Kenapa Sih Harus Geber Gas..?

25 01 2010

Coba perhatikan sikap beberapa anggota komunitas/klub otomotif saat mereka meninggalkan lokasi kopdar..

Apa yang dapat diperhatikan?

Mau kemana sih mas..?

Ya, selain penampilan khas biker anggota komunitas yang memakai gear dan atribut, ada satu sikap mereka yang ane perhatikan saat mereka meninggalkan lokasi kopdar. Mereka selalu menggeber dan memainkan gas secara berlebih sehingga motor melaju sangat kencang dan knalpot mengeluarkan suara yang keras, apalagi jika knalpotnya dimodif..makin keras saja suaranya.

Apa sebab? ane tak tahu pasti, tapi dengan pengetahuan psikologi ane yang terbatas ane coba jelaskan bahwa tindakan geber gas tersebut karena mereka sedikit banyak ingin menunjukkan performa dan akselerasi motor mereka, ditambah lagi raungan knalpotnya.

Lalu mengapa? dari beberapa pengalaman ane bergaul di beberapa klub/komunitas motor, rupanya masih banyak biker yang menganggap motor yang dapat berakselerasi cepat, dapat mencapai top speed tinggi, memiliki knalpot bersuara lantang dan modifikasi lainnya menunjukkan wibawa dan “pride” tersendiri bagi mereka.

Sayangnya, kerap kali kebanggaan terhadap motor besutan mereka tidak diimbangi dengan kebanggaan terhadap jiwa dan raga mereka. Contohnya: biker komunitas anu motornya kencang dan full modifikasi tetapi perlengkapan safety gear si biker terlihat seadanya, pakai sandal, celana pendek dan bahkan tanpa helm.

Kembali ke masalah geber gas, melalui artikel singkat ini ane hanya ingin mengingatkan ke kawan sekalian bahwa kewibawaan dan martabat seorang biker bukanlah terlihat dari kecepatan atau penampilan motornya, tetapi dari cara berkendara dan cara biker tersebut menghargai dirinya.

Tanpa bermaksud menggurui, paling tidak ada tiga hal yang harus dikuasai biker bermartabat:

1. Kepatuhan terhadap RULES berlalu-lintas

2. Penguasaan ATTITUDE berkendara

3. Penguasaan SKILL berkendara

Jadi marilah kita menjadi biker yang baik.

Semoga bermanfaat.

Coba perhatikan sikap beberapa anggota komunitas/klub otomotif saat mereka meninggalkan lokasi kopdar..

Apa yang dapat diperhatikan?








%d blogger menyukai ini: