Bajaj Auto Indonesia BEP di 2012, Sukses di Segmen Niche Banyak Manfaatnya..!

30 07 2010

Membaca berita mengenai membaiknya cash-flow Bajaj Auto Indonesia sebagai salah satu anak perusahaan Bajaj Auto Limited Ltd. (India) di link ini, membuktikan bahwa idealisme Bajaj sebagai produsen motor yang berkomitmen tinggi untuk terus fokus berbisnis motor sport alias motor batangan cukup berhasil. Sejak tahun 2006 BAI mulai berbisnis di Indonesia dan prediksi break even point (BEP) nya pada tahun 2012.

Berarti hanya dalam 6 tahun, BAI telah sukses mengubah net cash flow nya dari nilai negatif menuju positif.

Membaiknya loss BAI dari 11 crore menjadi 6 crore di first quarter tahun 2010 ini turut didukung dengan perbaikan manajemen dan sumber daya manusia, seperti yang ane tulis di artikel sebelumnya.

Melalui artikel ini pula ane ingin menggaris bawahi idealisme Bajaj dalam mewarnai pasaran motor sport di tanah air. Pasaran motor sport memiliki banyak Obstacle, Threat dan Weakness…(hehehe, belajar SWOT dikit), sebut saja:

  • kelas motor sport yang sifatnya niche alias segmented
  • harga produk yang lebih mahal
  • pesaing yang lebih kuat
  • brand image Bajaj yang masih harus diperbaiki

Dengan segala minus point tersebut, Bajaj berhasil melakukan segenap daya upaya, dari mulai perbaikan brand image, perekrutan SDM manajemen baru, peningkatan fitur dan kualitas produk hingga pembuatan iklan yang catchy. Bahkan BAI akan mulai mengoperasikan pabriknya pada 2011 nanti.. We’ll see..

Suksesnya Bajaj berjualan produk niche dengan jajaran Serigala Pulsarnya ini seharusnya mampu menjadi inspirasi bagi ATPM lain untuk lebih berkomitmen dan lebih idealis dalam berdagang.

Produk niche dapat mutually-benefit alias saling menguntungkan beberapa pihak stakeholders transportasi seperti produsen, konsumen dan pemerintah. Mengapa?

  • Dari sisi produsen, berjualan motor sport/batangan dengan karakter seperti Pulsar terbukti dapat pula cepat balik modal alias BEP (Break Even Point). Jadi…sebaiknya tak usahlah mengeluarkan begitu banyak effort nan lebay bin ndeso, dari mulai bikin iklan jembatan rubuh karena motor, membuat motor bebek bersuara mesin motor balap dan sejenisnya. Lihatlah Pulsar yang melenggang santai dengan iklan yang relatif tidak lebay dan lebih elegan. Image produk niche-nya mencerminkan kebanggaan yang tidak murahan tanpa harus melakukan Pembodohan Otomotif lewat iklan. Konsumen juga gak bodoh oi..

  • Dari sisi konsumen, produk niche dengan harga dan uang muka kredit yang tentu lebih tinggi dari motor bebek akan membuat calon konsumen lebih mau berusaha untuk mendapatkan sang Serigala impian. Calon konsumen akan mau bersusah-payah mengumpulkan uang untuk meminang sang Serigala. Ini sejalan dengan tweet Safir Senduk, salah satu ahli keuangan Indonesia yang kira-kira seperti ini bunyinya “Menunda kesenangan itu membuat hidup lebih bermakna dengan hasil lebih besar yang diperoleh di akhir“. Bandingkan dengan effort yang diperlukan untuk jenis motor lain yang lebih murah..yaagh..memang calon konsumen akan lebih cepat mendapatkan barangnya, lebih cepat terpuaskan.. tapi.. dimana letak kebanggaannya mengendarai motor yang terlalu mudah diperoleh dan dimiliki banyak orang alias pasaran?
  • Dari sisi pemerintah sebagai regulator, dengan membatasi produksi ATPM dan penggunaannya hanya pada segmen niche ini akan lebih meringankan tugas penyelenggara jalan dan instansi terkait lainnya. Terbayang bahwa populasi sepeda motor akan lebih berkurang jauuuuh berkat seleksi ketat pemerintah pada calon pengendara dan prosedur kepemilikan dan penggunaan. Yang jelas kebijakan pembatasan harus dibarengi dengan peningkatan fasilitas transportasi massal dong..!

transportasi massal..capek dech..

Tapi ya…hey, itu hanyalah gambaran ideal saja dimana:

  • Calon Konsumen punya kebanggaan akan produk yang dipilihnya dengan sejumlah effort tertentu.

  • Produsen punya idealisme dalam berjualan..jangan mentang-mentang jualan bebek goreng laku keras lantas menunya bebek goreng muluuu..kalkunnya gak pernah dipikirin dan malah asyik melakukan Pembodohan Otomotif. eeh…produsen lainnya bukannya buat diferensiasi nyemplung ke Blue Ocean, malah ikut berdarah-darah di Red Ocean yang sudah jenuh bin sumpek..
  • Pemerintah memiliki grand design keseimbangan antara kendaraan umum dan pribadi yang jelas. Pembatasan kendaraan pribadi  itu bisa jadi bagian dari grand design, tapi harus difasilitasi dengan peningkatan kualitas transportasi umum. Jangan ikut-ikutan ketularan Pembodohan Otomotif juga dooong.

Well…in the end ane hanya bisa memandangi sang Serigala 180 ane yang mungkin sebentar lagi akan menjadi Serigala 220. Sebuah produk niche, wujud idealisme pribadi yang difasilitasi produsen dengan mantabs.

Terkesan memuji Bajaj? Hmmm…gak juga…sebenarnya ane termasuk orang yang setuju dengan pembatasan sepeda motor. TAPI dengan syarat perbaikan dan peningkatan kualitas transportasi massal. Piye…Pak Presiden dan Pak Menteri…iso pora son..???

Jika syarat tersebut tidak dipenuhi ya..terpaksa lah ane harus mengendarai sang Serigala di jalanan nan semrawut pating macut..eh macet bersama korban-korban pembodohan otomotif yang sruntulan di segala penjuru jalanan kota.

korban PEMBODOHAN OTOMOTIF


Aksi

Information

12 responses

30 07 2010
pridesonline

duh ben, artikel gado-2 nih.. gue pikir mo ngebahas Bajaj doang. tuh dealer pada tutup gimana yah? Surabaya cuman satu service centre loh?

30 07 2010
pati

yoi bro..
dibatam juga dah tutup…
apa kurang menguntungkan lagi ya disini?
padahal baru mencoba tenaganya serigala 200

30 07 2010
zaqlutv

hah, dealer bajaj di surabaya pada tutup juga? kirain tvs doank yang pada tutup dealernya. pemasarannya kurang gigit nih. maju terus donk motor india. walo ga ada secara komunitas resmi di mojokerto, anak pulsar dan apache suka nongkrong bareng 😉 tapi kalo jalan bareng anak2 pulsar, apache aye dikira pulsar juga 😥
soale batok lampunya sama2 pake sorban :mrgreen:
hero honda karizma yang naked version kalo masuk ke indonesia juga dikira nyontek pulsar kali yach :mrgreen: padahal emang khas motor india pake sorban..

30 07 2010
dnugros

yang penting kalo buat iklan produk harus menampilkan teknik safety riding dijalan dengan gear lengkap oleh bikersnya…ga cuman petakilan naik turun bangunan, jumping diatas tukang jualan atau pukul-pukul gamelan dijalan :-D….PISS OM

30 07 2010
bennythegreat

hehehe..bener..bener…bajaj kalo bikin iklan biasanya latar belakangnya selalu PASAR… masih kangen sama habitat si tiga roda?

wkwkwkwk…

30 07 2010
steven sahardjo

hehehe…udah lama gak denger “petakilan” naik turun bangunan 🙂
iya beberapa dealer tutup bukan berarti sampai disitu aja, maklum pembenahan membutuhkan waktu dan saya yakin 1 tahun kedepan akan semakin banyak dealer tersebar dengan kualitas yang terbaik juga. Kan ini motor segmented, dan bukan motor sembarangan.

30 07 2010
ferry

Gua rada gak “sreg” pd bagian “dari mulai bikin iklan jembatan rubuh karena motor”.
Iklan intinya menarik perhatian orang lain, dan iklan dari product2 motor tsb emg dah identik “BANYOLAN Seger”.
Gua pribadi dah mulai rada tertarik buat meminag pulsar 180, keren bgt apalagi dipake HR4 Givi.

31 07 2010
broer

kelamaan launching yg 220 so yg 180 dan 200 skrng krng diminati lg, modelnya jg 11-12. Skrng kekuatan bajaj cm pada 135cc krn hrganya yg pahe. Buat apa yg 220 ditunda2 lg ngg dealer pada tutup ya.. Pulsar 220 menunjukkan kl bajaj punya motor yg powerful tdk hny light sport aj supaya bs menarik pasar dari macan 200 dan kalajengking 225.

2 08 2010
adecahyapurnama

@broer: pulsar 200 ama 180 UG4 dah bisa menarik pasar macan 200..
tinggal kalajengking yang belum ada pesaing buat motor berharga “murah”…

nunggu P220 ah, tar RaouL dibingkai aja…

3 08 2010
Bus Kota Angkota

titip bagi yang butuh informasi tentang rute angkutan umum di indonesia silahkan mampir Rute Transportasi Umum di Indonesia. trims

6 08 2010
Tanpa Modal Besar

Mantap dan kerenlah pokoknya…..ngacir terus…

30 03 2011
so_much

iya bro..” nunggangi pulsar mantabs bgt! yg lain jgn beli deh, gw blm puas jd selebriti di jlanan,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: