AISI Tolak Mentah-mentah Beri Dua Helm

26 11 2009

Hari ini di milis RSA ane membaca sebuah berita dari DetikOto:

Syubhan Akib
Jakarta – Rencana pemerintah yang meminta setiap pabrikan motor agar memberikan dua helm bagi setiap pembeli motor ternyata ditentang asosiasi produsen motor.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang menjadi payung hampir semua merek motor yang beredar di indonesia ternyata tidak setuju pada wacana ini.

AISI berpendapat pemberian helm bukanlah solusi cerdas mengurangi angka kecelakaan di indonesia.

“Karena masalah fundamental kita adalah masalah disiplin di jalan raya,” ungkap Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata, akhir pekan lalu kepada detikOto.

Disiplin berkendara itu menurut Gunadi meliputi banyak hal seperti menaati setiap rambu lalu lintas.

“Bila disiplin ini tidak dijalankan, percuma kita kasih helm lebih,” pungkasnya.

Karena lanjut gunadi memberikan dua helm ke pengendara akan percuma bila kesadaran ini belum ditegakan sempurna.

“Percuma, kita mau kasih 10 helm pun kalau kesadaran disiplinnya belum ada, tentu tidak akan digunakan. Jadi lebih baik itu dulu yang kita benahi karena itu lebih fundamental,” paparnya.

Lagi pula helm menurut Gunadi bukanlah perlengkapan sebuah motor, tapi lebih merupakan kelengkapan seorang pengendara.

Namun bila pemerintah memang memaksa setiap pabrikan motor untuk memberikan dua helm pada setiap konsumen, Gunadi menuturkan produsen motor akan menuruti.

“Ya bila memang sudah perintah, mau bagaimana lagi. Tapi semoga saja pemerintah dapat lebih bijak,” tandasnya. ( syu / ddn )

pendapat ane:

ane 3x beli Bajaj.

1. 2006 : beli P180 dapet helm imut plus jaket kalo dipakai trus ane ngaca langsung keliatan kaya Budi Anduk.  Jaketnya kekecilan (ini bukan salah dealer…hehehe).
2. 2008 : beli P200 dapat helm full face plus jaket. helm oke tapi looks cheap..helm ane kasihin tukang ojek, jaket lagi2 kekecilan…ane kasih tukang ojek juga.
3. 2009 : beli P180 dapat helm full face (dari leasing) bukan dealer. dealer cuma kasih jaket cupu. engga banget deh.

flashback lagi..2005 ane beli Yamaha Scorpio…dapat 2 helm dan 1 jaket…lumayan tuh helm dan jaketnya keren.

Selanjutnya…kawan2 yang beli Bajaj…TIDAK LAGI DAPAT HELM DAN JAKET. Entah apa maksud kebijakan PT. Bajaj Auto Indonesia (PT.BAI) ini.
Padahal Bajaj tidak termasuk anggota AISI (Asosiasi Industri Soang dan Itik ???). mungkin karena Bajaj tidak produksi soang dan itik ya..huahahahahaha..Atau karena takut rugi kalau kasih helm dan jaket ke konsumen?

kalau AISI mengatakan gak setuju kasih helm dengan alasan “kesadaran pengendara”, maka buat kegiatan yang berguna dong untuk peningkatan kesadaran penggunaan helm.
jangan cuma mikir rugi karena kasih helm ke konsumen akan menambah production cost. Jangan cuma bicara tanpa solusi.

AISI masih peduli dengan keselamatan berkendara atau tidak?

Atau cuma peduli dengan industri Soang dan Itiknya yang laku keras bak kacang rebus? cuma peduli sama bisnis, profit dan uang…bah..apa AISI cuma sekumpulan orang susah yang gak cukup pintar untuk berpikir lebih luas dari sekedar uang dan profit?

Semoga para pejabat AISI membaca opini saya.








%d blogger menyukai ini: