Riding Pakai Rompi, Gimana Rasanya?

30 04 2010

Riding pakai Rompi

Hari ini ane, penasaran ingin mencoba seperti apa rasanya berkendara motor dengan memakai rompi, alias membiarkan bagian siku sampai pergelangan tangan terbuka. Selain karena cuaca seminggu terakhir ini lumayan panas, ane ingin juga pamer otot lengan yang gede ini..gede berlemak maksudnya..hehehe..

Lengan Gede..hehehe

Singkat Cerita naiklah ane ke atas motor dan mulai riding..bagaimana rasanya?

Plus:

  • Tubuh terasa lebih sejuk karena lebih banyak bagian yang terbuka
  • Pakai rompi lebih simple, gak perlu mikirin lengan jaket.
  • Berasa lebih macho, kaya biker yang bawa moge ituu… (kebanyakan liat TV gini nih..)

Wah..plusnya banyak juga yah!

Sampai ketika ane riding sekitar 5 km lepas dari gerbang Kelapa Gading, cuaca mulai memanas dan debu mulai bertebaran dan berhembus kemana-mana.

Mulai deh kepikiran nilai minusnya..

  • Pergelangan siku dan lengan jadi kotor.
  • Paranoid, takut kena bibit penyakit yang terbawa debu.
  • Jadi was-was, takut terserempet kendaraan lain.
  • Tangan rasanya panas terkena sengatan matahari.
  • Riding gak tenang, kalau sampai jatuh, tangan pasti lecet.

Nah, yang terakhir ini yang paling bikin ane gak nyaman. Meskipun riding dengan mengenakan rompi banyak nilai plus-nya, namun di sisi lain nilai minusnya juga membuat pikiran agak kusut..Salah satunya ya itu tadi..mengundang hal  tidak menyenangkan bernama “RESIKO”.








%d blogger menyukai ini: