Guitar Lesson “On The Backs Of The Angels” Bersama John Petrucci

11 10 2011

John Petrucci

On The Backs Of The Angels (OTBOTA) merupakan hits pertama Dream Theater dari album A Dramatic Turn Of Events (ADTOE) yang ternyata tidak berkisah sama sekali mengenai kepergian Mike Portnoy yang lantas digantikan oleh jawara World Fastest Drummer, Mike Mangini. Lagu-lagu di ADTOE lebih banyak menyoroti kejadian-kejadian penting di dunia, seperti fenomena Shaman, figur manusia yang dikisahkan dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan mampu mengusir roh jahat itu kini seolah dijadikan pengobatan alternative ketika pengobatan medis terasa mahal, fenomena Shaman ini tertuang dalam hits mereka “Shaman Trance”

Demikian juga dengan OTBOTA, hits pertama ini menyoroti bencana keuangan yang menimpa Amerika Serikat, dimana “American Dream” dikejar dengan berhutang dan akhirnya menimbulkan krisis keuangan.

Lepas dari tema-tema global dalam album terbaru Dream Theater itu, dari sisi musikalitas, Dream Theater seolah mencoba kembali ke asal aliran music mereka yaitu metal dan progressive rock. Lebih spesifik lagi, pada permainan gitar sang Maestro, John Petrucci baru-baru ini melalui situs Guitar World telah mengungkap tips dan trik memainkan lik-lik gitar OTBOTA, dari mulai intro hingga solo. Pada On The Backs of the Angels, John Petrucci, menyajikan permainan yang ia akui terinspirasi dari permainan Kirk Hammet (Metallica).

Teknik Arpeggio berbasis E minor dipilih sebagai pembuka. Pada bagian intro John menekankan pentingnya finger positioning agar tidak mengganggu senar lain yang dibunyikan secara “free string”. Ia juga membongkar rahasia dibalik sound “clean acoustic” yang khas tersebut.

Masuk ke riff, John menguak perbedaan antara free strings “D” dan “G” yang menurutnya lebih berkarakter ketimbang chord G major.

Sayangnya, khusus pada bagian solo yang penuh dengan teknik alternate picking di bagian akhir, John seolah kehabisan waktu mengulas teknik tersebut. Ia hanya menekankan pentingnya sinkronisasi picking di tangan kanan dengan posisi jari tangan kiri.

Memainkan On the Backs of The Angels memang sebaiknya dengan gitar elektrik, lengkap dengan efek digital. Namun jika ingin berlatih intro dan riff-nya saja, dengan gitar kopong pun jadi. Khusus pada solo gitar yang menuntut kecepatan alternate picking, tentu saja mewajibkan gitar elektrik dengan jarak antar frets yang cukup rapat.

Hingga kini ane masih mengulik lagu ini secara keseluruhan, terutama pada bagian alternate picking. Jika sudah khatam akan ane share videonya..hehehe..maklum nubi..waktu terbatas pula..


Aksi

Information

9 responses

11 10 2011
Sepeda Motor

Touch-nya Mike Portnoy tetap tak tertandingi😦

11 10 2011
Abu Tanisha

lek spirit carries on ono ora?

11 10 2011
11 10 2011
shumy27

mike mangini..??

12 10 2011
12 10 2011
JetFire AsTonnie

angel mas ben..:mrgreen:
Dolanan the Spirit carries on ae lom katam juga..

12 10 2011
madsira boy

Dream theater tuh rohnya mike portnoy…

30 08 2012
irawan suryadi

Dream Theater punya personil yang sama-sama mumpuni. MP memang “Founder”nya DT sejak masih “Majesty”. Kehilangan Portnoy gak akan menghilangkan Roh nya DT. Sebagai pengganti, MM juga gak kalah dengan MP. MP adalah nama besar bagi DT.Kesalahan MP adalah meninggalkan DT dipuncak kebesarannya,MP harus sadar bahwan DT jauh lebih besar dari MP. kehilangan MP hanyalah kehilangan kecil bagi DT.

20 12 2012
aliv

Saya juga penggemar John Petrucci Bro.. gitarnya yang baru kan Music Man tuh, Nampak begitu empuk untuk dipejet, enak kayaknya mainnya. Salahsatu permainannya yang ane suka ya yang suara nyamuk kayak yang di video ini : http://eduguitar.com/john-petrucci_bite-of-mosquito-sound-of-mosquito-fast-speed-guitar-picking/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: