Mengapa Pilih Kawasaki?

22 01 2010

Kawasaki Ninja 150 RR

Kawasaki, di Indonesia merk ini dikenal dengan varian motornya yang bernama “Ninja”. Ya rupanya baru belakangan ini ane mempelajari sepak terjang ATPM ini di Indonesia.

Sejak sekian tahun lalu memperhatikan lini produk Kawasaki terutama di lini motor sport mereka, Kawasaki terlihat memiliki idealisme dan serius menggarap segmen motor sport mereka. Kendati memiliki ceruk pasar yang sempit alias sedikit peminat, Kawasaki tetap konsisten dalam after sales maupun sales produk mereka.

Di lini Ninja, ane lihat sendiri betapa nama Ninja tetap diakui hingga kini. Motor 2 tak tersebut telah berevolusi beberapa kali dan bertahan hingga kini. Yang membuat ane kagum ketika mendengar penuturan kawan ane yang juga penggemar Ninja adalah bahwa memiliki motor Kawasaki Ninja adalah sebuah investasi terhadap kebanggaan. Apa sebabnya? Rupanya harga lini produk Ninja yang tinggi setimpal dengan kualitas motor tersebut, disamping itu juga menyebabkan motor ini tidak menjadi motor pasaran yang dapat ditemui dimana saja dan kapan saja.

After sales Kawasaki juga menjamin ketersediaan sparepart dan ini juga mendongkrak purna jual Kawasaki Ninja.

Kawasaki Ninja 250R

Lalu alasan apalagi yang membuat ane jatuh hati dengan brand Kawasaki? Rupanya sudah dimulai sejak ane pertama kali membeli Bajaj Pulsar. Sempat tersiar kabar bahwa Bajaj sempat melakukan semacam alih teknologi dengan Kawasaki yang secara tidak langsung menjadikan Bajaj sebagai “murid” dari Kawasaki. Hal ini tercermin pada pruduk Bajaj Pulsar, dimana beberapa bagian dari motor tersebut diadopsi dan mirip dengan ciri produk Kawasaki.

Alasan berikutnya adalah sifat “long lasting” dari produk Kawasaki Ninja. Ya memang seharusnya demikian. Harga motor yang cukup tinggi diimbangi dengan sedikitnya varian motor dari lini sejenis yang berpotensi menyaingi Kawasaki Ninja baik itu dari segi spesifikasi, performa hingga harga. Singkatnya..memiliki Kawasaki Ninja akan membuat ente merasa bangga lebih lama karena memiliki motor langka.

Alasan lain..masih ada..Kawasaki akan meluncurkan moge barunya di kelas 600 cc yaitu Kawasaki ER-6..Jadi..Jika Kawasaki Ninja 250R adalah appetizernya, maka Kawasaki ER-6 ini adalah Main Menu-nya..hehehe..

Kawasaki ER-6n

Kawasaki ER-6 digosipkan akan mulai dipasarkan di Indonesia mulai medio 2010 dengan harga Rp 110 juta, suatu harga yang jauh lebih murah dan masuk akal dibandingkan ATPM Suzuki yang sebelumnya juga memasarkan lini mogenya.

Dengan alasan itulah ditambah lagi Allah SWT rupanya sedang mencukupi rezeki ane tahun ini akhirnya ane memutuskan tahun ini untuk mulai mencoba mencicipi produk-produk Kawasaki, mulai dari Ninja 250R dan menunggu indent ER-6f.

Alhamdulillah…

“dan sebaik-baik perhiasan di rumah yang indah adalah motor-motor besar yang gagah dan istri yang solehah”bennythegreat.wordpress.com





Goodbye Bumblebee

22 01 2010

Bumblebee Mejeng

Bumblebee Mangkal di Garasi

Bumblebee, itulah nama yang ane berikan pada sebuah motor Yamaha XJR400 keluaran tahun 1999 yang ane beli dari seorang kawan di klub moge. Kala itu film Transformers sedang booming dan juga ane menggemari karakter Bumblebee sebagai pelindung Sam Witwicky dan rupanya Bumblebee sudah terlahir berwarna kuning dengan striping di tangki dan bodi belakang yang dapat dikatakan lucu.

Mungkin memang jodoh sehingga motor tersebut sukses berpindah tangan ke ane dengan harga yang cukup miring.

Namun apa daya, Bumblebee adalah motor tanpa surat resmi. Dengan berbekal hanya selembar STNK fotokopi ane harus terbiasa mengaspal dengannya. Awalnya takut dan harap-harap cemas namun akhirnya biasa juga.
Dengan Bumblebee, ane kembali liar menikmati torsi besar yang dulu sempat ane nikmati ketika pertama kali belajar naik motor dengan Suzuki Bandit 400. Beberapa kegiatan touring dari mulai Ujung Genteng sampai Bandung sempat ane lakukan bersama Bumblebee.

Touring ke Ujung Genteng

Sampai akhirnya sudah setahun lebih ane memelihara Bumblebee, dengan ban yang mulai botak dan konsumsi bensin yang boros, ditambah lagi Bumblebee kadang sulit distarter di pagi hari membuat ane jengkel. Yang paling tidak menyenangkan tentunya karena Bumblebee tidak memiliki surat lengkap alias bodong. Sepertinya tidak ada yang bisa dibanggakan dengan memiliki motor bodong.

Utak-Utik Bumblebee Sendirian

Akhirnya ane putuskan saja untuk menjual Bumblebee dan setelah pasang iklan di website jual-beli moge beberapa kali, Bumblebee menemukan jodohnya kembali, seorang bapak pemain moge yang berdomisili di daerah Tomang yang rupanya juga kawan saudara ane. Jadilah Bumblebee berpindah tangan.

Kibo & Bumblebee

Berapa harga jualnya?

Ane juga tidak menyangka bahwa harga jualnya adalah sama seperti harganya dulu ketika ane membeli Bumblebee..hehehe..rezeki memang gak kemana-mana.

Pengganti Bumblebee? Tunggu saja..yang jelas kali ini ane gak mau lagi beli moge bodong. Hehehe..

My Next Big Bike...?





Waspada ketika Berkendara di saat Hujan

22 01 2010

Musim hujan telah tiba dan hari ini ane dikejutkan oleh berita bahwa sudah dua kawan di komunitas ane yang kecelakaan saat berkendara dalam hujan. Akibatnya keduanya mengalami cedera tulang bahu yang cukup serius.

Oleh karena itu ane mau wanti-wanti kawan sekalian untuk selalu waspada di jalan. Ketika hujan, potensi bahaya yang mungkin timbul yang bisa ane share sebagai berikut:

1. kondisi jalan yang licin sehingga jarak pengereman bertambah karena ban tidak “menggigit” aspal alias slip.

2. jarak pandang yang terbatas, pada umumnya kaca mobil/kaca helm berpotensi mengembun ketika hujan jadi waspadalah terhadap sekeliling.

3. jalan berlubang, bisa terjadi dimana saja dan bisa juga jalan tertutup genangan air.

Oleh karena itu sebaiknya kita melakukan antisipasi sebagai berikut ketika berkendara di saat hujan:

1. jaga jarak dan kecepatan dengan kendaraan di sekitar ente. jangan terlalu dekat,

2. tidak bermanuver mendadak agar tidak mengejutkan orang lain

3. selalu sedia jas hujan model jas dan celana, jangan pakai jas hujan batman

4. tidak menyalakan lampu hazard ketika hujan

5. pakailah jaket yang “eye catching” sehingga dapat terlihat.

6. selalu nyalakan lampu utama kendaraan

7. jangan injak/tarik rem sekaligus agar ban tidak selip, kecuali kendaraan ente ada ABS nya.

8. Selalu fokus pada kegiatan berkendara saja, jangan “disambi” kegiatan lain.

Ya paling segitu dulu yang bisa ane share, kalo ada lagi monggo ditambahkan.








%d blogger menyukai ini: