Kegiatan Sabtu Ini..Batal Ikut Workshop CBR 250R, Namun Bisa Ngobrol Asyik bersama PRIDES…!!

10 04 2011

Email bro Teddy AHM

Melalui artikel ini ane memohon maaf kepada bro Teddy, bu Isti, Mbak Tika dan Pak Nyoman dari Astra Honda Motor yang telah mengundang ane dan kawan-kawan blogger lainnya, namun ane tidak dapat hadir.

Pada hari Jumat bro Teddy sudah mengontak saya lewat telepon dan juga mengirimkan email undangan kegiatan “Workshop Honda CBR 250R” yang Baca entri selengkapnya »

Iklan




Oi Biker..Melek Privacy Dong..!

8 04 2010

Biker Ngobrol

Awalnya dari pengalaman riding di jalan, sewaktu berhenti di lampu merah Rawamangun countdown timer masih cukup lama. Tercetuslah obrolan ane dengan istri tercinta yang sedang berada di jok belakang. Kalau gak salah mengingatkan dia agar tak lupa beli makanan kucing..obrolan lantas berlanjut ke tingkah polah si Kibo, kucing kesayangan ane di rumah.

Si Kibo

Sedang asik mengobrol, keasyikan kami dikejutkan dengan celetukan seorang mas-mas yang juga sedang berhenti di atas motor bebek di sebelah kanan ane. Dia bilang “memang kucing kalau dipelihara dari kecil gitu mas..tapi ya kalo sampe nyolong ikan tetep saya tempeleng aja..”

Dengan pandangan menahan kesal ane lihat mas-mas itu. Tak layak lah kalau mas ini disebut biker. Helm cetok, sandal jepit, bulu kaki keliatan, kaos lusuh..tapi motornya..Honda Blade yang masih kinclong.

Tanpa membalas celetukannya ane berpaling ke sebelah kiri ane dan melanjutkan ngobrol dengan istri. Untunglah di sebelah kiri ane hanya ada bagian belakang mobil sedan. Tak perlulah ane takut pembicaraan ane dikupingi lalu ditimpali sembarangan.

Privacy adalah hal yang penting namun belum membudaya dengan benar di Indonesia. Padahal iklim bermasyarakat di kota besar seperti Jakarta ini sudah mengarah ke individualisme alias anu aing kumaha aing alias lu lu gue gue. Sebagai contoh coba tengok kasus sirine strobo (sirbo) di sebuah organisasi motor, ketika pengurus menegur dengan halus ke anggota yang memakai sirbo dengan entengnya si pemakai bilang “halaah..sudahlah, motorku yo sak karepku”. Menyebalkan bukan.

Lebih lanjut tentang privacy, dalam situasi ane di atas, seharusnya orang lain menghargai “ruang pribadi” ane untuk mengobrol dengan istri tercinta. Bukan malah pembicaraan ane diperhatikan lalu tanpa malu-malu ikut nimbrung ke dalam pembicaraan ane. Privacy tentunya bukan hanya milik para pengendara mobil yang benar-benar terisolasi dari lingkungan luar. Untung ane sedang bahas kucing, coba kalau ane sedang bahas rencana pembunuhan Pak Gayus Tambunan,, kan bisa runyam kalau didengar orang 😀

Rupanya di dalam iklim individualisme yang makin kental dan kebablasan ini, masih terdapat sikap “mau tahu urusan orang”. Tak ubahnya seperti orang yang iri melihat motor tetangga lebih kinclong.

Buat yang baca artikel ini, ente pasti tergolong orang berpendidikan, tak ada salahnya berbagi ilmu tentang pentingnya privacy ini kepada sesama.


sumber foto:

ninja250r.wordpress.com








%d blogger menyukai ini: