Transformers – Rise Of The Fallen

29 06 2009
TROTF Movie Poster

TROTF Movie Poster

Buat yang belum nonton, sebelum lanjut baca ane beri SPOILER ALERT ya! SEKALI LAGI SPOILER ALERT!
Huehehehehehe…

Flashback sebentar..
Setelah bersusah payah antri sejak siang akhirnya dapat juga tiket di Djakarta Theater untuk jam 21.00. Ramai sekali penjualan tiket setelah TROTF resmi diputar di bioskop.

Nonton TROTF @ BAndung Indah Plaza

Nonton TROTF @ BAndung Indah Plaza

Sampai di gerbang tangga masuk Djaktet, tampak banyak sekali bungkusan makanan dan minuman yang ada di meja sekuriti. Rupanya petugas mendapati banyak pengunjung yang curi-curi membawa makanan dari luar kantin bioskop.

Dapat seat bernomor M3 dan M4 ternyata tidak mengecewakan. Bayangan akan pegalnya kepala akibat menonton dengan posisi menengadah tidak terjadi karena posisi layar cukup nyaman dipandang dari bangku terdepan sekalipun. Ditambah lagi sandaran tangan yang dapat dilipat..hehehe.

The movie begins..
Adegan dibuka dengan narasi Peter Cullen sebagai pengisi suara Optimus Prime yang menjelaskan bahwa interaksi penduduk bumi dengan Cybertronian ini telah terjadi sejak 17.000 BC.

Sam Witwicky telah beranjak ke perguruan tinggi dan keluarganya pindah rumah. Ini membuat sedih orang tuanya, Ron dan Judy tampaknya belum ingin anaknya menjadi dewasa dan juga keberatan meninggalkan rumah lama mereka. Kesedihan ini rupanya tidak berlaku bagi Mojo, anjing cihuahua Sam yang sedang “indehoi” dengan seekor anjing betina putih berbulu lebat.

Mojo..

Mojo..

Aksi dimulai ketika Sam tidak sengaja menjatuhkan potongan Allspark Cube dari lantai kamarnya, terus jatuh menembus atap dan potongan tersebut mengenai beberapa peralatan dapur seperti blender dan toaster yang langsung berubah menjadi robot dan menembaki Sam dan ayahnya.
Dalam keadaan terdesak ini, Sam memanggil Bumblebee yang langsung mendobrak pintu garasi dan serta merta menembaki robot-robot kecil yang buas itu.

Selesai dengan para robot dadakan, Bumblebee yang kena marah oleh Sam dan orang tuanya karena mengacak-acak isi rumah beringsut masuk garasi untuk menghindari sorotan publik tanpa bertransformasi menjadi Chevrolet Camaro dan nongkrong di sana. Disinilah terjadi percakapan sentimentil antara Sam dengan Bee yang berakhir dengan keluarnya cairan dari mata Bee. Sungguh Bee tampak lucu dan menggemaskan.

Sementara itu, Mikaela yang masih menjabat sebagai kekasih Sam tampak sedih kehilangan Sam. Ia ingin Sam mengatakan kata “cinta” kepadanya dan melakukan hal-hal romantis untuk menarik perhatian Sam. Ujung-ujungnya Sam hanya mengatakan “I adore you” yang mengecewakan Sam.

Autobots di bawah pimpinan Optimus Prime dikisahkan bergabung bersama pasukan khusus bernama NEST yang bertugas menumpas keberadaan Decepticon di bumi.salah satu adegan mengambil tempat di Shanghai, Cina.

Diam-diam memang Decepticon sedang menuntut balas. Megatron yang sudah terbaring di Laurentian Abyss pun dibangunkan dengan menanam Spark baru dan bagian tubuhnya yang putus digantikan dengan mengeksekusi Decepticon lainnya.

Megatron hanyalah boneka yang dimainkan oleh dalang yang juga Primes berkelakuan menyimpang. Primes ini dijuluki “The Fallen”. Misinya adalah mencari sumber energi bernama Energon dengan cara mengoperasikan mesin yang menyedot tenaga matahari dari planet terdekat. Hanya The Fallen yang melanggar aturan bahwa mesin tersebut tidak boleh dioperasikan di planet yang berpenghuni.

Kembali ke Sam..
Sam yang tak sengaja menyentuh potongan Allspark cube ini menjadi aneh kelakuannya. Ia jadi gemar menuliskan simbol-simbol aneh di mana-mana. Termasuk di kamar asramanya dan di bertingkah aneh di sebuah pesta. Ia bahkan mengatakan Einstein salah hitung di depan seorang dosen di hari pertama kuliah Astronomi 101.

Rupanya Allspark telah menanamkan petunjuk di pikiran Sam mengenai keberadaan kunci aktivasi mesin “sun harvester” ini. Tentu saja ia menjadi sasaran para Decepticon. Bahkan satelit komunikasi telah dibajak oleh Decepticon di bawah pimpinan “ad-hoc” yaitu Starscream.

Keadaan diperparah dengan dibekukannya NEST karena Decepticon mengacaukan kota. Dalam keadaan genting ini Optimus mengatakan “bagaimana jika kami pergi dan meninggalkan kalian penduduk bumi sendirian melawan Decepticon?”

Pengejaran super ketat terhadap Sam ini mendapat perlawanan sengit dari Autobots. Bahkan Optimus rela bertempur mati-matian melawan lebih dari 3 decepticon. Meskipun akhirnya harus kalah dan tewas ketika menerima tusukan maut dari Starscream.

Demi mencari petunjuk karakter aneh di pikiran Sam ini juga. Sam, Mikaela dan kawan sekamar Sam bertemu dengan Robowarrior, saingan kawan sekamar Sam di dunia maya yang tak lain adalah Simmons, ex pimpinan organisasi rahasia Sector Seven yang dibubarkan di Transformers seri pertama.

Sisa kekuatan Autobots dan pencarian terhadap keanehan di diri Sam mempertemukan Sam dan Mikaela dengan Jetfire, seorang Decepticon tua yang “disembunyikan” di museum dirgantara di Smithsonian Institute. Jetfire yang diketahui memihak Autobots ini adalah sebuah pesawat tempur SR-71 Blackbird yang “sudah tua” ia memiliki kemampuan teleportasi yang membawa mereka semua ke Mesir, untuk menyelesaikan misteri kunci aktivasi yang bernama “Matrix of Leadership” yang digunakan untuk mengaktifkan alat Sun Harvester.

Semua bertemu di Yordania ketika Matrix of Leadership ditemukan tersembunyi rapat dikelilingi “almarhum Primes” bersaudara yang mengorbankan diri mereka demi tersembunyinya benda ini dari The Fallen.
Megatron yang sudah dibangkitkan segera memanggil bala bantuan seluruh Decepticon yang ada termasuk yang bersembunyi di base mereka di dekat Saturnus.

Pertempuran sengit pun terjadi. Antara Megatron yang ingin mengaktifkan Sun Harvester dengan merampas Matrix of Leadership yang bertujuan memperoleh Energon demi kelangsungan hidup mereka, dan Sam dkk.yang berusaha menghidupkan kembali Optimus. Karena hanya Optimus saja yang mampu mengalahkan Prime jahat bernama The Fallen ini.

Adegan diakhiri dengan terbunuhnya The Fallen oleh pedang membara Optimus dan dihancurkannya Sun Harvester. Sementara itu Megatron dan Starscream pasca terbunuhnya The Fallen tampak melarikan diri dengan sukses.

Komentar:

1. Hal baru
Beberapa hal yang baru di sekuel ini yang menarik bagi bike enthusiast seperti ane tentu saja kemunculan Arcee bike yang ane kenali sebagai trio Suzuki B-King, Ducati 848 dan KTM LC8. Sementara itu penampakan Aprilia RS125 sebagai motor harian Mikaela juga tak kalah menariknya. Sayangnya porsi adegan mereka dapat dikatakan sedikit.
Beberapa robot baru seperti “Huey dan Duey” di pihak Autobots hingga Devastator dari Decepticon juga menyegarkan sekuel ini.

2. Hal baru tapi lama
Backsound music ketika Ibu Sam menangis tersedu-sedu juga diperdengarkan di Transformers sebelumnya , mengiringi adegan ketika Sam dan tetangganya yang usil memanjat pohon menantang berkelahi mantan Mikaela.

Suasana pertempuran di Yordania juga settingnya hampir sama dengan Transformers I yang bersetting di Qatar. Dimana terjadi pertempuran darat kemudian bantuan dari udara dipanggil untuk mengebom target dengan peluru Sabre yang dapat menembus lapisan baja tebal.

3. Akting
Shia Labeouf sukses memerankan Sam yang sok analitis namun terkadang clumbsy. Beberapa adegan emosional dengan Bumblebee juga dapat mengaduk-aduk emosi penonton.
Megan Fox..hahaha..bagi ane sekuel ini adalah ajang pertunjukan tubuh sexynya. Ane tidak terlalu memperhatikan aktingnya ketika adegan yang meng-expose bagian dadanya berlangsung ;p

Lagipula dalam film seperti ini. Akting sepertinya bukan menjadi perhatian utama.

4. CGI
Ini adalah core interest dari Transformers. Adegan transforming dari robot ke kendaraan merupakan proses yang membuat penasaran sekaligus mengagumkan.
Sekuel ini memuaskan ane akan momen heroik yang dilakukan para autobots. Dari mulai cara Optimus membelah muka, menebas dan menusuk Decepticon sampai banyak sekali “bullet time” yang dialokasikan untuk meng-expose aksi penembakan atau perkelahian.
Ane sendiri paling menikmati saat ketika Bumblebee mencabut tulang belakang dari robot macan dan ketika Optimus menggunakan pedangnya. Sungguh mengingatkan adegan-adegan laga di “300”.

5. Minus
Porsi adegan transformasi robot-robot motor kurang lama.

Seat bioskop tidak cukup nyaman untuk diduduki selama 2.5 jam.

Ending dengan setting seperti di Transformers I (pertempuran padang pasir) terasa basi.

Namun overall, sebagai fans Bumblebee, TROTF ane beri nilai 9.5 dari 10.

Any other comments?

oiya..setelah sukses nonton di hari pertama launching TROTF, ane nonton lagi di BIP, Bandung hari Minggu kemarin dan berkesempatan foto bersama Bumblebee dan memborong beberapa souvenir cantik berikut.

Bumblebee Doll

Bumblebee Doll

Chromia Doll

Chromia Doll

Autobots Cushion

Autobots Cushion

Bumblebee Mini

Bumblebee Mini


Aksi

Information

6 responses

2 07 2009
One

ben, yg nyadap satelit komunikasi siapa yak? bukan si starscreamnya kan?

2 07 2009
bennythegreat

bukan Starscream..itu yang gak jelas sampe film selesai.

2 07 2009
One

robot yg nyadap satelit itu namanya Soundwave ben

http://www.republika.co.id/koran/0/58767/Transformers_Revenge_of_The_Fallen_Kebangkitan_Leluhur_Robot

mantep jg tuh robot. punya kuasa juga yak? bisa memobilisasi decepticon..

btw Constructicon ga di bahas yak ben?hehe

itu robot ga punya peralatan tempur kayaknya. pas robotnya pada gabung, ampun guede bener tuh robot..

4 07 2009
hessky

nah, itu dia. sampe film habis, n the fallen mati, si soundwave masih aja nangkring di satelit mata-mata amerika tanpa ketahuan kan? lah, berarti intinya sampe sekuel berikutnya tuh satelit masih aja disadap sama decepticon donk? yang artinya decepticon akan selalu selangkah lebih maju dari autobots dan NEST. iya kan?

9 07 2009
One

logika bener tuh bos.. decepticon selalu lebih maju di depan selama soundwave masih nangkring di satelit..

mungkin di sekuel berikutnya ada yg basmi decepticon di angkasa kali bro hehe..

inget di film kartun dulu ada robot yg bentuknya pesawat ulang alik apolo. tp dia decepticon ato autobots yak??

ato ada outobots yg pake parts yg bisa terbang, kayak optimus prime pake partsnya jetfire.

22 01 2010
Goodbye Bumblebee « bennythegreat.wordpress.com

[…] pada sebuah motor Yamaha XJR400 keluaran tahun 1999 yang ane beli dari seorang kawan di klub moge. Kala itu film Transformers sedang booming dan juga ane menggemari karakter Bumblebee sebagai pelindung Sam Witwickydan rupanya Bumblebee […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: