Anak SMK Merakit, Mahasiswa Mesin ITB Menyervis…#KwekTheTalk

4 02 2012

Mahasiswa mau bikin acara? Kendalanya biasanya satu..DANA alias DUIT..Akhirnya pergilah tim pencari dana ke pihak perusahaan yang mungkin dihuni oleh para alumni yang bekerja di sana.. Jika jebol, maka jadilah acara tersebut dilaksanakan..

Sayangnya, kadang mahasiswa kurang memperhatikan “Big Picture” dari kegiatan mereka, niatnya sih bagus..sebut saja kerja sosial melakukan servis motor gratis kepada masyarakat dengan mahasiswa bertindak sebagai sang montir. Silakan lihat kegiatan mahasiswa mesin ITB dalam rangkaian ulang tahunnya berikut ini. Mereka melakukan servis gratis terhadap motor milik masyarakat. Sponsornya..ya siapa lagi kalau bukan pabrikan motor…??

anak ITB service motor (klik untuk memperbesar)

Namun jangan lupa, ini buat ane namanya kegiatan menceboki pantat negara yang belepotan kotoran..Siapa yang berak, siapa pula yang menceboki? ATPM kendaraan bermotor telah melakukan aksi ambil untung dari bobroknya pelayanan publik hak masyarakat bernama TRANSPORTASI MASSAL. Akibatnya rakjat harus bersusah payah cari solusi masing-masing..yaitu beli kendaraan bermotor. Akibatnya lagi..rakjat tiap bulan harus menanggung komponen biaya cicilan kendaraan, bahan bakar..belum lagi untuk perawatan.

Dengan kondisi ini, maka kegiatan mahasiswa Mesin ITB tersebut lebih terkesan seperti seremonial belaka..Apakah kegiatan ini bertujuan untuk “membina relasi” dengan para ATPM agar setelah lulus, para mahasiswa bisa menjadi babu bekerja di sana? Alih-alih bersusah payah merintis industri otomotif nasional, eh malah cari jalan gampang kerja di perusahaan asing..Wah..suuzon yang belum tentu benar sih..tapi ya bisa jadi yah… :mrgreen:

Sementara itu…tengoklah para siswa SMK di Subang yang tengah sibuk merakit sepeda motor. meskipun baru sebatas bebek, namun mereka sudah sampai pada taraf merakit..sekali lagi merakit..yah, sekedar pandangan wong bodho saja..yang namanya merakit sama men-servis itu lebih sulit mana…??

anak SMK merakit bebek (klik untuk memperbesar)

Hebatnya lagi, motor yang mereka rakit bukanlah merk Jepang yang selama ini mengakar di benak rakjat. Meskipun sederhana..namun mereka sudah berniat untuk menciptakan kendaraan buatan Indonesia..barangkali dengan harapan agar uang rakjat tidak lari ke negara lain yah..

Oke lah..ini sekedar perbandingan berita yang ane dapat dari media dibumbui pandangan ane yang sempit dan pating pabalieut..hehehe, namun kabar ini membuat ane melongo.. sebagai alumnus kampus Tjap Gadjah Doedoek, lha kok almamater saya tidak belum sehebat anak-anak SMK itu yah…?? Apakah sangat sulit untuk membuat satu bonggol mesin dan merintis fabrikasi sepeda motor di laboratorium Mesin ITB…??

Masih ingat ane tempo hari ITB memenangkan lomba irit kendaraan eksperimental..eh, ternyata ITB menggunakan bebek mesin Honda Revo..hehehe..

Sementara itu kampus lain (kalau tidak salah UGM) merancang kendaraan balap bermesin GSX 250..Wow..

ITB oh ITB…yuk kita bangkit membuat rakjat lebih sejahtera…dan almamater lebih bermakna…Idealis memang, tapi bukan berarti tidak mungkin…mari kita Walk The Talk..bukan Kwek the Talk.. :mrgreen:

 

SALAM GANESHA

Bakti kami, untukmu, Tuhan, Bangsa, dan Almamater…Merdeka…!!

About these ads

Aksi

Information

31 responses

4 02 2012
Triyanto Banyumasan

WHOKDETHOKKWOKKWEKKWEK KOWAWA

5 02 2012
4 02 2012
Maskur

Oooooooo
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/

4 02 2012
GrandV

Hehehe…. pinter juga bung benny ambil angle…

4 02 2012
whitesmilee

Yeeeeeeee
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/
\(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/

4 02 2012
benjospeed

lalu insinyurnya pada ngapain om??

4 02 2012
4 02 2012
dani

wong sebagian proyek penelitian pun dibiayai orang asing lewat para dosen…

4 02 2012
dani

dan hasilnya so pasti buat yang ngasih duit dibawa kaboooor

4 02 2012
Ketut Bagus Priambada

Terima Kasih atas masukannya. Selaku ketua dari acara tersebut. Ingin menyampaikan, saat ini banyak keterbatasan yang dilanda oleh mahasiswa itb. Fasilitas, waktu kelulusan yang singkat, tuntutan nilai menjadi kendala utama pengadaan acara di kampus ITB. Selain itu kebijakan-kebijakan dari pihak rektorat juga sulit untuk mendukung kegiatan yang ada dikampus tercinta. Namun dibawah keterbatasan ini, sebenarnya teman-teman di itb tidak menyerah. Alat pencacah yang disumbangkan dalam acara tgl 29 kemarin silam adalah contoh keseriusan kami. Walau kesulitan dalam dana dan waktu, kami menyempatkan untuk berkarya untuk kota bandung.

Selain itu di tek. mesin sendiri akan membangun mobil balap yg seperti bapak sebutkan. Pertengahan tahun ini akan di ekspos. Perlu ditekankan, mahasiswa itb sendiri yang melakukan usaha seperti pendanaan, perizinan serta fabrikasi hingga persiapan untuk lomba nanti. Dosen tidak terlalu berperan dalam kegiatan ini.

Saat ini kami sedang menjalin kerjasama dengan alumni untuk berkarya bersama kami. Kerjasama ini belum pernah diinisiasikan sebelumnya. Dengan ini diharapkan hasil yang lebih maksimal dari para alumni dan mahasiswanya.

Dalam akhir kata, sesungguhnya kami menyadari akan kekurangan kami. Kami tidak dapat menjanjikan apapun tapi berkreatifitas dalam keterbatasan.

Terima Kasih

14 07 2013
mardisantoso88

salam kenal mas ketut bagus, saya alumni dari jurusan mesin juga, tapi bukan dari itb. boleh minta alamat emailnya mas?karena ada hal yang ingin saya diskusikan dengan mas ketut. terima kasih.

4 02 2012
snalpot99 bin sijidewe

smk bekas ane udah bikin laptop.& punya server buat kabupaten :-)

5 02 2012
mas wahyu

Tidak perlu,terimakasih

6 02 2012
goyobod

Wkwkwk

6 02 2012
cusx

mahasiswa suruh merakit = omong kosong

merakit mah anak smp juga bisa

kalo anak SMK merakit, mahasiswa service, itu juga malu2in

harusnya anak smk merakit

mahasiswa menciptakan

6 02 2012
goyobod

Gw setuju ama lo, ben. Gw juga sering berpikir, ITB udah melahirkan ribuan insinyur mesin, tapi kok gak bisa bikin mobil/motor sendiri? What happen, aya naon ini teh? Sama halnya dengan sektor perminyakan dan pertambangan.
Memang sih kerja di perusahaan asing fasilitasnya sangat menggiurkan, itu yang menjadi salah satu alasan kenapa temen2 gw juga memilih di situ (asing) daripada berkreasi dan berinovasi sendiri.

Btw, kembali tentang mesin, udah ada alumni mesin ITB yang udah bikin dan merakit sendiri mobil rakyat. Namanya pak Dasep Ahmadi, kemaren dia sempet ikut bursa pemilihan ketua IA-ITB. Terlepas dari bentuk mobilnya yang aneh, ini layak diapresiasi. :)

6 02 2012
bennythegreat

biasanya bibit2 motnas/mobnas dikempeskan dari awal… ulah pihak jepang?

6 02 2012
goyobod

Atau ini konspirasi iluminati, fremasonry, dsb? :D
Tapi paling mendasar sih menurut gw, emang fasilitas dan gaji yang ditawarkan asing sangat menggiurkan, hehe.
Gw sih mengkhayal, klo semua insinyur2 mesin dan minyak/mesin ITB bergabung bikin perusahaan sendiri, wuiihhh dahsyat kayaknya….

6 02 2012
chicks

Mas benny,
ente sekarang kerja dimana to?????
Wiraswasta…ato babu…eh maaf…..pekerja juga….
sorry no offense

6 02 2012
bennythegreat

saya wiraswasta babu

6 02 2012
asmarantaka

tidak prlu…terimaksih

6 02 2012
kuyakurakura

ceuk aing oge naon?

kemarin minggu liat sana, niatnya mau ajak anak naik kuda, eh ada itebe fair, ya masih ga berubah fair yang dulu sama yang sekarang…

nahanyak

7 02 2012
kamil

mantap deh emang mas ben ini, kritik yg menyadarkan rasa nasionalis dalam diri, mantap bro!!!

9 02 2012
akibdg

loh kampus di imndonesia kan kurikulumnya memang menciptakan
karyawan semata, bkn bos
berpikir ntar gw kerja, walopun asing yg penting gaji gede
bukan gw harus membangun bangsa dgn inovasi
diperparah dgn birokrasi pemerintah yang buruk pula

10 02 2012
mulyanto

Ngga ada salahnya mahasiswa men-servis motor atau merakit, atau malah jadi kuli bangunan. Nah nanti kalau jadi desainer mesin/body motor dsb jadi bener. Ngga bikin desain body motor yang susah dibuka, walaupun cuman mau buka karburator. Ngga desain rangka/mesin coak . Namanya juga mahasiswa, masih belajar. Daripa baca dan omong/tulis doang .

14 02 2012
Mas brot

Rebel yel

21 02 2012
Rado

1. Kegiatan Servis itu memang tujuannya sebagai kegiatan bakti sosial yg berhubungan dengan Teknik
2. Kegitan servis itu bertujuan menambah pengetahuan mahasiswa dalam hal sepele seperti maintenance kendaraan mereka sendiri
3. Kegiatan servis itu bisa saja masuk sebagai kegiatan rutin dalam daftar kegiatan himpunan/organisasi mahasiswa
4. kenapa di sponsori oleh ATPM ? karena klo servis mesin sudah pasti kita butuh yg namanya spare parts dan tools, kurang efektif jika kita servis mesin sponsornya malah biskuit ato produk pembalut wanita
5. Kata siapa ITB g bisa bikin mobil ?
6. Yang jadi tukang servis tidak menjilat ke ATPM biar keterima, mana peduli ATPM dengan nama montir gratisan seperti mahasiswa yg melakukan kegiatan seperti ini, g mungkin ATPM nyatetin nama mahasiswa yg melakukan kegiatan ini dalam waiting list pegawai baru mereka
7. Saya mahasiswa teknik yg merasa sedikit kecewa dengan beberapa kalimat dalam artikel ini, namun sedikit memaklumi karena manusia bisa salah dalam penangkapan / penyerapan informasi
8. Mahasiswa / Jurusan / civitas akademika g bisa bikin mobil ? Proyek kapal perang indonesia, dan proyek material advance untuk pengembangan senjata itu di riset oleh dosen serta mahasiswa indonesia loh. Klo dibilang g bisa bikin mobil, anda salah besar, sudah banyak kendaraan yg dibuat oleh dosen/mahasiswa, kendaraan g terkenal karena memang tidak ada ketertarikan dari pihak investor maupun negara untuk menanggapi dengan serius hasil yg sudah jadi, ya paling banter jadi pajangan di jurusan.

15 04 2012
sahrulramdoni

nice posting!!!
brgitulah di indonesia, bertahun2 dididik cuma untuk jadi karyawan(babu) bukan jadi yg punya usaha cz jrg sekali sekolah atau universitas yg menerapkan pelajaran kewirausahaan, lagi2 teori teori dan teori (sampe mabok, trus brusaha keras melakukan kecurangan) wkwkwkw… kyanya yg diatas dah pd kaya2, jd lupa sama yg dibawah… tw siapa yg buat ky gitu y???

hmm kunjungi mlog ane y mas, msh baru nie butuh traffic…
http://sahrulramdoni.wordpress.com/2012/04/14/indonesia-if-only-you-knew/

4 07 2012
Anggasta

saya ada saran nih, ada baiknya jangan terlalu cepat menilai dari media, karena ga semua kegiatan di kampus bisa (atau mau) diliput oleh media. ada baiknya kalo mas benny jg jalan2 ke lab2 di kampus dan tanya kegiatan mereka di sana. terus terang sy kurang berkenan dengan beberapa pernyataan di atas, karena sy tahu teman2 saya di ITB ikut berperan dalam menciptakan produk2 yg ga kalah ama buatan SMK.

Tolong juga diingat bahwa ada hal lain yg tak kalah pentingnya dari produksi yaitu analisis. Dan dari puluhan di jurusan di ITB saya pikir agak tidak mungkin kalau mesti diliput satu2 produk serta analisis yg berhasil dibuat.

jadi sy jamin kalo mas benny jalan2 ke lab di kampus almamater mas benny (katanya ITB kan yah?) mas benny bakal nemuin banyak literatur hasil analisis dan produk2 bagus yg ga kalah ama kegiatan SMK. Cheers!!

4 07 2012
Anggasta

kalo soal nasionalisme ya mas…. sy sendiri skrg lg menyusun tugas akhir sy di lab dan di lab itu, dosen pembimbing sy mengerjakan bbrp proyek membuat mesin (membuat bener2 dari nol) untuk keperluan dalam negeri yg disponsori oleh lembaga dalam negeri jg (sy tidak bisa bilang secara detail). IMHO, jadi kalo dari sudut pandang saya, masalah tentang produksi mesin seperti yang disebutkan di atas tidak sesuai dengan kondisi yg saya alami dan lihat saat ini.

4 07 2012
anon

nih mahasiswa yang berkarya, lihat akibatnya, masalahnya tidak murni hitam putih seperti yang bapak-bapak disini bicarakan, sudah politik, dan tentu saja…uang.

http://koestoer.wordpress.com/bisnis/curhat-hovercraft/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.749 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: