Palang Jalur Busway Pun Pasrah di Ulang Tahun Jakarta ke-484

22 06 2011

buat apa ada palang?

petugas pura-pura gak lihat aja aah..

Ada yang tahu harga palang jalur busway itu? Sekedar menebak aja, barangkali sekitar 1 jutaan per palang. Yah, gak tau juga sih kalau harganya di-mark-up jadi 10 juta per palang👿

Anggaran sebanyak itu belum ditambah lagi gaji operator palang bus way yang entah berapa.

Lalu..anggaran untuk ketertiban ini hasilnya cuma seperti foto di atas, yang ane ambil di Jl. Pramuka sekitar pukul 7.30 pagi.

Waduh…anggaran yang sia-sia bin percuma yee..itu pengemudi mobil cuek aja melangkahi separator busway..Si petugas juga cuek..ibarat kata udah pada janjian tau sama tau.

Padahal hari ini kan ulang tahun Jakarta..Tapi show-off perilaku menyimpang macam ini masih aja kejadian. Ya habis gimana bro..itu petugas kan bukan polisi, dia gak berhak menilang oknum-oknum pelanggar. apalagi kalau yang lewat Pak Menteri…haduuh…kasih lewat aja deegh..

yang berkuasa bisa melanggar...!

dadaaah....:mrgreen:

Dasar hukumnya padahal sudah  jelas lho..

PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
NOMOR 8 TAHUN 2007 TENTANG KETERTIBAN UMUM

berisi antara lain:

TERTIB JALAN, ANGKUTAN JALAN DAN ANGKUTAN SUNGAI
Pasal 2
(1) Setiap pejalan kaki wajib berjalan di tempat yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Setiap orang yang akan menyeberang jalan wajib menggunakan sarana jembatan penyeberangan atau rambu penyeberangan/zebra cross yang telah disediakan.
(3) Setiap orang yang akan menggunakan/menumpang kendaraan umum wajib menunggu di halte atau tempat pemberhentian yang telah ditetapkan.
(4) Setiap pengemudi kendaraan umum wajib menunggu, menaikkan dan/atau menurunkan orang dan/atau barang pada tempat pemberhentian yang telah ditentukan.
(5) Setiap kendaraan umum harus berjalan pada setiap ruas jalan yang telah ditetapkan.
(6) Setiap orang atau badan dilarang membuat, merakit atau mengoperasikan angkutan umum kendaraan jenis empat yang bermesin dua tak.
(7) Kendaraan bermotor roda dua atau lebih dilarang memasuki jalur busway.
(8) Setiap orang atau badan dilarang membuat rakit, keramba, dan angkutan penyeberang lainnya di sepanjang jalur kendaraan umum sungai/water way.

Apa sanksi nya?

(3) Setiap orang atau badan yang melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (7), Pasal 3 huruf g, huruf h, huruf j, Pasal 5 huruf b, huruf c, Pasal 6, Pasal 12 huruf b, huruf d, huruf g, Pasal 19 huruf a. Pasal 20, Pasal 22 huruf b, huruf f, Pasal 23 ayat (1), Pasal 24 ayat (1), Pasal 36 ayat (3), Pasal 37 ayat (1), ayat (2) dan Pasal 43 dikenakan ancaman pidana kurungan paling singkat 30 (tiga puluh) hari dan paling lama 180 (Seratus delapan puluh) hari atau denda paling sedikit Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) dan paling banyak Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah).

kalau kurang jelas, monggo download di sini.

apakah karena cuma Peraturan Daerah lantas oknum pejabat bisa melanggar..? Lhaa..yang bikin peraturan kan cuma Si Kumis..sama Pak Menteri, tinggian menteri doong..

Kalau pelanggaran udah jadi hal biasa, apa kate duniaaa..???


Aksi

Information

14 responses

22 06 2011
gasspoll

emang dasar

22 06 2011
Igfar Pramarizki

mantra berhasil pertamax..
RI 32 itu mentri apa ya?

22 06 2011
bennythegreat

menteri sosial kalo ga salah

22 06 2011
Igfar Pramarizki

mantra gagal..😦

22 06 2011
De Alit

Mudah2an bukan menteri perhubungan tuuh…!? He..he..he..

22 06 2011
bynewmustkid

males koment, dah cape koment yang ginian

22 06 2011
Maskur

i just want to say : PREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEETTTTTTTTTTTTTTTTTTTT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

22 06 2011
umarabuihsan

hi3 kang maskur mbales

busway dibuat ‘macet’ oleh trans jak aja dulu, maksudnya optimalkan jumlahnya, kan dah makan 30% bdn jln

umarabuihsan.wordpress.com/2011/06/21/53-livery-ku-dah-batik-kapan-ya-livery-motogp-batik/

22 06 2011
adkarta

yang berkuasa bisa melanggar…!

23 06 2011
amirul

pembatasnya ditiggiin lagi supaya mobil ndak bisa masuk..

23 06 2011
dnugros

halooo, gimana kabar monoreel nya ato MRT ?

23 06 2011
gogo

ironis dah, liat ibukota kek gini.. gmn bisa buat teladan kota lain..??

23 06 2011
bennythegreat

Jakarta harus belajar ke kota Solo

25 06 2011
Dhik4

ya iya lah,kalo sukanya korupsi terus ya gak akan makmur lah kitanya.

makanya bikinya jalan tol terus..biar memudahkan mereka utk kemana2 pake mobil sendiri..bukanya nambah bus / bikin rel. gak ada kontribusinya nih sama angkutan umum. makanya tarif kereta bulan depan meroket..

liat aja,nanti kalo tarif kereta mahal,bisa dipastikan semua banyak pake mobil pribadi, jalanan + macet, bbm makin banyak terbuang,pada akhirnya bengkak deh subsidinya.

pembangunan lebih murah utk kereta / kendaraan pribadi yah ?
kalo untuk jalantol, harus beli buat campuran beton,tanah,semen, & buat konstruksi lainnya. kalo buat rel paling2 perlu beli besi & bantalan doang.

kalo beli mobil mewah paling2 harganya 500jutaan, tapi isinya cuma muat 5 orang. kalo beli gerbong,yg katanya harga gerbongnya 1 M kurang dikit bisa ngangkut sampek 200 orang. lumayan tuh kalo keretanya ada 8 gerbong, bisa menggantikan brp banyak mobil pribadi tuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: