Jadi Fanboys Fanatik Sebuah Brand..Penting Ya..?

6 04 2011

fanboys oh fanboys..

Menarik sekaligus geli melihat ulah para fanboys di dunia otomotif. Seolah lewat fanboys tersebut kita jadi mengetahui bagaimana perilaku rata-rata pemakai sebuah produk otomotif jika brand, jenis produk atau apapun itu yang berkaitan dengan produknya sedang dibahas.

Uniknya, istilah fanboys ini kerap ditemukan di ranah blog otomotif. Disanalah para fanboys bertahta..he..he..he..Ya, jelas donk. Khan para blogger kerap dicap dan dicerca sebagai tukang banyak omong..ibarat debu usil yang harus dibersihkan..he..he..he.. Yang namanya blogger ya jelas, menulis sekehendak hati..jika timbul ide atau inspirasi, maka segera ia tuangkan pemikirannya kedalam beberapa alinea. Namanya juga hobby. Pastinya subjektivitas, kreativitas dan objektivitas turut bermain dengan porsi-porsi bervariasi, tergantung latar belakang dan “nature” sang blogger…!!

Karena sifatnya subjektif, maka tak jarang si blogger menjatuhkan vonis “Oh..ini motor jelek…” atau “Wow..ini motor bagus…” berdasarkan data-data dan opini pribadi. Inilah yang memancing reaksi bervariasi dari para fanboys.

Para fanboys dapat berasal dari perorangan yang memang mengalami perasaan cinta mati terhadap sebuah produk atau brand, atau bisa saja sebuah jaringan komentator terorganisir yang bertujuan mempengaruhi opini pembaca blog. Naah..kalau yang terakhir disebut ini layak diberi gelar KOMENTATOR TERNAK…!!

ternak euy..

Yang ternak-ternak gak usah dibahas deh, sekarang ane mau bahas fanboys tipe pertama saja.

Adapun, sebuah produk otomotif di negri nan ajaib dimana Gayus dan Melinda Dee tinggal ini sering dianggap sebuah simbol pencapaian seseorang. Sebut saja lah dari mulai seekor bebek sampai sebuah helikopter merupakan bentuk tindakan manusia untuk memuaskan keinginan dan kebutuhannya.

Jika butuh..okelah dibeli, selama tepat guna ndak masalah. Biasanya mereka yang membeli sebuah produk otomotif lantas menjadi semakin cinta buta terhadap barangnya itu yang menjadi bibit-bibit fanboys fanatik. Ini manusiawi mengingat akan ada hubungan yang erat antara seseorang dengan sesuatu yang dianggap sebuah pencapaiannya. Lhaa..semua orang itu sesungguhnya membutuhkan rasa “diuwongke”, ingin dianggap, ingin dihargai. bahasa psikologisnya “need of achievement”. Bentuk ekspresi psikologis ini pulalah yang membuat seseorang termotivasi untuk berkumpul dengan mereka-mereka yang memiliki kesamaan achievement. Yaah..kalau kata lirik lagu Dewa 19 yang berjudul “Selatan Jakarta” istilahnya “..mengukur batas-batas kejayaan..” gitu.

Sementara bagaimana image si produk ini dinilai menjadikan persepsi publik berbeda-beda namun dapat ditarik sebuah interpolasi apakah si produk ini “auranya” terlihat positif atau negatif. faktor-faktornya banyak..dari mulai kualitas produk, proses marketing, pelayanan sang sales, janji-janji manis marketing, iklan, perbandingan dengan produk sekelas, hingga tipikal tingkah pemakai produk otomotif yang sering terlihat. Akibatnya kerap terjadi friksi dan percikan yang menyebabkan sang fanboys terusik hatinya..

Bagaimana mungkin..sebuah produk otomotif yang telah dibeli dengan darah, kredit dan keringat tiba-tiba memperoleh hujatan dan cemoohan dari banyak pihak…? Begitu kira-kira pemikiran sang fanboys. Pada tahap ini, keterusikannya dapat dijelaskan karena ”comfort zone” sang fanboys diganggu.

Di tahap ini pulalah, sang fanboys mengabaikan persepsi dan berbagai rahasia umum yang diberikan oleh masyarakat dan penggiat otomotif kepada sebuah produk. Sebut saja “si biang sruntulan”, “si motor pemakai lipstik”, “si ngebul berbau tengik”, “motor Tuan Thakur”, “si asisten tukang copet”, “si biang arogan”…dan masih banyak lagi anggapan publik yang sangat mengusik comfort zone fanboys.

Reaksi si fanboys pun sangaaat…sangaaat..tipikal, alias itu-itu saja, melihat produk otomotifnya dicela, biasanya mereka akan langsung bersikap defensif, membentengi diri dengan tipikal balasan “laaah..ini kan dibeli pake duid-duid gue..kenapa situ ribut..” itu balasan ofensifnya, namun ada juga yang pasrah “yah…biar jelek asal berguna dan gak nyusahin orang..” Itulah tipikal “pembelaan” fanboys terhadap produk ataupun brand otomotif idola mereka, masalah materi dan kemampuan finansial lantas menjadi arah tujuan utama pembelaan mereka, tak lain karena anggapan dasar mereka bahwa seseorang akan “diuwongke” jika memiliki banyak materi. Hmmm..benarkah begitu?

Padahal kalau si fanboys memahami, berbagai komentar mengenai produk idolanya itu sebenarnya adalah sebuah masukan, well, lepas dari berbagai kata-kata kasar dan kawan-kawannya. Sebuah komentar tak harus disikapi negatif. Ingat saja bahwa si produk pastilah ada nilai plus minusnya. Misalnya produk “H” nilai plusnya ada di RPM bawah tapi nilai minusnya ada pada spesifikasi mesin yang inferior, lantas produk “K” nilai plusnya ada di RPM atas, tapi tampilannya kalah keren dengan “H”. Nah, gitu kan enak dan simple.

Jadi, tak perlu lah misuh-misuh membela atau mengatai mati-matian sebuah produk otomotif, karena itu tidak mencerminkan kemampuan finansial seseorang. Sebuah produk hanyalah sebuah produk yang tidak perlu dicintai berlebihan, Apalagi sampai dibela dengan membabi-buta padahal berbagai kelemahannya sudah terbukti dan terlihat jelas di depan mata. Yang lebih menyebalkan lagi jika sampai ada komentar dari seorang aktivis komunitas pengguna yang bunyinya seolah “dilarang komentar negatif terhadap produk Anu…!” Wah…apa-apaan ini. Memangnya sebuah produk gak boleh diungkap nilai plus-minusnya?

Kecuali yaaaa..misalnya mencegah agar si produk tidak terkena becek..Owh..itu lain soal bro..:mrgreen:

Oh iya, buat para oknum produsen yang hare gene masih aja doyan membayar komentator ternak untuk membentuk opini publik, silakan baca tulisan di bawah ini:


Aksi

Information

36 responses

6 04 2011
kampak

kekekekkekek

6 04 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

last corner kesusul! ah ini gara gara masang transpondernya dibelakang !!!

6 04 2011
az_asep

ducatinya kurg stbil ditikungan tuh mbah….(untung ga copot ban)
fans boy mode:on xixixixixi ^^v

6 04 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

PERTAMAX !!! HUAAAAAA MAKIN MAHAL AJAAAAA !!!

6 04 2011
Maskur

mmmmmmmm…..
mbuhhhhhh

6 04 2011
sabdho guparman

kebebasan berpendapat memang punya 2 mata pisau om,

numpang jemuran aja http://sabdho.wordpress.com/2011/04/06/jangan-malu-makan-ceker-ayam/

keep broterhood,

salam,

6 04 2011
Endo

gak pertamaxxxxxxxx hahhahahaa

6 04 2011
Je'em

punya ane emang paling oye….

6 04 2011
maRio

jadi fans boy boleh2 saja asal sopan, kalo mo mencela permisi dulu xixixi

6 04 2011
ken arok

fan boy emang lucu.. Mirip superter sepak bola, kadang ada yang fanatik sampe jadi hooligan,,,.padahal ora di bayar
padahal motor cuma sarana/hobi,sepak bola cuma tontonan

6 04 2011
umarabuihsan

ya…kaya sepakabola lokal, dibela2in tawur, dah gitu pas champion asia langganan dicukur 6-0…cape deh

tapi FB motor minimal gak makan korban jiwa

Kajian biker: ALARM GEMPA, dapat dilihat di sekitar kita:

http://umarabuihsan.wordpress.com/2011/04/06/kajian-biker-alarm-gempa-dapat-dilihat-di-sekitar-kita/

6 04 2011
jape methe mela melu

Jebule kebebasan kita itu batasannya kebebasan orang lain juga

6 04 2011
azizyhoree

hmmmmm :mrgreen: gambare fanboys jadul dapet dari mana kang? 😆 keren!

nich titipan pesanan kang benny: *tak banyakin kecapnya biar gak pedess :mrgreen:

http://azizyhoree.wordpress.com/2011/04/06/review-test-ride-cbr-250-r-by-warung-dohc-sentul-circuit-video-test-speed/#comment-8110#comment-8087

6 04 2011
bennythegreat

dari oom Google…hehehe

6 04 2011
nsx

Fanboy terjadi gara2 kebanyakan makan karbohidrat , makan tiap hari nasi + kacang + sodara2nya, sangat minim protein kayak telur padahal ‘ternak’. Kata2nya penuh tenaga – rem kurang – , saat kalah argumen langsung huruf h+a atawa k+w diulang2 tapi hati terluka – jurus oot keluar ampe 5 posting. Obatnya mesti tulisan kimiawi macam produksi om ben , tulisan herbal wak haji nda mempan. pis.

6 04 2011
Igfar Pramarizki

gw fanboys bukan mas?

6 04 2011
bennythegreat

kalo ente fanboys justin bieber yah?:mrgreen:

6 04 2011
Niko P.

Saya fanboy Iron Maiden… nunggu 24 tahun untuk nonton konsernya di Indonesia😛

6 04 2011
bennythegreat

saya fanboys justin bieber…

*sambil muntah2*

6 04 2011
6 04 2011
TDF

fans boy disimpan dalam hati saja, toh tiap ATPM punya + dan –

6 04 2011
Triyanto Banyumasan

saya FBB, Fans boy Benithegreat, sambil tutup kuping🙂

6 04 2011
Nude Ink

masing masing dari kita adalah fans boy…
Tanyakan hatimu mbah…

6 04 2011
vanz21fashion

hwehehehe.. kebetulan topiknya mirip, nitip deh masboss bennythegreat🙂

http://vanz21fashion.wordpress.com/2011/03/14/punya-brand-favorit-ga-masalah-asalkan/

6 04 2011
Lorenzo

Lorenzo says:
Makasih artikel dan infonya yang menarik ini…he.he.

6 04 2011
6 04 2011
tigerpiceks

pertanyaane artikel mbahas fansboy penting ya??? wkwkwkwk

6 04 2011
PakBambangNunggangJaran

kemampuan finansial kuat kayak maaf “asu gedhe menang kerahe”

6 04 2011
A Seen

alu fans boy drum teater ae lah
setres mempelajaro ritmenyayang ngaco

6 04 2011
6 04 2011
hairus mataram

I’m fanboy bennythe great🙂

7 04 2011
7 04 2011
xxl123

ane fbs😀

fans boy semakin di depan😀

7 04 2011
SEMAR

Tergantung….:)

Keep Brotherhood & Keep Safety Riding

8 04 2011
Abu Tanisha

intinya obyektif dalam menilai

boleh nuduh si A fanboys ini, si B fanboys itu, tapi sadarkah kita bahwa kita pada dasarnya juga tidak adil (bangga pada produk tertentu), dengan sikap yg tidak arogan dan bijaksana, maka kita bisa adil

OBYEKTIF dalam menilai

9 04 2011
punk locust

Jujur.. Kadang, saya gak selalu sependapat dengan om ben, terutama perihal motor bebek, n kebiasaan om ben yg sering memaksakan “selera” ke semua orang..

Tapi sayapun gak bisa pungkiri, tulisan2 om ben, merupakan salah satu tulisan paling “kaya” di blog otomotif, diksi yang enak dibaca, n deskriptif yg asyik.. Like this bangetlah om..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: