Aksi Damai RSA, 28 Agustus 2010

25 08 2010

aksi damai RSA

Rencana pemerintah untuk membatasi ruang gerak dan populasi sepeda motor di DKI Jakarta tetap mengemuka. Meskipun pemberitaan kebijakan ini sempat meredup tertimpa isu-isu sosial lainnya, kebijakan kontroversial ini terus menuai pro dan kontra di masyarakat.

Reaksi kontra datang dari berbagai komunitas dan organisasi pengguna roda dua. Sejumlah besar anggotanya yang sebagian besar menggunakan moda transportasi roda dua ini sebagai kendaraan sehari-hari menolak keras kebijakan pemerintah tersebut.

Road Safety Association (RSA), sebagai lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap permasalahan keselamatan jalan pun bereaksi. “Masyarakat rela memakai sepeda motor bahkan dengan cara kredit sekalipun, karena transportasi publik tidak cukup layak mengakomodasi kebutuhan transportasi mereka, Hendaknya pemerintah tidak membuat kebijakan semena-mena dengan membatasi sepeda motor tanpa dibarengi dengan  perbaikan kualitas layanan transportasi publik” tukas Rio Octaviano, ketua umum RSA.

apa penyebab macet?

Sebagai implementasi kontra kebijakan pemerintah, RSA yang memperoleh dukungan dari lebih dari 70 klub dan komunitas roda dua itu tengah merencanakan aksi damai. Dengan tema “Tolak Pembatasan  Sepeda Motor, Sediakan Transportasi Publik Yang Aman, Nyaman dan Terjangkau”, RSA akan menggelar aksi damai pada tanggal 28 Agustus 2010.


Aksi akan berpusat pada orasi di bundaran HI dan konvoi dari Senayan hingga Silang Monas. Sebagai hasil dari aksi tersebut, RSA akan mengajukan tuntutan kepada pemerintah, diantaranya penolakan pembatasan sepeda motor sebelum ada perbaikan transportasi publik.

Diharapkan dengan adanya aksi damai ini pemerintah kota DKI Jakarta dan instansi terkait dapat meninjau kembali bahwa pengguna sepeda motor bukanlah pihak yang paling berkontribusi terhadap kemacetan dan maraknya penggunaan kendaraan pribadi akan terus bertambah sampai transportasi publik yang aman, nyaman dan terjangkau diwujudkan.


Aksi

Information

9 responses

25 08 2010
asmarantaka

PERTAMAX

25 08 2010
asmarantaka

wah jelas2 keliatan kalo roda 4 yg bikin macet..ck..ck..ck..bang kumis2 :mrgreen:

25 08 2010
blognyamitra

Orang yg mengaku “Serahkan Pada Ahlinya” & lulusan Jerman ternyata tak bisa berbuat apa2.

26 08 2010
Awakku

Haree gene, belum bisa ngatasi macet sama banjir di Jakarta masih ngaku2 ahli ??
MALU DONGGGG……..!!

26 08 2010
dnugros

habis lebaran kurangi angka urbanisasi, perbanyak lapangan kerja didaerah…dijamin dehhh jakarta akan berkurang macetnya 😀

26 08 2010
dnugros

walah komenku nyangkut…

26 08 2010
bennythegreat

sudah bebas tuh komennya..kok bisa nyangkut ya?

27 08 2010
martini

gak jaminan lulusan jerman………apalagi kalo cuma menang kumisnya doang!!!
dulu kan warga jakarta suruh nyoblos kumisnya kan??? bukan otaknya…….makan tuh kumis…………..

28 08 2010
yudi

bodoh kok permanent………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: