[Spyhacker-2] Review Fisik Helm

14 12 2010

 

Spy Hacker

 

 

Nah..kesan pertama yang ane tangkap ketika menerima dus INK Spy Hacker adalah..wah..lengkap nih paketnya. Dapat helm dan tas helm yang keren. Kebetulan ane mendapatkan Spy Hacker ukuran XXL warna hitam metalik.

So bagaimana kesan ane terhadap penampilan fisiknya?

 

Mekanisme D-Ring, Aman atau Repot?

 

 

Begini..mata ane tertuju pada mekanisme chin strapnya yang memakai D-Ring. Bagi yang belum tahu, D-Ring adalah mekanisme pengikat yang lebih aman ketimbang model clip-on yang biasa dipakai pada helm umumnya. Namun ane mensinyalir bahwa konsumen akan sedikit repot memasangkan dan mengikatkan strap D-Ring ini jika tak terbiasa. Ane juga khawatir tipikal biker Indonesia yang terburu-buru akan malas memakai D-Ring ini. Harus ada instruksi memakai D-Ring ini yang disosialisasikan oleh pihak INK.

 

spion internal

 

 

Kemudian..tentu saja, ane memperhatikan kaca pemantul alias spion internal yang menjadi fitur utama Spy Hacker. Ane pegang-pegang dari luar dan..hmm…cukup rigid. Sesuai keterangan Pak Henry bahwa materialnya terbuat dari plastik berlapir krom yang tidak akan pecah berkeping-keping jika terkena benturan, namun hanya akan melekuk saja.

 

plastik transparan memperlihatkan finishing yang kurang rapih

Spy Hacker memiliki emboss SNI dan DOT

 

 

Mari menuju bagian belakang helm.. Disini terdapat lapisan plastik transparan yang digunakan untuk meneruskan pandangan dari pemantul depan. Di sini ane melihat nilai minus Spy Hacker, yaitu lapisan busa EPS alias styrofoam terlihat jelas dari balik lapisan plastik transparan tersebut sehingga mengurangi nilai estetika. Ah…seandainya lapisan styrofoam ini tertutup plastik ABS, pasti lebih cantik helm ini. Begitu pikir ane. Pada bagian belakang bawah terlihat emboss SNI, stiker DOT dan logo berhuruf Jepang.

 

busa helm...empuk dan kenyal

 

 

Nah, sekarang saatnya memakaikan helm ke dalam kepala..Apa yang ane rasakan?

Busa segera menjepit kepala ane dengan pas. Ukuran XXL yang dimiliki Spy Hacker barangkali setara dengan ukuran XL Nolan N-103, Caberg Rhino hingga GIVI X-Plus ane yang sudah dijual..:mrgreen:

Lagi-lagi nilai minus terasa..pandangan ane ke depan tampaknya terbatasi pada bagian kiri-kanan sehingga tak cukup luas. Namun ini bisa jadi subjektif. Bisa saja ada orang lain yang sudut pandangannya tak seluas ane.

 

sudut pandang ke kiri-kanan tak cukup lebar

 

 

Bagaimana penampilan kaca pemantul/ spion internalnya?

Spion internal memantulkan pandangan di belakang samar-samar pada malam hari. Praktis hanya cahaya lampu kendaraan saja yang dapat ane lihat jelas lewat spion internal itu. Namun pada siang hari pandangan jauh lebih jelas. Review mengenai pemakaian harian INK Spy Hacker akan ane bahas pada artikel selanjutnya.

 

overall penampakan

 

 

Aduh..lagi-lagi maslaah estetika nih..maklum ane termasuk orang yang tidak nyaman melihat “flaw”. Ketika ane memakai helm ini siang hari..Ane perhatikan spion internal, dan terlihatlah pemandangan di belakang dengan jelas. Namun…segera jelas terlihat pula finishing internal pada bagian kiri-kanan jalur pemantulan yang terkesan asal jadi dan tidak presisi. Harus dibenahi nih detailing dan finishingnya.

Dari review terhadap fisik helm ini ane simpulkan beberapa nilai plus dan minus yaitu:

Plus (+)

  • material outer shell cukup baik, dibandingkan helm full face lokal lainnya
  • busa empuk, mampu menjepit kepala dengan nyaman
  • fitur spion internal, mengurangi blind spot pada bagian belakang motor
  • mekanisme chin strap sudah memakai D-Ring
  • ventilasi helm baik, sirkulasi sangat lancar ketika riding

Minus (-)

  • spion internal tidak dapat diatur sudut kemiringannya
  • finishing pada bagian styrofoam belakang kurang enak dipandang
  • finishing sepanjang jalur pandangan spion internal terkesan asal jadi
  • mekanisme pengikat D-Ring sedikit rumit jika tidak terbiasa

Demikian review fisik helm Spy Hacker, pada artikel berikutnya ane akan mereview pemakaian helm ini untuk riding sehari-hari.


Aksi

Information

15 responses

14 12 2010
aiefz

Pertamaxxx plus

14 12 2010
karismalovers

harga berapa?

14 12 2010
bennythegreat

850 ribu rupiah bro..

14 12 2010
Triyanto Banyumasan

saya jd ragu buat ngeluarin dan 850rebu kalo banyak keluhan gitu…. *padahal emang gak niat.. larang je

14 12 2010
blognyamitra

Nunggu helm yg ada HUD nya aja deh…hehehe…

14 12 2010
14 12 2010
arif rakhman

nunggu “jandanya” aja deh:mrgreen:

14 12 2010
j4na

udah pernah baca di M+ mengenai helm ni… emang keren…
http://dewataspeedblog.wordpress.com/2010/12/14/motor-merek-apaan-nih-ya/

15 12 2010
Ncham

Kaya’y cocok bwt turing,blind spot bagian belakang brkurang n bisa liat barisan turing,referensi ok

15 12 2010
15 12 2010
masbonto

menarik nih reviewnya..
btw bang ben, nyari helm ukuran xxl gitu dimana yah? kepala saya juga gede nih..😀

15 12 2010
asmarantaka

hmm…..udah punya ternyata:mrgreen:

15 12 2010
bennythegreat

dipinjami oom…untuk direview..

16 12 2010
Awakku

jiaaaa.. jadi ingat pas JMCS kemaren, di booth-nya NHK, saya nanyain “mana helem yang ada kameranya mas ?”
yang jaga bilang gak ada, tapi saya ngotot…”loh tadi saya lihat di Kompas ada kok…”

wakakakakak

17 12 2010
nunoe

jadi, over all oke yah…
cuman di finishingnya yg kurang rapih…
menurut ane, untuk harga 850ribu harusnya bisa sedikit dirapihin lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: