Hari Pertama Buka, Ducati Bandung Melampaui Target Pemasaran…!!

26 09 2011

DUCATI BANDUNG

Setelah Press Conference dilakukan, sebuah berita mengejutkan datang dari dealer Ducati Bandung..Bahkan Mbah Satar pun turut kaget…!! Rupanya pada hari Minggu 25 September itu juga, datanglah seorang Baca entri selengkapnya »





Honda Tiger edisi 2010, Sesuaikah dengan Aspirasi Konsumen?

11 06 2010

Honda Tiger bisa dibilang motor batangan paling HIT yang pernah dibuat ATPM motor Jepang di Indonesia. Di milis HTML sendiri ane baca beberapa pengalaman dan suka duka para penyemplak Macan itu. Ada yang beli Tigernya setelah nabung sekian lama tahun 1994, ada yang salut sama durabilitasnya, yang dikabarkan paling baik ditemukan pada Tiger terbitan sebelum tahun 1997 dan adapula yang mengeluh kekurangan-kekurangan yang menempel di si Macan.

Karena product knowledge ane gak tinggi-tinggi amat seputar Tiger, ane gak akan bahas detail motornya. Tapi dari artikel blogger lain seperti Mas Triatmono yang bahas Tiger 2010 dari kacamata pabrikan dan mas Taufik yang mengulas Tiger dengan strategi beregunya ini, ane jadi tertarik bahas respon konsumen terhadap Tiger.

Dari kacamata konsumen, entah berapa prosentasinya, ane menggarisbawahi respon kecewa terhadap Honda Tiger 2010 ini. Kebingungan terhadap kemalasan Honda memperbaiki berbagai “bug” pada versi sebelumnya sedikit terjawab pada artikel mas Tri tadi.

Behavior alias kelakukan para konsumen motor di Indonesia memang unik. Kawasaki Ninja yang dibandrol 40-an juta terbilang laku keras, sementara Honda yang produknya cuma ganti baju saja lebih laku lagi apalgi motor bebeknya.

Faktor utama pada perilaku ini ane nilai adalah brand image Honda yang sudah kadung melekat erat di benak konsumen. dan ATPM lain, apalagi pendatang baru jika ingin menggerus Honda harus menyajikan hidangan yang lebih lezat..Tengok Bajaj yang harus berjibaku dengan teknologi DTS-i dan fitur-fiturnya, TVS yang bergumul dengan strategi R&D dan marketingnya, atau Kawasaki yang menjatuhkan “bom atom” nya di segmen premium dengan Ninja 250 nya.

Dari pola-pola ini ane mencoba mengambil kesimpulan bahwa calon konsumen mayoritas akan mengeluh di awal-awal kemunculan Honda Tiger, tapi lama-lama bisa keracunan dan memutuskan untuk membeli dengan berbagai alasan yang ujung-ujungnya mengarah kepada jam terbang Honda yang sudah tinggi di Indonesia. Bahkan sampai ada yang fanatik terhadap Honda lantas “bakar-bakaran” kalau merk Honda diserang..weleh..

Teori Mas Triatmono yang disajikan di blognya mengenai minority-majority kemauan konsumen itu khan empirik.

Apakah Tiger baru ini dibuat berdasarkan kemauan konsumen majority? ane gak tahu..penasaran juga. Kalo dari kacamata ane, improvisasi signifikan Tiger adalah pada saat Tiger Revo keluar dengan lampu asimetriknya, just that..

mau Tiger jadi seperti ini? jangan mimpi..

Lalu kalo mau tengok kemauan konsumen, kira2 mana yang majority kemauannya? yang pro “status quo” Tiger alias gak perlu perubahan banyak2, atokah yang pro “reformasi” tiger alias yang ingin tiger dipermak mesinnya, rantenya dibuat gak berisik..dll..

Konsumen atau calon konsumen tiger di sini menurut tebakan ngasal ane pastilah dari kalangan yang well educated dan segmented masalah motor jadi yaa..pasti mengharap lebih dari sebuah motor legendaris bernama Tiger.

Itulah..bukti nyata bahwa ATPM sukses mendorong calon konsumen untuk membeli produknya, sementara calon konsumen dan konsumen tak kunjung berhasil mendorong ATPM untuk improvisasi produk secara signifikan..Lha nanti kalo ane ngomong gini, Pak Nyoman Kesawa bakalan tinggal bilang ke ane “Silakan cari ATPM lain yang sesuai untuk anda”.

Kalau nyatanya AHM secara jelas menyajikan tiger sperti ini…bagaimanakah nilai rapornya?

Kita lihat sepak terjang Tiger 2010 dalam setahun ke depan. Ane akan dengan setia memantau siapakah ATPM yang akan sukses merobohkan kedigdayaan AHM seperti Facebook sukses menurunkan popularitas Friendster di Indonesia…!!!

sumber foto: googling








%d blogger menyukai ini: