Sepeda Motor 250 cc, Melaju di Ranah Perbatasan

2 06 2010

Motor-motor 250cc

250 cc  bisa jadi perbatasan ideal bagi sebuah mesin sepeda motor untuk dapat disebut sebagai motor kecil (mocil) atau motor gede (moge). Dengan mengendarai motor bermesin 250 cc seorang pengendara akan mendapatkan yin dan yang alias keseimbangan dan segala kebutuhan yang diperlukan dari sebuah sepeda motor seperti handling yang relatif ringan dan torsi besar ketika dibutuhkan.

Di ranah industri sepeda motor dunia, tidak banyak yang berani melibatkan diri di pertarungan perbatasan ini. Di Indonesia sendiri Kawasaki Ninja 250R masih merajai pasaran motor 250cc, sementara pesaing lainnya seperti Minerva Megelli 250, Monstrac SBK 250 dan Kaisar Ruby 250V belum mampu merebut minat calon pembeli yang rata-rata berasal dari kalangan bike enthusiast yang tentunya sangat lebih melek teknologi dan menginginkan hal lebih dari sebuah sepeda motor.

Bagaimana dengan pasaran dunia? Sebuah video di Youtube di atas cukup mengesankan ane. Video yang dibuat oleh motorcycle.com, sebuah website pusat informasi sepeda motor terkemuka telah membuat review beberapa motor 250 cc. berikut ulasannya yang ane sarikan dari sini:

KAWASAKI NINJA 250R

Kawasaki Ninja 250R

Motor yang satu ini tidak asing lagi pastinya. Rupanya tidak hanya di Indonesia..di berbagai belahan dunia, Ninja paling kecil ini berhasil mencuri hati para bike enthusiast. Dengan konfigurasi mesin parallel twin dan RPM yang mampu meraung hingga 13.000 rpm motor ini layak dianugrahi “The Icon of 250cc Bike”. Cukup beralasan tentunya didukung handling yang ringan.

.

HYOSUNG GT250R

Hyosung GT 250R

Di Indonesia, motor ini sempat mencuri perhatian di Jakarta Motor Show tahun 2008 silam, setelah itu sepak terjangnya boleh dikatakan tenggelam. Beberapa nilai minus turut menyurutkan niat para bike enthusiast untuk meminang motor ini diantaranya adalah kualitas las, finishing dan cat yang kurang baik. Padahal GT250R dipersenjatai dengan fitur-fitur unik seperti mesin dengan konfigurasi V, upside down front shock absorber dan body yang sangat gendut. Bahkan sekilas tampak depan motor ini sangat mirip dengan Ducati 1098.

.
Suzuki TU250X

Suzuki TU 250X

Bisa dibilang TU250X adalah jelmaan Thunder 250 yang diproduksi di negara lain. Perbedaan mencolok dari “thumper” ini dibandingkan dengan Thunder 250 adalah desain body retro classicnya yang mengingatkan kita pada varian Honda CB lawas. Karakteristik mesinnya sangat mirip dengan Thunder 250.

.
CFMOTO V3 SPORT

CFMoto V3 Sport

Orang Cina tak pernah kehabisan ide, meskipun di Indonesia produk-poduknya kerap dipandang sebelah mata, namun di negara lain motor yang belum jelas kategorinya ini cukup menyita perhatian. Pada pandangan pertama kita tak akan menyangka bahwa ini adalah motor matic. Pasti kita akan mengira motor ini adalah cruiser kelas ringan seperti Honda Phantom. Begitu dilihat berkali-kali barulah terlihat aslinya. Tambahan fitu lainnya adalah adanya pemutar MP3 dan FM radio.

.
JOHNNY PAG  F/X3

Johny Pag FX3

Satu lagi karya dari Tiongkok dengan cita rasa Amerika, Johny Pag (hmmm..ini siapa ya?)  memiliki desain body yang sangat macho untuk kelas “thumper”. Dengan konfigurasi mesin parallel twin ala Ninja 250R, motor ini dibalut dengan body yang lumayan gendut, ban belakang 15 inci dan double shockbreaker belakang. Namun sangat disayangkan berbagai kekurangan tercatat saat tester motorcycle.com menjajal motor ini diantaranya konslet dan rembesan oli mesin.

Demikian review beberapa pemain di “perbatasan” ini. Sungguh mencengangkan bahwa harga rata-rata motor-motor ini di Amerika berada pada kisaran di bawah Rp 40 juta. Sementara di Indonesia???

Berikut adalah grafik perbandingan torsi motor-motor tersebut.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.698 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: