Pengendara Motor = Teroris ?

3 08 2009

Topik milis rsa-indonesia@googlegroups.com ane angkat di sini.

Bicara teroris dan kecelakaan bermotor itu gak lepas dari statistik,
kemungkinan terbunuh/terluka di jalan masih lebih besar ketimbang kemungkinan tewas akibat ledakan bom teroris (Litbang RSA).

So..sudahkah para pengguna jalan, baik R2 atau R4 takut terhadap RESIKO tersebut?

anggaplah ada 2 lingkaran konsentris dengan lingkaran kecil di dalam adalah CELAKA dan lingkaran terluar adalah lingkaran RESIKO
apakah kita sudah merasa TAKUT masuk lingkaran tersebut, bahkan ketika menyentuh/memasuki area lingkaran RESIKO (contoh: tidak pakai helm, riding sruntulan, driving ngebut, dsb..)

kalau ane pribadi yang sehari2nya naik R2 justru merasa para pengguna jalan TIDAK TAKUT masuk area lingkaran RESIKO tersebut bahkan sesekali BERANI menyentuh lingkaran CELAKA..sangat disayangkan bahwa rakyat pengguna jalan BELUM PAHAM dan BELUM TAKUT terhadap RESIKO.

kembali lagi ke kacamata ane, kenapa ane yang sudah sangat takut masuk area RESIKO ini, sudah ikut kursus HSE sana-sini sampai jadi penakut di jalan, masih saja merasa bahwa lingkaran RESIKO itu justru mendekati ane?..ya mungkin orang/oknum yang membawa lingkaran itu semakin dekat ke ane layak disebut teroris, dengan definisi teroris mengacu ke posting bro Purwaning. Yaitu orang yang MENDEKATKAN BAHAYA/RESIKO ke orang lain yang TAKUT terhadap RESIKO.

sorry kalau pakai bahasa analogi/kiasan…semoga mudah dipahami.

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: