Seputar Kenyamanan Menonton Bioskop

26 09 2009

Kebetulan di milis cinemagsforum@yahoogroups.com sedang membahas kisah-kisah seputar ketidaknyamanan menonton bioskop. Berikut komen dari ane.

bioskop dan cemilan

bioskop dan cemilan

Hello all,
mau share saja, masalah utama yang sering mengganggu kenyamanan ane
di bioskop Indonesia itu adalah etika dan attitude penonton dan juga karyawan bioskop.
beberapa contohnya:

*penonton:

– suka nendang2 kursi di depannya (pernah suatu ketika ane liat keributan antar penonton hanya karena kursinya bergoyang karena kaki penonton lain di belakangnya gak bisa diam)
– lepas sepatu menyebar bau jempol
– yang sudah nonton suka kasih kuliah ke temennya keras2 “naaa..habis ini si anu begini..”
– makan minum keras2..buka bungkusan plastik keras2
– bawa anak kecil (I hate kids)
– nguap sebar bau mulut
– keluar masuk bioskop (mbok ya belajar manajemen poop dan pee gitu lho :D)
– suka bawa makanan minuman dari luar berlebihan (misalnya bawa pizza). kenapa gak bawa bakul nasi sama rantang sekalian??

===
*karyawan bioskop

– film blom selesai tapi tukang sapu udah buka tirai “EXIT” plus mejeng dengan tong dan sapu, bikin penonton merasa dikejar2 dan diusir
– credit title main potong saja
– merusak mood penonton dengan iklan gak bermutu macam iklan M-tix yang kualitas audio videonya kurang bermutu.
– credit title masih jalan tapi disuruh keluar
– mbak penyobek tiket tjemberoet saja
– penjual tiket gak ramah
– di layar mapping kursi terlihat kosong tapi ketika kita pesan ternyata si mbak bilang sudah di-booking..(mbok ya kalau sudah booked ditandai gitu loh, apa gunanya M-Tix kalo gitu?)
– tidak menyediakan kursi tunggu yang memadai, sehingga jalan menuju pintu studio jadi kaya emperan terminal

ada yang mau menambahkan lagi?

sumber gambar diambil dari sini








%d blogger menyukai ini: