Review Awal Bajaj Pulsar 200 DTS-i

12 01 2008

Hari Rabu, 9 Januari 2008 sore, saya iseng ke JAR, mendengar kabar ada Pulsar 200cc (P200) yang baru saja datang ke dealer. Sempat kaget dengan kabar tersebut, tambah kaget lagi waktu melihat barangnya. Berikut adalah hasil pandangan singkat setelah melihat Bajaj Pulsar 200 DTS-I jika dibandingkan dengan kakaknya Pulsar 180 DTS-I (PIBO).

1. Speedometer

Image

Masih setipe dengan P 180, hanya saja, kali ini indicator accu dan indicator oli yang semula tidak aktif di P 180, di P200 dapat berfungsi seluruhnya.

2. Knalpot

Image

P200 menggunakan kenalpot yang dimensinya lebih besar dari P180, dengan cat warna krom (ada potensi warna menguning dalam masa penggunaannya). Menilik silencer/muffler yang besar dan bulat, menambah kesan gagah P200. Diameter leher kenalpot tampak membesar sesudah melewati Exhaust-TEC.

3. Exhaust-TEC

Image

Berbeda dengan P180, Exhaust TEC di P-200 terdapat sekrup/bukaan di bagian atas, belum jelas fungsinya.

4. Air Scoop di tangki

Image

Salah satu daya tarik P200 yaitu adanya air scoop di bagian tangki, mengingatkan kita pada Honda Tiger Revolution. Setelah melihat dan memegang part tersebut, kesan pertama yang terasa adalah “ringkih” (fragile), air scoop tersebut masing-masing hanya dipegang oleh 2 baut yang menempel pada sepotong besi yang di las ke tangki. kekuatan air scoop P200 secara pribadi saya ragukan dalam hal menahan benturan, kendati dalam tiap kasus kecelakaan Pulsar yang saya amati, bagian tangki selalu AMAN namun untuk P200, jika impact yang terjadi besar, tidak menutup kemungkinan utk lepas.

5. Handle grip

Image

Sudah mengaplikasi model split grip seperti Tiger Revolution, dengan desain seperti ini, mengangkat bagian belakang motor jadi lebih mudah.

6. Dudukan footstep

Image

Berbeda dengan P180, benda berwarna putih ini memiliki lekuk yang lebih ke bawah.

7. Tuas Transmisi

Image

Tuas transmisi sudah mengaplikasi model kopel, dan tanpa dudukan tumit, seperti Kawasaki Ninja/ Yamaha Scorpio, perpindahan gear yang sulit dan kasar pada P180 tidak ditemukan di sini.

8. Tuas rem belakang

Image

Desain rem belakang yang sangat berbeda sekali dengan P180, pada P180 penyakit yang kerap ditemui adalah “seret”, dimana tuas rem tidak kembali lagi setelah diinjak karena kotor di as tuas rem, semoga di P200 tidak terjadi.

9. Swing Arm

Image

Irisan melintang swing arm P200 adalah segi empat dengan chamfer (lekukan) di ke empat sisinya, bukan persegi 4. Mirip sekali dengan milik Kawasaki ninja RR, hanya saja lebih besar. Swing arm P200 juga memungkinkan kita untuk memasukkan ban sampai 140/70 17, hanya saja akan bergesekan dengan rod penghubung tuas rem. Ukuran yang masih wajar tanpa mengubah apapun adalah 130/70 17.

10. Gear belakang

Image

Gear belakang menggunakan 38 mata, tidak diketahui jumlah mata gear depan, P 180 menggunakan gear depan 15 mata dan gear belakang 43 mata.

11. Rantai

Image

Rantai tampak lebih besar dari P 180, menggunakan seal karet di tiap joint mata rantainya, dugaan sementara tipe rantai adalah tipe 520 (sekilas mengingatkan pada rantai DID), berbeda dengan rantai P180 yang tipe 428.

12. Damper di tangki

Image

Bagi para lelaki, bersyukurlah, kini P200 dilengkapi dengan karet peredam getar di tangkinya, anda tidak perlu takut “berdekatan” dengan tangki.

13. Split Seat

Image

Jok P200 kini terpisah dengan 2 mekanisme bukaan masing-masing untuk jok bagian depan dan bagian belakang. Yang sangat terasa jika jok ini diduduki adalah: keras, berbeda dengan P180 yang lebih empuk.

14. Rangka

Image

Rangka P200 terlihat lebih panjang, coba perhatikan bagian rangka yang menyembul dari tangki. Jika diperhatikan di bagian kolong tangki, percabangan rangka lebih lebar dibandingkan P180. Ranggap penopang mesin lebih melengkung. Bagian rangka di spakbor kolong juga menyempit, sepertinya akan sulit bagi pemilik yang ingin mengaplikasikan monoshock di P200. Terdapat pula dudukan baut di rangka di depan mesin, kemungkinan digunakan untuk engine guard.

15. Shock Breaker belakang

Image

Shock breaker belakang berwarna hitam doff tampak lebih panjang dan sudutnya lebih curam ke arah swing arm, bagian ujung shock breaker yang berhubungan dengan swing arm Nampak kecil, belum diketahui apakah ini potensial patah, melihat bagian ini tidak menahan momen, sepertinya tidak masalah jika dimensinya relative kecil. Penambahan sambungan shock breaker after market sangat tidak disarankan.

16. Shock breaker depan

Image

Pernah ada ulasan dari website mengenai patahnya shock breaker P200 mengingat desain dudukan caliper rem depan yang terpisah, namun kini telah diperbaiki di P200 yang masuk ke Indonesia (lihat gambar).

17. Mesin

Image

Tentunya dengan bore x stroke yang lebih besar dari P180, dilengkapi dengan oil cooler. Tentunya kapasitas oli akan bertambah, tidak seperti P180 yang hanya 1 liter. Karburator terlihat sekilas masih sama dengan P180. Logo Bajaj Nampak lebih besar. Tidak terdapat kick starter pada P200. Availability, reliability dan durability electric starter harus diuji.

18. Electrical

Image

Electric starter P200 tidak mengenal mati seperti pada P180 yang jika mesin mati mendadak dan langsung di start kembali, lampu back light speedometer tidak akan menyala. Pada P200 kasus ini tidak terjadi.

19. Braking

Image

Rem depan menggunakan cakram dengan ukuran lebih besar, dan belakang menggunakan tromol.

20. Tutup Rantai

Image

Berbeda dengan P180 yang mengaplikasikan system tutup rantai tertutup, P200 mengaplikasikan tutup rantai terbuka.

Demikian review sekilas pandang P200.


Aksi

Information

9 responses

26 03 2009
irham

dimana bisa di beli di kalimantan timur??????????? SAMARINDA- BONTANG- BALIKPAPAN??????

21 04 2009
aulia r

Mau tanya Bozzz???
yg modifikasi pulsar 200-dtsi di jual di dealer nya gak???trus harganya brapa???

iam so interested!!!!!

22 04 2009
bennythegreat

dealer cuma jual P200 standar pabrikan bro
yg modifan gak ada.

kalo mau beli terus dimodif sendiri
lebih puas lho..

6 05 2009
paladaner

balikpapan sudah ada dealernya di jln MT haryono..

16 07 2009
techrazies

this bike is magical

17 04 2010
blue

mau Tanya ….??
klo d’daerah semrang ad g suku cadang’a??
truz d’daerah mana’a??
thx …

13 12 2010
fauzan hidayat

bos saya tanya, saya beli P200 tapi logo di mesin kok warnanya hitam ya?. Setau saya yang P200 putih dan yang P180 yang hitam.
Apa ada di P200 yang logo di mesinnya berwarna hitam?

16 07 2011
ipanase

keren

5 09 2011
Angger Kenzie Santoso

harga sok beker depan berapa ya untuk dts i 180 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: