Yuuk..Mengenal Rekayasa Jalan dan Batas Kecepatan

13 09 2011

situasi slope di tol Cipularang

Pasca kecelakaan yang terjadi di tol Cipularang, berbagai pendapat bermunculan seputar penyebab kecelakaan, dari mulai opini bahwa pengemudi yang lalai, adanya sebab mistis di lokasi kejadian, hingga adanya staff khusus presiden yang bilang bahwa kecelakaan di tol itu terjadi karena adanya pergeseran sesar Lembang dan Cisarua. Weleh..masyarakat diombang-ambing berbagai pandangan. Another Pembodohan Otomotif..?

Namun adakah yang menganalisa dari sisi teknis bin logis..? Ada dong.. Pak Ofyar Z. Tamin, dosen yang juga pakar transportasi ITB sudah memberikan opininya tuh, namun sayang pemberitaan media seolah lebih menyukai meliput sisi mistis dan termehek-mehek.

Daripada bingung tapi tak dapat ilmu bermanfaat, lebih baik kita mencoba menganalisa kondisi jalan dan batas kecepatan aman bagi kendaraan untuk melintas. Kebetulan beberapa waktu lalu, salah satu dosen ane di ITB, Pak Rudi Hermawan Karsaman memberikan pencerahan di milis alumni sipil mengenai pengalamannya sewaktu terlibat dalam pembangunan tol Cipularang.

Menurut Pak Rudi, dalam standar Bina Marga (BM), terdapat kemiringan/kelandaian (slope) jalan maksimum sebesar 3-4 %, namun karena medan tol Cipularang adalah pegunungan dan untuk melakukan rekayasa teknik membutuhkan biaya besar, maka Jasa Marga (JM) “menawar” agar kelandaian maksimum diperbolehkan 5%. Hal ini disetujui dengan catatan kecepatan rencana (design speed) di bagian tersebut diturunkan menjadi 60 km/jam.

Barikutnya pada tahun 2007-an, di tol Cipularang juga dilakukan safety audit dan hasilnya dari segi geometrik jalan OK saja, namun sayang kecepatan kendaraan yang melintas banyak yang di atas 100 km/jam alias overspeed. Menurut Pak Rudi seharusnya dipasang rambu batas kecepatan pada bagian-bagian tol yang beresiko.

Apa sih kelandaian jalan itu..? Kelandaian jalan (slope) adalah kemiringan jalan yang diukur dari garis horizontal. Angka 5% di atas adalah nilai tangent atau hasil pembagian  Δh/d (lihat gambar di atas). Kelandaian jalan dapat dinyatakan dalam persen (%) atau dalam derajat, seperti gambar di bawah ini.

Lalu mengapa kecepatan harus dikurangi menjelang turunan…?? Momentum mobil adalah perkalian dari massa mobil dan kecepatannya. Artinya semakin berat mobil dan semakin tinggi kecepatannya, maka diperlukan gaya yang besar pula untuk mengendalikannya. Simplenya, pada kecepatan yang sama, mobil yang berisi 2 (dua) orang tentu lebih mudah dikendalikan ketimbang mobil berisi 10 (sepuluh) orang. Lhaa..mending kalau slopenya lurus-lurus saja, kalau ternyata setelah turunan ada kelokan ke kiri/kanan maka situasi berkendara akan lebih beresiko.

rambu batas kecepatan ini ada maksudnya

Last..in few simple words..tol Cipularang dibangun di atas kontur topografi pegunungan sehingga profil jalannya banyak memiliki tanjakan/turunan dan kelokan. Para insinyur sudah menentukan kecepatan aman yang terpampang di rambu batas kecepatan.

Sekarang tinggal bagaimana pemakai jalan tol menyikapinya. Kalau sudah paham mengapa perlu ada batas kecepatan aman ya monggo..kurangi kecepatan dan alon-alon saja mendekati turunan dan kelokan, tapi kalau sudah merasa jago dan mau ambil resiko ya silaken tanggung sendiri.

About these ads

Aksi

Information

33 responses

13 09 2011
Pak_Lurah

# Pak_Lurah Was Here #

13 09 2011
Maskur

teringat jaman kuliah
Jalan Raya 1 dan 2…
dapet berapa….B kayaknya

13 09 2011
bennythegreat

vertical alignment..horizontal alignment..masih inget..? :mrgreen:

13 09 2011
Maskur

blas

16 09 2011
az

bahas lc,sc dan lengkung peralihan,juga full circle ato sircle-sircle
saya sudah bnyk lupa al’nya hehehe

13 09 2011
Pak_Lurah

Nice share om ben..
Untg aja ane smpai skrg ga prnah kejadian apa2 krn dl srg lwt cipularang pake avan*a ato xen*a penumpang 7-8 org n speed di atas 100kpj..
Keep safety on the road..

13 09 2011
13 09 2011
kampak

nah gini .. pake ilmu

13 09 2011
cafebiker

manteb sebenarnya ilmunya, tapi sayang gak donk masalah teknik :(
Yah maklum orang sosial :mrgreen:

13 09 2011
Lucky Junan Subiakto (@luckysubiakto)

mengenai ini, sudah ada di PP 32/2011, mulai dari perencanaan jalan, struktur dan kondisi jalan, kapasitas jalan sampai dengan lokasi potensi kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, bahkan mencakup penilaian terhadap jalan, serta analisis dampak lalu lintas,………. masalahnya, ada pada tataran pelaksanaannya, masalah klasik negeri ini, tidak adanya konsistensi…

saya sendiri tidak begitu tau mengenai pelaksanaan dari PP ini seperti ini (law enforcement), contoh saja : seperti tol cipularang, ada beberapa ruas yang dilapisi dengan aspal namun ada juga yang ditambal dengan cor-an beton yang berantakan, juga tol merak, mengapa bisa seperti itu?

13 09 2011
Diavel a.k.a 2strokers

yg ngebut udah merasa sehebat Ayrton Senna kali….
Sedangkan Ayrton Senna saja wafat kecelakaan di sirkuit saat balapan…

13 09 2011
Diavel a.k.a 2strokers

nah tawar-menawar dr 3-4% jadi deal 5 % itu yang mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Sedangkan budaya masyarakat kita bila di jalan Tol adalah kenceng2an tidak memperdulikan batas kecepatan ( “design speed” bahasanya tukang ingsinyur) …

13 09 2011
harisxyz

belum lagi gaya centrifugal nya :)

makanya tikungan dibuat miring, dan kemiringannya menentukan batas maks kecepatan yang boleh melaluinya :)

(* tp ada juga lho saya temui, miringnya malah ke arah yang salah *)

http://harisxyz.wordpress.com/2011/09/13/honda-vtr-250-tahun-2011/

20 09 2011
chi

ane sering lewat cipularang (pulkam k bdg) ,, dr km 97 menuju 96 ada kemiringan jalan yg menurut ane designya salah (imho) ,, pas belok kiri kemiringan jalan malah negatif alias miring kanan (lebih tinggi jalur kiri dari pada kanan) yg otomatis bikin mobil ngelawan gaya sentrifugal dari jalan. Mobil maunya nyelong ke arah pembatas jalan mulu (ke kanan), berat kalo belok k kiri. Mestinya di benerin tuh jalannya ,,

13 09 2011
bebektengil

manteb ilmunya anak itb kalo udah ngeblog
daripada nonton tv gak jelas,isinya pembodohan massal
mendingan baca blog oom ben

13 09 2011
toro

“…tapi kalau sudah merasa jago dan mau ambil resiko ya silaken tanggung sendiri.”

Tanggung sendiri berarti bawa mobil sendirian jangan bawa anak istri dan jangan nubruk mobil laen, gitu ya bang Ben….hehehehe…

13 09 2011
bennythegreat

betullll…juga kalau celaka gak usah merugikan yang lain..

13 09 2011
Triyanto Banyumasan

oks banget, gara gara si ipul jadi dapet kuliah gratis neh.
kenali juga yang ini, iklan :D http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/09/13/segway-ocean-ecopark-ancol/

13 09 2011
yudibatang

tangen, kosinus dan sinus…pelajaran sma yang nggak mudeng sampe sekarang :mrgreen:

13 09 2011
yudibatang

Bang benny sekali-kali solo riding tengah malam disekitarr jalan tol cipularang sapa tau ketemu penampakan :mrgreen:

13 09 2011
karis

Ini baru “infotainment” a la bang Ben….jadi berpikir, seandainya bukan artis yang terlibat di sana, apa iya bakalan seramai skrg? ada hikmahnya juga ya…
*btw, Indonesia itu nyaris segala sendi kehidupannya bisa dikompromikan ya, 3-4% bisa ditawar jadi 5%, jin bisa dibayar koq huehehehe…

13 09 2011
jaos

Menurut Pak Rudi, dalam standar Bina Marga (BM), terdapat kemiringan/kelandaian (slope) jalan maksimum sebesar 3-4 %, namun karena medan tol Cipularang adalah pegunungan dan untuk melakukan rekayasa teknik membutuhkan biaya besar, maka Jasa Marga (JM) “menawar” agar kelandaian maksimum diperbolehkan 5%. Hal ini disetujui dengan catatan kecepatan rencana (design speed) di bagian tersebut diturunkan menjadi 60 km/jam.
===
sebesar apa biayanya ya sampe kelandaian ditawar2? Apa lupa kalo jalan tol itu kalo bisa kecepatan tetap konstan aja, bukan berubah2 sampe ada 60 kpj. Wah, gak bisa pernah ada mobil bisa pake auto-cruiser di jalan tol kita ini….

13 09 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

menurut gw,

1. benar batasan kecepatan = tingkat toleransi jalan tersebut

tetapi ada yang patut diingat :

2 .sebagai jalan tol maka harus di fungsikan sebagai mana jalan tol. dengan alasan apapun , artinya batas toleransi kecepatan “enggak bisa dibuat hingga 60-80 km” harus lebih cepat dibanding jalan biasa.

3. berkaitan dengan faktor no 2 tadi, berarti memang ada kesalahan konstruksi pada tol cipularang tersebut. karena bisa di simpulkan bahwa sebagai jalan tol dimana kecepatan normal di jalan tol ” 80-110″ tidak dapat dipenuhi oleh rancang bangunya maka tol cipularang tidak berhak disebut jalan tol !

4.contoh : sirkuit dibuat untuk kendaraan melaju secepat cepatnya, tetapi dengan alasan keamanan lalu pembalap disuruh pelan pelan gitu ? itu namanya bukan sirkuit, tapi closed road area …

5. sebagai jalan “tol” dimana kendaraan akan melaju lebih cepat dari jalan pada umumnya (80-110) km/jam maka seharusnya desain jalan tol cipularang sudah seharusnya mampu mengakomodir kecepatan kendaraan setidaknya hingga 100 km/jam dengan aman. karena itulah esensi jalan tol.

nah trus maksudnya ?

1.menurut gw desain tol cipularang sendiri termasuk desain yang gagal. no doubt about that.karena masak cuma mampu mengakomodir kecepatan yang sama dengan jalan raya non tol ???

2.kendaraan oveloaded = resiko cilaka ? yup ini bener

3. klo cuma mampu mengakomodir kecepatan max 60 km-jam, nah ada baiknya jangan disebut “tol” tapi sebut saja “jalan tembus” menuju bandung dengan tarif mahal!

oh ya tambahan … cross wind di tol cipularang itu gila gilaan efeknya … anyone to explain ?

13 09 2011
bennythegreat

Manuver tajam dari mbah dukun..
Aroma “proyek kejar setoran?”

Monggo di share..

15 09 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

lha, masalahnya pas jaman pembangunan cipularang, itu kan harga besi jadi naik. maklum proyek cipularang itu kejar tayang dengan KTT, makanya pengerjaanya buru buru. itu masalahnya. dengan uang melimpah alias tanpa penghematan sekalipun tetep aja pengerjaanya terburu buru. nah makanya cipularang banyak “toleransinya”

14 09 2011
robotic_munky

jadi inget sodara saya yang ngejar klien ke bandung, berdua naik jazz (1supir 1navigator) katanya tembus 200kpj . . .
—-
kacaunya sehari sebelum ‘SJ’ kecilakaan di cipularang saya ke bandung naik kijang isi 8 orang, pas turunan sempet 130kpj -_-‘
besok2 ke bandung pelan2 aja deh :D

14 09 2011
gogo

mantab nambah ilmu dibidang lain..tol cipularang ternyta tol jadi2 an

14 09 2011
dwi

@gogo
tol jadi2an disinyalir akan banyak penampakan

16 09 2011
wong ndeso

tau lah permainan k*ntraktor…
yang punya pr*yek minta jatah setoran/potongan…
k*ntraktor putar otak dengan uang yg telah disunat, jalan harus jadi, laporan biaya dibikin operpress a k a mark up…
peng*was proyek? mereka tau lah…cuman gak bisa ngapa2, lah yang p*nya proyek sudah maen mata sama k*ntraktor…sudah OKein saja!!! kalo p*ngawas tetep kekeuh dan koar2 ? ya tahun depan gak diajak proyek lagi…
kalo p*ngawas gak kuat iman? ya dapat amplop dari k*ntraktor…
kalo imannya kuat? bisa jadi resign a to bali nang ndeso, mbangun desone dewe wae… :)
mungkin itu lingkaran setan korupsi proyek di ina…

16 09 2011
wong ndeso

ingat gak? dulu baru beberapa minggu dibuka ada yang longsor…

16 09 2011
wong ndeso

aneh komenku nyangkut terus…

17 09 2011
ipanase

max 1000 km.jam, baru asekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

1 11 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.984 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: