“Hanya seorang outsider yang akan dapat memandang masalah dari luar box”
Paling tidak itulah moral dari pengalaman bertemu dengan personil Dream Theater hari ini..
Mendarat di bandara Soekarno Hatta sekitar jam 15.30 WIB, John Myung, John Petrucci, Jordan Rudess, Mike Mangini dan James Labrie harus melipat wajah ketika berurusan dengan kerumitan kantor imigrasi karena adanya salah cap di paspor..entah apa masalah sebenarnya, yang jelas ketika pihak promotor menawarkan agar mereka langsung jalan ke hotel dan membiarkan promotor mengurus paspor, personil Dream Theater menolak dan ingin tetap stay bersama paspornya.
Akibatnya, mereka harus jatuh bad mood melihat kinerja para karyawan imigrasi yang terkesan lambat bertindak dan berbelit-belit.
2.5 jam mereka habiskan di bandara hingga mereka memasuki bis putih dari TRAC.
Cerita belum berakhir…
Sepanjang perjalanan, hujan mendadak turun. Kaca bis menjadi ternoda dengan embun. Bus berkapasitas 50 orang itu berjalan lambat menyusuri jalan tol menuju hotel tempat mereka menginap di bilangan selatan Jakarta.
Kemacetan tak terelakkan menjadi pencetus bad mood mereka selanjutnya.. Berikut adalah aksi yang terlihat dari personilnya (maaf, tidak diperkenankan foto yah)..
James Labrie wajahnya tampak gusar dan menyeramkan, mungkin ia masih kesal dengan kejadian di airport..
Jordan Rudess sibuk dengan Iphone dan Ipad nya, ia asyik main Talking Tom Cat
John Petrucci entah sedang apa..sepertinya tidur
Mike Mangini ngobrol..
John Myung duduk diam mematung tak bicara sepatah kata pun..
***
Kemacetan Jakarta menjadi sesuatu hal yang tidak biasa bagi personil Dream Theater yang biasa bergaul di New York ini. Terdengar Labrie dan Mangini berdiskusi mengenai kemacetan alias “traffic congestion” ini. Mereka tampak amazed dan heran.. Sayangnya bukan ke arah positif namun menyesalkan mengapa jalan tol Jakarta bisa macet…??
Yamaha XJ-900 Police yang didaulat menjadi voorider pun tak mampu membawa bus besar itu lepas dari kemacetan, malah Pak Polisi BM itu basah kuyup kehujanan..
Rudess tampak asyik menggoyangkan Ipadnya, mungkin ia bermain game musikal. Hanya Talking Tom Cat yang ane tahu sedang ia mainkan..
Selang beberapa menit Rudess bermain, ia lantas melihat ke arah jendela yang berembun..
“My gosh..we’re still here? Not moving yet…?” (Astaga, kita masih disini? Belum bergerak juga…?) Demikian ungkapnya terkejut..
Efek domino pun terjadi..
Setiba di hotel, hanya Petrucci yang masih mampu tersenyum kepada fans yang menantinya di hotel, kalau ini ane tahu banget..Petrucci memang orangnya ramah.. Sementara itu, Mangini dan Labrie wajahnya tampak bad mood..
Rudess yang memasuki pintu hotel kemudian, terlihat cuek..ia mengarahkan Iphone nya, merekam aksi para fans yang menyambutnya.
Myung..”The Silent Man” satu ini dengan setelan baju serba hitamnya, tampak berekspresi datar, ia berlalu menuju lift hotel tanpa berkata, namun masih mau melambai kepada para fans.
Itulah ekspresi akibat situasi dan kondisi kota Jakarta..baru hitungan jam sudah membuat mereka lelah.
“Would you like to go to bar or try some Indonesian cuisine” begitu tawar pihak promotor.. Dan dijawab singkat oleh mereka “Nope, we’d prefer to sleep”
Well..bagi penduduk Jakarta yang sudah terbiasa membenarkan yang tidak biasa dan tidak terbiasa membiasakan yang benar, kemacetan lalu-lintas dan keruwetan birokrasi menjadi sebuah kewajaran..
Namun bagi para penduduk dari negara maju, situasi dan kondisi tersebut membuat mereka tired bin exhausted..
Enjoy Jakarta… An UNPERFECT CITY for a PERFECT PROGRESSIVE METAL BAND sekaliber Dream Theater..





(1)(1)(3)(4).png)

macet, kayak budaya khas aja, berduka
birokrasi,korupsi,ruwet,semrawut,hukum yang tumpul
itulah wajah indonesia skarang
kenyataan yang menyedihkan
semoga DT ga Kapok k indonesia….
izin share @ fb ya bang ben
Soal :
“Would you like to go to bar or try some Indonesian cuisine” begitu tawar pihak promotor.. Dan dijawab singkat oleh mereka “Nope, we’d prefer to sleep”
kok ane agak ragu ya, soalnya, JR ngetweet sekitar jam 8-9 pm, kl dia mau pesen makanan, apa mereka makan dikamarnya?
lagi maen tomcat??
di indonesia lg booming nih..
wah image Indo jadi jelek iki
Walah…katanya rocker,kena macet dikit uda sumpex…hehe rocker jg manusia
[...] From bennythegreat blog Category: RAWK NEWS You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You [...]
Lhah pantes semalem Labrie ngomong : “in jakarta is easy to get around, no traffic jam”
sarkasme toh itu:p
Walah, imigrasi lagi kena komplain,,,
Seharusnya mereka datang lewat bali, dijamin pasti lebih stress lagi,,,
Dan mereka landing jam 5 sore
hmm asli super bad mood melebihi jakarta
jalan kecil tapi macetnya minta ampunnnnnn
—
http://www.dk8000.co.nr
ya, hanya di Indonesia ada kejadian sebuah band mendarat di bilangan utara jakarta, manggung di bilangan utara jakarta, tapi diinapkan di bilangan selatan jakarta. Setelah itu bingung karena band-nya bad mood kena macet. ckckckck
seharusnya bukan jalan bebas hambatan………tapi jalan banyak hambatan…….
heuheu luthu juga pas dia comment di panggung itu. gw rasa entah meis atau sound engineernya perlu juga tuh buat review masalah akustik. Untung yang maen dream theater. “I never see a traffict like that!”… heuheu.
welcome to the jungle…eh Indonesia….
[...] mood nya Dream Theater dari mulai mendarat di bandara hingga tiba di hotel sudah ane ceritakan di artikel sebelumnya, dan selanjutnya inilah field report ane pada 21 April 2012.. ki-ka: bung Karis, Michel, Greg, [...]
wow mereka bakal buat lagu tentang jakarta judulnya “Foke-you” fawzee bow O…
indonesia dikenal karena kemacetannya. wajar ajaaa, hahaha. untuk petrucci sabar, rudess untung bw ipad, myung untung ga bnyk ngomong, coba kalo kagag. wah mereka keluar dah maen ujan ujanan sangkin ga sabarnya hahahaaaa
xixixi, kasian bgt ya, ga ada imigrasi on board ya