The Enemy Inside, Spyshot Untuk 9.24.13

9 08 2013

full_DT.TheEnemyInside.Single Dream-Theater-Dream-Theater

Bocoran untukk album self titled pertama Dream Theater pada 24 September 2013 nanti. selamat menyaksikan..





The Spirit Carries On (Javanese Version) by ErnieXBall

3 04 2011

Baca entri selengkapnya »





DREAM THEATER NITE : When Image and Words Awake

13 01 2011

 

Dream Theater Nite 26 Januari 2011

 

 

DREAM THEATER Nite with THE MIRACLE
“When Images and Words Awake”

Date : Wednesday / 26 January 2011
Time : 9.30pm
Venue : Grand Manhattan Cafe 1st Floor Hotel Borobudur, East Wing

FREE ENTRY

be there bro…!!

 

Carpe diem.

more info :
www.themiracleprog.com
http://grandmanhattan.com/





Gejala Mike Portnoy Bergabung bersama Avenged Sevenfold..Semakin Terasa..!

14 09 2010

Masih dalam suasana shock, kaget, terkejut, berkabung..atas keputusan undur diri Mike Portnoy dari DREAM THEATER, ane mensinyalir bahwa kepergian Mike tidak berarti ia pensiun dari dunia “musik idealis” aka. PROGRESSIVE ROCK” yang selama ini ia usung. Baca entri selengkapnya »





Mike Portnoy Undur Diri dari DREAM THEATER..Ternyata Mau Buka Warteg..!

13 09 2010

Baca entri selengkapnya »





STOP PRESS..Mike Portnoy Undur Diri dari DREAM THEATER..!

10 09 2010

Mike Portnoy undur diri dari DREAM THEATER..!

Demikian kabar mengejutkan menjelang lebaran yang ane dapat dari milis i-rockmusik@googlegroups.com siang tadi. Baca entri selengkapnya »





Bermusik Memang Gak Ada Matinya..!

20 02 2010

Bagi ane musik adalah sebuah bentuk ekspresi , entah itu dinikmati dengan didengarkan, dinyanyikan maupun dimainkan. Nah yang ane sebut terakhir ini memberikan sensasi tersendiri buat ane. Sejak kelas 5 SD ane sudah “teracuni” oleh Bon Jovi dan membuat ane tertarik pada alat musik drum. Alat musik sederhana yang waktu itu tidak mampu ane beli sehingga ane berlatih menggunakan sumpit mie ayam..hehehe.

James Band (ki-ka: Benny, Reza, Radit, Atus (duduk), Nio)

Beberapa tahun setelah itu pada kelas 2 SMP, di SMPN 123 Kelapa Gading, ane sudah menggemari banyak sekali band luar maupun dalam negeri dan mulai memperdalam gitar. Apa sebab..? Tak lain karena wanita. Ya, waktu itu cowok yang bisa bermain gitar memang digemari cewek-cewek..hehehe. Sejak belajar gitar dan kali ini dengan perbendaharaan musik yang lumayan banyak ane mulai bergabung dengan band di SMP ane. Waktu itu ane ingat benar membawakan lagu-lagu dari mulai Oasis, Dewa 19, sampai Deep Purple.

Aliran musik rock rupanya memiliki tempat spesial di hati ane dan tidak tergantikan sampai sekarang. Musik rock memiliki energi yang mampu mengubah muram durja menjadi semangat membara. Entah apa jadinya jika tidak ada musik rock di dunia ini ya.

Masa SMU menjadi training ground bagi ane. Di SMU ane, SMUN 13 Jakarta yang merupakan SMU Unggulan di Jakarta Utara, ane banyak berkenalan dengan para “maestro” unggulan musisi remaja. Setidaknya terdapat 4 orang gitaris, 2 orang bassist, 3 orang drummer dan 2 orang keyboardist yang ane jadikan guru sekaligus kawan waktu itu. Bahkan beberapa diantaranya lebih muda dari ane. Masa SMU menjadikan pengetahuan musik ane jauh lebih luas, sempat bermain sebagai drummer dan bassist di beberapa acara sekolah memang cukup mengasyikkan sekaligus menegangkan. Kadang saat audisi player di sebuah band sekolah ane yang tadinya ane anggap guru, kini menjadi saingan ane. Hahaha..masih ingat saat-saat itu. Momen tak terlupakan tentunya ketika mengikuti Jakarta Music Contest 1999 di JHCC Senayan. Ketika itu ane bermain bass dan secara rutin berlatih di studio milik gitaris ane yang bernama Radit. Kami berlima yang seluruhnya maniak rock entah kenapa jadi suka “membelot” memainkan lagu-lagu GIGI dan The Groove..hehehe..begitulah, kadang apa saja dapat terjadi dalam sebuah band. Puncaknya ketika kami bermain di acara perpisahan dan kelulusan SMU. Betapa lagu-lagu yang nge-rock hingga slow kami mainkan dengan penuh penjiwaan. Begitu nikmat..begitu indah.

Ngeband di Perpisahan SMU

Memasuki masa kuliah di ITB, Bandung para maestro bermusik yang ane kenal semakin banyak. Kali ini ane berkenalan dengan seorang dari Bali bernama Made Indraprasta. Ia menguasai  4 alat musik. Gitar, Bass, Piano dan Drum. Kepiawaian bermain drum nya luar biasa. Kecepatan tangannya dalam memainkan gitar, bass dan piano sangat menawan. Selama kenal dengan Indra ia sukses meracuni ane dengan aliran musik Progressive Rock yang ane akui waktu itu terdengar sangat rumit. Sampai tiba suatu saat ane tersadar bahwa jurusan ane, Teknik Sipil adalah jurusan yang identik dengan aliran musik progressive rock. Sebagai perbandingan jurusan tambang identik dengan aliran musik dangdut..hehehe, untung gak masuk ke sana. Sayang waktu itu kami belum narsis sehingga tidak sempat foto-foto..

Di suatu acara himpunan, adalah pertama kalinya ane bermain gitar bersama Syarif, seorang spesialis gitar dan Indra pada Drum. Lebih heboh lagi ane bertiga harus mengulik tablatur sebuah hits dari Dream Theater yang waktu itu ane nilai sangat rumit yaitu tiga lagu pertama dari album Scenes From A Memory, yaitu Regression, Overture 1928 dan Strange De Ja Vu. Ketiga lagu ini harus dikulik dalam waktu seminggu. Dan ane memainkan tablatur piano Jordan Rudess..fuiiih..rumit namun dalam waktu seminggu ane harus akui bahwa ane telah jatuh cinta dengan progressive rock dan menemukan kerumitan, keindahan dan sensasi luar biasa ketika memainkannya. Singkat cerita tiga hits sepanjang 9 menit itu pun sukses kami mainkan meskipun kadang jari kami harus “terpeleset”.

Me + Strato..

Lulus kuliah tahun 2005..ane praktis tidak lagi ngeband. Syarif bekerja di Cikarang, sementara Indra kembali ke Bali. Tinggallah ane sendirian bermusik bersama Fender Stratocaster yang sudah menemani ane sejak tahun 2003.

3 tahun kemudian..

Setelah iseng bermain bersama The Miracle di HUT Pulsarian Community yang ke-1 di tahun 2008, ane mengikuti milis i-rockmusik@googlegroups.com, sebuah milis penggemar musik rock. Suatu saat ane mengutarakan kerinduan ane akan nge-band dengan subject “Sakaw Ngeband”. Rupanya gayung bersambut, bertepatan dengan acara ICE 2009 ane diajak ngeband bersama beberapa anggota milis tersebut yang tentu saja belum pernah ane temui sebelumnya. Berikut formasi awal band yang kami namakan secara asal dengan nama Sakaw Band.

Arief Widiasmoko – Gitar

Arief - Gitar..Gitaris Kantoran..

Harris Hadinata – Keyboard, Vokal/Bass

Harris - Bass..Penyiar PRo2FM nih..

Ane – Drum

hehehe..

Yugo Dento – Bass

Rizalsyah – Keyboard

Fauzi – Vokal

Awalnya kami semua canggung masuk studio, rupanya kami sama-sama absen dari dunia band selama tiga tahun lebih. Namun dasar satu jiwa, satu selera..ketika masuk ke studio dan Arief memainkan intro The Whole World’s Gonna Know dari MR.BIG, kami semua langsung mengeluarkan taring masing-masing..hehehehe..

Mejeng Dulu ah..

Selanjutnya latihan band menjadi aktivitas rutin mingguan kami. Dengan berawal dari iseng kini kami berlatih dengan giat untuk produktif dengan bermain dari kafe ke kafe.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.910 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: