Ini PIN Laptopku, Mana PIN Laptopmu…??

24 10 2013

Kedatangan BBM di Android dan iOS ternyata juga menyisakan kekecewaan bagi mereka yang belum bisa menginstallnya. Paling banyak karena OS yang dimilikinya belum kompatibel. Nah, berikut ane berikan informasi alternative bagi mereka yang ingin tetap ber-BBM ria tanpa harus membeli handset baru.

Secara konsep, cara ini adalah “menanamkan” emulator Android ke dalam PC, lalu menginstall BBM for Android di emulator tersebut.Cara ini ane peroleh dari Kaskus dan juga tambahan informasi dari rekan-rekan di milis ID-Android. Baca entri selengkapnya »





(SERIUS) Suksess.. Blackberry Installed in my Android

21 09 2013

Setelah penantian panjang akhirnya bisa juga jadi segelintir warga dunia yang pertamaxxx install Blackberry for Android.. hehehe.. monggo dilihat hasilnya di bawah ini.
Baca entri selengkapnya »





Testing Blackberry Messenger for Android

17 09 2013

Yes, rupanya aplikasi BBM for Android sudah bocor…dan segera ane instal di Android ane. Dikabarkan bahwa apk ini baru bisa jalan di OS 4.2 ke atas…tapi di sistem ane yang masih 4.1.2 instalasi bisa berjalan tuh…

Well..karena ane juga pengguna blackberry sejak lama, maka cukup login pakai existing blackberry ID saja.. simple.. cekidot..

image

image

image

image

image

image

Bagi yang ingin mencoba, silakan download di sini..

http://db.tt/DC3QRx5D





BBM Naik, Saatnya Galau Honda

26 06 2013
Honda Galau BBM

Honda Galau BBM

Techno Mania..
Yang namanya iklan memang harus sedikit berlebihan, agar konsumen tertarik membeli produk tersebut.. Baca entri selengkapnya »





BBM Naik…?? Tak Usah Khawatir, Ada Solusi Air Kelapa…!!

25 06 2013

kelapa

Kabar gembira…!!

Air kelapa memang banyak manfaatnya bro..Untuk  bikers yang merasa sayang bin eman-eman untuk beli Premium, Pertamax atau Pertamax Plus..kini ada solusi baru..ada Air Kelapa sebagai alternatif jika bensin habis, caranya pun relatif mudah: Baca entri selengkapnya »





Blackberry Messenger untuk iOS dan Android…Lompatan Sukses atau Bunuh Diri?

15 05 2013

Dua hari terakhir ini beberapa milis gadget yang ane ikuti sedang hip ramai membahas dilepasnya aplikasi Blackberry Messenger (BBM) untuk platform operasi iOS dan Android. Beberapa website dan reviewer pun bereaksi. Sebagian besar Baca entri selengkapnya »





Yuk..Pantau Harga Pertamax Lewat Aplikasi “Pertamina For Blackberry”

5 04 2012

icon aplikasi Pertamina for Blackberry

Info ini ane peroleh dari seorang kawan yang bekerja di Pertamina. Rupanya aplikasi ini sudah cukup lama ada nemun barangkali baru diketahui sejak adanya hiruk-pikuk kenaikan harga BBM yang nyatanya tidak jadi naik.. cape deh.. 👿

Nah, aplikasi ini mampu memberikan informasi yang berkaitan dengan Baca entri selengkapnya »





Owalaaah…Inikah Hasil dari Perjuangan Menentang Kenaikan Harga BBM Bersubsidi…??

2 04 2012

Inline image 1

Syahdan… pasca kehebohan dan gegap gempita masyarakat yang akhirnya bisa bernapas lega akibat harga BBM bersubsidi batal dinaikkan.. Seorang majikan, sebut saja namanya Triatmojo yang dapat disebut kaya-raya sedang tergopoh-gopoh memasuki gedung perkantoran, maklum..pertemuan rutin Board of Directors sudah menunggunya. Kendati demikian, sebagai seorang automotive enthusiast yang mapan dan tahu diri, ia masih sempat memperhatikan bahwa indikator bahan bakar di mobil Mercedes-Benz S350 nya menunjukkan kondisi minim.

Dengan sigap, sang juragan Triatmojo yang memiliki bisnis sampingan berjualan kambing akikahan dan bebek goreng kremes ini berkata kepada sopirnya yang bernama Mbah Syahtar.. Ya, kendati sudah lumayan berumur, namun Mbah Syahtar sangat gesit dalam urusan mengemudi. Ini karena Mbah Syahtar sewaktu muda rajin berlatih cornering di sirkuit Senthul sembari nyambi menjajakan jasa dukun peramal dan kulakan iwak peyek ke umbrella girl..yah lumayan buat tambah-tambah beli beras… begitu katanya..

"Tar, kowe tuku bensin yo..inget..kudu Pertamax yo…!! iki tak kasih duid buat beli 40 liter…Segera diisi yo…!!!" — demikian perintah juragan Triatmojo kepada sopirnya, Mbah Syahtar.

Mbah Syahtar pun menjawab "Siap juragaan…!!! Your wis is mai komen…!!!"

Dan mereka pun berpisah di lobby gedung…

___

Sepeninggal juragan Triatmojo, Mbah Syahtar ngaso dulu di bawah pohon di parkiran gedung sambil baca koran…Ia tertegun sejenak membaca headline yang menyebutkan bahwa harga BBM bersubsidi TIDAK JADI NAIK menjadi Rp 6000, dan akan tetap Rp 4500 per liternya. Hal ini disinyalir karena aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di berbagai kota…

Hmmm…otak bisnisnya segera bekerja. Ia segera memandang uang yang tadi diberikan oleh juragan Triatmojo. Ouw..rupanya juragan Triatmojo sangat disiplin dalam mengatur pengeluaran. Ia memberikan uang pas Rp 408.000,- untuk membeli Pertamax yang per liternya dibandrol Rp 10.200.

___

Dengan bermodal berita di koran, Mbah Syahtar langsung berhitung:

  • Premium 40 liter berarti 40 liter x Rp 4500/liter = Rp 180.000,-
  • Pertamax 40 liter berarti 40 liter x Rp 10.200/liter = Rp 408.000,-

Ia lantas bersorak…HOREEE…!!! berarti kalau uang dari juragan Triatmojo ini kubelikan premium berarti uangnya sisa dong sebesar Rp (408.000 – 180.000) = Rp 228.000,- …!!!

___

Dan..ia pun bergegas mengisi premium…tanpa malu ikut antri bersama bebek, bajaj 3 roda dan angkot-angkot. Ia tak perlu malu meskipun puluhan mata menatapnya dengan pandangan sinis.. dalam hati ia berujar.. "Lhaaa…wong aku iki wong cilik kok…urusan mobil juraganku diisi premium yo wis benn…lha aku butuh hepeng kok…

Usai mengisi Premium yang "katanya" hanya diperuntukkan untuk yang tidak mampu, (eee…meskipun belum ada batasan yang jelas bagaimanakah yang disebut kalangan "mampu" dan "tidak mampu" itu) ia memandangi beberapa lembar uang pemberian juragan Triatmojo yang tersisa sambil membathin..

"Terima kasih wahai rekan-rekan mahasiswa yang sudah gigih berdemo agar harga BBM bersubsidi tidak jadi naik..kalian benar-benar memperjuangkan nasib orang seperti saya…"

Inline image 2

___

Sekitar 100 meter dari pom bensin, seolah ada suara yang berkata kepada Mbah Syahtar.. "E..mbah, itu duid hasil korupsi kelas iwak teri mau sampeyan pakai buat apa…?"

Jawab Mbah Syahtar: "Aahahahaaa..mau tak pake beli metik Meow Jeh..ben iso pamer sama tetangga-tetangga…"

___

Owalaaah…kalau sudah gini kepiye bro n sist….??

***

(ditulis berdasarkan kisah nyata, nama dan tempat disamarkan)

sumber foto: Depoknews.com





Gonjang-Ganjing Matic Irit…ATPM Gak Mau Rugiii…!! Goda Terusss Rakjat Ketjil…!!

27 02 2012
matic irit (katanya)

matic irit (katanya)

Kalau diperhatikan belakangan ini, jagad blog otomotif lagi ramai bersahutan meneriakkan topik matic irit…!! Hal ini juga dibarengi dengan pemberitaan santer akan naiknya harga BBM bersubsidi antara Rp 500 sampai Rp 1500 per liternya.

Ini tentu saja membuat ATPM motor kalang kabut…dengan kenaikan sebesar itu, beberapa kalangan rakjat mungkin akan berpikir ulang untuk membeli motor dan mungkin akan berpaling ke transportasi publik yang lebih nyaman dan murah…!!

Oleh karena itu, perlu dibuat suatu produk motor yang memiliki image alias pencitraan irit BBM…Ini dapat diartikan dengan kata lain..”Ayo laaagh para rakjat ketjil, belilaaah motor buatan kami ketimbang naik angkot…”

Dan..

Beberapa pihak pun dibayar dan direkrut untuk menjadi corong ATPM…siapa lagi kalau bukan blogger…yaagh..you know who laah..

Tujuan pun tercapai…amplifier blogger bayaran pun berbunyiiii… “Waaah matic anu itu berhasil mencapai konsumsi BBM sekian liter per kilometer…!!” Ada lagi yang berkomentar… “Hebooooh…matic anu dengan pengukuran alat anu berhasil irit sebesar sekian liter looooh…!!”

Dan..ATPM pun berhasil..

Maka…berbanggalah para blogger bayaran tersebut karena berhasil mencicipi motor baru…bertepuk tanganlah para ATPM karena hanya dengan uang receh yang paling berkisar Rp 1 juta sampai 2 juta per blogger (atau mungkin lebih?) , pemberitaan khas blogger yang “katanya” jujur bisa diperoleh…!!

Namun tunggu dulu..beli motor itu adalah solusi individual..bukan solusi komunal..alias solusi yang sifatnya kolektif. Lagi-lagi strategi ala Londo “divide et empera” diterapkan.. Simple saja thoo..daripada rakjat berdesakan di dalam sebuah bis..beli saja motor sendiri-sendiri lebih enak lhooo..

Seolah ada sebuah rencana besar bin grand strategy untuk menyuburkan bisnis kendaraan pribadi…caranya mudaah..cukup sogok pengambil kebijakan dan pemerintah agar transportasi publik tetap dalam kondisi buruk…

Kemudian…pembangunan jalan harus digalakkan, lihat saja JICA rajin mendanai pembangunan jalan thooo…dan terakhir…Kementrian Perindustrian harus diberi sesajen agar TPT kendaraan baru dapat monceeer…!! Agar penikmat gosip motor baru dapat bersuka cita..iya toooh…??!

Rakjat seolah diajarkan bahwa lebih mudah mencari solusi sendiri ketimbang memaksa wakil rakjat dan pemerentah untuk melayani dan menyediakan transportasi publik yang aman dan nyaman..

Padahal kalau dihitung-hitung belum tentu juga beli motor lebih murah daripada naik angkotum… Ingat..hitungan hanya melibatkan angka Rupiah, belum menghitung resiko celaka dan suntuknya kemacetan jalan…!!

Belum lagi salah kaprah yang timbul alias pembodohan otomotif yang mencitrakan bahwa beli motor = investasi, sehingga rakjat pun termakan informasi dan mencari motor yang harga jual kembalinya masih tinggi…sungguh sesat bin kasihan…!!

Dan pada akhirnya…mereka yang termakan jargon iklan “motor irit” akan mengalami hal seperti foto di bawah ini.

selamat menikmati matic irit ente yaaa...!!

selamat menikmati matic irit ente yaaa…!!





Wah..Kapasitas Tangki Ninja 250 bisa 18 Liter ++

16 01 2012

Ini baru ane sadari kemarin sore waktu mengisi tangki bensin si Ironhide. Karena indicator sering ngaco..maka ane tenang-tenang aja ketika melihat jarum indicator ada di bawah garis E.

Ah..nanti aja lah ngisinya..paling masih penuh.. Dan ane pun lanjut otw ke kantor dan baru mampir ke Shell di malam harinya. Perjalanan ada lah total 20 km-an.

Ketika bensin diiisi.. Baca entri selengkapnya »





Waah..Dapat BBM Message dari Pak Paulus Firmanto

30 08 2011
BBM Pak Paulus

BBM Pak Paulus

Siang ini Blackberry ane berbunyi berkali-kali, banyak kiriman ucapan selamat Idul Fitri masuk melalui Blackberry Messenger maupun SMS, salah satunya datang dari Pak Paulus Firmanto, salah satu pejabat tinggi Suzuki Motor Indonesia.

Well..Selamat Idul Fitri buat Pak Paulus dan keluarga…!! Semoga sehat, sukses, sejahtera selalu..





Urusan Premium Atau Pertamax..Yang Penting Tahu Diri..

28 06 2011

mobil isi premium (sumber: majalahforum.com)

Waladalah..hari ini ane baca artikelnya Mas Tri dan juga di beberapa media massa yang menyatakan bahwa membeli bahan bakar premium adalah Haram hukumnya. Ini tentu saja berita yang benar-benar meledak diluar fantasi..

Yah, lepas dari haram atau tidaknya..ini masalah Baca entri selengkapnya »





Wisata Kuliner Dadakan di Pom Bensin Shell

12 05 2011

Well..malam ini ane lembur, sehingga harus pulang malam..disamping memang banyak kerjaan, ane juga harus ngeprint beberapa dokumen untuk persiapan PSRT Camp Pulsarian weekend besok. Tak dinyana di tengah perjalanan tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Hmmm..apa boleh buat, daripada misuh-misuh ndak jelas dari balik helm dan dokumen di tank bag 7-Gear Enduro ane jadi lembab dan basah, lebih baik Baca entri selengkapnya »





Pembatasan BBM Bersubsidi, Akan Dimulai April 2011

7 01 2011

Dari email yang ane terima, ternyata pembatasan BBM bersubsidi oleh pemerintah ternya benar adanya akan mulai dilaksanakan pada kuartal pertama 2011. Silakan lihat gambar di bawah. Baca entri selengkapnya »





EEE…!!!

25 09 2010

lokasi: pom bensin Jl. Pramuka, Jakarta

Silakan berbagi pendapat..





Berapa Kapasitas Total Tangki Bajaj Pulsar 180..?

19 08 2010

Keluarga Bajaj Pulsar dari awal sering digosipkan dengan kemampuan tangki bahan bakarnya yang semok. Beberapa kawan request ane untuk menulis artikel mengenai daya tampung tangki Bajaj Pulsar. Oke lah kalau begitu.. :mrgreen: Baca entri selengkapnya »





Siaran Pers RSA – Pencabutan BBM Bersubsidi Untuk Sepeda Motor

1 06 2010

Motor Isi Bensin

RSA: Pemerintah Otoriter

JAKARTA, 28 Mei 2010 – Rencana pemerintah melarang sepeda motor memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, premium, adalah keputusan sepihak yang merugikan mayoritas masyarakat pengguna sepeda motor. Di tengah kerumitan dan karut-marutnya sarana transportasi massal di daerah perkotaan, yang disebabkan karena tidak layaknya kondisi angkutan umum, kebijakan tersebut mencerminkan sikap otoriter pemerintah yang enggan mencari solusi dan hanya mengambil jalan pintas tercepat yang tidak tepat.

“Kebijakan tersebut mencerminkan pemerintah yang otoriter, seharusnya pemerintah mau menyerap aspirasi dan melibatkan masyarakat sebelum mengeluarkan kebijakan,” tutur Rio Octaviano, ketua Road Safety Association (RSA), di Jakarta, Jumat (28/5).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, Rabu (26/5/2010), mengatakan, “Kita sudah bicara dengan AISI, kelihatannya sepeda motor tidak dapat (BBM bersubsidi).”

Dia juga menuturkan, mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan diputuskan akhir Juni 2010. Rencananya, pembatasan tersebut akan mulai diterapkan pada Agustus 2010

Fakta saat ini, mayoritas transportasi umum massal belum sepenuhnya aman, nyaman, dan terjangkau masyarakat. Buntutnya, masyarakat berinisiatif memilih sepeda motor sebagai sarana mencari nafkah sehari-hari. Padahal di negara-negara maju, sepeda motor adalah kendaraan rekreasi dengan izin berkendara yang proses kepemilikannya tidak mudah.

“Pemerintah tidak bijaksana dengan serta-merta ‘menghukum’ masyarakat yang berinisiatif membeli sepeda motor karena transportasi massal yang tidak layak. Pemerintah harus menyelesaikan pekerjaan rumahnya,” tukas Rio.

Dia menambahkan, saat ini, jika rata-rata pengguna sepeda motor menggunakan BBM premium sebanyak 6 liter per minggu, berarti pengeluarannya mencapai Rp 27.000, namun jika harus beralih ke BBM non subsidi yakni Pertamax, pengeluaran per minggunya menjadi Rp 41.700. “Itu sama dengan terjadi kenaikan biaya bahan bakar sekitar 54,4%,” tegas Rio lagi. Hal itu, tuturnya, akan memberatkan masyarakat bahkan bisa kian memiskinkan masyarakat. Data RSA menyebutkan populasi sepeda motor saat ini sekitar 60 juta unit, sedangkan mobil mencapai sekitar 10 juta unit.

RSA mendesak agar pemerintah fokus mencari solusi pekerjaan rumahnya yang terbengkalai yaitu meningkatkan kualitas transportasi umum massal yang aman, nyaman, dan terjangkau. “Memiliki akses dan biaya yang terjangkau,” papar Rio.

Menurut Rio, perwujudan sistem transportasi yang seperti itu saat ini sudah amat mendesak. “Transportasi yang demikian juga akan berdampak kepada kian menurunnya jumlah korban kecelakaan lalu lintas jalan yang saat ini sudah menelan lebih dari 218 ribu korba jiwa,” tambah Edo Rusyanto, ketua Litbang RSA.

Tentang RSA

RSA adalah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berdiri pada 15 Desember 2007. semula RSA bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) yang beranggotakan lebih dari 70 kelompok sepeda motor di Jakarta.

Aktivitas RSA fokus pada penyebarluasan pentingnya berkendara yang aman, nyaman, dan selamat dengan mengutamakan ketaatan pada aturan, berperilaku santun saat berkendara, dan berketerampilan yang memadai.





Motor Tak Boleh Minum BBM Bersubsidi..? Pemerintah Kurang Tega..Jangan Tanggung-Tanggung Laah..!!!

27 05 2010

foto: Kompas

Pemerintah ini tanggung amat kebijakannya..

sekalian bilang aja  “motor dengan cc < 150 harus di-STOP produksinya”

beres toh…keuntungannya banyak lho:

  1. mengurangi populasi pengendara ugal2an di jalan.
  2. mengurangi resiko kecelakaan motor
  3. seleksi dalam kepemilikan motor. hanya yang mampu yang bisa beli
  4. angkutan umum kembali diminati
  5. menghentikan aliran profit ke perusahaan unggas buatan jepang.
  6. rakyat gak mudah tergiur kredit motor yang super gampang.

Kalau bikin kebijakan, to the point aja..!!! babat sampai akar-akarnya..jangan tanggung2 kalo bikin orang kesal.. 🙂

STOP PEMBODOHAN OTOMOTIF!





Seputar Indikator BBM Digital Bajaj Pulsar

26 03 2010

Indikator BBM Digital Bajaj Pulsar

Ini share pengalaman aja, di Pulsar UG3 edisi awal (2006-2007) dimana indikator BBM dengan bar digital itu masih dapat dipercaya.

contoh:

– asumsi isi tangki full 18 liter (sampai bawah mulut tangki)
– jumlah bar di indikator = 12
– jadi per 1 bar mewakili (18/12 = 1.5 liter BBM

untuk UG3 edisi awal bagus nih akurasinya..kalau indikator tinggal 2 bar berarti isi tangki tinggal (1.5 x 2 = 3 liter)

dengan asumsi konsumsi BBM Pulsar 1:35 liter, berarti ane masih punya kesempatan untuk riding sejauh 3 x 35 liter = 105 km untuk cari pom bensin.

kalau pemakaian harian misalnya 40 km PP (pulang-pergi), berarti ane masih punya waktu 2 hari sebelum isi tangki BBM ane habis.

Dengan Pulsar 200 edisi pertama (2008-2009) ane juga merasakan akurasi yang sama.

Nah, ketika mulai memakai Pulsar 180 UG3 edisi akhir (2007-2009) nih ane mulai merasakan akurasi indikatornya mulai aneh. Suatu ketika ane lihat indikator menunjukkan 2 bar, ane tenang-tenang saja..Masih ada 2 hari lagi laah untuk isi BBM Pertamaxx..hehehe.. Dan ane pindahin tuh keran BBM ke posisi RES.

Ridinglah ane keesokan harinya menuju tempat kerja, sampai di tengah perjalanan, kurang lebih 10an km indikator turun menjadi 1 bar. Ane masih tenang saja, karena ane masih punya 35 x 1.5 = 52.5 km untuk cari pom bensin.

Sampailah ane di kantor dan ane amati indikator BBM masih tetap 1 bar, tapi ane dengar dari dalam tangki tidak ada suara cipratan BBM nih..Ah…masih tenang lah, mungkin BBMnya ngumpet.

Pulang kantor ane riding pulang.. Baru jalan kurang lebih 5 km, dari Kuningan ke Menteng..lho kok motor ndut-ndutan…Waah..BBM sekarat nih..

Ane lihat indikator BBM masih 1 bar…Lho..kok..???

Ane segera minggir di seberang hotel Formula, Menteng untuk cek kondisi motor. Ternyata benar motor kehabisan BBM, tapiii…indikator masih tetap tegar di 1 bar..Aneh..

Berarti..indikator BBM Pulsar 180 UG3 edisi akhir kurang akurat nih..

Sesuai pengalaman kalau kehabisan BBM, ane lakukan langkah berikut.

– Mendiamkan motor di standar tengah di tempat rata selama kurang lebih 5 menit, dengan tujuan membiarkan BBM memasuki ruang karburator
– Memiringkan motor dengan tumpuan standar tengah dan samping selama 5 menit, dengan tujuan isi tangki BBM di sebelah kanan berpindah ke kiri. Ya karena keran BBM Pulsar terletak di kiri bawah
– Coba start motor

Memiringkan Pulsar

Ternyata motor bisa di start dan ane pun segera riding ke pom bensin terdekat, hanya beberapa ratus meter dari lokasi ane mogok kehabisan BBM.

Jadi..moral dari pengalaman ini:

– Indikator BBM digital di Pulsar 180 UG3 edisi akhir tidak selalu dapat dipercaya akurasinya
– Jika posisi indikator sudah turun ke 2 bar, segera isi BBM ente
– Gunakan selalu BBM dengan oktan >90 ke atas. Bisa coba mencampur Pertamax 92 10 liter, dengan Premium 8 liter.
– Selalu jaga kondisi tangki BBM dalam keadaan full, untuk mencegah uap air masuk dan membuat karat di dinding dalam tangki.
– Biasakan RESET odometer digital Pulsar ke 0 setiap habis mengisi BBM untuk mengetahui konsumsi BBM motor, bagaimana caranya?

jangan biarkan tangki kosong terlalu lama

biasakan mengisi BBM secara teratur

Begini..

Diketahui:
– ingat posisi ketinggian BBM ketika ente mengisi tangki, misalnya setinggi 1/2 leher tangki.
– dari pengukuran odometer motor sudah dipakai sejauh misalnya 500 km, setelah ente terakhir isi BBM dan reset odometer
– segera isi BBM ke pom dengan Pertamaxx..
– lihat volume BBM yang terisi ke tangki sampai ke posisi ketika ente isi BBM sebelumnya. Misalnya dapat 12 liter

Nah, tinggal hitung saja konsumsi BBM Pulsar ente, 500 km / 12 liter = 41.6 km/liter…Well cukup irit lah..

cek karburator untuk mengetahui pasokan BBM

cek mesin dan pengapian

Lalu bagaimana kita tahu Pulsar kita boros atau irit?
Sesuai pengalaman ane begini:

20 – 25 km/liter ==> sangat boros, cek karburator mesin segera ke Beres (Bengkel Resmi)
25 – 30 km/liter ==> boros, cek karburator dan mesin, dan amati apakah ente sering membawa beban berat.
30 – 35 km/liter ==> sedang, namun perlu pemeriksaan ke Beres.
35 – 40 km/liter ==> ideal
40 – 45 km/liter ==> irit
45 – 50 km/liter ==> terlalu irit, cek busi dan karburator
50 – 55 km/liter ==> irit sekali..tukeran motor sama ane doong…hehehe..

Demikian share dari ane, semoga bermanfaat.

sumber gambar:

kaskus, blog donodomo, myindiaguide.com, koleski pribadi








%d blogger menyukai ini: