Strategi Menghadapi Ulah Pengendara Angkutan Umum

23 02 2010

Saat ini jalanan makin padat dengan kendaraan umum dan pribadi. Di satu sisi kendaraan pribadi makin banyak karena begitu banyaknya kelemahan kendaran umum seperti:

– tidak tepat waktu

– armada tidak cukup untuk melayani penumpang

– tidak aman

– tidak nyaman

Dengan alasan ini maka banyak orang beralih ke moda transportasi pribadi. Dan seiring dengan pertambahan jumlah kendaraan pribadi konflik antara kendaraan pribadi dan kendaraan umum pun kerap terjadi. Berita terbaru yang tersiar adalah ditusuknya pengendara motor karena bersitegang dengan sopir angkutan umum C-01 di daerah Ciledug.

Konflik seperti ini seharusnya dapat dihindari jika kedua belah pihak dapat saling berempati dan memahami cara berkendara aman yaitu:

– mampu mengendalikan ATTITUDE

– memahami RULES lalu-lintas

– mampu menerapkan SKILL berkendara

Strategi Berkendara

Jika ente adalah salah satu pembaca blog ini dan ente adalah pengguna kendaraan pribadi, maka ane yakin pendidikan ente cukup tinggi untuk dapat mengamalkan ketiga hal di atas.

Suasana Lalu-lintas Ibukota

Tentunya ente juga cukup memahami bahwa kesenjangan intelektual antara pengendara kendaraan pribadi dan kendaraan umum sangatlah besar.

Artinya, dengan menganggap bahwa para sopir angkot, pengendara sruntulan, petugas, atau siapapun yang membahayakan diri di jalan/tidak mentaati aturan sebagai orang-orang yang tidak/belum mengerti dan memahami dengan baik (maksud dari suatu peraturan, fungsi dan tujuan dari suatu infrastruktur, norma sopan santun dan kepantasan, bahkan norma agama), kita bisa lebih “maklum” dengan ketidakpahaman mereka.

Efeknya, kita akan lebih mudah bersabar dan mengendalikan emosi.. Lebih lanjut, kita bisa mempraktekkan defensive driving/riding. Pahami situasi dan hindari kecelakaan sedini mungkin.

Seharusnya kendaraan umum dapat menjadi moda transportasi massal yang paling diminati masyarakat, dan tidak menjadi musuh jalanan bagi masyarakat serta momok yang menakutkan bagi pengguna kendaraan pribadi. Namun apa lacur..sekarang kondisi jalanan yang ada mau tidak mau harus dihadapi. Oleh karena itu izinkanlah ane sedikit berbagi beberapa tips dan strategi berkendara menghadapi angkutan umum di jalan.

  • Selalu berada di sebelah kanan belakang angkot, karena sewaktu2 mereka bisa ke kiri untuk menaik-turunkan penumpang.
  • Jaga jarak minimal 3 detik atau sekitar 20 meteran pada speed 30-50 km/jam dari angkutan umum di depan.
  • Jika terdapat ruang dan kesempatan, dahului angkot dengan terus menerus memberikan klakson sampai si sopir angkot memperhatikan kehadiran kita.
  • Jika ente cukup sial berada di samping angkot, maka jika angkot membanting stir mendadak ke kanan jangan langsung kaget dan swerving (bermanuver menghindar ke samping). Sebelum swerving lihat kiri-kanan ente dan putuskan apakah jalan terus mendahului angkot atau mengurangi kecepatan dan membiarkan angkot berada di depan.
  • Dengan alasan apapun, jangan berkejaran dengan angkot yang sedang memburu penumpang atau sedang balapan dengan angkot lainnya. Bahaya!
  • Jika jalur lambat dipenuhi angkot, bersabarlah, jaga jarak di belakang angkot agar ente jauh dari asap knalpot dan manuver tak terduga.
  • Jika ente berada di depan angkot, waspadalah. Angkot sangat tidak sabaran dan akan mencari jarak terpendek dengan kendaraan di depannya dan kemungkinan besar akan menyeruduk bagian belakang kendaraan ente. Jaga jarak sejauh mungkin atau menjauhlah dari angkot di belakang ente.
  • Sopir angkot bekerja sangat monoton dan penuh tekanan, jadi jauhilah konflik dengan sopir angkot. Ente jauh lebih baik dan lebih beruntung dari mereka, oleh karena itu kendalikan emosi ente.
  • Jika angkot memiliki kenek, berhati-hatilah..ia dapat naik turun sewaktu-waktu. Perhatikan pula sinyal tangan dan teriakannya yang menunjukkan naik-turun penumpang atau manuvernya
  • Sebisa mungkin mencari rute yang tidak dipenuhi angkot, seperti terminal atau tempat ngetem, lebih baik mencari jalan yang jauh tapi lancar ketimbang jalan dekat tapi macet.

Itu dulu yang bisa ane share..Tentunya akan lebih indah bila semua dapat saling berbagi di jalan. Silakan kalau ada yg mau menambahkan.

sumber foto:

saft7.com

misteridigital.wordpress.com


Aksi

Information

10 responses

23 02 2010
Mora H. Ritonga

Pertamax gan..

23 02 2010
mbah Soer

Nasehat yg bermanfaat, terus gan!!

23 02 2010
maskurmambang

untungnya gak pernah berurusan ama angkot. kalo liat motor bermasalah ama ankot yaa..beberapa kali

23 02 2010
snalpot99

ha..betul..betul..betul.. walau dalam hati kadang nggrundel

24 02 2010
zuntau

Mantap ni om ben artikelnya…
Memang intinya harus sabar & pengendalian diri.

24 02 2010
onOs

jiah ujung2nya naek trotoar ….

*gue mah kalau ada angkot/bus ngeblok kayak gitu mending berhenti aja … coba nyalip dari kanan … tapi enih juga bahaya .. lah speed kanan lebih tinggi dari kiri …. belum lagi motor kagak enak utk nyalip2 gitu …

26 02 2010
Icaq's

Angkot brenti seenak udele dewe, kadang 2 angkot brenti jejeran ato brenti di tengah jalan. Tergantung emosi sih kadang bs sabar tp lain waktu emosi spion angkot jadi sasaran langsung kabooor. he…he…he…

26 02 2010
tazziemania

wewwww asik ntu tulisan nya,,,,,

18 07 2010
Naga212Geni

Info yang menarik nih Bos. klo bisa di lengkapi infonya, akan lebih bagus lagi. Di tunggu kunjungan balasannya ya. Mo melanjutkan blogwalking lagi. Salam Hangat

2 02 2011
strategi penjualan

artikel bagus..
kebetulan lagi bikin makalah tentang materi yang sama
izin copas
makasih ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: