Kegunaan GPS untuk Bikers – Berkenalan dengan GPS (part.2)

28 09 2009
Berbagai Jenis dan Ukuran GPS

Berbagai Jenis dan Ukuran GPS

GPS adalah sebuah alat yang digunakan untuk keperluan navigasi dan mengetahui posisi di muka bumi secara presisi selama sinyal satelit dapat diterima dengan baik di perangkat GPS tersebut. Paling tidak dibutuhkan minimal 3 penerimaan sinyal satelit agar GPS dapat bekerja dengan akurat.

Terdapat berbagai macam GPS yang memiliki fitur sesuai fungsinya dari mulai memetakan lahan, navigasi laut dan udara, navigasi darat sampai dengan memancing. Serba-serbi GPS dapat dibaca di sini.

GPS di dalam Mobil

GPS di dalam Mobil

Tahun 2009 ini sepertinya trend pemakaian GPS mulai mewabah di kendaraan roda 4. Para pemilik kendaraan roda 2 pun tidak mau kalah. GPS tetap bisa dipasangkan di motor dan bukan hanya sekedar gaya-gayaan. Para biker dikenal lebih sering melakukan touring ke lokasi yang jarang dijejak oleh roda 4. Saat itulah GPS digunakan untuk mencari route perjalanan. Dari sisi estetika, memasang GPS di “dashboard” motor tampak lebih eye-catching ketimbang di dalam roda 4.

Apa saja perangkat yang diperlukan agar kita dapat mulai bernavigasi di atas dua roda?

HARDWARE

Garmin Nuvi 205Wi di Bajaj Pulsar

Garmin Nuvi 205Wi di Bajaj Pulsar

  1. GPS Device (hardware)

GPS yang tepat digunakan untuk bikers adalah jenis automotive GPS. GPS jenis ini dapat menangkap sampai dengan 20 channel satelite dan sudah dilengkapi dengan peta jalan. Saat ini beberapa GPS dapat juga digunakan untuk memutar musik, video bahkan bermain game. GPS device banyak ragamnya seperti gambar di atas.

Mounting GPS AVIX AXPND351 di Bajaj Pulsar

Mounting GPS AVIX AXPND351 di Bajaj Pulsar

Sedikit Modifikasi pada Mounting GPS

Sedikit Modifikasi pada Mounting GPS

2. GPS Mounting

Sesuai namanya adalah alat yang digunakan untuk meletakkan GPS di tempat yang strategis di bagian “dashboard” motor. Saat ini belum banyak jenis GPS mounting yang dirancang untuk motor. Karena getaran di motor lebih keras, maka pilihlah mounting yang mampu menjepit erat GPS anda agar tidak mudah jatuh ataupun diganggu oleh tangan-tangan jahil. Pasanglah tali pengaman pada GPS untuk berjaga seandainya GPS terlepas dari mounting.

GPS bukanlah benda yang waterproof, oleh karena itu siapkanlah plastik transparan yang memiliki seal kedap air seandainya terjadi hujan di jalan, dengan cara ini GPS tetap dapat dipakai meskipun hujan turun (jangan lupa membawa jas hujan).

Charger GPS

3. GPS Charger (optional)

GPS memerlukan suplai listrik selama bekerja, jadi jika perjalanan anda jauh ada baiknya memasang perangkat pengisian tenaga yang berguna untuk mempertahankan baterai GPS yang hanya dapat bertahan kurang lebih 4 jam non stop. Pada saat GPS terhubung dengan charger maka arus listrik dari baterai akan terputus dan GPS akan bergantung pada suplai listrik dari charger. Biasanya perangkat travel charger untuk motor ini dapat dengan mudah dicari di toko asesoris motor.

SOFTWARE

Garmin Mobile XT

Garmin Mobile XT

1. GPS Software

Terdapat beberapa software yang biasa digunakan untuk bernavigasi darat, salah satunya yang populer adalah Garmin dan MapKing, beberapa yang lainnya seperti Sygic, Ndrive, atau i-Go. Jika anda membeli GPS Device bermerk Garmin maka sudah pasti terinstall software Garmin di dalamnya beserta map.

Contoh Map GPS

Contoh Map GPS

2. GPS Map (software)

Di Indonesia, kita harus berterima kasih kepada owner www.navigasi.net yaitu Pak Buyung Akram yang telah bersusah payah membuatkan peta jalan di hampir seluruh kota di Indonesia. Hebatnya lagi peta tersebut dapat di download secara gratis di website tersebut.

sumber gambar:

– koleksi pribadi

blog Pak Suyandi Liyis

website TokoNavigasi.com

*bersambung ke Kegunaan GPS untuk Bikers – Haruskah Membeli Dedicated GPS? (part.3)





Kegunaan GPS untuk Bikers – Trip Planning (part.1)

28 09 2009

Hello Bikers,

Pernahkah anda tersesat ketika mengendarai motor?

Apa yang biasanya anda lakukan?

Bertanya kepada orang yang belum tentu tahu jawabannya?

Mencari nama jalan di papan nama toko?

Telepon 108 atau “Phone a Friend”?

Hmmm…hari gini…?

Bikers merencanakan perjalanan

Bikers merencanakan perjalanan

Trip planning atau perencanaan rute perjalanan adalah salah satu bagian dari Safety Riding. Jauh atau dekatnya perjalanan itu relatif, tapi jika seorang pengendara tidak memahami rute maka kemungkinan tersesat sangat besar dan menyebabkan kerugian waktu dan materi. Dengan merencanakan rute anda akan memperoleh keuntungan sebagai berikut:

  1. Bebas dari kebingungan selama di perjalanan
  2. Berkendara dengan lebih fokus dan aman
  3. Hemat waktu, lebih efisien dalam  penggunaan tenaga dan bahan bakar.

Trip Planning berarti menyusun strategi berkendara dengan ide “nanti bagaimana” dan bukan “bagaimana nanti”. Meskipun kedua ungkapan tersebut kedengaran sepele namun maknanya jauh berbeda. Trip planning sangat berhubungan dengan keamanan berkendara. Apa saja yang bisa disiapkan sebelum memulai perjalanan sehubungan dengan perencanaan rute berkendara?

  1. buka peta, pelajari rute yang paling aman dan nyaman untuk dilewati sampai tiba di tempat tujuan.
  2. cek kondisi motor, apakah siap untuk menempuh jarak tersebut.
  3. pastikan kondisi fisik anda sehat dan tidak dalam pengaruh obat-obatan.

Buka peta dan menghapalkan rute adalah persiapan yang baik. Namun apakah ingatan anda sebaik ingatan seekor gajah? Apakah kemampuan spasial anda memadai? Apakah anda yakin rute yang anda pilih adalah yang tercepat dan tertepat? Jawabannya belum tentu. Selama perjalanan mau tidak mau pasti anda akan berhenti untuk mengecek peta dan mencari rute, kecuali anda membawa navigator boncenger untuk membantu anda mencarikan rute.

Jadi..pada era masa kini jika berkendara tanpa perencanaan rute adalah tindakan biker primitif, maka berkendara dengan membawa peta adalah kuno. Lalu apa yang dilakukan seorang biker modern untuk melakukan trip planning secara real time dan mandiri di atas dua roda?

Jawabnya adalah dengan GPS (Global Positioning System).

*bersambung ke Kegunaan GPS untuk Bikers – Berkenalan dengan GPS (part.2)








%d blogger menyukai ini: