Uneg-Uneg Warga Jakarta terhadap Taman Suropati

18 09 2012

Taman Suropati

Ane adalah salah satu orang yang gemar nongkrong di Taman Suropati, lokasi itu sangat nyaman untuk berkumpul bersama teman-teman. Begitu banyak pohon rindang dan juga rerumputan. Inilah salah satu area hijau Jakarta.

Namun, sejak sekitar tahun 2010 kenikmatan itu terganggu, bagi ane yang tidak tiap hari berada di sana barangkali kurang merasakan dampaknya, namun bagi penjaja makanan dan minuman di Taman Suropati..setiap hari merupakan permainan kucing-kucingan.

nongkrong di Taman Suropati

Ane lihat sendiri bagaimana penjual minuman botolan, sebut saja namanya Bu Yati harus berjualan sambil sewaktu-waktu terus waspada terhadap petugas Satpol PP atau Tramtib yang bisa setiap saat datang dan menangkap Bu Yati serta merampas barang dagangannya.

Ya, dari kacamata warga yang kerap nongkrong di sana, pedagang makanan-minuman adalah kawan, namun bagi petugas Satpol PP atau Tramtib, mereka adalah hama yang harus dibasmi.

Oke..itu adalah ganjalan pertama, mengenai sikap aparat Jakarta terhadap wong cilik di Taman Suropati.

Uneg-uneg yang terasa bagi ane masih ada lagi..nih dia ane sebutkan poin-poinnya.

  • Larangan implisit untuk komunitas motor untuk parkir dan berkumpul di Taman Suropati

Yess..setelah hampir tiga tahun nongkrong di Taman Suropati, rupanya petugas dari Dishub mulai “mengusir secara halus” anak-anak motor yang nongkrong..caranya dengan memasang cone dan tali dengan maksud agar mobil atau motor tidak bisa parkir di pinggir Taman Suropati. Alasannya? Oh..rupanya Pak Gubernur yang berkumis itu tidak suka “halaman depannya” dikotori keramaian. Wow…!!

parkir di pinggir Taman Suropati (waktu masih diizinkan)

suasana nongkrong di Taman Suropati (waktu masih diizinkan)

 

  • Pembuatan lapisan batu bata di atas jalan aspal Taman Suropati

Jalanan sudah bagus dengan aspal mulus, lha kok dikasih semacam lapisan batu bata yang menonjol. Akibatnya segala kendaraan yang melintas akan terguncang, bagi pemotor, kalau tidak waspada siap-siap jatuh karena roda terantuk bata yang tersembul.

lapisan bata di jalan Taman Suropati, mengganggu kenyamanan berkendara

lapisan bata di jalanan….buat apa ya?

perhatikan ketinggian lapisan batanya

 

  • Arogansi pengawal gubernur Jakarta

Jl. Taman Suropati nomor 7 tepat di hook, adalah Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta. Sudah jadi pemandangan umum setiap ane kopdar di Taman Suropati menyaksikan Gubernur Jakarta yang berkumis itu pulang ke rumah dinasnya dengan dikawal oleh BM bermotor Harley Davidson Electra. Tapi tunggu dulu, pengawalan itu rupanya tidak bersahabat bagi pengguna jalan lain. ane dan beberapa kawan pernah nyaris terkena tendangan si pengawal karena dianggap menghalangi jalan sang Gubernur. Lha..kami mau kopdar naik motor sudah di pinggir, pelan-pelan..lha kok ditendang?

pengawal gubernur nongkrong di Taman Suropati

Kalau ane perhatikan, root of all evil di sini adalah sikap dan sifat sang Gubernur yang tidak peduli terhadap keberadaan ruang publik yang terletak tepat di depan rumah dinasnya. Beliau tidak ingin waktu istirahatnya terganggu suara motor yang melintas, mungkin itu alasan dibangunnya lapisan bata di taman Suropati. agara semua pengguna jalan berjalan pelan. Tapi pantaskah itu?

Ane berharap Gubernur dengan mental tipikal arogan ala penguasa semacam ini dapat digantikan dengan Gubernur baru yang lebih membumi dan merakyat…!!

Jakarta akan lebih OKE tanpa “F”…Setuju…??!

About these ads

Aksi

Information

19 responses

18 09 2012
REC*303

Artikel yang setali tiga uang dengan mbah dukun, artinya perubahan buat jakarta yang lebih baik

18 09 2012
Robert

setuju…

nanya kok nanya persoalan pribadi…

jawab kok bertele-tele dengan sindiran pribadi ke lawan…

F oh F, bapakmu wong Jowo, ngaku2 Betawi, piye tho?

18 09 2012
haryudh4

belum lama ini saya ada tugas kuliah buat film disana.. tiba2 gak lama take gambar, datanglah beberapa security kedubes AS.. mereka minta data2 kami macam ktp, kartu mahasiswa dan liat isi film dan kamera.. juga nomer telepon, untung cuma 1 nomer yang dikasih.. sampai kami semua pun difoto masing oleh security itu.. katanya kalau ambil gambar ke arah kedubes harus dicek dulu.. bukan cuma kami yang kena, beberapa kelompok orang yang lagi foto2 pun demikian..

setelah kejadian itu datanglah seorang tukang minuman ke kami.. ia bilang, “tadi mah jangan dikasih dek, biasanya kalo ada kepala petugas di pospol (lupa namanya pak siapa gitu), ia selalu melarang security itu.. katanya ini kan taman umum, jadi siapa saja boleh2 ambil foto2 disini..” cuma sayangnya saat itu pak kepala pospol lagi gak ada (gak piket), yaudah saya sebelumnya sudah terpaksa kasih data2 kami ke mereka..

kurang lebih begitu pengalaman saya..

pertanyaan saya: APA IYA MAU NONGKRONG ATAU FOTO2 DISANA (TAMAN MILIK PEMPROV DKI) HARUS IZIN DULU KE KEDUBES AS?

masalah parkir dan jalanan bata saya juga pebngalaman.. sebelumnya saya gak tau disana ada jalanan bata, yaudah lah riding seperti biasa.. eh tiba2 ajrut2an baru sadar kalo jalanan bata, kebetulan saat itu sedang malam jadi gak terlihat jelas.. untung gak kaget dan jatuh..

dan masalah parkir, terakhir kesana beberapa bulan lalu masih bisa di deket pospol.. cuma kata tukang parkir ya untung2an, kalo dibubarin ya terpaksa bubar..

Miris dah pokoknya..

18 09 2012
sugiyantokenz

jakarta butuh perubahan titik

18 09 2012
Widwid

Kalo dukung KERA nanti Jakarta kayak hutan rimba

18 09 2012
dangdul

wkwkwk…

18 09 2012
milky bo

foke joe one choek !!!

Hehehe

18 09 2012
beckhem

mari kita bikin jadi MANTAN GUBERNUR

18 09 2012
Gogo

di negeri sendiri kok mlh dijerat macem2..
saatnya revolusi..

18 09 2012
PIO

ane wong suroboyo…tapi ane setuju kalo jakarta harus ada perubahan menjadi lebih baik…

18 09 2012
Aa Ikhwan

OKE

18 09 2012
kY

Jakarta itu diawali dgn J bukan F…Pelat kendaraan jakarta itu pk B bukan N…

18 09 2012
Evan

hahaha, Oke banget tuh, (tanpa “F”-uck)

18 09 2012
dangdul

g ada yg cocok …

18 09 2012
Fuc****Foke

Hanya satu cara memberi salam buat si F yaitu mengacungkan jari tengah tinggi tinggi

19 09 2012
Adhitya Ramadian

emang nyaman nongkrong di taman suropati….pohonnya rindang…tidak terlalu banyak kendaraan yg lalu lalang, so…serasa nyaman, jadi inget taman tugu malang…

19 09 2012
Rei

ane butuh jakarta baru

bukan jakarta yang macet,kumuh dan miskin

19 09 2012
Rollerman

daripada milih yang udah jelas2 gak membawa manfaat,lebih baik pilih yang dulunya pernah bermanfaat

COBA COBA HARUS DICOBA

20 09 2012
fidelisawig

ini dia yang salah, ketika pemerintah bikin suatu properti(taman, pasar, dsb) yang notabene pake dana publik, seharusnya tidak ada pembatasan/sekat, untuk menghalangi masyarakat umum menggunakannya dengan bertanggung jawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.862 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: