Motor 250cc di Indonesia Bermunculan, Dipilih..Dipilih..!

4 06 2010

Motor-motor 250 cc

Yup…terpancing pemberitaan eyang Edo, Mas Adhi dan bang Taufik…ane jadi penasaran pengen bahas motor-motor 250 cc yang berdatangan ke Indonesia. Kalau di artikel ane sebelumnya khan ane bahas 250 cc yang beredar di Amrik sana. Naah..sekarang mari kupas motor-motor “perbatasan” ini di negri sendiri.

Apa aja sih motor-motor 250cc yang sudah digelontorkan ke pasaran Indonesia? nih dia..

1. Kaisar Ruby 250

2. Regal Raptor 250 alias Johny Pag F/X3

3. Kawasaki Ninja 250

4. Monstrac SBK 250

5. Minerva Megelli 250

6. Hyosung GT250

7. Thunder 250

8. Kawasaki D-Tracker 250

Lalu…

Mau diapain nih 7 motor?

Ya enaknya dibanding-bandingin plus-minusnya biar ketemu motor yang paling cocok buat kebutuhan (atau keinginan ya?hehehe) Memang yang namanya motor itu bisa jadi candu yang menyenangkan. Soale pasti motor-motor yang lumayan badak ini gak cocok dipakai buat harian..lho lalu gimana?

Yaa..biar jalanan gak tambah macet akibat kendaraan-kendaraan bervolume gede enaknya kita naik angkutan umum aja. Sayang euy pemerintah gak mau mikirin caranya perbaiki transportasi massal, yang ada orang pada beli motor sendiri-sendiri, cari motor yang murah buat harian. Beli motor badak kaya gini….jelas buat para pehobi saja, buat para “bike enthusiast” buat dipake di akhir pekan dan jalan santai ketika jalanan gak sepadat suasana hari kerja.

Oke, cukup curcol nya..hehe kita langsung tu the poin..Cekidot!

Kaisar Ruby 250

1. Kaisar Ruby 250

Motor ini cocok deh buat yang seneng sama cruiser ala Harley Davidson, soale bodinya mirip banget sampai ke bentuk mesinnya. Kalau gak denger mesin dan cuma liat sekelebatan pasti ini motor bakal dilirik orang. Kualitasnya bagaimana? yah..yang namanya buatan Tiongkok silakan nilai sendiri deh yang jelas menurut ane kalau mau cari sensasi bawa Harley dengan harga di bawah 30 jutaan boleh lah.

plus: body gede, handling mantap, harga relatif bersahabat

minus: image jelek mocin, dealer yang belum jelas, purna jual belum jelas, sparepart juga belum jelas

Regal Raptor 250

2. Regal Raptor 250 alias Johny Pag F/X3

Dealer ini motor ada di sebelahnya dealer Bajaj di Jl. KH. Samanhudi Jakarta. desainnya mantab, tapi para bule di motorcycle.com udah kasih nilai minus di bagian elektrikalnya. Sayang yah desain bagus tapi dalemnya..ehm..

plus: body oke, ukuran ban mantap

minus: kelistrikan dikabarkan gak beres

Kawasaki Ninja 250R

3. Kawasaki Ninja 250

Nah kalau motor ini gak perlu ditulis review-nya deh. skip..!!!

plus: banyak

minus: cc-nya kurang gede, harga kurang murah.. 😀

Monstrac SBK 250

4. Monstrac SBK 250

Nah kalau ini ane belum dapat info banyak. cuma modal baca di majalah Kopling aja. disebutkan dari hasil Googling bahwa sebuah perusahaan bernama Karya Teknik adalah pembuat dari motor ini yang katanya didatangkan dari Korea.

plus: body gede, ukuran ban belakang 140/70

minus: dari gambar terlihat kualitas plastik yang kurang bagus

Minerva Megelli 250

5. Minerva Megelli 250 RE/RV

Yang ini masih hangat. baru hari ini di test ride oleh para blogger di sirkuit Sentul. dikabarkan mengalami penggantian mesin yang lebih mahal Rp 7 juta dari seri sebelumnya sama seperti motor keluaran ATPM Kavir di Iran.

plus: body gede, desain unik, mesin sudah disempurnakan

minus: belum jelas asal-usul motor ini, ada kemungkinan penyempurnaan lagi, kualitas plastik kurang bagus

Hyosung GT 250

6. Hyosung GT250

Eksistensi Hyosung di Indonesia lebih dikenal lewat motor-motor trailnya, oleh karena itu GT250 ini kurang terdengar gaungnya. bahkan promosi minim digaungkan. Ketika ane coba test ride di JMS 2006 silam, motor ini memiliki desain menakjubkan, tangki besar, konfigurasi mesin V dan ban belakang yang besar untuk ukuran 250cc.

plus: body, ban serba gede untuk ukuran 250cc

minus: kualitas las dan finishing kurang bagus-mirip Bajaj Pulsar generasi pertama nih..

Suzuki Thunder 250

7. Thunder 250

Kalau ini apa masih perlu review? Sepak terjang T250 di Indonesia hanya dibatasi oleh kurangnya peminat, padahal ini motor bagus. Suzuki seakan ingin menancapkan image “motor awet dan durable” di motor ini.

plus: desain gagah dan besar, spion dan knalpotnya punya karakter, berpotensi untuk jadi barang kolektor

minus: harga sparepart mahal dan langka.

Kawasaki D-Tracker/KLX 250

8. Kawasaki D-Tracker/KLX 250

Hampir ketinggalan… :DKalau yang satu ini segmented banget, khusus buat para penggemar motor trail dan sama sekali gak cocok buat yang kakinya gak cukup panjang. Tambahan lagi..gak cocok pula buat yang badannya gendut kaya ane…hehehe. Riding impression ane, motor ini pas buat naik2 bukit. Tarikan awalnya garang dan bertenaga, maklum dipersenjatai single cylinder DOHC.

plus: mesin unik, langka di jalan, body besar, segmented

minus: harga mahal, seat-height tinggi

sumber foto: googling





Sepeda Motor 250 cc, Melaju di Ranah Perbatasan

2 06 2010

Motor-motor 250cc

250 cc  bisa jadi perbatasan ideal bagi sebuah mesin sepeda motor untuk dapat disebut sebagai motor kecil (mocil) atau motor gede (moge). Dengan mengendarai motor bermesin 250 cc seorang pengendara akan mendapatkan yin dan yang alias keseimbangan dan segala kebutuhan yang diperlukan dari sebuah sepeda motor seperti handling yang relatif ringan dan torsi besar ketika dibutuhkan.

Di ranah industri sepeda motor dunia, tidak banyak yang berani melibatkan diri di pertarungan perbatasan ini. Di Indonesia sendiri Kawasaki Ninja 250R masih merajai pasaran motor 250cc, sementara pesaing lainnya seperti Minerva Megelli 250, Monstrac SBK 250 dan Kaisar Ruby 250V belum mampu merebut minat calon pembeli yang rata-rata berasal dari kalangan bike enthusiast yang tentunya sangat lebih melek teknologi dan menginginkan hal lebih dari sebuah sepeda motor.

Bagaimana dengan pasaran dunia? Sebuah video di Youtube di atas cukup mengesankan ane. Video yang dibuat oleh motorcycle.com, sebuah website pusat informasi sepeda motor terkemuka telah membuat review beberapa motor 250 cc. berikut ulasannya yang ane sarikan dari sini:

KAWASAKI NINJA 250R

Kawasaki Ninja 250R

Motor yang satu ini tidak asing lagi pastinya. Rupanya tidak hanya di Indonesia..di berbagai belahan dunia, Ninja paling kecil ini berhasil mencuri hati para bike enthusiast. Dengan konfigurasi mesin parallel twin dan RPM yang mampu meraung hingga 13.000 rpm motor ini layak dianugrahi “The Icon of 250cc Bike”. Cukup beralasan tentunya didukung handling yang ringan.

.

HYOSUNG GT250R

Hyosung GT 250R

Di Indonesia, motor ini sempat mencuri perhatian di Jakarta Motor Show tahun 2008 silam, setelah itu sepak terjangnya boleh dikatakan tenggelam. Beberapa nilai minus turut menyurutkan niat para bike enthusiast untuk meminang motor ini diantaranya adalah kualitas las, finishing dan cat yang kurang baik. Padahal GT250R dipersenjatai dengan fitur-fitur unik seperti mesin dengan konfigurasi V, upside down front shock absorber dan body yang sangat gendut. Bahkan sekilas tampak depan motor ini sangat mirip dengan Ducati 1098.

.
Suzuki TU250X

Suzuki TU 250X

Bisa dibilang TU250X adalah jelmaan Thunder 250 yang diproduksi di negara lain. Perbedaan mencolok dari “thumper” ini dibandingkan dengan Thunder 250 adalah desain body retro classicnya yang mengingatkan kita pada varian Honda CB lawas. Karakteristik mesinnya sangat mirip dengan Thunder 250.

.
CFMOTO V3 SPORT

CFMoto V3 Sport

Orang Cina tak pernah kehabisan ide, meskipun di Indonesia produk-poduknya kerap dipandang sebelah mata, namun di negara lain motor yang belum jelas kategorinya ini cukup menyita perhatian. Pada pandangan pertama kita tak akan menyangka bahwa ini adalah motor matic. Pasti kita akan mengira motor ini adalah cruiser kelas ringan seperti Honda Phantom. Begitu dilihat berkali-kali barulah terlihat aslinya. Tambahan fitu lainnya adalah adanya pemutar MP3 dan FM radio.

.
JOHNNY PAG  F/X3

Johny Pag FX3

Satu lagi karya dari Tiongkok dengan cita rasa Amerika, Johny Pag (hmmm..ini siapa ya?)  memiliki desain body yang sangat macho untuk kelas “thumper”. Dengan konfigurasi mesin parallel twin ala Ninja 250R, motor ini dibalut dengan body yang lumayan gendut, ban belakang 15 inci dan double shockbreaker belakang. Namun sangat disayangkan berbagai kekurangan tercatat saat tester motorcycle.com menjajal motor ini diantaranya konslet dan rembesan oli mesin.

Demikian review beberapa pemain di “perbatasan” ini. Sungguh mencengangkan bahwa harga rata-rata motor-motor ini di Amerika berada pada kisaran di bawah Rp 40 juta. Sementara di Indonesia???

Berikut adalah grafik perbandingan torsi motor-motor tersebut.








%d blogger menyukai ini: