Fenomena Ultah Klub Motor di Tempat Dugem (Diskotik)

15 01 2009

motor dugemBelum lepas rasa kaget saya minggu lalu ketika mengetahui
apa itu Embassy…

ya, Embassy adalah salah satu tempat dugem alias diskotik di metropolitan ini.
sebuah tempat yang menyajikan hiburan berupa ruangan remang2 dengan gemerlap
lampu disko dan suara dentuman nan bising yang dinamakan house music. yang
menurut saya tidak layak disebut musik melainkan sebuah “noise” atau
kebisingan.

Sebuah komunitas motor baru saja merayakan ulang tahun pertamanya di lokasi
tersebut.
Melihat undangannya saya tertarik untuk datang, mengingat beberapa kawan baik saya
adalah member disitu.
namun begitu tahu akan seperti apa acaranya, nyali saya segera ciut
terbayang hingar bingar noise tersebut (maaf bagi penggemar house music, memang
telinga saya alergi begituan).

belum seminggu berselang kali ini sebuah Klub motor lain juga merayakan ulang
tahunnya di sebuah tempat bernama Stardust.
karena menghormati Tuan Rumah yang juga kawan saya, saya berniat datang kesana,
dan dapat informasi bahwa acaranya berupa makan-makan dan kumpul bareng.

Setiba dilokasi…Alangkah terkejutnya saya, ternyata yang dinamakan Stardust
itu tak lain adalah lokasi ajep-ajep, karena baru saja lift terbuka
terdengarlah suara yang membuat saya alergi itu.

Hmmm…sudah kepalang basah..mandi sekalian,
akhirnya masuklah saya ke dalam, setelah mengucapkan selamat ulang tahun kepada
tuan rumah
saya dan 2 orang teman segera mencari tempat duduk..selanjutnya yang bisa
dilakukan adalah…TIDUR. ..!!!

saya terbangun ketika suara MC mengatakan bahwa akan ada sexy dancer..halahhh.
.kirain ada apa,
segera saya teringat earphone terbaik yang pernah saya miliki yaitu earphone
milik Sony Ericsson W-series, segera saya buka playlist Rock dan harmonisasi
indah milik Dream Theater dan Symphony-X membahana di telinga saya. benar-benar
bebas dari suara ajep2 disitu.

Setelah berada di tempat tersebut selama 1.5jam, saya mendapati teman saya
disebelah sedang tidur pulas dan teman saya yg satu lagi sibuk memperhatikan
cewek2 seksi disitu.
kami akhirnya memutuskan untuk pulang karena waktu sudah menunjukkan jam 2
pagi.

Kesimpulan yang saya dapat dari kedua kejadian tersebut adalah:

1. Merayakan ulang tahun klub/komunitas motor di lokasi ajep-ajep membuat kita
tidak bisa berinteraksi dengan member klub/komunitas lain, bagaimana mau
bicara, muka lawan bicaranya saja samar-samar, ini tentu saja bukan langkah
tepat untuk mempererat “Brotherhood”

2. Merayakan ulang tahun klub/komunitas motor di lokasi ajep-ajep tidak
mencerminkan jiwa biker, IMHO sebaiknya noise tersebut digantikan dengan musik
yang sedang IN atau musik2 keras (rock, metal, progressif), intinya jangan
hanya satu jenis musik saja, gak semua orang suka ajep-ajep toh?
atau selera orang2 jaman sekarang mayoritas adalah penggemar
ajep-ajep?nikmatnya dimana ya?gak ngerti saya.

3. Merayakan ulang tahun klub/komunitas motor di lokasi ajep-ajep membuat
telinga berdenging sesudah keluar ruangan, tentunya tidak baik bagi kesehatan.

4. Merayakan ulang tahun klub/komunitas motor di lokasi ajep-ajep membuat logo
klub/komunitas motor pengundang/undangan tidak terlihat, ide bagus nih membuat
kaos logo klub/komunitas yang “GLOW in the DARK”

5. Merayakan ulang tahun klub/komunitas motor di lokasi ajep-ajep MAHAL, yang
benar saja, harga 1 pitcher bir = 120ribu???
lebih baik kasih makan Pertamax Plus buat motor tercinta.

6. Saya pribadi lebih salut dengan acara ultah klub/komunitas yang sederhana,
namun mampu membuat pengundang/undangan dapat saling kenal dan berinteraksi,
tanpa terganggu asap rokok dan suara ajep-ajep tersebut.

Komentar saya ini bukanlah suatu kecaman atau sindiran terhadap acara-acara
seperti itu, sekedar opini saja dari telinga yang kurang suka jenis musik
ajep-ajep.
Kiranya bagi teman-teman yang ingin merayakan acara serupa, mbok ya jangan di
lokasi seperti itu, klub/komunitas motor itu IMHO identik dengan kebersamaan
dan musik sejati yang dimainkan oleh tangan-tangan terampil. bukankah kita ini
biker, bukan clubber.


Aksi

Information

One response

23 06 2009
Boma

Menurut saya pribadi memang benar bahwa kurang pas kalau tempat dugem dijadikan sebagai tempat untuk merayakan ulang tahun. Dikarenakan bahwa tempat seperti itu pasti menjual minuman beralkohol. Menurut saya sangat berbahaya dikonsumsi apabila kita mengendarai kendaraan bermotor (baik itu mobil ataupun motor)

Sungguh suatu ironi, suatu club motor yang seharusnya menjunjung tinggi safety riding malah menggelar acara di tempat seperti itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: