(lelayu) Pejuang Road Safety Itu Telah Tiada

28 06 2012

Giri Suseno Hadihardjono, di awal “program reformasi” Road Safety Association (RSA) sekitar tahun 2008-2009 ane hanya mengenal beliau sebagai mantan Menteri Perhubungan di Kabinet Reformasi. Beliau menjabat sebelum Bapak Agum Gumelar.

Adalah kawan-kawan RSA yang membuka mata ane bahwa diluar seabrek jabatan dan posisinya memiliki kepedulian yang besar terhadap keselamatan jalan. Kaget juga melihat antusiasme Pak Giri sewaktu berdiskusi dengan RSA.

Saat itu hampir seluruh Badan Pengurus dan Badan Pengawas RSA berkumpul dan bersilaturahmi di Menara Batavia sekaligus makan bersama (ditraktir Pak Giri lho..he..he). Beruntung sekali ketika hadir ane duduk tepat di sebelah kanan Pak Giri. Diantara diskusi ane sempat mengetahui bahwa beliau ternyata alumni ITB jurusan Teknik Mesin, lantas melanjutkan Master ke University of Michigan, Amerika Serikat. Hasil ngobrol-ngobrol lagi ternyata beliau juga orang Solo lho..

Kesederhanaan menjadi hal yang begitu tampak dari caranya bersikap. Meskipun sederhana namun semangatnya tehadap keselamatan jalan tampak dari gaya bicaranya membakar semangat kawan-kawan agar tak jenuh mengampanyekan keamanan berkendara. Salah satu pesan beliau kepada kami adalah bahwa niat yang berasal dari hati (sembari beliau menunjuk ke dada) lebih kuat daripada niat yang timbul dari pikiran (sembari beliau menunjuk ke kepala). Ah..sulit dijelaskan namun sedikit banyak dapat dirasakan maknanya.

Antusiasme itulah yang membuat beliau langsung mengiyakan permintaan RSA untuk bergabung menjadi anggota Badan Pengawas, bersama bro Syamsul Maarif dan “mbah” R.H. Wibisono. Bisa dibilang, diantara sekian banyak pejabat pemerintahan, barangkali beliau lah yang paling lantang meneriakkan kepedulian terhadap keselamatan berkendara terutama melalui Global Road Safety Partnership yang juga dibina beliau.

Tercatat Pak Giri pernah beberapa kali turun langsung bersama kami dalam berbagai acara, diantaranya acara Forum Komunikasi Otomotif FK3O, dan juga acara yang dimotori oleh Adira, yaitu “Get Home Safely”. Juga ketika RSA hendak mengadakan kampanye memperingati Pekan Keselamatan Jalan, Pak Giri dengan ringan tangan menyumbang dana. Itu hanya sedikit interaksi yang terekam..belum lagi berjam-jam diskusi dan guyon ditemani berbagai macam cemilan yang kadang bisa berlanjut hingga dinihari.

Ketika dapat kabar beliau mengalami kemoterapi, kami tak percaya mengingat di usianya yang sudah memasuki kepala 7, beliau tampak segar bugar dan gagah. Sayang sekali sebelum kami dapat menjenguk dan berbincang kembali dengannya, Ajal sudah lebih dulu menjemput Pak Giri.

Selamat jalan Pak Giri..terima kasih atas segala ilmu dan semangat yang telah engkau berikan. Semoga Allah SWT. memberikan tembat terbaik untukmu. Amin..


Aksi

Information

3 responses

28 06 2012
ipanase

AAMIIN

28 06 2012
Aa Ikhwan

Innalilahi Wa inna Ilaihi Rojiun

28 06 2012
Cah Nglegok

Innalilahi Wa inna Ilaihi Rojiun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: