Testimoni Kak Sherra tentang Yamaha N-Max

16 10 2015

image

Motor matic yang satu ini memang fenomenal di tahun 2015. Dengan harga OTR 23 jutaan untuk varian non-ABS, konsumen sudah mendapatkan matic bervalue tinggi.

Baca entri selengkapnya »

Iklan




[PCX-part 5_habis] Test Ride PCX dengan Pengawalan Tiger Bersirine, PEMBODOHAN OTOMOTIF ini namanya…!!!

29 06 2010

Pakai Sirine Strobo? kaya gini lebih terhormat..

Jangan kira ane tak akan membongkar kebobrokan dalam acara test ride Honda PCX Sabtu lalu dan hanya mengupas yang baik-baik saja dari kegiatan tersebut.

*** Baca entri selengkapnya »





[PCX-part 2] Spesifikasi dan Fitur Honda PCX, Nilai Plus-nya Apa Aja?

27 06 2010

Sebelum dikupas nilai plus-nya, ane kasih tahu dulu spesifikasinya yah..Cekidot.. Baca entri selengkapnya »





[PCX-part 1] Satu Hari bersama AHM dan KoBOI

26 06 2010

Acara yang mengambil tempat di café Bondies, Jl. Ampera Raya ini sangat menyenangkan. Jajaran manajemen AHM menjamu beberapa anggota KoBOI tidak hanya dengan makanan dan minuman yang lezat, namun juga dengan informasi dan beberapa “bocoran halus” dari mereka.

Baca entri selengkapnya »





Honda PCX 125 Menggebrak Segmen Premium Matic, Ente Berminat?

18 06 2010

Dengan spesifikasi singkat seperti di bawah ini:

sumber: powersports.honda.com

Fitur unggulannya adalah:

  • Combi Brake System (CBS), seperti pada Honda Vario CBS Techno
  • PGM-Fi, sudah aplikasi injeksi nih
  • Bagasi 32 liter di bawah jok, wow..serasa membawa box
  • Front box, lumayan buat taruh minuman, hp atau sarung tangan
  • Ukuran body bongsor, hampir sebesar Piaggio X9

Nah, sekarang lihat harganya.. Rp 32.000.000,- (tigapuluh dua juta rupiah) 😀 on the road..di segmen harga 30 jutaan ini, di Indonesia PCX 125 akan beradu dengan motor-motor berikut:

  • Kawasaki Ninja 150RR – Rp 31.500.000,-                 (sport)
  • Minerva Megelli 250 RV – Rp 34.500.000,-             (sport)
  • Honda CBR 150R – Rp 32.000.000,-                            (sport)
  • Kaisar Ruby 250 – Rp 26.000.000,-                             (cruiser)

Ninja 250R

Minerva Megelli 250

Kaisar Ruby 250

Honda CBR150R

Direct rival si big-matic ini di kelas skuter/matic adalah Piaggio Fly 150cc dengan harga Rp 30.000.000,- dan Benson Like Rp 23.950.000,-

Piaggio Fly 150

Benson Like

Dan bisa jadi akan menggerogoti pasaran Kawasaki Ninja 250R yang berharga Rp 46.500.000,-.

Itu dari pandangan marketing. Rupanya Honda sudah mau memperhatikan segmen premium dan tidak melulu keasyikan jualan motor bebek.

Sekarang pandangan ane sebagai calon konsumen…yuk menerawang ke depan.. 🙂

Fitur unggulan yang ane sukai adalah body yang bongsor, CBS dan bagasi yang luas. Motor matic ini cocok buat kaum PSK (Pria Seratus Kilo) penggemar matic yang sudah lelah dijuluki “beruang sirkus”..(well ane juga bernasib sama bung.. :D).

Beruang Sirkus

Fitur lainnya yang baru juga alarm anti maling dan kaliper depan yang memiliki 3 piston, baru kali ini ane menyaksikan matic dengan rem seperti itu..pastinya braking force akan lebih besar, semoga saja tidak menyebabkan motor skid, alias slip.

Fitur Honda PCX 125

Kalau masalah pilih-memilih, PCX 125 bakal menjadi pilihan lain di segmen motor 30 jutaan dan matic segmented yang selama ini identik dengan skuter buatan Piaggio. Jika selama ini pasaran motor di ranah harga tersebut identik dengan motor-motor cruiser atau sport.

PCX 125 dengan segala fitur unggulannya menurut ane masih terlalu mahal. Seperti biasa pemeo akan berkata “jenis motor apapun kalau diberi merk Honda, pasti harganya jadi mahal”..hehehe..urusan harga memang sensitif meskipun Honda sudah total mengeluarkan motor yang benar-benar fresh.

Dari aspek penggunaan, PCX sudah pasti akan menyedot perhatian saat ente mengendarainya, dan juga akan menyedot tenaga saat ente memarkirkannya di parkiran motor, seperti posting bro Saranto mengenai parkir motor. Itulah konsekuensi yang akan ditanggung menunggangi big-matic.

cornering dengan PCX 125

Dengan fitur ACG Starter yang akan mematikan mesin motor setelah 3 detik idle (misalnya di lampu merah) maka efisiensi bahan bakar akan meningkat, terlebih untuk menyalakannya lagi  hanya perlu putar gas saja.  Tapi tunggu dulu, dari segi safety, menarik gas setelah  mesin mati ini berpotensi bahaya jika diputar berlebih..perlu dijadikan perhatian nih. Artikel lengkap mengenai ACG Starter bisa dibaca di sini.

Aspek lainnya adalah perawatan, dengan sparepart Honda yang relatif mahal, harus dipertimbangkan juga biaya maintenance PCX nantinya.

Jadi, beli gak nih..?

Well, itu tergantung ente, ane sudah kasih masukan plus-minusnya. Kalau ente tergolong daily bikers yang rutenya sering kena macet maka memakai PCX tiap hari sudah pasti kurang nyaman karena manuver-ability-nya kurang plus fitur auto engine stop nya yang berpotensi mengganggu. Tapi jika ente termasuk bike-enthusiast yang berencana memakai PCX hanya sesekali pada waktu senggang dan kondisi jalan tidak macet, maka PCX 125 bisa jadi must have matic nih..!

Selamat memutuskan!








%d blogger menyukai ini: