Tap..Tap..Tap.. Komparasi Ninja 250 Lama vs Ninja 250 FI

18 02 2013

Lucu juga melihat review komparasi Ninja 250 lama dan baru..yang ane comot dari Youtube (courtesy dari bro  Mohamed Anwar) overall sepertinya mengindikasikan bahwa material body pada Ninja 250 edisi lama (EX250-J) lebih tebal dari Ninja 250 baru (EX250-K). Benarkah begitu..monggo dikomen ajah.

Yang jelas urusan kelebihan dan kelemahan sudah cukup ane ketahui.

Sekedar info, dari catatan bro Leopold Sudaryono mencatatkan kasus berembunnya speedometer Ninja 250 Fi miliknya yang sudah selesai diperbaiki oleh KMI.

Kelemahan #1 Ninja 250 FI

Kelemahan #2 Ninja 250 FI

Kelemahan #3 Ninja 250 FI

Hmmm..kalau itu sih Ninja 250 lama juga berembun, tapi setelah setahun pemakaian sih..bisa di komplen juga gak ya?

:mrgreen:





Mau Life Cycle Panjang atau Pendek?

7 01 2013

Kemarin ane ketemu sama seorang aktivis dunia momotoran yang sering jualan moge..rumahnya di daerah Sunter. Pastinya kit angobrol dunia motor.. Obrolan mengerucut kepada topik life cycle sebuah produk. Ia mengambil contoh pabrikan Honda AHM dan Yamaha yang sering sekali menerbitkan produk baru, dari mulai ganti striping sampai ganti spesifikasi.. Baca entri selengkapnya »





[Hot Review] Tank Bag Contin Skipper, Muat Indomie 40 Bungkus…!!

18 07 2012

Contin Skipper

Sudah hampir 2 bulan sejak tank bag Contin Skipper tiba di tangan ane. Sejak hari pertama, kiriman langsung dari bro Vincent, juragan Contin yang beralamat twitter di @ContinMoto ini sudah mulai ane abuse, tak lain untuk menguji durabilitas dan keawetannya.

Kenapa ujug-ujug ane uji durabilitas dan ketangguhannya? Karena… Baca entri selengkapnya »





Modifikasi Form Factor Motor..Perlu Pikir Panjang…!!

20 01 2012

Fenomena pemasangan fairing pada motor sport yang memiliki form factor naked bike seperti Tiger, Pulsar, Scorpio dan sejenisnya masih musim saja. Hal ini cukup menggelitik ane.. Mengapa sang pemilik sampai rela mengucurkan dana yang tak sedikit untuk memodifikasi tunggangannya. Baca entri selengkapnya »





Balada Dunia Jangkrik dan Sekitarnya..Harap Maklum

28 03 2011

sumber: jangkrik-adu.blogspot.com

Fakta telah berbicara, bahwa pada gelaran balap jangkrik yang terjadi beberapa hari lalu, hampir setengah jangkrik mengalami tragedi ngowoss dan gagal mencapai garis akhir.. Ini tentunya bukan sesuatu yang wajar, mengingat jangkrik-jangkrik tersebut memiliki organ tubuh yang sama, bukan organ tubuh bionik yang dicangkok. Yuk baca dulu nukilan pelepah lontar di sini. Baca entri selengkapnya »





JANGAN BATASI KENDARAAN PRIBADI SELAMA TRANSPORTASI PUBLIK BELUM DIBENAHI..!

10 08 2010

Kawan, para pejabat elite kembali menggelontorkan isu kebijakan yang kontroversial, motor akan dibatasi peredarannya di jalan.

Rencana para pejabat pemerintahan berhembus bahwa pasca Lebaran 2010 ini, akan dilakukan larangan terhadap roda dua untuk melintas di koridor busway sepanjang Blok-M hingga Kota. Yah..namanya juga masih rencana..tapi kalau sudah masuk tahap uji coba, biasanya rencana tersebut akan jadi nyata dan diberlakukan seterusnya.

So bagaimana seharusnya kita bersikap? Baca entri selengkapnya »





Mahasiswa yang membuat Presiden SBY Marah

7 08 2010

Malam-malam gini dapat kiriman posting di mailing list alumni Teknik Sipil ITB dari kuya 2006 bernama Aris Rinaldi, ane pikir artikel semacam ini harus diabadikan dalam blog ane. Baca entri selengkapnya »





Motor “Jangkrik” di Indonesia, Bakal Laku Gak?

26 06 2010

Zaman ane kuliah dulu, memiliki Personal Computer (PC) adalah sebuah kemewahan. Waktu itu ane gak ngerti blas tentang komputer ujug-ujug terima brosur dari senior ane berisi list produk PC merk Anu.. Merk ini gak diragukan lagi kualitasnya dan beberapa kawan ane yang tajir juga pakai. Tapi ketika lihat harganya… makjaang… Rp 5.000.000,- (baca: lima juta rupiah). Zaman segitu uang sebanyak itu gede banget.

Setelah belajar tentang dunia per-PC-an dari senior ane, ane mulai ngerti yang namanya “komputer jangkrik”, yaitu komputer yang “jeroannya” seperti VGA card, memory card, power supply, sampai casing dan monitornya bisa dipilih sendiri. Jadi gak harus beli satu merk Anu yang ternyata isinya sama aja dengan komputer jangkrik. Ibarat manusia, komputer jangkrik ini bisa disebut Frankenstein lah..yang organ-organ tubuhnya dicomot dari sana-sini.

Kenapa komputer jangkrik bisa murah? Lesson learned yang ane terima adalah karena komputer jangkrik gak pakai merk Anu yang ngetop. Penjual komputer jangkrik menawarkan berbagai jenis jeroan dari harga termurah sampai tak terbatas. Contohnya untuk VGA card, dulu tersedia dari mulai yang onboard alias nempel di motherboard sampai kelas HIS Excalibur misalnya. Kita bisa memilih jeroan yang cocok untuk kebutuhan.

Nah, bagaimana dengan motor? Ada gak tuh istilah “motor jangkrik”..???

Sejauh penelusuran ane di Google sih gak ketemu tuh istilah. Jika nantinya ada istilah motor jangkrik, maka kita bisa dengan bebas tuh beli mesin buatan anu dengan cc sekian, body buatan anu dengan form factor anu, sampai karburator merk anu yang speknya anu.

Sayangnya di Indonesia ini, ranah sepeda motor dikuasai oleh pabrikan besar..dan cocok dengan kondisi di ranah komputer, yang namanya barang pakai merk itu mahal.

Tahun 2010 ini ane terinspirasi dengan posting di blog Rem Cakram di sini. Lalu setelah mikir sana-sini dan sedikit duga-duga ane mengambil kesimpulan bahwa bisa jadi yang namanya motor jangkrik itu kemungkinan sudah ada dan sudah dirakit oleh sebuah produsen motor yang reputasinya gak bagus-bagus amat.

Berarti konsumen bisa pilih-pilih spesifikasi dong..?

Ah gak juga..sayangnya spesifikasinya sudah di-set oleh si produsen. Memang sih spesifikasinya tampak fisik bagus banget dan menjanjikan tapi sayang kualitasnya meragukan. Ibarat komputer jangkrik yang kaya gini:

Processor : 1.8GHz, tapi buatan Chang-ghong

Memory : 2Gb dual channel, tapi buatan Ling-ling

VGA Card : 1Gb memory, PCIe, tapi buatan Chui-Lan-Tseng

Power Supply: 500 watt buatan Go-Dain-Dong

Motherboard : Chipset buatan Thai-Khu-Chiang

Jiaah…kalo ini sih jangkrik beneran… :mrgreen:

makan tuh jangkrik..

Lho memang kenapa kalau pakai Motor Jangkrik…? Khan dipakai keren tho, dilihat juga lebih gagah dari motor bebek tho..masa mau diledek juga?

Ya..gak apa-apa sih pakai Motor Jangkrik, memang dari luar tampilannya oke, suara mesin bisa jadi juga garang.. Tapi bagaimana dengan DURABILITY nya, alias pemakaian jangka panjang. Lha masa kita mau pakai motor cuma seminggu pertama keren tapi seterusnya dedel duwel..?

Sayangnya belum ada orang Indonesia yang mampu membuat Motor Jangkrik dengan spesifikasi mantab..padahal Pak Kutani dari TVS Indonesia mengatakan bahwa 60% komponen motornya buatan lokal. Berarti sudah ada nih supplier sparepart yang mumpuni di Indonesia ditambah lagi untuk urusan mesin belum ada yang mampu membuat.

Lagipula pola pikir kebanyakan konsumen masih mikirin kulit aja..alias yang penting penampilan keren. Lha kalo gini kapan majunya dunia otomotif Indonesia?

Pastinya kalau ada Motor Jangkrik karya anak bangsa yang kualitasnya oke punya, motor buatan produsen yang reputasinya gak bagus itu bakal gak laku ya?








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.749 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: