Majelis Rasulullah Memelopori Gerakan Aman Berkendara..Alhamdulillah..

10 06 2011

himbauan Majelis Rasulullah

Terkadang ane sebagai pengguna jalan merasa was-was jika bertemu dengan rombongan yang memakai atribut keagamaan dan berkendara motor beramai-ramai. Memang sih mereka sebenarnya satu tujuan yaitu menghadiri pengajian rutin dan itu adalah kegiatan yang positif, hanya saja cara berkendara mereka perlu diperbaiki terutama dalam hal pemakaian perangkat berkendara.

Berangkat dari hal inilah, beberapa kawan dari Majelis Rasulullah membentuk sebuah gerakan bernama Gerakan Anak Majelis Sadar Helm dan Mematuhi Aturan Berlalu-lintas.. Dan Alhamdulillah, sejak itu, selama ane bertemu dengan rombongan Majelis, mayoritas anggota rombongannya sudah mengenakan helm dan alas kaki yang sesuai serta berkendara dengan santun.

Bermula dari sebuah group di Facebook, ane dan kawan RSA lainnya seperti bro Edo Rusyanto, bro Ecko dan bro Rio diajak serta untuk sharing seputar keamanan berkendara. Wah..bagi ane ini adalah kesempatan yang bagus untuk mencuri…!

Lho..mencuri apa nih..? Tunggu dulu..ini mencuri dalam konteks positif. Sudah sejak lama sebenarnya ane ingin mengikuti pengajian mereka hanya saja keterbatasan waktu memisahkan ane dari kegiatan tersebut. Sempat ane utarakan niat ane dan menurut kawan-kawan di sana, waktu hanyalah milik Allah..kita manusia hanya bisa berusaha. Dan hingga kini ane selalu usahakan untuk hadir dengan tujuan mencuri ilmu mereka..🙂 ya..ilmu keagamaan pastinya. Untuk mempertajam sisi-sisi hati yang semakin tumpul dimakan zaman.

Kebetulan hari Minggu besok, kawan-kawan Majelis Rasulullah hendak mengadakan acara Tabligh Akbar dan Ziarah Kubro dan ane diundang. Hmmm..sebuah kehormatan bagi ane.. Semoga dapat belajar banyak dari mereka..Semoga pula dapat belajar dari Sang Habib..Agar ane kelak dapat meregang nyawa dengan Khusnul Khotimah..Amin..

Salut untuk kawan-kawan Majelis yang sudah melakukan ikhtiar dalam berkendara.

kegiatan Majelis Rasulullah


Aksi

Information

43 responses

10 06 2011
#99 bro

Ayo ikuti dengan yang lain..

10 06 2011
Triyanto Banyumasan

Agar ane kelak dapat meregang nyawa dengan Khusnul Khotimah..Amin.. Amin Ya Robb

10 06 2011
lekdjie

Ziarah kubro??

10 06 2011
11 06 2011
Angga

Waktu masih tinggal di pondok kelapa, saya sering liat nih serombongan konvoi dengan atribut jaketnya yang khas banget klo malem pulang kantor. Sayang niat baik ngga dibarengi dengan cara yang baik. Naik motor ga pake helm, pake sendal, sarungan, bikin macet, & selalu minta prioritas di jalan. Sama arogannya dgn kelompok yang merasa dirinya yg punya Jakarta.

13 06 2011
Bonsai Biker

wah aku suka makek sarung piye iki

11 06 2011
demungan

Baguslah klo sudah ‘nyadar’. Ane sendiri muslim, tapi ane malu sekali klo melihat selama ini mrk berkendara di atas roda 2. Apa kata penganut non muslim? Hadeeeehhhh…

14 06 2011
Bonsai Biker

habis enak esis

11 06 2011
anggi

pemakaian helm udah cukup baik. harusnya di tambah lagi, jangan suka bawa bendera-bendera yang sembari di kibarkan ketika riding dengan sepeda motor..

kalo nyangkut ke roda bahaya soalnya..🙂

11 06 2011
ocecoco

selama ini sih sering liat rombongannya pada gak pake helm, dengan ini semoga pada berubah deh.

11 06 2011
Enda Indra Ajjh

insya allah rombongan kami akan mematuhi smua peraturan

11 06 2011
Tukang Ngibul

ane ada yg ngga setuju ama ente bro angga : naek motor ngga pake helm emang banyak dan bukan hanya majelis ini, utk itulah mereka membuat suatu group di facebook yg menghimbau agar para jamaah gunakan helm dan tertib lalu lintas, namun semua kembali kpd msg2 individunya….toh pimpinan mereka juga selalu menghimbau seperti yg di ulas mbah edo di http://edorusyanto.wordpress.com/2011/01/26/dan-ustadz-pun-serukan-pemakaian-helm/

kalo bicara macet ini jakarta…jgn kan kegiatan tabligh…2-3 angkot aja kalo ngetem bisa bikin macet ratusan meter, jd jgn diliat hanya dr satu sisi…

11 06 2011
Enda Indra Ajjh

ane jg merasa tersinggung bgt ini buat mas angga@@ masalah kgk pake helm,,guru kami udh di ajarkan oleh kami,,pake helm kalu jalan konvoi,,tp ini kembali lg ke jamaah nya,,,kalu majelis kami ngajarin nya bener,,,yyaa betul apa kata bung tukang ngibul,,,kalau masalah macet banyak alasan nya,,,ini jakarta bung angga,,,kalu tdk macet bkan jakarta,,n macet bkan karna faktor majelis aja,,,,

11 06 2011
hendirawanendirawan

alhamdulillah,sudah banyak yg mempublikasikan GERAKAN ANAK MAJELIS SADAR HELM DAN MEMATUHI PERATURAN LALU LINTAS.
mudah2an dengan ini masyarakat tahu,bahwa ada sebagian anak majelis yang menyerukan saling mengingatkan pada jamaah majelis untuk taat & tertib berlalu lintas untuk keselamatan dan kenyamanan serta menjaga nama baik Rasulullah Saw di mata masyarakat umum.
mampir yah di blog ane untuk lebih melihat kgiatan grup helm
hendirawan.wordpress.com

11 06 2011
Angga

@tukang ngibul
Sori bro, saya ga blg cuma kelompok ini yang ga pake helm. Saya juga ga blg cuma kelompok ini yg bikin macet. Tapi emang begitu kenyataannya. Setuju ga setuju, suka ga suka, itulah yang saya liat. Beberapa kali tempat acaranya saya lewati setiap pulang kerja, seperti di dewi sartika & gudang seng. Bukan 1-2x juga memblokir jalan orang supaya rombongannya lewat. Arogan? Buat saya sih sangat. Klo bro bilang angkot jg bikin macet atau ga cuma mereka yang ga pake helm, ya silahkan saja. Golongkan saja dlm satu kaum, saya ngga keberatan kok. Biasakanlah yg benar, jangan membenarkan yg biasa. Itu point saya.

11 06 2011
11 06 2011
ikrom

Assalamu’alaikum wr wb… sebelumnya saya mengucapkan salut atas perjuang rekan2 pemuda2 Majelis Rasulullah SAW yg sudah berusaha untuk berbenah diri setiap saat terutama dalam berkendara dan berlalu lintas, wajar byk hal yg harus dibenahi dan perlu kerja keras, semoga masukan2 yg ada dapat jd acuan motivasi qt semua teruslah berjuang berbenah diri demi nama baik Islam dan kebaikan bersama🙂

kemudian bagi saudara2 yg mengutarakan kekecewaan atau lebih tepatnya curahan saran kritik trhdp kmi, bismillah insya Allah dgn niat baik itu akn jd PR kmi serta berusaha akn dibenahi, menghimbau ribuan jamaah tentu tdk mudah, tpi akn ttp diusahakan utk berbenah, kita semua masih belajar, mudah2n jg semua jamaah bisa menyadari hal ini demi kebaikan bersama semoga, ke depannya nanti akn berjalan lancar tertib dan tidak ad hal2 ketidaksukaan diantara satu dengan yg lain… terima aksih wassalamu’alaikum wr wb

14 06 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

ya bagus kalo begitu, karena kalian kan membawa nama agama, jadi harus lebih hati hati dan waspada.

karena toh majelis kalian diadakan untuk membuat kebaikan, dan kebaikan bisa dimulai dengan cara paling sederhana, yaitu mematuhi aturan yang berlaku. salah satunya dengan berkendara dengan aman. trims

11 06 2011
adkarta

sejak kapan tu om ben?

sekitar seminggu yang lalu ane ketemu masih aja seruntulan tuh,,

11 06 2011
wong

Kalo naik di atap angkot sambil sholawatan perlu pake helm juga gak ya?
kalo bikin pengajian sampe blokir2 jalan raya perlu pake helm juga gak ya??
Jujur, gw ilfil banget kalo ada pengajian pake blokir2 jalanan disisain tinggal setengahnya, bikin macet aja!
Bilangin ke habib, kalo ngadain pengajian jgn blokir2 jalan dong, nyusahin orang banyak aja!

12 06 2011
Tukang Ngibul

kalo arogan sendiri itu menurut ente seperti apa bro…??? ok sekarang kan ada sedikit kepedulian dr sebagian jamaah utk menghimbau, nah dgn hadirnya rekan-rekan RSA semoga bisa lebih memberi pengetahuan kpd mereka tentang apa itu safety riding….do’akan agar mereka menjadi lebih peduli…

12 06 2011
jakatimur

-kopi paste-
“Dan Alhamdulillah, sejak itu, selama ane bertemu dengan rombongan Majelis, mayoritas anggota rombongannya”

tapi sayangnya tidak semuanya begitu. tadi siang saya sempat lewat bioskop megaria -sekarang apa ya namanya- dari matraman menuju sarinah, lihat beberapa motor dengan ada tulisan majelis rasulullah tanpa helm, hanya menggunakan baju putih-peci putih. sekitar 3 motor berboncengan. seseorang diantaranya ada yang membawa semacam gendang.

tak masalah buat saya. asalkan mereka santun berkendara. keselamatan mereka urusan mereka sendiri. asalkan cara bawa motornya baik2 dan santun mereka dapat mengurangi bahaya kecelakaan yg bisa mereka perbuat terhadap pengendara sekitar maupun lingkungannya.

12 06 2011
wong ndeso

perbaikan haruslah kita dukung
janganlah di”down”kan lagi

safety riding adalah nomor 1…

13 06 2011
bjl

Think Big Start Small
Alhamdulillah…

13 06 2011
13 06 2011
Angga

@Endra & Tukang Ngibul
Mohon maaf banget bro klo pernyataan saya buat anda tersinggung. Tapi saya yakin bukan cuma 1-2 orang yang memiliki keluhan sama seperti saya ini. Jujur, klo mau tersinggung, saya lebih tersinggung ketika nama besar Rasulullah yang terpampang besar di punggung jaket anda digadaikan untuk melanggar peraturan. Memblokir jalan orang lain atas nama Rasulullah. Naik motor ngga pake helm & bawa2 bendera besar yang kibarannya mungkin membahayakan pengendara lain atas nama Rasulullah. Konvoi naik mobil sampai ke atapnya juga atas nama Rasulullah. Akhlak Rasulullah itu sumbernya kebajikan, CMIIW. Ga ada ceritanya melanggar peraturan atas nama agama. Klo mau tersinggung, saya sangat tersinggung. Klo mau marah, saya sangat marah ketika panutan saya digadaikan seperti itu. Tapi no hard feeling lah bro, anggap saja itu bahan untuk perbaikan Majelis Rasulullah kedepannya.

Saran aja, mungkin klo mau ada arak-arakan sebaiknya gunakan bantuan polisi untuk membuka jalan & mengatur lalu lintas, minimal supaya lebih tertib & ngga membahayakan orang lain. Jangan memberikan contoh menjadi kelompok yang kebal hukum.

14 06 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

ya mudah mudahan apa yang telah dilakukan juragan warung – mr Bence bisa memberi manfaat bagi majelis ini dan majelis majelis lainya tentang safety riding. Sehingga kekecewaan yang anda alami dan banyak pengguna jalan lainya bisa diminimalisir.

13 06 2011
bodats

@all, sabarlah brada…
Roma tidak dibangun dalam 1 hari…
Jadi perlu waktu untuk perkembangan positif ini “menular”.
Progressnya perlu diapresiasi, dengan adanya perubahan secara pelan-pelan…
Jangankan rombongan yang beribadah, toh klub/komunitas mongtor yang mengklaim sudah paham SR saja, masih “tertangkap” melakukan pelanggaran, atau arogansi di jalan. Kita support langkah awal, semoga bisa jadi perkembangan etika yang lebih baik.
*lanjut makan mendoan*

14 06 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

Baguslah kalo ente ente mulai sadar, asal jangan sekedar himbauan pake helm aja. tapi mewajibkan/mengharuskan mereka pake helm. karena pake helm merupakan aturan wajib berkendara belalu lintas. make sarung dan peci, itu bukan masalah karena tidak dilarang, tapi skali lagi pake helm itu wajib.

jangan lupa, menghadiri pengajian atau maulid bukan berarti ente ente semua berhak melanggar lalu lintas (nerabas lampu merah) secara bergrombol atau naik motor bertiga. (sorry ini memang udah rahasia umum) tapi sebaiknya bagi yang masih melanggar segera menghentikanya. karena bukan anda saja yang dirugikan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, tetapi juga pengguna jalan yang lainya.

Ini negara demokrasi yang menjamin kebebasan beragama dan beribadah tetapi ada aturan yang wajib dipatuhi, salah satunya ya pake helm dan taat pada rambu lalu lintas.

Safety riding bisa dimulai dengan cara paling sederhana, yaitu memulai dengan menaati aturan paling dasar – pake helm dan mematuhi rambu.

14 06 2011
Tukang Ngibul

begini bro angga….bicara jamaah, sebagian besar tdk mengenal satu sama lain dan terdiri dr bermacam-macam latar belakang….ada yg kaya, ada yg miskin, ada juga yg sedang2 aja dlm perekonomian…ada yg berpendidikan tinggi, S1, S2, S3, ada yg sekolah atas,sekolah menengah, sekolah pertama, sd mungkin juga ada yg tdk sekolah, ada anak-anak,abg, dewasa, hingga yg lanjut usia…nah dgn latar belakang yg beragam, masing2 berpikir dgn kemampuannya… jadi kalo ane pribadi menyebut mereka yg tdk make helm atau melanggar aturan adl JAMAAH YG KURANG CERDAS….krn menurut ane JAMAAH YG CERDAS ADL JAMAAH YG MAKE HELM DAN TERTIB LALU LINTAS… dan sepanjang yg pernah ane ikutin JAMAAH MAJELIS RASULULLAH tdk pernah ada yg berangkat konvoi naek mobil apalagi naek di atap…. dan bukan ente aja bro yg tersinggung melihat nama rasulullah “digadaikan” dgn melanggar peraturan, ane sendiri tersinggung dan malu…namun ya itu tadi seperti yg ane bilang…jamaah ini terdiri dr berbagai individu…Habib aja yg mereka anggap guru tdk di dengar himbauannya…mangkanya ane bilang…JAMAAH YG CERDAS ADL YG TERTIB LALU LINTAS….

@ mbah dukun…kayanya yg mewajibkan dan menindak hrsnya dr pihak yg berwenang…..krn itu memang tugasnya dan sdh ada UU nya, kalo kami2 ini adl warga sipil yg hanyaa bisa menghimbau….

@ Bro BENNY….kok minggu kemaren ngga dateng…..sharing antara Gerakan Sadar HELM dan RSA…cuman tiga perwakilannya Bang Rio, mbah Edo dan bro Dika….
http://edorusyanto.wordpress.com/2011/06/13/jamaah-kritisi-keselamatan-jalan/
semoga lain waktu bisa bagi ilmunya juga ya….

@ to All…mohon do’a dan dukungannya agar terwujud JAMAAH YG CERDAS YG TERTIB LALU LINTAS

14 06 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

betul, memang sesama warga sipil hanya bisa menghibau,😛 tapi alangkah baiknya dalam ceramah terus terusan di dengungkan mengenai safety riding.

14 06 2011
Tukang Ngibul

nah….coba mbah hadir 1-2-3 kali di acara majelis tsb (MR) maka akan mbah dengarkan himbauan tsb pada setiap akhir acara langsung dr Beliau….dan di websitnya pun selalu tercantum himbauannya di running teks yg atas…www.majelisrasulullah.org

14 06 2011
Mbah Dukun ... ┌П┐(‾.‾҂)

bagus kalo gitu😉 sayang mayoritas masih banyak yang nggak ngedengerin😕 padahal himbawan pake helm dan taat aturan lalu lintas merupakan bagian dari dakwahnya juga.

14 06 2011
14 06 2011
tukang bo'ong

Kalau gitu himbauan beliau kagak didenger dong boro2 masuk kuping kiri keluar kuping kanan, jangan-jangan kagak sempet masuk juga nggak tuh ke kuping……., kemarin malam (Senin malam) ane kejebak macet mulai dari sucofindo hingga pancoran……. banyak yg tidak menggunakan helm, goyang-goyang bendera yg membahayakan pengendara lain.. kalau mau jujur malah susah sekali menemukan yg menggunakan helm. belum lg pejalan kaki yg tumpah ruah di tambah pedagang, lengkap sudah !!! Saya tidak sentimen mungkin pihak berwajib sdh harus mengevaluaasi, seandainya keramaian dengan jumlah orang tertentu sudah seharusnya memilih lokasi yg lebih memadai, agar tidak menganggu ketertiban umum, misalnya pengajian dengan jumlah jama’ah diatas 1000 orang harus mengadakannya di istiqlal, agar tidak menimbulkan kemacetan…….

15 06 2011
Lucky Junan Subiakto (@luckysubiakto)

nama gue gak disebut hikss….

16 06 2011
extraordinaryperson

saya takut sama kelompok ini…..kadang lebih beringas dibanding fpi dengan benderanya yang entah apa tujuannya dibawa

http://extraordinaryperson.wordpress.com/

31 07 2011
Fadil

klaim dari mana nih?? hati2 jangan suka suudzon😀

18 06 2011
wong

helm sih masih untuk kepala mereka sendiri,,,pecah ya tanggungen sendiri,,,tapi kalo blokir jalan?? bikin maceeeeeett!!! nyusahin orang banyaakk!!!
orang2 lelah pulang kantor dgn harapan bisa makan malam sama anak istri, malah terhambat kemacetan puanjaaang… yg ternyata diujung sana ada orang2 duduk2 pengajian di tengah jalan!!?
ga etis banget dah!

18 06 2011
Mifta

patut ditiru tuh untuk majelis2 lainnya…

18 06 2011
18 06 2011
sejati

saluuuuuuttt…. buat anak2 pengajian yg jumlahnya ampe jutaan tapi masih kondusif, kalo buat bendera mah relatif kaleeee…. udah sejak esde di ajarin ngibarin bendera (merah putih or bendera pramuka), yg penting pikiran kita jgn sempit2 amat (ampe hormatin merah putih aja “dOSA”)… GUDLAK BRAD….

19 06 2011
3.1.5

Sholluu alan nabiyy muhammad!

*salam2an, nyengir lg bareng2*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: