Review Film KNOW1NG

17 04 2009
KNOW1NG movie poster

KNOW1NG movie poster

Di awal film penonton diajak “go with the flow” dimana kertas berisi angka yang dibuat Lucinda Embry di tahun 1958 menemukan takdirnya 50 tahun kemudian di tangan Caleb Koestler, anak seorang dosen Astrologi MIT, Joh Koestler – sorang penganut teorema acak. Baginya semua hal terjadi karena sebuah kebetulan dan tanpa rencana.

John dikisahkan sangat bertolak belakang dengan ayahnya – seorang pendeta yang sangat religius. bagi seorang John, yang kebetulan melihat deretan angka yang dilingkari oleh bekas air di dasar gelas, angka tersebut berubah menjadi pertanda yang serius ketika John menyaksikan berbagai kebetulan tanggal dan jumlah korban bencana di bumi. setelah beberapa malam begadang, John menemukan bahwa terdapat 3 bencana lagi yang akan terjadi.

Tanggal dan Jumlah korban sudah ada, selanjutnya adalah Dimana?

Di bagian bencana pertama film, penonton disuguhi kecelakaan pesawat. Sebuah hal yang tidak terduga bahwa ternyata para survivornya cukup banyak dan mereka yang selamat namun terkena afterblast pasca jatuh juga disajikan secara bagus (dan mengenaskan) sekali.

Satu hal yang sangat saya amati di film ini adalah penggunaan GPS merk PND (made in China) oleh John Koestler yang sangat membantunya dalam menemukan lokasi bencana. bahkan menyadarkan John bahwa deretan angka yang belum ia tandai merupakan koordinat latitude-longitude dari lokasi bencana. Bukan hal yang tidak mungkin, gadget yang juga telah menjadi mainan baru saya beberapa bulan terakhir ini akan menjadi booming. sebagai “teaser” saya ajak anda masukkan koordinat berikut ke Google Earth atau GPS. 41.21 dan 71.20..he he he. benarkah lokasi tersebut ada di Manhattan – New York?

Pada bencana kedua koordinat GPS sepertinya meleset, namun tidak. Kecelakaan kereta yang maha dahsyat terlihat sangat mengerikan. apalagi jika dilihat dari dalam kereta yang terguling dan terus melaju menabraki orang-orang.

Scene yang sangat menggemaskan dan menyebalkan bagi saya adalah ketika Diana – anak dari Lucinda Embry, si penulis ramalan angka bersikap keras kepala untuk mengantarkan Abby dan Caleb ke sebuah gua yang menurutnya aman. D*mn..saya sampai memukul kursi bioskop ketika scene itu berlangsung. betapa sebalnya melihat seseorang yang tidak tahu apa-apa berkeras “ngeyel” kepada orang yang lebih tahu.

Scene menyebalkan ini mengingatkan saya salh satunya ke film Tremor. Di mana anak seorang warga asyik bermain pogo stick (yang membuat getaran di tanah) sedangkan warga lainnya (termasuk ibunya) sibuk menyelamatkan diri ke atap rumah dari serangan Cacing ganas pemakan manusia yang mendeteksi lokasi mangsanya dari getaran dan suara.

Kembali ke KNOW1NG..

Meskipun di filmnya tidak disebutkan makhluk yang membawa Caleb dan Abby itu namun di rumah Lucinda sempat terlihat foto yang kurang lebih menunjukkan hal yang sangat mirip dengan kejadian tanggal 19 itu. (kecuali ada Yesus nangkring di atas cahaya).

Entah itu alien atau malaikat, saya lebih prefer menganggap makhluk itu sebagai alien (definisi alien –> sesuatu yang asing/tak dikenal) meskipun arah skenario mencoba sedikit mengarahkan persepsi penonton kepada malaikat (coba lihat sayap dan cara mereka naik ke pesawat).

Pada bencana terakhir yang maha dahsyat saya mencoba geser sedikit ke bahasan religi (muslim), bahwa salah satu kejadian di hari kiamat adalah dimana matahari berada dalam jarak sepenggal galah. ternyata tidak perlu sepenggal galah. Di film itu cukup dengan semburan lidah matahari, dan bumi pun hangus terbakar.

Di bagian almost ending dengan scene padang rumput (mirip iklan Koko Krunch?) terdapat sebuah pohon dimana (mungkin) Caleb dan Abby akan menjadi “the next” Adam dan Hawa.

Lepas dari persepsi religi-scientologi-cult-fiksi, film ini menyajikan special effect yang sangat realistis dan menakjubkan terutama bagi penggemar Sci-fi, Action dan Thriller.








%d blogger menyukai ini: