Wah..Di Sebuah Milis Motor, Blogger dianggap Spammer

11 06 2010

Pagi ini ketika baru saja meletakkan diri di kursi tunggu Zona 4, Terminal 3 bandara Soekarno Hatta, ane cukup terhenyak membaca posting di mailing list (milis) Thunder Community Indonesia (TCI). Bro Edo Rusyanto, seorang penggiat road safety, jurnalis sekaligus blogger senior anggota Komunitas Blogger Indonesia dianggap sebagai spammer milis.

Bro Edo padahal menyajikan data faktual persaingan sepeda motor di Indonesia, namun moderator milis dan seorang anggotanya beranggapan lain. Singkat kata mari baca posting lengkapnya.

Komentar ane, blogger adalah pengamat yang rutin menyajikan opini hingga fakta seputar hal yang ia gemari (dalam hal ini motor). Apalagi posting bro Edo menyajikan data dan fakta aktual. Jadi seharusnya pembaca tidak menutup diri terhadap ilmu yang diberikan oleh blogger dengan alasan kebebasan berpendapat anggota dan moderator milis. Sayang sekali di tengah era informasi sekarang ini blogger dianggap spammer.

================

Gak apa2 bro, ane akan setop mengirim artikel. Btw, trims. Salam

http://edorusyanto. wordpress. com

From: “Marlo BATHOC™” marlo.bathoc. 041@gmail. com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 18:27:57 +0000
To:
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Menarik sih bro, tapi kalo ane lihat ga penting2 banget juga karena udah banyak di media lainnya.. Tapi semua terserah kepada penghuni dan pemilik group milis ini donk..

Namanya pendapat boleh aja khan? 🙂

Thanks.

Rgds,

MarLo

Sent from Bathoc 041 BlackBerry® device

From: lucky.junan. subiakto@ gmail.com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 18:27:17 +0000
To:
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Wah artikel menarik dikategorikan Spam?

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: “Marlo BATHOC™” marlo.bathoc. 041@gmail. com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 17:41:56 +0000
To:
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Baru gw mau bilang bro, tapi ane juga hanya penghuni biasa, apa mau dikata.. Hehe..

Thanks.

Rgds,

MarLo

Sent from Bathoc 041 BlackBerry® device

From: tc125.077@gmail. com
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 17:28:18 +0000
To: TC Milis
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: Re: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 Wah lama2 mula menganggu nih… Sorry om ente gw mark spam ye… Thx

—-

Regards,

Ende | TC125.077 | B 6666 SNR | Jakarta

Hell Chapter Member

Because in heaven all the interesting people are missing…

From: edorusia rusia
Sender: thunder125@yahoogro ups.com
Date: Thu, 10 Jun 2010 10:19:41 -0700
To: ; Milys; YJOC Yahoo Groups; ; ; ; Pulsarian; jokealabikers; ; ; Thunder125 Club
ReplyTo: thunder125@yahoogro ups.com
Subject: [Thunder 125] sengitnya persaingan pasar sepeda motor
 dear om momod, numpang benwith yah. trims

sumber (http://edorusyanto. wordpress. com)

artikel lainSengitnya Persaingan Pasar Sepeda Motor
 

AROMA ketatnya persaingan sepeda motor pada lima bulan pertama 2010 kental sekali. Terutama persaingan di posisi pertama dan kedua pemimpin pasar. PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Kencana Motor Indonesia (YMKI) saling mengejar.

Ibarat persaingan di ajang balap sepeda motor MotoGp. Siapa lengah, bakal tertinggal.Sengitnya YMKI, agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor Yamaha, mengejar AHM, ATPM sepeda motor Honda, menyedot adrenalin. Sepanjang Januari-Mei 2010, Yamaha sempat mendahului Honda pada Januari, Februari, dan April. Sedangkan….

================

Bagaimana menurut ente?

Posted with WordPress for BlackBerry.





Honda Tiger edisi 2010, Sesuaikah dengan Aspirasi Konsumen?

11 06 2010

Honda Tiger bisa dibilang motor batangan paling HIT yang pernah dibuat ATPM motor Jepang di Indonesia. Di milis HTML sendiri ane baca beberapa pengalaman dan suka duka para penyemplak Macan itu. Ada yang beli Tigernya setelah nabung sekian lama tahun 1994, ada yang salut sama durabilitasnya, yang dikabarkan paling baik ditemukan pada Tiger terbitan sebelum tahun 1997 dan adapula yang mengeluh kekurangan-kekurangan yang menempel di si Macan.

Karena product knowledge ane gak tinggi-tinggi amat seputar Tiger, ane gak akan bahas detail motornya. Tapi dari artikel blogger lain seperti Mas Triatmono yang bahas Tiger 2010 dari kacamata pabrikan dan mas Taufik yang mengulas Tiger dengan strategi beregunya ini, ane jadi tertarik bahas respon konsumen terhadap Tiger.

Dari kacamata konsumen, entah berapa prosentasinya, ane menggarisbawahi respon kecewa terhadap Honda Tiger 2010 ini. Kebingungan terhadap kemalasan Honda memperbaiki berbagai “bug” pada versi sebelumnya sedikit terjawab pada artikel mas Tri tadi.

Behavior alias kelakukan para konsumen motor di Indonesia memang unik. Kawasaki Ninja yang dibandrol 40-an juta terbilang laku keras, sementara Honda yang produknya cuma ganti baju saja lebih laku lagi apalgi motor bebeknya.

Faktor utama pada perilaku ini ane nilai adalah brand image Honda yang sudah kadung melekat erat di benak konsumen. dan ATPM lain, apalagi pendatang baru jika ingin menggerus Honda harus menyajikan hidangan yang lebih lezat..Tengok Bajaj yang harus berjibaku dengan teknologi DTS-i dan fitur-fiturnya, TVS yang bergumul dengan strategi R&D dan marketingnya, atau Kawasaki yang menjatuhkan “bom atom” nya di segmen premium dengan Ninja 250 nya.

Dari pola-pola ini ane mencoba mengambil kesimpulan bahwa calon konsumen mayoritas akan mengeluh di awal-awal kemunculan Honda Tiger, tapi lama-lama bisa keracunan dan memutuskan untuk membeli dengan berbagai alasan yang ujung-ujungnya mengarah kepada jam terbang Honda yang sudah tinggi di Indonesia. Bahkan sampai ada yang fanatik terhadap Honda lantas “bakar-bakaran” kalau merk Honda diserang..weleh..

Teori Mas Triatmono yang disajikan di blognya mengenai minority-majority kemauan konsumen itu khan empirik.

Apakah Tiger baru ini dibuat berdasarkan kemauan konsumen majority? ane gak tahu..penasaran juga. Kalo dari kacamata ane, improvisasi signifikan Tiger adalah pada saat Tiger Revo keluar dengan lampu asimetriknya, just that..

mau Tiger jadi seperti ini? jangan mimpi..

Lalu kalo mau tengok kemauan konsumen, kira2 mana yang majority kemauannya? yang pro “status quo” Tiger alias gak perlu perubahan banyak2, atokah yang pro “reformasi” tiger alias yang ingin tiger dipermak mesinnya, rantenya dibuat gak berisik..dll..

Konsumen atau calon konsumen tiger di sini menurut tebakan ngasal ane pastilah dari kalangan yang well educated dan segmented masalah motor jadi yaa..pasti mengharap lebih dari sebuah motor legendaris bernama Tiger.

Itulah..bukti nyata bahwa ATPM sukses mendorong calon konsumen untuk membeli produknya, sementara calon konsumen dan konsumen tak kunjung berhasil mendorong ATPM untuk improvisasi produk secara signifikan..Lha nanti kalo ane ngomong gini, Pak Nyoman Kesawa bakalan tinggal bilang ke ane “Silakan cari ATPM lain yang sesuai untuk anda”.

Kalau nyatanya AHM secara jelas menyajikan tiger sperti ini…bagaimanakah nilai rapornya?

Kita lihat sepak terjang Tiger 2010 dalam setahun ke depan. Ane akan dengan setia memantau siapakah ATPM yang akan sukses merobohkan kedigdayaan AHM seperti Facebook sukses menurunkan popularitas Friendster di Indonesia…!!!

sumber foto: googling








%d blogger menyukai ini: