Pesan Aman Berkendara Atau Iklan Toyota..?

12 09 2011

image

image

image

image

Hmmm..usai on air di O-Channel lusa kemarin bersama mbak Lucy Wiryono, ane tonton TV One di hotel Harris FX sekaligus sarapan bareng Eyang Edo yang kebetulan hendak sekalian mewawancara sang pengelola hotel. Di TV One ane saksikan ada pesan aman berkendara yang mantab bersama Alexandra Asmasoebrata..tapi koq lama-lama disusupi iklan Toyota Kijang Innova..?

Mumpung lakalantas di tol lagi ngetrend, rupanya banyak yang memanfaatkan momen ini untuk berpromosi. Apakah ini langkah pabrikan Toyota dalam rangka menaikkan pamor brand image nya pasca kecelakaan yang menimpa seorang artis kacangan tempo hari yang lantas menyalahkan sang mobil Toyota Avanza yang ia kendarai..? Ataukah Toyota ingin berpesan bahwa jika ingin kendaraan yang aman, maka belilah Kijang Innova..?

Entahlah..semoga saja pemirsa televisi cukup cerdas dalam memilah milih informasi yang ditayangkan di televisi sekarang ini, kalau tidak ya bersiap saja jadi korban Pembodohan Otomotif.





Mantan Personel G4UL Itu Bersiap Dijatuhi Hukuman

5 09 2011

image

Iseng buka referensi UU no.22 tahun 2009 mengenai pihak yang terlibat kecelakaan..ternyata jelas sekali pedomannya. Rupanya sang artis berinisial SJ ini setelah namanya melambung akibat katanya beraksi termehek-mehek di layar kaca di sebuah acarq infotainment murahan tidak lantas dapat tawaran main film atau sejenisnya, namun harua mempertanggung jawabkan ulahnya yang lalai dalam mengemudikan kendaraan.

Dalam UU no.22 tahun 2009 pasal 236 menyebutkan bahwa pihak yang menyebabkan kecelakaan lalin wajib mengganti kerugian yang besarnya ditentukan oleh putusan pengadilan

Kemudian dalam pasal 310 ayat 6 menyebutkan bahwa dalam hal kecelakaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak 12 juta rupiah.

Belum lagi jika pasal 311 ayat 5 ikut dimasukkan: barang siapa berkendara dengan cara atau keadaan yang membahayakan nyawa atau barang, dan menyebabkan orang lain meninggal dunia dipidana dengan hukuman 12 tahun penjara atau denda paling banyak 24 juta rupiah.

Sementara pihak korban laka lantas yang meninggal dunia berhak atas santunan Jasa Raharja.

***

Tapi itu semua tergantung hasil penyidikan dan keputusan pengadilan. Kalau mantan personil G4UL ini mau main kotor (baca: sogokan) ya lain ceritanya.

Dia kan mampu sewa mobil yang katanya gak safety, kira-kira mampu “membeli” hukum gak ya..? Artis gitu loh..

Demikian artikel infotainment dari blog ini yang ditulis di kakus terdekat..hehehe








%d blogger menyukai ini: