe..

KoBOI @ Starbucks

Sarapan dulu..

Terlihat ada bro Girifumi, bro Saranto, bro Stephen Langitan, bro Andry, bro Rial Hamzah, bro Jayadi, bro Henry Parasian, bro Taufik, bro Adhi, Triatmono dan bro Dono.

Bis Blue Bird segera datang dan menjemput kami dibawah komando mbak Ika dari TVS yang rupanya sangat “blogger friendly”..hehehe.

Blue Bird

Perjalanan ke Karawang ditempuh satu setengah jam. Pastinya suasana bis Blue Bird yang disetir oleh Pak Agus jadi ramai..ada bro Edo yang komentar masalah kemacetan dan road safety, ada bro Giri yang malu-malu mau copy video Luna Maya..hehe..ada lagi bro Bodats dan bro Andry yang rada diem tapi cekikikan. Pokoke buat badan segar dan gak ngantuk..!

Perjalanan Dimulai..

Tiba di pabrik TVS para blogger langsung dilucuti handphone nya di pos keamanan. Standar keamanan TVS katanya. Tapi rupanya ada bro Edo yg masih membawa masuk Blackberrynya. “Kan ini bukan handphone” gitu katanya.

Rame-rame Titip Handphone

Foto-foto narsis tak lupa dilakukan para blogger di depan logo TVS di pintu masuk. Juga mulai foto situasi pabrik yang sangat luas itu. Di atas tanah lebih dari 40 hektar ini dikabarkan akan terus dibangun fasilitas produksi motor yang dilakukan dalam beberapa fase. TVS juga memberikan sumbangsih kepada masyarakat di sekitar dengan membangun pangkalan ojek berlogo TVS.

Pangkalan Ojek TVS

Narsis Dulu Ye..

Narsis sebentar..

Sebuah kehormatan..di gedung Learning Center kami disambut oleh jajaran direksi TVS diantaranya pak BLP Simha selaku Presdir, pak Darmady Tjuatja, pak Kutani dari Engineering, pak Rajashekar dari Service Departement dan pak Benny dari Marketing.

Jajaran Manajemen TVS

Bro Triatmono Beraksi...!!!

Usai mendapat penjelasan singkat dari manajemen TVS, pertanyaan dari blogger berdatangan. Sang MC hingga tak kuasa membendung laju pertanyaan dan masukan dari para blogger yang terkenal kritis..lebih kritis dari wartawan nih. Bro Triatmono usai mengungkapkan pertanyaan dan pendapatnya langsung dikomentari “You should be a businessman..!” oleh Pak Simha, Bro Taufik langsung nembak titipan 34 pertanyaan dari pengunjung blognya. Bahkan karena nama ane mungkin familiar, jadi diingat terus nih sama Pak Simha..haha..

Bro Taufik memberikan titipan pertanyaan..(awas sisirnya jatuh.. :D)

Bro Edo tak ketinggalan membahas safety riding...!!!

Selesai makan siang yang terbilang mewah..(Enak soalnya..hehe), kami diberi kesempatan untuk test ride motor. Dari kejauhan tampak 4 unit TVS Neo X3i, bebek terbaru yang akan diluncurkan minggu depan. Sayang TVS Apache tidak diturunkan dalam test ride ini. Karena ane sama sekali tidak selera dengan motor bebek, maka ane di sana hanya mencoba meng-abuse bebek tersebut dengan hi-revving 3 lap keliling pabrik dan yah..segitu aja lah. Maaf kepada TVS. I have no interest in ducks.

Makan dulu...

Giri.."nyam..nyam".. (mba Ika "OMG..?!)

Yuk Test Ride..

Rebah dengan TVS Neo X3i

Bis blue bird kembali mengantar kami kembali ke TIS Square. Sebelumnya kami diberi bingkisan yang sangat menarik dari TVS. Cakep deh..cakep..mudah-mudahan para konsumen juga bisa dapat tas helm unik ini.

Pulangnya Macet..

Perjalanan pulang tak semulus berangkat. Macet akibat genangan air kami temui dimana-mana dan menyebabkan jam 15.30 kami baru sampai TIS Square dan melanjutkan perjalanan ke Senayan dengan motor masing-masing yang lagi-lagi dibumbui kemacetan. Jika kami naik mobil pastilah kami telat setelat-telatnya..untung kami naik motor.

Sampai di Senayan..NArsis Lagii

Scoopy Cupid

Keren juga..

Gerbang acara dipenuhi parkir beragam motor Honda. Dan parkir khusus telah disediakan untuk motor para blogger.

Disambut oleh beberapa kawan dari PT. Wahana Artha Harsaka selaku main dealer Honda dan pak Nyoman Kesawa dari AHM lagi-lagi sesi pertanyaan meluncur deras. Memang blogger gak ada abisnya dalam mengungkap rahasia ATPM.

Manajemen Wahana dan AHM

Foto Retro..

Test Ride

Acara dilanjutkan dengan berkeliling lokasi acara dan pastinya test ride. Bagaimana performa Scoopy? Nanti ane ceritakan dalam artikel terpisah.

Acaranya Rame..

Adu Retro sama Scoopy..

Setelah sholat Maghrib dan makan malam, PT.AHM memberikan kejutan yang sangat berharga kepada KoBOI yaitu plakat penghargaan yang diserahkan langsung kepada bro Stephen di main stage.

Penyerahan Plakat kepada KoBOI

Ini dia plakatnya..

Posted with WordPress for BlackBerry.





Motor 250cc di Indonesia Bermunculan, Dipilih..Dipilih..!

4 06 2010

Motor-motor 250 cc

Yup…terpancing pemberitaan eyang Edo, Mas Adhi dan bang Taufik…ane jadi penasaran pengen bahas motor-motor 250 cc yang berdatangan ke Indonesia. Kalau di artikel ane sebelumnya khan ane bahas 250 cc yang beredar di Amrik sana. Naah..sekarang mari kupas motor-motor “perbatasan” ini di negri sendiri.

Apa aja sih motor-motor 250cc yang sudah digelontorkan ke pasaran Indonesia? nih dia..

1. Kaisar Ruby 250

2. Regal Raptor 250 alias Johny Pag F/X3

3. Kawasaki Ninja 250

4. Monstrac SBK 250

5. Minerva Megelli 250

6. Hyosung GT250

7. Thunder 250

8. Kawasaki D-Tracker 250

Lalu…

Mau diapain nih 7 motor?

Ya enaknya dibanding-bandingin plus-minusnya biar ketemu motor yang paling cocok buat kebutuhan (atau keinginan ya?hehehe) Memang yang namanya motor itu bisa jadi candu yang menyenangkan. Soale pasti motor-motor yang lumayan badak ini gak cocok dipakai buat harian..lho lalu gimana?

Yaa..biar jalanan gak tambah macet akibat kendaraan-kendaraan bervolume gede enaknya kita naik angkutan umum aja. Sayang euy pemerintah gak mau mikirin caranya perbaiki transportasi massal, yang ada orang pada beli motor sendiri-sendiri, cari motor yang murah buat harian. Beli motor badak kaya gini….jelas buat para pehobi saja, buat para “bike enthusiast” buat dipake di akhir pekan dan jalan santai ketika jalanan gak sepadat suasana hari kerja.

Oke, cukup curcol nya..hehe kita langsung tu the poin..Cekidot!

Kaisar Ruby 250

1. Kaisar Ruby 250

Motor ini cocok deh buat yang seneng sama cruiser ala Harley Davidson, soale bodinya mirip banget sampai ke bentuk mesinnya. Kalau gak denger mesin dan cuma liat sekelebatan pasti ini motor bakal dilirik orang. Kualitasnya bagaimana? yah..yang namanya buatan Tiongkok silakan nilai sendiri deh yang jelas menurut ane kalau mau cari sensasi bawa Harley dengan harga di bawah 30 jutaan boleh lah.

plus: body gede, handling mantap, harga relatif bersahabat

minus: image jelek mocin, dealer yang belum jelas, purna jual belum jelas, sparepart juga belum jelas

Regal Raptor 250

2. Regal Raptor 250 alias Johny Pag F/X3

Dealer ini motor ada di sebelahnya dealer Bajaj di Jl. KH. Samanhudi Jakarta. desainnya mantab, tapi para bule di motorcycle.com udah kasih nilai minus di bagian elektrikalnya. Sayang yah desain bagus tapi dalemnya..ehm..

plus: body oke, ukuran ban mantap

minus: kelistrikan dikabarkan gak beres

Kawasaki Ninja 250R

3. Kawasaki Ninja 250

Nah kalau motor ini gak perlu ditulis review-nya deh. skip..!!!

plus: banyak

minus: cc-nya kurang gede, harga kurang murah.. :D

Monstrac SBK 250

4. Monstrac SBK 250

Nah kalau ini ane belum dapat info banyak. cuma modal baca di majalah Kopling aja. disebutkan dari hasil Googling bahwa sebuah perusahaan bernama Karya Teknik adalah pembuat dari motor ini yang katanya didatangkan dari Korea.

plus: body gede, ukuran ban belakang 140/70

minus: dari gambar terlihat kualitas plastik yang kurang bagus

Minerva Megelli 250

5. Minerva Megelli 250 RE/RV

Yang ini masih hangat. baru hari ini di test ride oleh para blogger di sirkuit Sentul. dikabarkan mengalami penggantian mesin yang lebih mahal Rp 7 juta dari seri sebelumnya sama seperti motor keluaran ATPM Kavir di Iran.

plus: body gede, desain unik, mesin sudah disempurnakan

minus: belum jelas asal-usul motor ini, ada kemungkinan penyempurnaan lagi, kualitas plastik kurang bagus

Hyosung GT 250

6. Hyosung GT250

Eksistensi Hyosung di Indonesia lebih dikenal lewat motor-motor trailnya, oleh karena itu GT250 ini kurang terdengar gaungnya. bahkan promosi minim digaungkan. Ketika ane coba test ride di JMS 2006 silam, motor ini memiliki desain menakjubkan, tangki besar, konfigurasi mesin V dan ban belakang yang besar untuk ukuran 250cc.

plus: body, ban serba gede untuk ukuran 250cc

minus: kualitas las dan finishing kurang bagus-mirip Bajaj Pulsar generasi pertama nih..

Suzuki Thunder 250

7. Thunder 250

Kalau ini apa masih perlu review? Sepak terjang T250 di Indonesia hanya dibatasi oleh kurangnya peminat, padahal ini motor bagus. Suzuki seakan ingin menancapkan image “motor awet dan durable” di motor ini.

plus: desain gagah dan besar, spion dan knalpotnya punya karakter, berpotensi untuk jadi barang kolektor

minus: harga sparepart mahal dan langka.

Kawasaki D-Tracker/KLX 250

8. Kawasaki D-Tracker/KLX 250

Hampir ketinggalan… :DKalau yang satu ini segmented banget, khusus buat para penggemar motor trail dan sama sekali gak cocok buat yang kakinya gak cukup panjang. Tambahan lagi..gak cocok pula buat yang badannya gendut kaya ane…hehehe. Riding impression ane, motor ini pas buat naik2 bukit. Tarikan awalnya garang dan bertenaga, maklum dipersenjatai single cylinder DOHC.

plus: mesin unik, langka di jalan, body besar, segmented

minus: harga mahal, seat-height tinggi

sumber foto: googling





Waspada Perampasan Motor di Kawasan Industri MM2100

3 06 2010

Baru saja ane terima email dari milis Bajaj Pulsar Indonesia yang menginfokan adanya kejahatan perampasan motor di Kawasan Industri MM2100. Terdapat surat himbauan dari PT. Megalopolis Manunggal. Silakan klik gambar di bawah ini untuk membacanya. Harap diperhatikan dan tingkatkan kewaspadaan ente!

klik untuk memperbesar

Waspada Perampasan Motor di MM2100





Sepeda Motor 250 cc, Melaju di Ranah Perbatasan

2 06 2010

Motor-motor 250cc

250 cc  bisa jadi perbatasan ideal bagi sebuah mesin sepeda motor untuk dapat disebut sebagai motor kecil (mocil) atau motor gede (moge). Dengan mengendarai motor bermesin 250 cc seorang pengendara akan mendapatkan yin dan yang alias keseimbangan dan segala kebutuhan yang diperlukan dari sebuah sepeda motor seperti handling yang relatif ringan dan torsi besar ketika dibutuhkan.

Di ranah industri sepeda motor dunia, tidak banyak yang berani melibatkan diri di pertarungan perbatasan ini. Di Indonesia sendiri Kawasaki Ninja 250R masih merajai pasaran motor 250cc, sementara pesaing lainnya seperti Minerva Megelli 250, Monstrac SBK 250 dan Kaisar Ruby 250V belum mampu merebut minat calon pembeli yang rata-rata berasal dari kalangan bike enthusiast yang tentunya sangat lebih melek teknologi dan menginginkan hal lebih dari sebuah sepeda motor.

Bagaimana dengan pasaran dunia? Sebuah video di Youtube di atas cukup mengesankan ane. Video yang dibuat oleh motorcycle.com, sebuah website pusat informasi sepeda motor terkemuka telah membuat review beberapa motor 250 cc. berikut ulasannya yang ane sarikan dari sini:

KAWASAKI NINJA 250R

Kawasaki Ninja 250R

Motor yang satu ini tidak asing lagi pastinya. Rupanya tidak hanya di Indonesia..di berbagai belahan dunia, Ninja paling kecil ini berhasil mencuri hati para bike enthusiast. Dengan konfigurasi mesin parallel twin dan RPM yang mampu meraung hingga 13.000 rpm motor ini layak dianugrahi “The Icon of 250cc Bike”. Cukup beralasan tentunya didukung handling yang ringan.

.

HYOSUNG GT250R

Hyosung GT 250R

Di Indonesia, motor ini sempat mencuri perhatian di Jakarta Motor Show tahun 2008 silam, setelah itu sepak terjangnya boleh dikatakan tenggelam. Beberapa nilai minus turut menyurutkan niat para bike enthusiast untuk meminang motor ini diantaranya adalah kualitas las, finishing dan cat yang kurang baik. Padahal GT250R dipersenjatai dengan fitur-fitur unik seperti mesin dengan konfigurasi V, upside down front shock absorber dan body yang sangat gendut. Bahkan sekilas tampak depan motor ini sangat mirip dengan Ducati 1098.

.
Suzuki TU250X

Suzuki TU 250X

Bisa dibilang TU250X adalah jelmaan Thunder 250 yang diproduksi di negara lain. Perbedaan mencolok dari “thumper” ini dibandingkan dengan Thunder 250 adalah desain body retro classicnya yang mengingatkan kita pada varian Honda CB lawas. Karakteristik mesinnya sangat mirip dengan Thunder 250.

.
CFMOTO V3 SPORT

CFMoto V3 Sport

Orang Cina tak pernah kehabisan ide, meskipun di Indonesia produk-poduknya kerap dipandang sebelah mata, namun di negara lain motor yang belum jelas kategorinya ini cukup menyita perhatian. Pada pandangan pertama kita tak akan menyangka bahwa ini adalah motor matic. Pasti kita akan mengira motor ini adalah cruiser kelas ringan seperti Honda Phantom. Begitu dilihat berkali-kali barulah terlihat aslinya. Tambahan fitu lainnya adalah adanya pemutar MP3 dan FM radio.

.
JOHNNY PAG  F/X3

Johny Pag FX3

Satu lagi karya dari Tiongkok dengan cita rasa Amerika, Johny Pag (hmmm..ini siapa ya?)  memiliki desain body yang sangat macho untuk kelas “thumper”. Dengan konfigurasi mesin parallel twin ala Ninja 250R, motor ini dibalut dengan body yang lumayan gendut, ban belakang 15 inci dan double shockbreaker belakang. Namun sangat disayangkan berbagai kekurangan tercatat saat tester motorcycle.com menjajal motor ini diantaranya konslet dan rembesan oli mesin.

Demikian review beberapa pemain di “perbatasan” ini. Sungguh mencengangkan bahwa harga rata-rata motor-motor ini di Amerika berada pada kisaran di bawah Rp 40 juta. Sementara di Indonesia???

Berikut adalah grafik perbandingan torsi motor-motor tersebut.





Pak Apong Arfiansyah, dari mulai Bajaj, Bebek Gubeng hingga Minerva

1 06 2010

Wah…berita yang tersebutkan di artikel bro Edo cukup mengejutkan ane sebagai salah satu bike enthusiast Bajaj. Pak Apong Arfiansyah yang sejak tahun 2006 sampai 2008 bergabung di PT. Bajaj Auto Indonesia (BAI), ATPM Bajaj ternyata telah mengubah haluannya. Ini jelas mengejutkan..apa sebab?

Pak Apong Arfiansyah dan Ananda tercintanya

Tahun 2008, Pak Apong mengumumkan pengunduran dirinya dari BAI, dan beberapa bulan berikutnya Pak Apong mengundang beberapa kawan dari Pulsarian Community untuk menghadiri pembukaan restoran barunya di wilayah Depok, kalau gak salah namanya Bebek Gubeng.

Bebek Gubeng Pak Apong

Namun sayang karena keterbatasan waktu, kami tidak sempat memenuhi undangan tersebut dan hanya menduga bahwa Pak Apong sudah bosan bekerja sebagai employee dan ingin berwirausaha dengan buka restoran Bebek..yang pastinya lebih oke dari motor bebek.

Pak Apong - Pak Sanghong - Budjel (BAI)

Sekarang rupanya Pak Apong telah bergabung sebagai GM Sales and Marketing di bawah komando Pak Kristianto Gunadi dari PT Minerva Motor Indonesia (MMI) dengan lini produk seperti Minerva Migelli 250 dan 150VX pastinya untuk membesarkan brand motor tersebut. Bisa jadi Pak Kristianto Gunadi merekrut Pak Apong karena Pak Apong sukses mengangkat derajat, martabat dan image Bajaj lepas dari kendaraan roda tiga yang lamban, berisik dan berasap tebal menjadi motor gagah yang pas untuk komuter di perkotaan.

Sementara hal yang menurut ane diperlukan dari brand Minerva adalah memperbaiki image motor cina yang dianggap minim kualitas, plagiat merk terkenal, cepat rusak dan layanan 3S yang buruk.

Menarik untuk dicermati bahwa jabatan Pak Apong sebelumnya di BAI adalah Brand Manager. Bisa dibilang ia cukup sukses menghentak pasaran motor Indonesia dengan Bajaj Pulsar. Setelah brand image ia rasa stabil, kemudian ia resign sejenak untuk berwirausaha.

Sempat tersiar gosip bahwa sebelum bergabung di BAI ia sempat bergabung di AHM, benarkah ini? Yah..biar Pak Apong saja yang jawab yah!

Sekarang, selamat membesarkan nama MMI yah pak, jika jadi MMI memasukkan motor 650cc nya ane harus coba nih. Tugas besar menanti Pak Apong untuk membesarkan nama MMI. Setelah itu apa lagi? Hanya Pak Apong yang tahu. Selamat bertugas Pak Apong!

sumber foto: googling, facebook Pak Apong





Siaran Pers RSA – Pencabutan BBM Bersubsidi Untuk Sepeda Motor

1 06 2010

Motor Isi Bensin

RSA: Pemerintah Otoriter

JAKARTA, 28 Mei 2010 – Rencana pemerintah melarang sepeda motor memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, premium, adalah keputusan sepihak yang merugikan mayoritas masyarakat pengguna sepeda motor. Di tengah kerumitan dan karut-marutnya sarana transportasi massal di daerah perkotaan, yang disebabkan karena tidak layaknya kondisi angkutan umum, kebijakan tersebut mencerminkan sikap otoriter pemerintah yang enggan mencari solusi dan hanya mengambil jalan pintas tercepat yang tidak tepat.

“Kebijakan tersebut mencerminkan pemerintah yang otoriter, seharusnya pemerintah mau menyerap aspirasi dan melibatkan masyarakat sebelum mengeluarkan kebijakan,” tutur Rio Octaviano, ketua Road Safety Association (RSA), di Jakarta, Jumat (28/5).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, Rabu (26/5/2010), mengatakan, “Kita sudah bicara dengan AISI, kelihatannya sepeda motor tidak dapat (BBM bersubsidi).”

Dia juga menuturkan, mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan diputuskan akhir Juni 2010. Rencananya, pembatasan tersebut akan mulai diterapkan pada Agustus 2010

Fakta saat ini, mayoritas transportasi umum massal belum sepenuhnya aman, nyaman, dan terjangkau masyarakat. Buntutnya, masyarakat berinisiatif memilih sepeda motor sebagai sarana mencari nafkah sehari-hari. Padahal di negara-negara maju, sepeda motor adalah kendaraan rekreasi dengan izin berkendara yang proses kepemilikannya tidak mudah.

“Pemerintah tidak bijaksana dengan serta-merta ‘menghukum’ masyarakat yang berinisiatif membeli sepeda motor karena transportasi massal yang tidak layak. Pemerintah harus menyelesaikan pekerjaan rumahnya,” tukas Rio.

Dia menambahkan, saat ini, jika rata-rata pengguna sepeda motor menggunakan BBM premium sebanyak 6 liter per minggu, berarti pengeluarannya mencapai Rp 27.000, namun jika harus beralih ke BBM non subsidi yakni Pertamax, pengeluaran per minggunya menjadi Rp 41.700. “Itu sama dengan terjadi kenaikan biaya bahan bakar sekitar 54,4%,” tegas Rio lagi. Hal itu, tuturnya, akan memberatkan masyarakat bahkan bisa kian memiskinkan masyarakat. Data RSA menyebutkan populasi sepeda motor saat ini sekitar 60 juta unit, sedangkan mobil mencapai sekitar 10 juta unit.

RSA mendesak agar pemerintah fokus mencari solusi pekerjaan rumahnya yang terbengkalai yaitu meningkatkan kualitas transportasi umum massal yang aman, nyaman, dan terjangkau. “Memiliki akses dan biaya yang terjangkau,” papar Rio.

Menurut Rio, perwujudan sistem transportasi yang seperti itu saat ini sudah amat mendesak. “Transportasi yang demikian juga akan berdampak kepada kian menurunnya jumlah korban kecelakaan lalu lintas jalan yang saat ini sudah menelan lebih dari 218 ribu korba jiwa,” tambah Edo Rusyanto, ketua Litbang RSA.

Tentang RSA

RSA adalah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berdiri pada 15 Desember 2007. semula RSA bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) yang beranggotakan lebih dari 70 kelompok sepeda motor di Jakarta.

Aktivitas RSA fokus pada penyebarluasan pentingnya berkendara yang aman, nyaman, dan selamat dengan mengutamakan ketaatan pada aturan, berperilaku santun saat berkendara, dan berketerampilan yang memadai.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.749 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: