Termehek-mehek dan Pembodohan Massal

9 02 2009

img00277

Mas Cholil in action...

img00275

Mas Cholil ngamuk...

Sabtu, 7 Februari 2009. 23.54

Baru saja saya baca info di milis BIM mengenai kawan satu komunitas saya yang bernomor ranger 107 yaitu bro Michael yang akan tampil di “Termehek-mehek” (TM) sebuah acara televisi lokal yang gak penting, tiba-tiba dering sms mengejutkan saya. Ternyata bro Nurdin “Pitoeng” yang mengabarkan bahwa bro Michael sedang trouble mesin di daerah Jl. Diponegoro.

Singkat cerita setelah saya tiba di sana, urusan mesin sudah beres, dan ternyata benar bahwa bapak juragan box ini akan tampil di TM. Dia mengatakan akan berakting marah-marah dan mendapatkan honor Rp 200 ribu untuk aktingnya itu. Hmm..lumayan juga

Minggu, 8 Februari 2009. 18.22

Esoknya ketika sedang enak tidur siang di rumah yayang, ia membangunkan saya untuk melihat TM, tak lama kemudian tampillah bro Michael yang di acara tersebut sudah berganti nama menjadi Mas Cholil sedang membersihkan lapangan tenis (hahahah..saya terpingkal-pingkal melihat nama yang tidak sesuai dengan penampilan seramnya). Belum lagi aktingnya si bro ini kaku sekali. Jadi ingat beberapa kejadian lucu yang melibatkan dirimu yang seram itu. Tertawa keras, mukul juga keras..oke sob?!

Belum selesai tertawa geli, dikisahkan bahwa si gadis bernama Sandra ini (sexy juga tuh) harus mencari info ke seorang timer mikrolet bernama Jacky.

Hohoho..rupanya wajah Jacky ini tidak asing. Dialah bro Alfa “Sang Idola” yang dulu pernah mengisi acara Ulang Tahun Pulsarian Community sebagai MC. Ya, bro Alfa ini memang sangat berbakat menjadi entertainer. Tapi perannya di TM sebagai Jacky sangat kurang seram.

Akhirnya saya yakin juga bahwa acara TM ini adalah FAKE atau karangan belaka. Demi mengejar rating acara, semua dilakukan. Termasuk mengarang cerita palsu dengan tokoh yang juga palsu.

My Opinion…

TM hanyalah satu dari sekian banyak acara televisi lokal yang saya nilai tidak bermutu. Acara yang tidak memiliki unsur pendidikan, tidak mencerdaskan dan cenderung mengganggu sisi psikologis penontonnya.

Acara jenis lain yang saya blacklist adalah Sinetron dan Infotainment. Sangat tidak mendidik dan menanamkan hal negatif di alam bawah sadar penontonnya. Bayangkan saja, tetangga saya bercerita bahwa di sekolah anaknya, seorang guru memberi tugas untuk membuat laporan dari sinetron Cinta Fitri??…WTF (What The F*ck).

Belum lagi efek psikologis akibat tayangan tipikal sinetron yang selalu menonjolkan kemewahan dan kekerasan. Benar-benar perusak mental dan biang keladi degradasi kecerdasan manusia.

Ironisnya, acara seperti itu ditayangkan di waktu prime time, dimana dulu di tahun 80 sampai 90-an saya ingat sekali stasiun televisi yang ada selalu menayangkan acara film luar seperti MacGyver atau Knight Rider yang tentu lebih mencerdaskan penontonnya.

Dulu saya sangat berterima kasih kepada Almarhum ayah saya yang telah mendidik saya dengan selalu memilihkan tayangan bermutu seperti Beyond 2000, Wok With Yan, MacGyver, Airwolf, Riptide, BJ and The Bear, Quantum Leap, Star Trek yang telah mengantarkan saya meraih nilai 8 untuk Fisika, Bahasa Inggris dan Kimia sewaktu SMP dan SMU. Bahkan asal tahu saja, sejak kelas 2 SD saya sudah lancar berbahasa Inggris dan mempertanyakan mengapa tidak ada pelajaran Bahasa Inggris di sekolah. Saat itu almarhum Ayah saya mencarikan solusi dengan mengajak saya doing conversation every morning, while we had our breakfast together. Gee..I do miss you Dad..

Mengapa demikian?

Apa yang dilakukan dan ditayangkan di film tersebut sangat menginspirasi saya untuk menggali lebih jauh segala fenomena alam.

Dari MacGyver saya belajar bahwa susu dapat membantu menetralkan asam, permen karet dapat menghantarkan listrik dan sebuah prisma memiliki kemampuan membiaskan cahaya yang akhirnya memperkenalkan saya pada seorang tokoh legendaris bernama Sir Isaac Newton.

Dari Star Trek saya belajar bahwa sebuah materi terdiri dari partikel terkecil, salah satunya bernama quark, lubang hitam dapat membelokkan cahaya, masalah dualisme materi-gelombang pada cahaya, cara kerja laser, dan cincin Saturnus terdiri dari milyaran batuan yang mengorbit.

Begitu banyak hal dari tayangan tersebut yang membuat kepala saya semakin cepat bergerak dan bagaikan tornado berskala F5 (saya belajar ini dari film Twister) selalu menyerap ilmu pengetahuan yang sangat berguna.

Sayang sekali sekarang rakyat Indonesia sudah jarang yang seperti saya. Di waktu prime time, mereka lebih suka menonton sinetron dan melewatkan waktu hidup untuk menyerap ilmu pengetahuan di setiap saat. Sungguh sayang..tidak heran ada joke yang mengatakan bahwa otak orang Indonesia itu mahal karena tidak pernah dipakai. Hehehe..

Sekarang bagi saya channel televisi lokal (kecuali Metro TV) sudah haram beredar di televisi rumah. Sangat disayangkan bahwa sebenarnya acara bermutu di stasiun televisi lokal masih banyak yang bermutu, namun apa lacur, karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Dan saya tidak mau minum susu bernila. Di waktu prime time saya lebih suka mengisi kepala dengan tayangan dari Discovery Channel, atau sekedar menonton film di HBO.

Tekesan eksklusif dan kebarat-baratan memang, tapi saya yakin ini lebih baik bagi saya dan keluarga saya.

Bagaimana dengan anda?

Memilih terhibur oleh tayangan tidak bermutu di televisi lokal atau menambah pengetahuan dengan tayangan televisi berbayar?

Saatnya membuka mata dan membuat perubahan!


Aksi

Information

78 responses

9 02 2009
edy

gw juga nonton, and makin yakin kalo acara itu palsu setelah liat tampang Alfa :mrgreen:

9 02 2009
enggink

dari dulu saya mank yakin cuma rekayasa, siapa yang mau kehidupan pribadinya di publish spt itu, ngomongin mcgyver, quantum leap dll jadi ingat masa kecil dulu waktu siaran TV swasta mulai nongol

10 02 2009
emfajar

semakin banyak yah acara sampah kayak gini di tipi,, demi mengejar keuntungan semata..

10 02 2009
ryht

Namanya juga bisnis om…

Piss… Salam kenal :mrgreen:

10 02 2009
Rio

gue dah tau ini dari awal banget, dah keliatan amatirannya…bermula dari booming nya reality show “beneran” yang dimana korbannya marah…rating mendadak jadi tinggi…

istri gue sempet bdebat juga ama gue…dia mempercayai kalo ini adalah benar…hahahahahaha..sekareang makin terbuka matanya…

dasar mental kreatif tolol!!!

10 02 2009
10 02 2009
yusdi

termehek-mehek ampe mampus aja tu penontonnya…..heheheheh piss

11 02 2009
Muda Bentara !

hahhaha…. dikibulin kita …

11 02 2009
bennythegreat

block aja tuh channel tipi gak bermutu bros..

12 02 2009
sddq

Laporkan saja ke KPI (http://www.kpi.go.id/) kalo nemu siaran tv yang ngga bermutu kayak gitu.

12 02 2009
Syamsudddin Ideris

Setuju bro..
Mari kita blacklist yang namanya:
– Sinetron
– Infoteinment
– Termehek-mehek
– dan acara lainnya yang tidak mendidik

Kasihan nasib generasi penerus kita yang pikirannya diracuni tayang tidak bermutu.

13 02 2009
Andry Berlianto

buset si Michael yah .. huehueheue … top dah kekekkee … tuh bro Michael masih penasaran sama gue ga ya pas ketemuan di kopdar Pulsarian 🙂

Rgds.

13 02 2009
rozy

baru tahu informasi ini
ternyata boong semua ya

13 02 2009
Fadel

Aku tertipu….

Aku terjebak…

Aku terperangkap…

Muslihatmu………….. 🙂

13 02 2009
patembe

Wah…wah…wah…ternyata bener juga kata om saya.. 😆 ternyata cuma rekayasa toh? 😦

Padahal saya kira itu acara reality show lho…
Saya kutip yang ini:

Sayang sekali sekarang rakyat Indonesia sudah jarang yang seperti saya. Di waktu prime time, mereka lebih suka menonton sinetron dan melewatkan waktu hidup untuk menyerap ilmu pengetahuan di setiap saat.

Mudah-mudahan saya tidak termasuk orang-orang yang Anda maksud…! 😎
btw terima kasih infonya…!

[Salam Kenal]

13 02 2009
wejick

Ya tuh stasiun tv nya gk main. Aq paling cuma acara jalan2 kayak jejak petualang, atau yg sejenis ama berita itu aja deh. Paling reality show kayak kick andy.
Lainnya malah bikin jenuh

14 02 2009
kurosano

thanks infonya. 🙂
saya sih termasuk orang yang jarang nonton tv. tuk acara2 genre bgitu paling nonton macemnya John Pantau n Jail. hehehehe.

14 02 2009
katakataku

se7.

15 02 2009
yanuar

really nice summary ..

17 02 2009
Sabitah

iyaaa.. orang kan nonton TV dengan berbagai tujuan.. salah satunya dan yg paling utama adalah mencari hiburan.. ga semua orang kaya om.. nonton tv niatnya nambah elmu.. so wajar aja ada tayangan2 gitu yang ternyata banyak bgt peminatnya meskipun tujuan nonton buat bisa mengkritik kaya om ini..

pis..

17 02 2009
bennythegreat

@ Sabitah:
komentar ente ane terima, memang tujuan dan minat orang berbeda, dan ane gak mempermasalahkan itu.

yg disayangkan itu kalau aksi negatif ditelevisi diwujudkan (secara tidak sadar) di kehidupan sehari2.

nah kasihan kan orang seperti itu.
gak semua orang sudah bisa sadar mana baik dan buruk alias relatif per orang.

pis juga

18 02 2009
Ejha

Klo gak mau di tonton yaa gak usah menghujat bos.. tinggal pencet tombol remote cari channel laennya, udah tau itu semua FAKE’ tapi yg pasti ide cerita itu benar adanya. Yakiin klo misalnya lo kena sangkutan nya mau masuk TV? apalagi lo jadi orang yg negatif bgt… gwe rasa gak mau khan karena malu ma Image lo-lo pada’… Makanya pake peran pengganti..

Urusan mau di tonton apa gak, its not our bussiness bos, mereka ada karena ada penonton dan rating yg di raih cukup tinggi, klo misalnya ga ada yg nonton niscaya TM bakalan brenti tayang.. iris kuping gwe klo gak percaya, Temen” gwe semua bergerak di MEDIA, baik cetak maupun elektronik mereka banyak juga kasih masukan kaya’ gini..

Jadii balik lagi ke individual masing” bos… disni di hujat di rumah nonton bdua ma bini… =p~~

18 02 2009
sez

tapi suka khaaaannnnnn :p

18 02 2009
bennythegreat

@ Ejha:
mau TM berhenti tayang atau gak it’s not our business.
kalo gw sih balik ke individual gw sendiri
gw udah tau faktanya, gw gak akan tonton

gak turun kan ratingnya gara2 gak ditonton sm gw?
kecuali kalo habis pada baca tulisan gw ini trus ratingnya turun yah..itu baru their business..hahaha

18 02 2009
adjie

hehe…… gimana nech tanggapan TransTV……
😀

18 02 2009
bennythegreat

apapun tanggapan trans tv it’s not my business lah
hahaha…

18 02 2009
4j4x

iya nih dari awal tayang males banget nonton termehek-mehek ini 😛

19 02 2009
Michael

Gw no comment lah …. secara gw juga terlibat di acara tersebut. FYI aja dan ngebelain siapa siapa nich yach ada beberapa point yang gw mau sampaikan, yaitu :

1. Dari dulu juga gw dah tau kalo itu acara di rekayasa
2. Kejadian2 yang di siarkan itu ada dua tipe (yang benar2 diambil live dan ada juga yang direkonstruksi ulang dengan memakai peran pengganti)
3. Gw setuju kalo kebanyakan acara TV sekarang TIDAK BERMUTU.

Walaupun begitu ada tapinya nich Bro semua, yaitu :

1. Udah tahu negatif yach gak usah diliat lah tuch acara
2. Walaupun acara itu mungkin berdampak negatif bagi penonton tetapi ada dampak positif juga, yaitu adanya lapangan pekerjaan baru dan sumber penghasilan bagi pihak2 yang (mungkin) membutuhkan. Mis, lagi dibutuhkan talent utk tukang baso, eh ada tukang baso betulan lewat, khan enak tuch dia dapet duit …
3. Berbeda pendapat boleh tapi jangan menghujat Bro … saya yakin apabila maksud baik disampaikan lewat kata – kata yang baik maka tujuan yang ingin dicapai juga akan bisa diraih dengan baik juga (bingung khan ?? Sama gw juga hehehehe) tapi sebaliknya jika niat baik disampaikan dengan kata-kata kurang baik bisa jadi hasilnya juga akan menjadi kurang baik.

Sedikit note dari saya :

Dalam setiap aspek kehidupan mempunyai dua sisi, negatif dan positif sekarang semuanya kembali kepada kita sendiri, mau menjadi penyeimbang, bersikap positif atau negatif ???

The choice is ours …

GOD SPEED … !!!

19 02 2009
bennythegreat

eh..ada bang Cholil
dapet no.hp Sandra gak bang?

20 02 2009
Aceng

Setuju banget sama bro Ben, suguhan di TV banyak yg gak mutu. Bukan masalah kembali ke individu masing2, ini merupakan suatu ajakan buat semua untuk mengingatkan diri sendiri, keluarga, terutama pemerintah sebagai yg berwenang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga nggak cuman jadi slogan belaka …
Peace …

22 02 2009
Asmia Ulfah

waduuuuuuuu……aku juga ketipu neeeeeeh…jadi males sekarang nonton acara itu….

23 02 2009
Tommy Rangga

Ben….

Kebetulan ade wa kerja di trans7 jadi admin personalia disana.

Acara termehek-mehek mah memang bohong dan hasil rekayasa aje bro..

di mane-mane acara akan mencuat pamornya berdasarkan hasil rating dari penontonnya..

Jadi murni..acara termehek-mehek adalah hasil dari rekayasa aje….

23 02 2009
bennythegreat

good info tom

kerja di trans tv monggo aja
tapi nonton tayangan gak mutu = no way

23 02 2009
john NRA 1785

saya rasa ada benar ada salah juga sih, ya memang acara TM itu sebagian rekayasa dan sebagian benar , seperti beberapa bro kita yg ikut serta.
setelah saya konvermasi dengan sang pembuat kebetulan Productioin house-nya saya kenal, ya memang sebagian episodenya ada yg diperbantukan orang yg bukan sih pelakunya karena sesui sipelapor mereka ada yg bersediah ditampilkan ada yg tidak jadi untuk antisipasi mereka cari orang yg mau menggantikannya begono jadi engga murni semua rekayasa ada yg real juga kok.
Intinya kita terhiburkan…dan itu baik juga untuk orang yg melakukan kesalahan untuk dapat koreksi diri…

23 02 2009
Natsuhiro

Yeah! Tertipu! What the F**K?
Emang dari awal, pertama kali liat langsung ilpil, dan yang ada di otak aku :
Pasti skenario.

Dan..
TERNYATA BENAR!
acara tipi kaea gitu tuh emang kaga bawa ilmu. Gimana sih pemerintah tuh kaga tegas!

23 02 2009
mas stein

bini, mertua, pembantu, udah ndeprok aja kalo si TM ini mulai tayang. tapi kayaknya mereka (tiga pengikut saya) ini juga ndak bakal peduli kalopun dibilangin ini boong-boongan, wong sekedar nyari hiburan… 😆

24 02 2009
wejick

gw bru pcya Klo TM t tnxata boogan. Tmen gw d scul t sll heboh klo dh crta tntag TM. Thx dh bongkar rhasia t

24 02 2009
Diah Pastikarini

Mwakakakaka =))

Gue dah nyadar dari pertama nonton =))

Lagian, yah, masa ada orang yang mau ampe kea gitu? Tapi ada satu pertanyaan gue :

Termehek-mehek itu teh yang mana yah?

Abis yang sejenis banyak sih. Di S*TV, tra*s TV, dll. Tapi yang bikin menyesal, jadinya ya itu. Kebanyakan yang gak mutu, bikin penonton gak mutu juga.

Gue sih, dah jarang banget nonton TV sejak tahun 2007an. Gelo-gelo sih =)) Lebih enak tidur siang.. Wkkwkwkw =))

no offense loh ya 😉

26 02 2009
diananda

SINETRON KILLS…, KILL SINETRONS!!!!

26 02 2009
iman

hahahhaa.. makin aneh2 aja

27 02 2009
Zhang

Ternyata punya ternyata…….. 🙂
Untung dari awal gue nggak suka acara itu…. Rada2 gimana gitu…..

Btw, salam kenal ya…..

2 03 2009
Renita

Wah di forward link ini dari temen…Gw sih dari awal udah tau kalo ini mostly rekayasa, walau ada jg memang yang real, tp mungkin cuma dikit.

Tapi tetep asik2 aja tuh nontonnya… ;p Seru aja kaya nonton sinetron lepas…& lagi masyarakat memang udah banyak tau jg kalo kbanyakan ini rekayasa…

Hari gini mana ada reality show yang murni & ga pake rekayasa…xixixixi… kecuali John Pantau kale (kalo itu termasuk reality show)..haha…

Kalo gw mah liat sisi positifnya ajalah…bisa nambah lapangan kerja, banyak pemain cabutan yg bisa masuk tipi…& menghibur tuh sejauh ini buat gw…hehehe…kreatif malah yang buat mnurut gw… =)

buat yang punya anak, yaa diawasin lah anaknya kalo nonton2 yang bginian smbil diberi pengetahuan yg bener…Menurut gw, anak2 itu bakal tkontaminasi sm yg negatif ato ga dari acara2 di TV lokal kita ya tgantung cara didik orang tua nya juga…

Menurut gw jg orang yang menghasilkan ide untuk buat tayangan ini brilian, kreatif, mikirin crita apa yg bakal diangkat tiap minggunya…belom tentu elo-elo semua yang bilang ini ga mutu bisa menghasilkan tayangan kaya gini…

So jangan nge-Judge orang…Less talk, more action.. =)

NB:
bukan orang transTV, bukan pencinta termehek-mehek (tp kalo pas jadwal tmehek2 lagi ada dirumah, ya mostly nonton tmehek2), cuma warga Jakarta biasa yg berprofesi pegawai =)

8 03 2009
cihuy

To Renita,
Gue juga salah seorang kreatif di dunia broadcast. Dan gue memilih untuk tidak membuat acara picisan kayak begitu. Lo tahu kenapa? Karena sanksi sosialnya besar! Jangan lu mengklaim bahwa orang-orang yang membuat reality show itu kreatif! Kreatifitas itu dilakukan dengan kecerdasan! Bukan akal-akalan! Apanya yang kreatif, kalo cerita direka semaunya, tidak memikirkan dampak sosial. Itu namanya sok kreatif.
Jangan cuma mikir “bisa menyediakan lapangan pekerjaan”. Itu pola pikir bego, bukan kreatif. Semua pertimbangan acara kayak begituan cuma ngejar rating dan meniru satu sama lain. Itu yang dinamakan kreatif? Itu namanya malas cui!
TV itu punya efek yang kuat seperti halnya film. Jadi itu sebabnya, kalo bikin program harus hati-hati. Mau tahu kreatif? Kreatif tuh Kick Andy, Xpedition, Dorce Show, SBY, Just Alvin, Amazing Race Asia, Punked dll. Itu baru namanya kreatif.
Silahkan aja menjadi pecinta sebuah acara, tapi jangan juga lo menghakimi bahwa acara yang lo tonton adalah buah kreatifitas. Belum Tentu!

Pekerja Broadcast Freelance.

8 03 2009
mbelGedez™

.
Udah 2 taon inih sayah langganan Indovision, dan untuk TV lokal sayanh password. Sayah paksa anak sayah cuman nonton Discovery, NG, Fox Crime….

***piss ah…***

12 03 2009
ika

benarrrrrr… sinetron adalah pembodohan… dan sangat useless sekalii… saya merasa beruntung besar ditahun 90 an dimana saya juga jadi penggemar knight rider dan mcgyver. bahkan saya punya banyak poster poster nya. dan saya suka teve swasta masa itu karena banyak tayangan bule nya yang saya rasa keren abis. saya menyayangkan teve endonesa yang saat ini lebih suka menayangkan sinetron dan infotainment untuk mengejar rating semata..
kasian bener itu anak-anak yang dapat tugas mebuat laporan sinetron cinta fitri ;p

28 03 2009
Noumira

Duh,resah jg ya bgt tau x sbnrx. Tp kembali lg ke individux,ttp mo nonton dgn tjuan hbrn ato stop sama skl.tp thank’s jg krn sdh ks info jd tau kita2.slm piss bro!

30 03 2009
bebek_sopan

imho
dari rating2 tsb menunjukkan..
masyarakat indonesia lebih senang mengetahui/mencari tahu cerita/keburukan/masalah/urusan/ pribadi orang/keluarga lain daripada sibuk memperbaiki/meningkatkan kualitasnya sendiri/keluarganya
… dan mengklaimnya sebagai “mencari hiburan semata”

*be smart and wise think and work rather than sly think and hard work”

6 04 2009
Rachtz

setuju, TV endonesia emang syampah luar angkasa…

tapi… jujur…
sinetron2 endonesia sekarang justru membuka mata saya….
kalo ternyata… banyak artis2 muda pendatang baru yg cakep2 yak… wkwkwkwk…

reality show? kelaot aje…
lha wong acara kayak gituan dulu dimanfaatin anak2 SMA gue buat ngumpulin duit buat prom-nite… wakakaka

8 04 2009
darfan

Sebenernya TERMEHEK_MEHEK ini memang bukan reality show… Kasusnya (mungkin) real, tapi di suting ala sinetron dengan aktor/aktris (bila memang bisa disebut aktor/aktris) bayaran. Jadi mereka udah dikasi naskah/skrip, kemudian ACTION!
Seperti itu loh… reka ulang peristiwa kriminal, semuanya pake pemeran pengganti toh?

Logikanya, mana mungkin sih, disuting live dengan obyeknya langsung? mana mungkin sih ada orang yg mau dibuka aibnya ke media massa? Kalaupun ada aktor/aktris yg diblurkan wajahnya di acaranya tersebut, itu karena mereka ga mau terkenal atau ga mau ketauan, hehehehehe…. Dan juga, biar tampak “real”, kesannya lagi LIVE..

16 04 2009
nodame_lover

wakwkakaw.
dah ga pernah nonton tipi.
lebih sering nonton laptop lebih banyak ilmu yg di dpt dr internet. :p
klo dlu jaman internet ga ada mah iya nonton tipi.
lah jaman skr nonton tipi ngapain, apalagi siaran lokal. Plg banter klo ada liga italia. hahaha

Tipi lokal dah busuk semua siarannya.

16 04 2009
hmw

weleh…weleh… semua acara film, sinetron , dll juga rekaysa semua, jika ada yg true story tetap aja pemainnya bukan orang yg sebenernya, jadi apa yg diributin ? masalah mendidik dan tidak mendidik kan tergantung bagaimana kita menyerap alur cerita-nya saja. Bahkan acara seperti animal instinct, discovery channel juga banyak rekayasa-nya, seprti seekor ular yang sengaja dimasukkan ke sarang tikus, lalu di record deh saat sang ular memangsa si tikus, dsb…

Saya sendiri merasa ketipu + dongkol saat tau acara TM itu cuma rakayasa.. tapi yah sudahlah, yang suka silahkan nonton yang tidak suka tinggal mencet remote…

peace…
hmw

20 04 2009
Dinie

ngakpeduli tm membodohi masyaakat atawa apa kek yang penting ada madala disetiap episodenya…bt madala lam cakep ya n panda lam manis n kenal

23 04 2009
fajr

sampai kapan pembodohan publik ini berakhir. toh semakin banyak peminat, tentu akan semakin sulit diberantas. sekarang bagaimana sikap kita tuk mengingatkan sesama. 😉

23 04 2009
bennythegreat

sekarang mau belajar english gratis di tipi udah sulit bro, adanya belajar marah2 gratis, belajar nangis gratis sama belajar cabut dari sekolah..gratis juga.

selamat dibodohi bagi yg doyan nonton tipi lokal.

25 04 2009
anya

ada satu cerita di acara lain,orang itu jadi target,bernama iwan,tukang bengkel yang miskin.Tapi di termehek-mehek iwan berubah namanya menjadi anton(disitu sebagai teman target)dan anton ini orang kaya,,,

KECEWA!!

26 04 2009
Suwahadi

Kemarin saya juga kaget melihat teman yg lg bermain di TM… 🙂
Tuslisan saya disini om: http://www.suwahadi.net/apa-saja/termehek-mehek-is-not-a-reallity-show.html

Thanks, salam kenal…

3 05 2009
Pandjoel

Televisi adalah salah satu penemuan paling mempengaruhi kehidupan manusia (di sini, Indonesia terutama). Sayangnya sekarang ini lebih banyak tayangan tak mutu daripada tayangan mutu di Indonesia. Kita harus berani tidak menonton tayangan tak mutu (mematikan TV, pindah channel ke tayangan mutu misalnya). Lebih mantap lagi mengganti tayangan tak mutu dengan bacaan mutu.

8 05 2009
chie

setaun ini saya langganan tv cable,karna gw takut anak2 gw br ms pertumbuhan.sayang kl di jejali tayangan tv yang semakin hari semakin mengancam.KILL tv….sinetron bangsat…..

11 05 2009
ahmad tarmizi

untuk hiburan kan gak da masalah, kalau mau cari yang tidak bodoh itu cari di metro tv. lagian untuk pengalaman hidup seseorang.

14 05 2009
TheJack

Wkwkwkwkwk…gara2 TM…penumpang satu bis terlantar…sopirnya nongkrong liat TM…bodohhhh

15 05 2009
suwung

TM di blogku aku tantang
bisa ngak nyari Rani Juliani

16 05 2009
ridtan

Thanks ya infonya gw jd tau nih klo ntu rekayasa,. btw gw benci bget nonton sinetron mending nonton film barat deh,.bener bget klo nonton film barat gw bisa english n pada saat gw harus tinggal di luar negri gw bsa mengerti n ga jenuh nonton film barat tanpa text,.so mang tv tuh peran penting pembelajaran qta,.. ambil yang baik ja yg jelek abaikan saja,..asal qta bsa mawas diri its ok lah,..

26 05 2009
nuke

wow. im interested on ur article. and of course w/ u.. LOL.
need to open ur page again next time. CU

11 06 2009
X

NO COMMENT .

TERIMAKASIH

14 06 2009
gueyo

kasiah pd di bodohin.. udah bodo tambah bodo.. Kasian Indonesiaku.. Bwt yg suka bodohin..GO TO HELL

15 01 2010
Sheena

ooh ternyata termehek2 tuh pura-puraan toh ? ckckck baru tau 🙂
kalo menurut saya sih yang paling eneg tuh acara masak2 sama makan2 doang gitu , ihhh nggak banget

18 06 2010
Bersepeda, Wujud Kemapanan Berpikir yang TERLECEHKAN « bennythegreat.wordpress.com

[…] Media massa pun tak ketinggalan turut membumbui masyarakat kita agar terus konsumtif dan berlaku seb…. Norma dan hukum di masyarakat yang makin merosot akan semakin mendegradasi moral tiap individu. […]

18 06 2010
nadi

menangis di pojokan, eh, sinetron juga ya? :mrgreen:

18 06 2010
Maskur

gue tahu bener, secara dulu gue gawe di transtv,
dulu gue seneng ama acaranya transtv karena gak ada sinetronnya, banyakan feature dan kuliner
eh malah ada acara kagak mutu…eh emang program yang dari lantai atas tidak sebagus dari lantai news
**mendadak gaul**

8 08 2010
Masyarakat Gak Bodoh..! Oknum Pembalap Liar, Bantai Saja..! « bennythegreat.wordpress.com

[…] yang mengangkat permasalahan kronis ini. Bagus..!!! Hendaknya media massa jangan hanya menghadirkan acara yang tidak bermutu. Tetapi juga harus mencerdaskan […]

28 08 2010
raden triwunang

BENAR SAYA SETUJU…!!!, ITU ACARA EMANG BOHONG, SAYA PERNAH MELIHAT SATU ORANG YANG SAMA TAPI LAIN KARAKTER. CERITANYA WAKTU DIBUKN SINETRON GLOBAL TV ADA SEORANG BAPAK YANG BEJAT.. NAMANYA ANTON DISITU DIA MENJADI TUKANG CUCI MOBIL, TAK LAMA KEMUDIAN KOK DIA MAEN DI TERMEHEK-MEHEK MENJADI SEORANG PETINJU DAN PAKAIANNYA GAUL GITU. WAH DARI SITU AKU BERKESIMPULAN KAYAKNYA NGGAK BERES NIH ACARA…. PENUH KIBULAN ALIAS ACARANYA TUKANG KIBUL!!!!!!!!!!!!!!!!!

28 08 2010
bennythegreat

Stop menonton sinetron, infotainment dan kontak jodoh murahan.

Ente bisa dan mampu kredit motor demi menghindari kejahatan dan pelecehan di angkutan umum,

Kenapa gak bisa bayar tv kabel demi menghindari tayangan pembodohan massal di tv lokal?

9 09 2010
danielsoeganda

Mau nonton siaran TV lebih dari 3.500 chanel tanpa harus berlangganan TV cable dan bayar biaya pemasangan?Cukup sekali download softwarenya di SINI
Dan nikmati siaran dari seluruh penjuru dunia GRATIS !!!! Setiap hari!!!

24 10 2010
KillBill1

Saya pindah ke channel lokal atau TVRI kalo sudah malam hari.

1 06 2011
[Seri-Blog part-2] Menikmati Blog Otomotif dan Sekitarnya « bennythegreat.wordpress.com

[…] Artikel pertama ane bercerita tentang Acara televisi bertajuk Termehek-mehek yang ane hubungkan dengan pembodohan massal. Selengkapnya baca aja di sini. […]

7 08 2011
raden triwunang

Saya sukarang berganti tidak nonton TV lagi, saya mending nonton Ibu-ibu sedang menyusui anaknya melalui jendela rumah.

7 08 2011
raden triwunang

Sekarang saya sudah tidak nonton TV lagi, saya mending nonton Ibu-ibu yang sedang menyusui anaknya melalui jendela rumah. Menurut saya keputusan ini bijaksana

7 08 2011
gogo

memang skrg udah bnyk acara yg gak ditujukan buat hal edukatif. rindu film mycgyver..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: