Kecelakaan Motor, Waspada Luka Dalam!

31 05 2010

Belakangan ini, beberapa rekan di Pulsarian Community mengalami kecelakaan. Imbasnya beraneka ragam yang jelas pasti menimbulkan kerugian moril dan materiil.

Salah satu kecelakaan menimpa bro Nicoe dari PRA SQUADRON. Dari kronologis singkat diperoleh kesaksian dari rekan seperjalanannya yaitu bro Bayu bahwa bro Nicoe menyalip truk kontainer dan entah bagaimana bro Nicoe terpental. Motor terpental ke kanan, sementara bro Nicoe terpental ke kiri hingga nyaris masuk kedalam jalur ban truk.

Untunglah sopir truk cukup sigap, pengereman mendadak dilakukan. Namun bro Nicoe yang sudah tergeletak di jalan hampir terlindas, seperempat bagian perutnya sudah terkena ban depan truk.

bagi yang gak kuat lihat darah silakan di skip

Usai kejadian, bro Bayu segera meminta truk untuk mundur dan menarik keluar bro Nicoe dari himpitan ban. Bro Nicoe merasakan sesak napas, tangan menjadi hitam dan langsung diantar ke rumah sakit.

Hasil diagnosa menunjukkan pendarahan dalam. Ternyata limpa bro Nicoe pecah dan harus diangkat. Pada gambar di atas, warna merah merupakan bekas tindihan ban dan bukan bekas operasi.

Well, kejadian tragis yang mengerikan, namun ada hikmahnya:

  1. Berhati-hatilah saat berkendara pada malam hari, selain karena pandangan terbatas, kondisi badan kita belum tentu fit karena adanya siklus biologis.
  2. Waspada saat berkendara di dekat kendaraan berat. Kendaraan berat membutuhkan waktu lebih lama untuk berhenti.
  3. Waspada saat menyalip (overtaking). Biasanya saat menyalip seorang pengendara motor cenderung memaksakan diri tanpa memperhitungkan kendaraan dari arah berlawanan. Ini salah. Biasakan menunggu dengan jaga jarak di belakang kendaraan dan pada saat kendaraan arah berlawanan tidak ada/cukup waktu untuk menyalip barulah melakukan overtake.

Mencegah lebih baik dari mengobati. Selalu waspada saat berkendara dan jangan remehkan kondisi jalan di rute harian yang biasa kita lalui. Risk never sleep, So be aware!





Sunlight, Ampuh Juga Buat Cimot Kilat

31 05 2010

Sunlight

Artikel ini bukanlah sebuah iklan untuk mempromosikan pruduk Sunlight, tetapi hanyalah testimonial seorang pengguna motor yang kebetulan menemukan bahwa Sunlight dapat digunakan pula sebagai bahan pencuci motor sehari-hari.

Cimot = Cuci Motor

Apa pasal?

Musim hujan telah tiba, ini berarti motor kita akan lebih rawan terkena noda akibat lumpur dan cipratan air kotor di jalanan.

Bagi biker pecinta kebersihan seperti ane, melihat motor yang “ternoda” akibat cipratan air kotor bukanlah hal yang enak dilihat. Sementara motor tersebut ane gunakan setiap hari, pasti akan membuat ane dongkol melihatnya.

Ane biasa mencuci motor pakai shampoo Kit, namun ketika habis dan ane pulang malam, timbullah ide untuk memakai Sunlight, si sabun pencuci piring ini. Paling tidak Sunlight memiliki kesamaan dengan shampoo Kit yaitu:

  • Mampu membersihkan noda lemak dan minyak
  • Tidak meninggalkan noda putih, seperti sabun lainnya
  • Efektif di saat butuh cimot (cuci motor) dengan cepat
  • Harga murah dan mudah diperoleh di warung terdekat

Ditambah lagi testimonial dari bro Ito, salah seorang pemakai Pulsar yang juga kerap membersihkan motornya dengan Sunlight. Bro yang tergabung di PRIDES ini mengakui bahwa Sunlight sangat manjur untuk cimot kilat dan efektif membersihkan noda di sela-sela motor.

Cara penggunaannya pun cukup basahi motor dengan air, larutkan 2 sendok makan Sunlight ke dalam seliter air dan mulai membersihkan motor dengan kain berbahan kaos, lalu bilas motor sampai bersih dan keringkan. Motor akan kinclong kembali.

Selamat mencoba.





Cara Khusus Menikmati Riding bersama Ninja 250R

30 05 2010

Baru 3 bulan sejak ane meminang si Ironhide, Ninja 250 keluaran 2010 dan ane sudah cukup memahami karakter motor serta positioning nya diantara motor lain.

Ninja 250R owners..(foto: blog oom Taufik)

Secara umum, pemilik Ninja 250 bisa dikatakan sebagai “bike enthusiast” alias biker yang menginginkan lebih dari sebuah motor, lebih tinggi dari sekedar “regular bike user” yang hanya membutuhkan alat transportasi sehari-hari yang murah meriah. Kecuali ya..anak-anak ABG yang memperoleh Ninja 250 nya dengan merengek ke orang tuanya..ini jelaazzz beda segmen. Masuk segmen hura-hura atau segmen alay aja yah..huahahaha..

Keindahan Ninja 250R (sumber otomotofoto)

Dengan kesimpulan bike enthusiast vs regular bike user di atas, ane simpulkan kembali bahwa Ninja 250 kurang layak untuk dipakai setiap hari dengan mempertimbangkan alasan berikut:

  • Dimensi body yang lebih bongsor dari tipikal motor lain di jalan
  • Berat motor yang bagi kebanyakan pengendara dinilai sangat berat.
  • Pada jalan yang rutin dilanda kemacetan, memakai Ninja 250 tidaklah nyaman
  • Ninja 250 lebih cocok dipakai untuk pleasure alias menikmati saat berkendara

Ninja 250R owners bersiap touring

Dengan demikian motor yang menyabet begitu banyak penghargaan di berbagai Negara ini layak diperlakukan dengan cara khusus yaitu:

  • Dipakai hanya pada saat weekend atau hari terakhir berkerja setiap minggunya.
  • Mulai menggunakan motor lebih awal di waktu pagi dan pulang lebih awal atau belakangan di waktu sore/malam untuk menghindari macet.
  • Menggunakan motor pada saat weekend. Ini adalah yang paling nikmat. Di saat jalanan kosong, berkendara dengan Ninja 250 sangatlah nikmat.
  • Dipakai ketika touring. Tentunya dengan lebih dahulu mempelajari rute jalan. Hindari jalan yang bergelombang dan rusak. Ini motornya biker metroseksual yang harus jauh dari kotoran 😀

Selamat menikmati kenyamanan dan kenikmatan berkendara dengan Ninja 250R!





Ketiadaan yang menimbulkan Kreativitas

29 05 2010
klik untuk memperbesar

Ketiadaan yang menimbulkan Kreativitas

Yook..simak gambar di atas, ketiadaan ternyata tidak membuat orang menyerah, tetapi malah menimbulkan kreativitas. Memang Sang Maha Pencipta Maha Adil!

Nah karena Sang Maha Pencipta Maha Adil, sudah sepantasnya kita menghargai dan bersyukur atas hasil ciptaannya..pakai helm dooong..





Kawasaki Ninja 250R, Motornya Biker Metroseksual

28 05 2010

Setelah sekian lama menerima ledekan “beruang sirkus” dari kawan ane, akibat penampilan ane yang terlihat “besar pengendara daripada motor”, akhirnya ane temukan juga motor yang sesuai bagi pengendara yang tinggi besar seperti ane yaitu Ninja 250. Setelah menjual moge ane yang bodong, sukseslah ane meminang si Ironhide.

riding position

Dari aspek ergonomic, dengan dimensi bongsornya, motor ini sangat nyaman ane pakai. Seat height-nya pas dengan kaki ane ditambah lagi posisi riding yang tidak terlalu merunduk membuat ane sangat percaya diri mengendarainya.

cewek bawa ninja..no problem..

Dari aspek penampilan..nah ini dia yang paling penting. Seperti pada artikel ane sebelumnya mengenai biker metroseksual, mengendarai Ninja 250R membuat ane tambah “ganteng”, hehehe…

Sayangnya ada saja pemilik Ninja 250R yang penampilannya tidak lebih ganteng dari motornya. Memakai sandal jepit, bercelana pendek, tidak pakai helm atau hanya pakai helm cetok dan mengendarai Ninja 250 nya dengan ugal-ugalan. Pengendara alay bin lebay seperti ini pastinya sangat memalukan pemilik Ninja 250R yang lain.

naik ninja kok bersandal?

Naik motor ganteng, pengendaranya juga harus ganteng dong penampilan dan gaya ridingnya. Oke broh..!

ini baru biker metroseksual..!

foto: hasil googling





Motor Tak Boleh Minum BBM Bersubsidi..? Pemerintah Kurang Tega..Jangan Tanggung-Tanggung Laah..!!!

27 05 2010

foto: Kompas

Pemerintah ini tanggung amat kebijakannya..

sekalian bilang aja  “motor dengan cc < 150 harus di-STOP produksinya”

beres toh…keuntungannya banyak lho:

  1. mengurangi populasi pengendara ugal2an di jalan.
  2. mengurangi resiko kecelakaan motor
  3. seleksi dalam kepemilikan motor. hanya yang mampu yang bisa beli
  4. angkutan umum kembali diminati
  5. menghentikan aliran profit ke perusahaan unggas buatan jepang.
  6. rakyat gak mudah tergiur kredit motor yang super gampang.

Kalau bikin kebijakan, to the point aja..!!! babat sampai akar-akarnya..jangan tanggung2 kalo bikin orang kesal.. 🙂

STOP PEMBODOHAN OTOMOTIF!





Mencermati Strategi dan Segmentasi ATPM Motor India di Indonesia

27 05 2010

Segmentasi kedua pabikan itu jelas beda. Bajaj cenderung menyasar konsumen yang relative sudah melek teknologi dan ingin naik kelas ke cc lebih besar. Oleh karena itu cukup membanggakan bahwa Bajaj tidak memproduksi motor bebek dan bisa jadi kealpaan Bajaj menelurkan bebek menjadi hambatan dalam bergabung ke AISI (Asosiasi Industri Soang dan Itik) hehehe..singkatan sebenarnya apa ya..? lupa.

TVS menurut ane memiliki kualitas produk dengan detail lebih baik dari Bajaj. Keunggulan ini akan terlihat jelas bagi para “bike enthusiast” terutama dalam kualitas kehalusan pekerjaan las dan kualitas finishing di cat dan materal plastic. Nilai minus bagi TVS adalah pada ukuran cc mesin yang lebih kecil dari Bajaj Pulsar. Jika Bajaj bermain di kelas 125 – 200 cc maka TVS “mengalah” pada aspek ini dengan menelurkan TVS Apache RTR 160 dan 180.

Bagaimana dengan motor bebeknya? Yah..ini adalah salah satu strategi TVS memperluas segmentasi pasar dengan bermain di wilayah “remote” dan menyasar kalangan bike user dan calon pengguna motor yang baru pertama kali membeli motor.

Coba tengok produk TVS Rockz..Apakah memasang MP3 player dan FM radio di motor bebek akan membuat orang berminat membeli? Yah kita lihat aja bersama rapor si motor bebek bernyanyi ini setahun ke depan.





TVS Rockz Bandung Euy

26 05 2010

TVS Rockz

Rupanya acara TVS Rockz (weh…ribet juga nulis “rocks”) yang diadakan di lapangan monument perjuangan Bandung ini dalam rangka ulang tahun Kodam Siliwangi. Dimeriahkan oleh penampilan dari para artis local yang sudah tidak asing lagi seperti Mulan Jamilaa (buka Mulan Jamidong) dan Ahmad Dhani. Yaa..bolehlah untuk hiburan orang-orang bertelinga standar..hehehe.

MC promosi bebek

Acara yang disiarkan langsung dari Bandung ini disinyalir merupakan akal-akalan TVS untuk mempopulerkan motor bebeknya tersebut. TVS Rockz merupakan motor bebek unik dengan fitur MP3 player dan FM radio. Pentingkah fitur ini? Menurut ane engga deh. Apalagi motornya cuma motor bebek. Kenapa ya TVS tidak seperti Bajaj yang spesialis bermain di “motor laki”. Dan kenapa juga TVS tidak memasangkan MP3 dan FM radio di TVS Apache?

hii..serem

TVS Apache..ini baru motor!

Menarik untuk disimak bahwa dua pabrikan sepeda motor India yang eksis di Indonesia yaitu Bajaj dan TVS memiliki strategi pemasaran yang berbeda. Bajaj memulai pemasarannya dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang dll. Sedangkan TVS mulai berjualan dari kota-kota suburban atau bahkan kota-kota kecil.





Bukan Area Parkir Bebek

25 05 2010

bukan area parkir bebek

Simak gambar di atas yang ane ambil di sebuah parkir motor wilayah Rawamangun, Jakarta Timur.

Waw..cukup fenomenal dan membuat ane ngakak terbahak-bahak ketika memotretnya..HAHAHAHA…

Sepertinya seorang “bike enthusiast” pemilik toko tidak ingin halaman parkir tokonya dipenuhi dengan motor bebek nih.

Cukup nyambung dengan gambar di bawah ini yang ane ambil di Pluit Mall di acara peluncuran Ducati Streetfighter beberapa bulan yang lalu. Hehehe..

parkir khusus motor besar

Yah..tentunya strategi seperti ini bisa jadi membuat orang jadi berpikir ulang untuk memiliki motor bebek yang saat ini populasinya sangat pasaran seperti kacang goreng yang tumpah ruah berarakan pating krompyang di jalan..terlebih dibumbui dengan kelakuan banyak oknum pengendaranya yang “semau gue” dan “sruntulan”.





Lagi..Kecelakaan Menimpa Pengendara Bajaj Pulsar

21 05 2010

Pulsar Jatuh

Email yang cukup mengejutkan di hari Rabu, 12 Mei 2010 lalu tentang kecelakaan fatal yang menimpa bro Daus, anggota Pulsar Maung Padjadjaran.

Kronologisnya dapat di simak di email berikut dari mailing list Bajaj Pulsar Indonesia.

— In bajaj_pulsar_indonesia@yahoogroups.com, Ndee Siswandhi <siswandhi.203@… wrote:

Innalilahiwainna ilaihi rajiun..
telah berpulang kerahmatullah bro DAUS (PULSAR MAUNG PADJAJARAN) pada hr sabtu tgl 15 mei ’10 sekitar jam 9 malam,dlm kcelakaan lantas di depan istana Bogor..saat ini jenazah telah dibw ke Rumah Sakit PMI Bogor..

Kawan2 bogor sudah membantu.. Bro Daus dulunya Pulsarian angkatan V pelantikan gabungan puncak..

Hiks.. Sepertinya gw kenal ma dia..

Kejadiannya kondisi jl licin dan menabrak mobil pregio saat menyusul/menyalip..

Semoga amal ibadah diterima di sisiNya dan keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini..

Hati2 ya kawan semua.. Hobi kita merupakan mesin pembunuh..


Sent from my mobile device

..:: Ndee Siswandhi ::..
Pulsarian Ranger #203

“Sedikit Empati Dapat Menyelamatkan Nyawa Di Jalan”

=======================================

“Hobi kita merupakan mesin pembunuh”..ya, kalimat yang menarik..paling tidak adanya berita duka seperti ini bisa menyadarkan kita akan pentingnya sadar bahaya alias “awareness” pada saat naik motor.

Ane tidak tahu persis kronologis kecelakaannya, tapi dari informasi jalan licin dan adanya tabrakan dengan mobil saat hendak menyusul ini mengindikasikan bro Daus melakukan beberapa hal yang beresiko tinggi.

  • Melupakan kondisi jalan licin. Jalan licin berarti sangat berbahaya untuk melakukan pengereman, apalagi sudden braking. Sudah seharusnya kita menurunkan kecepatan dan lebih menjaga jarak dengan kendaraan di depan.
  • Menabrak mobil. Hampir pasti bahwa tabrakan ini karena pengereman mendadak yang tidak berhasil sehingga ban kehilangan traksi dan motor terus melaju. Dugaan kedua adalah pengendara terlalu memaksakan diri untuk menyalip, sementara jarak antar kendaraan tidak memadai.

Dari analisa ane di atas, semoga kasus-kasus kecelakaan seperti ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita yang masih dikaruniai kesehatan untuk lebih berhati-hati dan sadar bahaya (aware). Rasa aman adalah kebutuhan bro!





Tips Alternatif Positioning Plat Nomor Depan Ninja 250R

20 05 2010

Di Indonesia, urusan plat nopol memang ribet, dimensi plat nopol besar euy..untuk motor 200 x 105 mm. Jangan heran ukuran ini bikin pusing pemakai motor yang kebetulan dikasih space yang gak lapang di motornya. Belum lagi kualitas catnya yang asal-asalan. Bagi yang peduli estetika pasti gerah bin jijik melihat plat nopol ini.

Sebagai contoh, lihat saja Bajaj Pulsar yang made in India itu, di negara asalnya, motor double busi ini ditandai memakai plat nopol yang dimensinya lebih ramping. Alhasil bentuk dudukan plat nopol depannya mengikuti. Naah…ketika masuk ke Indonesia mulai deh nih motor sulit beradaptasi dengan ukuran plat nopol terbitan Ditlantas POLRI yang gede itu.

Loh kok..ngomongin Bajaj Pulsar..ya nyempil dikit laah..ini sedikit tips tentang bagaimana cara meletakkan plat nopol di motornya Rahul Bajaj. Cukup ditunjukkan dengan foto di bawah ini. Cekidot.

Oke, sekarang kita back to topic, bagaimana positioning plat nopol depan di Kawasaki Ninja 250?

By default alias ketika diimpor ke Indonesia motor yang bagian depannya jenong ini gak memberikan tempat untuk menaruh plat nopol, makanya diberikan semacam dudukan dari plat yang dibaut ke spion kiri-kanan.

Bagi pemilik yang perfeksionis dan peduli detail, plat ini dianggap mengganggu keindahan motor dan layak disingkirkan. Apa pasal? Di beberapa forum diskusi khusus Ninja 250, plat bawaan pabrik ini ibarat keranjang di sepeda anak-anak dan bikin motor jadi cupu alias culun punya.

Akal bulus dimulai..

Alternatif 1


Yaa..sudah dikasih dudukan kok ribet…tempel aja tuh plat nopol di dudukannya, beres toh??!

Wah..ya..motormu sih sak karepmu, tapi kalo ane nilai jelek ya sak karepku tooh…? sayang lhooo motor keren tapi positioning plat nopol depan aja cupu. Alternatif 1…failed..!!

Alternatif 2


Buat yang peduli estetika tapi gak mau ribet, plat nopol diselipkan diantara kaca windshield. Menurut ane, positioning seperti ini tidak rapih dan berpotensi merusak “dashboard” Ninja kita. So..alternatif 1 ini ane coret..!!

Alternatif 3

Pasang plat nopol depan di samping tabung shockbreaker. Jadi pasang plat lalu..lalu…ahh..ribet…terlihat kumuh pula dan bikin lecet spakbor nih. Failed..!!

Alternatif 4


Pakai stiker plat nopol, tempel di jidat helm atau di windshield..ini oke punya, tapi kalau pak polisi nanya: “plat nopol depan kamu dimana..???” naah.. siap-siap deh kita kehilangan SIM alias ditilang, atau kehilangan uang (suudzon mode ON).

Alternatif 5


Nah kalau ini ide ane..setelah jungkir balik lihat space yang cukup di bawah radiator, plus modal plat bekas dudukan klakson Hella ane mulai beraksi. Begini stepnya:

  1. Bongkar fairing, langkahnya bisa lihat di sini bro.
  2. Buka dua buah baut bawah dudukan radiator, jangan lupa karetnya.
  3. Pasang plat dudukan klakson itu ke masing-masing lubang
  4. Bor plat nopol depan sesuai panjang plat
  5. Pasang plat nopol
  6. Setting posisi plat nopol biar gak miring.
  7. Selesai

Well, ternyata positioning plat nopol seperti ini memberikan beberapa keuntungan yaitu:

  1. Melindungi knalpot dari cipratan air
  2. Tidak menghalangi supply udara radiator
  3. Membuat plat nopol terlihat rapi

Aspek teknis terpenuhi..oke deh..lalu bagaimana dengan aspek legal alias hukum? Bertentangan gak nih dengan UU atau PP lalu-lintas?

Kita cek dulu ke UU no.22/2009

Pasal 68

(1)    Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan wajib dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.

(2)    Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat data Kendaraan Bermotor, identitas pemilik, nomor registrasi Kendaraan Bermotor, dan masa berlaku.

(3)    Tanda Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kode wilayah, nomor registrasi, dan masa berlaku.

(4)    Tanda Nomor Kendaraan Bermotor harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.

(5)    Selain Tanda Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat dikeluarkan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor khusus dan/atau Tanda NomorKendaraan Bermotor rahasia.

Sekarang dari PP no.44/1993

Pasal 86

(1)    Setiap kendaraan bermotor dilengkapi dengan tempat untuk memasang tanda nomor kendaraan bermotor pada sisi bagian depan dan belakang kendaraan bermotor.

(2)    Setiap kereta gandengan atau kereta tempelan dilengkapi dengan tempat untuk pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor pada sisi bagian belakang  kereta gandengan atau kereta tempelan.

(3)    Tempat pemasangan tanda nomor kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2), berada pada posisi tegak lurus dengan sumbu kendaraan bermotor.

Nah, dari dasar hukum seputar teknis positioning plat nopol sepengetahuan ane, pemasangan plat nopol seperti gambar di atas tidak bertentangan dengan peraturan.

Bagaimana menurut pendapat ente? Yuk kita diskusi.

sumber foto:

akasmy.wordpress.com, forum cyberninja





ERMS (Express Routine Maintenance Service), Program Service dari Dealer Bajaj JAR Jl. Samanhudi, Jakarta

18 05 2010

sumber: blog pridesonline

Salah satu kiat dealer motor adalah dengan meningkatkan pelayanan 3S, (Sales, Service, Spareparts). Bajaj sebagai saah satu ATPM motor India yang terkemuka di Indonesia juga tak lelah menyerap aspirasi konsumennya. Salah satunya melalui dealer-dealer pusat mereka.
.
Berikut adalah info program peningkatan pelayanan service kepada para pemilik Bajaj Pulsar di Jakarta. Harapan ane program seperti ini dapat diadakan di dealer lain di seluruh pelosok Indonesia, tidak hanya di dealer utama saja.
.
==================================
JAR SAMANHUDI  & ERMS ( Express Routine Maintenance Service )

Seiring dengan berkembangnya populasi Motor BAJAJ, Kami memperkenalkan Program baru ERMS dengan standar waktu pengerjaan yang lebih singkat. Semoga Program ini dapat memberikan manfaat yang berarti bagi anda para pengguna Motor merek BAJAJ.

* Service berkala dengan jalur antrian khusus.
* Waktu pengerjaan Lebih Singkat.
* Ditangani oleh 2 orang mekanik sekaligus.

KATEGORI PENGGANTIAN SPAREPART YG DPT DIKERJAKAN MELIPUTI :
– Kampas Rem FR/RR
– Kabel kopling/gas – Oli
– Chasis ringan – Filter Udara
– Kelistrikan ringan – Busi

* BERLAKU HANYA UNTUK FREE SERVIS GRATIS DAN TUNE UP BAYAR + GANTI OLI TANPA PEKERJAAN BERAT *

Semoga program ini dapat membantu anda para pengendara pulsar terutama dari segi efisiensi waktu. Kami tahu waktu anda sangat berharga.

==================================





Si Ironhide Modif Ringan Lagi..!

18 05 2010

Si Ironhide

Gak mau kalah dengan bro Taufik yang modif Ninja 250R nya..hehehe

Sebenarnya part-part modifikasi sederhana ini sudah lama ane beli sebelum si Ironhide diantar ke rumah ane. Namun baru sempat ane pasang sekarang. Sebelumnya ane sudah memasangkan ban Bridgestone Battlax BT45 150/70R dan 110/70F serta frame slider.

Nah..sementara orang-orang berbondong-bondong ke acara Tumplek-Blek di Senayan, ane malah sibuk sendiri di rumah bongkar fairing si Ironhide untuk melakukan modifikasi ringan.

Ini dia..parts modif ringan si Ironhide

Berikut list modifikasinya..well, gak berat sih..belum sampai ke level ganti velg ex-moge atau ganti kaki-kaki moge laah..tapi cukup lumayan untuk mempercantik penampilan si Ironhide.

  • Handle grip GIVI, nah ini ane beli di Jakarta Motor Show 2009. Bertepatan dengan pertama kalinya ane jatuh hati dengan Kawasaki Ninja 250R berwarna hitam doff seperti si Ironhide..hehehe..
  • Busi Denso Iridium IU24, ini juga beli ketika menunggu si Ironhide datang ke rumah. Sejatinya Kawasaki Ninja 250R menggunakan NGK CR8E. Penasaran dengan busi Iridium ane coba deh tuh Denso.
  • Badge/Emble Autobots, kalau ini jelaaas…ane memang ngefans sama robot-robot Transformers makanya si Ironhide harus pakai badge Autobots ini. Naah..kalau ini ane beli di Tumplek Blek lho..
  • Pasang plat nopol di bawah radiator, daripada mengganggu estetika dengan pasang plat nopol di depan atau dijepit di “dashboard”..ane pasang deh di bawah radiator. Aman..cuma modal plat sedikit dan bisa melindungi mesin dari cipratan air.

grip GIVI euy..

posisi plat nopol

Denso Iridium IU24

Ironhide is an Autobot!

Modif ringan selesai..motor tampak lebih cantik lho..

mejeng dulu aah..





Biasa Naik Bajaj Pulsar, Tiba-tiba Naik TVS Apache

17 05 2010

Ini terjadi ketika bro Edo Rusyanto, datang membawa TVS Apache RTR 160. Rupanya motor tersebut dipinjamkan oleh pihak ATPM TVS untuk direview oleh bro Edo. Nah..ane penasaran nih ingin coba. Berikut review plus-minus singkat dari ane, yang ane bandingkan dengan Bajaj Pulsar 180 DTS-i yang sehari-hari ane naiki.

Plus:

  • Kualitas detail las chassis dan rangka lebih rapi dari Bajaj Pulsar.
  • Terdapat fitur jam digital di speedometer, sementara Bajaj Pulsar tidak ada.
  • Tampilan speedometer lebih oke dari Bajaj Pulsar.
  • Permukaan mesin lebih mulus dan rapi dari Bajaj Pulsar.
  • Tudung lampu depan lebih besar dari Bajaj Pulsar.
  • Tangki lebih sporty.

Minus:

  • Overall, bodi TVS Apache lebih kecil dari Bajaj Pulsar.
  • Tidak ada fitur turn lamp auto shut, alias lampu sein mati sendiri di TVS Apache.
  • Tutup tangki tidak berengsel, tidak sebagus Bajaj Pulsar.
  • Getaran mesin terasa sekali.
  • LED lampu stop lamp kurang cantik..hehe..subjektif ini sih.
  • Torsi besar yang dijanjikan ternyata biasa saja..mungkin karena dinaiki beruang 100++ kg ya 🙂

Dari plus minus yang ada, point minus yang ane sesalkan adalah pada getaran mesin TVS Apache yang heboh. Sungguh beda rasanya jika sehari-hari terbiasa naik Bajaj Pulsar lalu tiba-tiba naik TVS Apache.

Bagaimana menurut ente?





Resiko..Buat Ente Aja Deh..!

16 05 2010

Polisi Cuek

Paling menyebalkan ketika lampu merah menyala, kemudian ada kendaraan di belakang kita yang memaksa untuk maju ke depan, melewati garis putih. Padahal niat kita baik dengan berhenti di belakang garis putih. Sementara Pak Polisi bersikap cuek terhadap para pelanggar tersebut.

Para "Pemaksa"

Belakangan ini, ketimbang ane terlibat konflik horizontal dengan sesama pengguna jalan, ane selalu mempersilakan para “pemaksa” ini untuk maju melewati ane. Lho kalau si pemaksa menyenggol gimana? Nah..ane biasa berhenti di belakang 2 atau 3 mobil sebelum garis putih. Selain lebih aman, biasanya mobil lebih sabar untuk berhenti..Yaa..kecuali si sopir berangasan juga ridingnya.

Dengan begini ane merasa lebih aman, damai dan tenteram untuk berhenti menunggu lampu hijau menyala.

Entah mengapa para “pemaksa” yang mayoritas menggunakan motor bebek itu selalu ingin berada di depan, melewati garis putih. Mungkin mereka terpengaruh iklan salah satu ATPM yang berbunyi “Semakin di depan” atau apalah itu.

Ayoo..rame-rame melanggar..!!!

Kasihan sekali melihat bagaimana mereka sangat terekspose bahaya namun mereka tidak menyadarinya. Padahal jika mereka sedikit saja teredukasi, maka mereka akan tahu betapa bahayanya berhenti melewati garis putih.

  • Resiko tertabrak kendaraan dari arah lain meningkat
  • Tidak tahu kapan lampu hijau menyala
  • Berpotensi diseruduk kendaraan lain
  • Beresiko ditabrak busway
  • Menghalangi laju kendaraan dari arah lain

Awareness..alias kewaspadaan akan bahaya adalah kuncinya. Para “pemaksa” ini sepertinya tidak butuh rasa aman di jalan. Yang mereka pedulikan hanyalah sampai di lokasi tujuan secepat-cepatnya. Mereka tidak mau tahu dengan RESIKO..Ya..RESIKO kecelakaan yang setiap saat mengintai.

Oleh karena itu setiap ane berhenti di belakang garis putih ane selalu mempersilakan para “pemaksa” ini maju melewati ane sambil mengucap di dalam hati..”Resiko, buat ente aja deh..!”





Confirm..Yamaha FJR1300P adalah Armada Baru POLRI

15 05 2010

Aha..jelas sudah kepastian bahwa Yamaha FJR1300 Police resmi menjadi armada baru Kepolisian RI seperti yang ane telah tuliskan di artikel sebelumnya.

Ini dipertegas setelah ane melewati Jl. Medan Merdeka Selatan, tepat setelah melewati kantor gubernur Jakarta ane lihat deretan motor.

Ada beberapa Honda Goldwing yang sedang mangkal di situ.

deretan Honda Goldwing

Maju beberapa langkah lagi…dan terlihatlah si montok, Yamaha FJR1300 Police. ane segera foto dari dalam mobil..

Si Montok, Yamaha FJR1300P

Sedang asyik foto-foto, pengendaranya datang dan bilang “Turun aja pak, foto saya juga doong..” katanya sambil tertawa.

Pak Djarot, Sang Rider FJR1300P

Singkat cerita ane ngobrol sambil minum kopi racikan kantin di situ sama pak Patwal bernama Djarot. Pak Djarot mengatakan bahwa motor baru ini lebih sempurna dari Yamaha XJ900P namun beliau pribadi lebih menyukai XJ900P. “Posisi ridingnya lebih tegak dan gagah, gak nunduk kaya gini” tukasnya sambil menunjuk ke stang FJR1300.

“Tapi ini kan cc-nya lebih gede, jadi saya lebih pede kalo lagi riding di jalan tol” tambah Pak Djarot.

Obrolan berakhir seiring secangkir kopi habis diseruput..Pak Djarot pun menjanjikan test-ride buat ane di pangkalan motor ini. Oke lah kalo begitu..ane tunggu minggu depan!





Speed Limiter di Jari Manisku

14 05 2010

Ini dia..Speed Limiternya..

Bagi ente yang sudah menikah, pastinya mengenakan cincin khan..ternyata si benda bulat ini selain melambangkan cinta juga dapat menjadi alat pembatas kecepatan alias speed limiter.

Hal ini ane buktikan ketika sedang melaju di atas motor. Ketika ada kesempatan untuk betot gas pastilah diri ini tergoda..tapi ketika merasakan adanya cincin di jari manis tangan kanan maka keinginan tersebut memudar. Rasa takut membayangi..

Bagaimana jika begini..bagaimana jika begitu..ngeri..

Ah..rupanya resiko kecelakaan berkendara sangat terlalu tidak layak untuk diambil. Hidup ini bersama keluarga tercinta masih lebih layak untuk dipertahankan. Salah satunya dengan naik motor dengan aman..

wedding ring





Siaran Pers RSA: UU Lalin Berpotensi Gagal

12 05 2010

kemacetan di ibukota

Implementasi Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) berpotensi gagal. Kegagalan akan berbuah ketidaknyamanan lalu lintas jalan yang bahkan berdampak luas. Mulai dari kerugian finansial akibat pemborosan energi bahan bakar minyak (BBM) hingga kecelakaan lalu lintas jalan.

“Faktor penyebab kegagalan di antaranya adalah ketidakkonsistenan petugas keamanan di jalan untuk menegakkan aturan,” tutur Rio Octaviano, ketua Road Safety Association (RSA), di Jakarta, Selasa (11/5).

Ia mencontohkan, tidak konsistennya penegak hukum atas peraturan kewajiban menyalakan lampu utama oleh para pengendara sepeda motor atau larangan untuk tidak boleh menggunakan bahu jalan untuk mendahului.

Faktor lain adalah masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan. “Masih banyak mentalitas mencari jalan pintas sehingga lihat saja ada yang menerbas lampu merah atau sepeda motor melintas di trotoar, hanya demi mengejar waktu,” tegas Rio.

Rendahnya disiplin pengguna jalan hampir menyerang seluruh moda transportasi. Mulai dari pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga pengemudi angkutan umum. “Sudah demikian rumit, karena itu butuh ketegasan aparat penegak hukum untuk membuat lalu lintas menjadi nyaman, aman, dan selamat,” harap dia.

Ketidaknyamanan lalu lintas jalan sudah meminta ratusan ribu korban jiwa. ”Hingga saat ini, setidaknya sudah lebih dari 218 ribu korban jiwa dan ratusan ribu lainnya korban luka ringan dan luka berat,” tambah Edo Rusyanto, ketua Divisi Litbang RSA.

Ia menuturkan, dampak kecelakaan terhadap para keluarga korban juga amat signifikan. Keluarga yang ditinggalkan bakal memikul beban ekonomi yang lebih berat, terlebih jika sang korban adalah tiang ekonomi keluarga. “Di sisi lain, biaya untuk pengobatan di rumah sakit tidaklah ringan,” kata Edo.

Aturan Pelaksana

Menurut Rio, ada aspek lain yang memungkinkan UU No 22/2009 berpotensi gagal di lapangan. “Perlu aturan pelaksana yang jelas dan sosialisasi yang massif agar masyarakat memahami aturan lalu lintas jalan,” tegas Rio.

Dia mencontohkan,  pentingnya aturan yang detail mengenai berapa decibel tingkat kebisingan yang dimaksud dalam UU No 22/2009. Lalu, kata dia, perlu dipertegas aturan mengenai konvoi kendaraan di jalan. ”Selain harus jelas, libatkan suara masyarakat pengguna jalan dalam penyusunan peraturan pelaksana UU tersebut,” harap Rio.

Tanpa melibatkan suara pengguna jalan, tegas dia, aturan yang dibuat pemerintah bakal tidak efektif. Potensi benturan bakal terbuka luas. Repotnya, kata Rio, benturan itu bisa antara pengguna jalan atau dengan aparat penegak hukum di jalan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi menyatakan, pemerintah akan merampungkan peraturan pemerintah (PP) untuk UU No 22/2009 sebelum Juni 2010. Aturan pelaksana itu menjadi strategis untuk menopang implementasi UU tersebut agar berjalan mulus untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat. (*)





Bajaj Meluncurkan Majesty 2800TMC

7 05 2010

Sewaktu menyaksikan saluran televisi di Indovision, ane sempat terbelalak melihat Bajaj mengiklankan produk terbarunya, Majesty 2800 TMC. Memang harus diakui produk Bajaj yang satu ini multifungsi sekali dan dapat digunakan baik oleh pria maupun wanita karena kemudahan penggunaannya.

Silakan simak gambar-gambar berikut.

Ternyata produk rumah tangga tersebut adalah salah satu hasil karya Bajaj Home Appliance, anak perusahaan Bajaj Electrical Limited (BEL) yang menginduk pada Bajaj Group yang sudah berdiri lebih dari 70 tahun yang lalu. Beberapa group company dari Bajaj adalah sebagai berikut.

Bajaj di Indonesia lebih dikenal dengan seri Pulsar dan Bajaj 3 roda hanyalah satu dari sekian perusahaan di bawah Bajaj Group, yaitu Bajaj Auto Limited (BAL) yang telah ada di Amerika Latin, Africa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sumber informasi: Indovision, Website Bajaj Electrical





Awas..Jangan Sampai Patah Seperti Ini!

6 05 2010

SEE (Search, Evaluate, Execute)

Kecelakaan lalu lintas tak dapat ditebak, namun resikonya dapat dikendalikan. Kadang kita sudah mampu mengurangi resiko tersebut dengan berbagai trik seperti S.E.E. (Search, Evaluate, Execute) pada saat berkendara, tapi resiko masih mengintai terutama saat kita lengah.

Resiko rupanya telah menghadirkan kecelakaan kepada bro Yuhaspien (Aphien) seorang kawan ane di Pulsarian Community. Kejadian tersebut bermula saat bro Aphien sedang melaju lambat di lajur kiri di depan pom bensin Shell, Jl. MT. Haryono Jakarta. Kondisi lalu lintas pada pukul 6.30 memang relatif lancar karena masih pagi.

Tiba-tiba sebuah motor bebek menyambar stang bro Aphien dengan kecepatan tinggi dan sukses menarik dan membanting Bajaj Pulsar bro Aphien. Bayangkan seberapa cepat motor bebek tersebut sehingga mampu menarik dan menjatuhkan Bajaj Pulsar dengan side box E21 dan E45 terisi penuh.

Kontan saja bro Aphien terlempar bersama motornya dan jatuh tertimpa Pulsar. Melihat bro Aphien yang sempat tergeletak sebentar, pengendara motor bebek yang juga terjatuh ini langsung melarikan diri. Bro Aphien sendiri mengatakan baru sadar ketika ada orang yang menepuk-nepuk pipinya. Dan ketika ia mencoba berdiri, tangan kanannya seperti memiliki tambahan siku. Rupanya pergelangan tangannya patah..silakan lihat foto di bawah.

sebelum - sesudah diberi pen

hitung..ada berapa pen?

ini lagi..

Kejadian yang terjadi sekitar 4 bulan lalu itu menyebabkan hingga kini bro Aphien tidak dapat menggunakan tangan kanannya. Well..kita doakan bersama semoga pengendara motor bebek tersebut mendapat ganjaran yang setimpal dan bro Aphien diberikan kesembuhan sehingga dapat bekerja seperti semula. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua untuk lebih berhati-hati ketika berkendara.





Trend Safety Shoes untuk Bikers

5 05 2010

Naik motor saat ini bukanlah sekedar berpindah dari lokasi A ke B, ada banyak hal yang harus diperhatikan salah satunya keamanan alias safety riding. Sekarang ini di jalanan kota besar lebih banyak pengendara yang mengacuhkan keamanan dirinya dengan berkendara tanpa riding gear yang memadai.

Salah satu riding gear yang penting adalah sepatu. Coba tengok pengendara di gambar berikut? Lihat kakinya. Dengan berkendara seperti itu sesungguhnya si pengendara telah merugi.

sudah melanggar..pakai sandal pula.

  • Berani mengambil resiko kaki terluka/tergores benda asing
  • Kaki jadi kotor terkena debu/cipratan air
  • Tidak sedap dipandang

Ane sering bilang ke beberapa kawan di komunitas “jadi biker jangan KUMUH dong bro!”. Intinya jadilah pengendara motor yang elegan dan aman penampilannya.

Sayangnya pengendara motor seperti jenis yang terlihat di gambar tersebut lebih banyak yang “menurunkan derajat” dengan tidak memakai riding gear yang memadai. 3 dari 5 pengendara ketika ditanya alasannya..”ah, saya pakai motor bebek ini, ngapain pakai sepatu bagus”.

Wah sayang sekali ya, hanya karena jenis motor, ia memposisikan dirinya tidak berharga dan tidak serius menyikapi resiko. Berarti jangan marah ya jika jenis motor tersebut dicap sebagai “motor tidak serius” jika sebagian besar pengendara motor tersebut bersikap demikian.

Padahal ada alternatif yang relatif murah meriah untuk melindungi kaki sang biker yaitu dengan safety shoes. Safety shoes ini biasanya dipakai oleh karyawan manufaktur pabrik atau pekerja konstruksi, dengan perlindungan baja di bagian jari serta tingginya yang melebihi mata kaki, serta anti cipratan air dan rendaman air setinggi mata kaki.

Tak salah memang jika sepatu ini dijadikan sepatu riding. Sekedar info, safety shoes ini ada standardisasinya juga lho..jika helm memenuhi SNI 1811-2007 maka safety shoes harus memenuhi ASTM F2413.

Lepas dari fakta bahwa banyak pula sepatu khusus yang dibuat untuk pengendara motor, memakai safety shoes lebih nyaman untuk penggunaan harian karena tidak sulit memakainya dan pastinya tidak semahal sepatu riding. Mungkin karena segmen pasar sepatu rinding ini adalah untuk para bike enthusiast sedangkan safety shoes lebih cocok untuk daily bike user dan biker yang bekerja kantoran.

Untuk urusan ergonomi dan kenyamanan, tak perlu diragukan lagi, sepatu ini sangat nyaman dipakai untuk berkendara. Awalnya mungkin perlu penyesuaian tapi jika sudah terbiasa, nyaman sekali rasanya dan rasa percaya diri bertambah.

Pada beberapa kasus ada pengendara yang jari kakinya tetap terluka ketika kecelakaan dan sedang memakai sepatu riding yang mahal, sementara yang memakai safety shoes..aman terlindungi berkat lapisan bajanya. tetapi harap diingat bahwa segala riding gear yang dipakai hanya berfungsi untuk mengurangi resiko, bukan menghilangkan resiko.

akibat naik motor tidak pakai sepatu

Jadi, selamat memilih sepatu yang paling cocok untuk karakter berkendara ente. Yang penting ya tadi… “jadi biker jangan KUMUH dong bro!”.

sumber foto: riyandi.org, sportrider.com





Suzuki dan Huruf “S”

4 05 2010

Setelah merenung sekian menit di kloset, ane baru sadar bahwa motor-motor produksi Suzuki sejak tahun 2008, selain Thunder, semuanya selalu diawali dengan huruf “S”.

  • Smash

Suzuki Smash

  • Shogun

Suzuki Shogun

  • Spin

Suzuki Spin

  • Skywave

Suzuki Skywave

  • Skydrive

Suzuki Skydrive

  • Satria

Suzuki Satria

Kira-kira kenapa sebabnya..?

Ada yang tahu rahasia Suzuki dibalik penamaan ini..?

Lupakan sejenak rahasia itu, Tengoklah para fans dan pemilik motor Suzuki dengan tipe berawalan “S” tersebut telah sadar sejak dulu bahkan membentuk komunitas motor Suzuki dengan nama Basies (Batavia S Series). Silakan baca liputan selengkapnya di blog bro Edo Rusyanto.

Kita doakan juga semoga ATPM Suzuki lekas bangun dari “tidur” nya dan lekas memproduksi motor-motor yang dulu di Indonesia sempat mendahului zamannya seperti Suzuki FXR dan Suzuki Thunder 250.





Movie Review Iron Man 2

3 05 2010

Tony Stark alias Iron Man beraksi kembali, dalam sekuel Iron Man 2 ini dia menghadapi dilema racun Paladium di dalam tubuhnya sebagai akibat dari pemakaian alat penunjang hidupnya. Ditambah lagi kepopulerannya sebagai Iron Man mengundang pemerintah Amerika untuk memiliki body armor buatannya. Masalah tak berhenti di situ, hubungannya dengan sang sekpri, Miss Pepper Potts (Gwyneth Paltrow) sedang berantakan.

Pepper Potts (Gwyneth Paltrow) Cantik yah..

Ternyata di luar sana ada berbagai percobaan untuk menduplikasi body armor ala Iron Man. Salah satunya adalah Ivan Vanko, anak dari Anton Vanko yang juga adalah kawan lama dari ayah Tony, Howard Stark. Tak disangka Ivan menaruh dendam pada Tony dan melakukan segala cara untuk menghabisinya dari mulai menghajar mobil balap Tony di Monako hingga membuat sepasukan robot drone.

Ivan Vanko aka. Whiplash

Dikompori oleh Justin Hammer, seorang produsen senjata saingan Stark Industries, Ivan mendapat jalan untuk membalaskan dendam kematian ayahnya kepada Tony.

Ivan di Pabrik Hammer Industries

Jalan cerita selanjutnya adalah Tony harus bertarung melawan keganasan Ivan dan Hammer, untunglah Tony mendapat bantuan dari kawan lamanya Kolonel Rhodes (Don Cheadle) dan Natalie Romanoff (Scarlett Johannson) yang berperan sebagai agen seksi dari SHIELD (Strategic Hazard Intervention Espionage Logistics Directorate).

Film dengan durasi lebih dari 2 jam ini mengundang banyak decak kagum. Khusus bagi ane, terdapat beberapa morale alias pesan yang dapat diambil dari beberapa adegan mungkin karena ane merasa karakter Tony spark ini sedikit banyak ada yang seperti ane, diantaranya:

  1. Sewaktu beli strawberry buat Pepper, Tony bayar pakai jam mahal, dia gak mau si penjual sodorin ke dia..cuma minta jatuhin aja ke kursi mobil, ini sangat menggambarkan bahwa Tony bukan anak manja yah..
  2. Sewaktu Tony bawa maket buatan bapaknya segede-gede papan…pake mobil…well, keren tuh.. if you want things done, do it yourself.
  3. Sewaktu Tony bangun apa itu…akselerator buat bikin elemen baru berbentuk segitiga…motor gedenya buat ganjalan..hehehe..simple, praktis, gak mau ribet.
  4. Sewaktu Tony bikin makanan buat Pepper di pesawat pribadinya sampe 3 jam. Duh itu romantis banget..
  5. Sewaktu Tony menonton video lama buatan bapaknya yang berisi tingkah polah Tony kecil. mengharukan.sekali
  6. Sewaktu Tony memenangkan debat dengan senator, dia bilang “I privatized world peace”…Gosh..itu keren banget.
  7. Sewaktu Tony diberi komentar kompulsif dan narsis oleh Natalie..dia terima dengan lapang dada…sadar diri bo’
  8. Sewaktu Tony menghentikan hiasan mejanya Pepper yang bisa berputar sendiri…hehehe..ciri2 orang perfeksionis nih..

Adegan-adegan tersebut  sangat berkesan dan cukup membuat ane bersemangat. Satu hal yang terpenting dari morale tersebut bahwa apa yang sudah dicapai oleh Tony bukan karena hasil kerja dan harta warisan ayahnya, namun karena kecerdasan, kegigihan dan kemauan Tony untuk keluar dari comfort zone.

Oh ya, bagi yang hendak menonton film ini jangan terburu-buru keluar karena ada adegan kejutan setelah credit title..hintnya: palu Thor.. 😀





Reevu MSX1, Helm dengan Spion Terintegrasi

2 05 2010

Pandangan ke arah belakang sangat berguna untuk mengambil keputusan saat bermanuver. Dalam beberapa diktat training berkendara aman, diajarkan metode SEE (Search, Evaluate, Execute). Prinsip dasar dari SEE adalah aware (waspada) setiap saat terhadap kondisi sekeliling sewaktu berkendara dan mampu bertindak tepat demi keselamatan.

pandangan kebelakang tidak harus alay kaya gini..

Blindspot (daerah tak terlihat) pada kendaraan dapat dikurangi (bukan dihilangkan) dengan memakai kaca spion (rear view mirror). Kaca spion yang merupakan kaca cembung ini memberikan pandangan ke arah belakang sampai dengan sudut tertentu ke arah samping. Ini membantu pengandara mengambil keputusan saat hendak bermanuver.

rear view sight

Pada mobil terdapat 3 kaca spion untuk mengurangi blind spot (kiri, kanan, tengah, sementara pada motor hanya ada sepasang. Pengendara motor memiliki daerah blindspot pada bagian tengah-belakang. Pada lalu-lintas yang padat seperti di kota besar, kewaspadaan akan manuver pengendara lain haruslah sangat tinggi termasuk memantau daerah blind spot di sekeliling.

Spion Tengah di Mobil

Ketiadaan alat reduksi blindspot ini ditanggapi oleh Reevu, produsen helm dari Inggris dengan membuat Reevu MSX1, helm dengan rear view mirror yang terintegrasi. Metode reduksi blindspot pada helm ini menggunakan kaca reflektor yang dapat diatur secara mekanis, prinsip kerjanya mirip periskop pada kapal selam.

Bagaimana situasi pandangan dari dalam helm? Berikut foto-fotonya yang diambil dari website Reevu.

Pandangan RVM Helm Reevu-1

Pandangan RVM Helm Reevu-2

Pandangan RVM Helm Reevu-3

Cukup inovatif, namun dapatkah helm ini dijual di Indonesia? Mari kita bahas.

Dari aspek legal, helm impor seperti ini harus memenuhi SNI 1811-2007, sementara menurut website Reevu, helm produksi mereka telah sesuai dengan standar homologasi Eropa yaitu ECE-ONU 22-05. SNI mengambil referensi juga dari ECE.

Referensi SNI 1811-2007 juga dari ECE

Bagaimana dengan fitur spion terintegrasi?

Tidak ada pasal di dalam UU no.22/2009 yang melarang helm dilengkapi kaca spion seperti helm Reevu ini. Satu-satunya pasal yang relevan adalah pasal yang mengatur penggunaan spion yaitu pasal 285 mengenai kelengkapan kendaraan bermotor.

Pasal 285 UU no.22/2009

Pasal relevan yang lain adalah pasal 106 dan 283 mengenai konsentrasi saat berkendara yang tidak boleh terganggu. Apakah rear view mirror Reevu MSX1 mengganggu konsentrasi? Belum tentu, tapi jika menilik attitude sebagian besar pengendara motor di Indonesia, bisa jadi ada kasus dimana rear view mirror tersebut terlalu asyik dipandangi sehingga merusak konsentrasi, karena belum pernah ada helm dengan spion internal sebelumnya.

Pasal 106 UU no.22/2009

Penjelasan Pasal 106 UU no.22/2009

Pasal 283 UU no.22/2009

Ane sendiri menanti hadirnya helm ini di Indonesia, bagaimana menurut anda?

foto: dari berbagai sumber





Ada Orang Asing Minta Bonceng..Bagaimana?

1 05 2010

Berikut email dari bro Andre di milis bajaj_pulsar_indonesia@yahoogroups.com.

Jika ente sedang riding sendirian lalu mengalami hal seperti ini, apa yang ente lakukan?

========================================

*From:* andre_squadronix <andreas_morrison@ yahoo.com
*To:* bajaj_pulsar_ indonesia@ yahoogroups. com
*Subject:* [Bajaj Pulsar] Perikemanusiaan vs Tertib Berkendara

Beberapa hari yang lalu, saat saya pulang dari rumah ortu pada hari minggu malam kira2 jam 11an, iasa melewati rute jalan warung buncit dari arah kemang. Kebetulan pada jam segitu kondisi lalin di daerah tersebut masih sangat ramai.

Kemudian…pas di perempatan Mampang, kondisi lampu merah…trus saya berhenti dgn taat dan patuhnya berhenti di belakang garis putih. Sambil melihat kondisi disekitarnya. ..kemudian saya melihat kekiri ( kebetulan ada taman ) ada seorang bapak tua ( botak, kira2 berumur 60 tahunan ) meloncat
dari pagar…dan sekonyong-konyongny a menghampiri saya…Ini adalah percakapan kilat yang terjadi antara saya dan si bapak :

Bapak : ” dek..numpang nebeng bonceng ke seberang yah ? “
Saya : ” kemana, pak ?
Bapak : ” Ke perempatan situ, deket…kuningan ”
Saya : ” Maaf, pak…ngga bisa ”
Bapak : ” Kenapa ? kok ngga bisa ?
Saya : Karena bapak ngga pake helm…
Bapak : Halah….deket kok…
Saya : Pak…bapak tidak ada helm, jadi ngga bisa…”

Tiba-tiba… dia langsung berusaha untuk naik ( membonceng ) ke motor saya..Akhirnya saya melambaikan tangan tanda tidak…akhirnya dia bilang dgn nada amarah :


Bapak : Hahhhhhh…. pelit ! sial…gw sumpahin kena marabahaya lohhh !
saya : Hah…


Akhirnya..ngga lama, lampu hijau..dan saya akhirnya jalan trus melihat ke spion belakang, kalo si bapak telah berboncengan dgn salah satu pengendara R2 dibelakang saya…tanpa mengenakan helm. Kebetulan… disaat saya berkendara motor, saya memakai atribut pulsarian ( rompi ) Yang ingin saya tanyakan…kepada kawan2 semua adalh :

Apakah saya salah, tidak memberikan tumpangan kepada si bapak, padahal jarak dari perempatan mampang ke perempatan kuningan hanya sekitar 500 mtr dan saat itu tidak ada Polisi yang bertugas ?

Andre Squadronix
Pulsarian PRA Jakarta a.k.a SQUADRON
Ranger #994
Digital Ghost

========================================

Kalau menurut ane, permintaan sang bapak tidak wajar dan mencurigakan. Bukan hanya sekedar penolakan tidak mau pakai helm tapi siapa tahu ada niat lain yang dapat merugikan. Dalam situasi jalan dimana segalanya asing, kejadian seperti ini perlu diwaspadai.

Monggo didiskusikan..

sumber gambar:

http://iwaniwe.com








%d blogger menyukai ini: