Monorail Ditukar Dua Proyek Jalan Layang, Sadarkah Warga Jakarta?

10 10 2011

kolom beton Monorail yang terbengkalai

Judul di atas adalah sesuatu yang harus disadari oleh warga Jakarta, karena sudah hampir beberapa bulan terakhir terkuak bahwa pembangunan Jakarta Monorail, sebuah proyek transportasi massal (mass rapid transportation) dihentikan, ironisnya hingga kini pembangunan jalan layang non-tol (elevated road) di ruas Jalan Antasari dan Jalan Casablanca terus berlanjut.

Sebagai “peredam” isu ini, Baca entri selengkapnya »





Road Safety Association (RSA), Gerombolan Kepagian Yang Dipanggil Orang Kesiangan

9 09 2011

Rasanya judul artikel kali ini tepat dan mengena. Jauh sebelum ane bergabung dengan RSA, para founder LSM yang sebelumnya bernama Forum Safety Riding Jakarta ini telah menggodok konsep dengan api idealisme mereka. Sejak berdiri tahun 2007 silam, RSA Baca entri selengkapnya »





Strategi Hernan Reyes (Fast Five) dan Kondisi Transportasi Indonesia

1 09 2011

Lord Hernan Reyes

“Let me tell you a true story..
Five hundred years ago the Portuguese and the Spanish came here..
Each try to get the country from their natives..
The Spaniards arrived, guns blazing, determined to prove who was boss..
The natives killed every single Spaniard..
Personally I prefer the methods of Baca entri selengkapnya »




Palang Jalur Busway Pun Pasrah di Ulang Tahun Jakarta ke-484

22 06 2011

buat apa ada palang?

petugas pura-pura gak lihat aja aah..

Ada yang tahu harga palang jalur busway itu? Sekedar menebak aja, barangkali sekitar 1 jutaan per palang. Yah, gak tau juga sih kalau harganya di-mark-up jadi 10 juta per palang 👿 Baca entri selengkapnya »





Laporan KOMBI #2..Indonesia Itu Negara Besar, Kaya dan Cantik. Tapi..

14 05 2011

brangkat dari Jakarta, 3 Juni 2009

Itulah sepenggal kalimat pujian yang dilontarkan bro Farid Gaban, salah satu tim ekspedisi Zamrud Khatulistiwa yang didaulat untuk mengisi acara Kompor OBI (Kombi) edisi kedua kali ini. Baca entri selengkapnya »





11 Mei 2011..Bangga Bersama RSA Menjadi Bagian Dari Aksi Dunia

12 05 2011

Patung Dirgantara

11 Mei menjadi satu lagi hari yang berkesan bagi kawan-kawan pengurus dan relawan RSA. Pada hari itu mereka menggabungkan diri bersama Baca entri selengkapnya »





Kebijakan Electronic Road Pricing (ERP), Menurut Ente?

24 09 2010

contoh implementasi ERP di negara lain

Usai menggelontorkan kebijakan kontroversial mengenai pembatasan penggunaan sepeda motor di ruas jalan tertentu, kini Pemprov DKI kembali akan mengeluarkan kebijakan ERP (Electronic Road Pricing) di Jakarta. Kemacetan yang semakin menjadi dituding sebagai pemicu kebijakan ini. Baca entri selengkapnya »





Gabung Bersama Aksi Damai RSA Sore Ini…!!!

28 08 2010

aksi damai RSA

Baca entri selengkapnya »





HENTIKAN KEBIJAKAN DISKRIMINASI PENGGUNA SEPEDA MOTOR & TINGKATKAN KUALITAS TRANSPORTASI PUBLIK

12 08 2010


Jakarta, 12 Agustus 2010 – Niat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kepolisian Daerah Metro Jaya membatasi sepeda motor pada waktu dan ruas jalan tertentu, tidak menuntaskan karut marutnya kemacetan lalu lintas Jakarta. Baca entri selengkapnya »





Kebijakan Pembatasan Sepeda Motor, What Do You Think?

28 07 2010

Hari ini ane baca berita yang cukup menghebohkan, di sini, dan di sini.

Pemerintah akan membatasi populasi sepeda motor. Lho, kenapa sepeda motor? Baca entri selengkapnya »





Siaran Pers RSA – Pencabutan BBM Bersubsidi Untuk Sepeda Motor

1 06 2010

Motor Isi Bensin

RSA: Pemerintah Otoriter

JAKARTA, 28 Mei 2010 – Rencana pemerintah melarang sepeda motor memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, premium, adalah keputusan sepihak yang merugikan mayoritas masyarakat pengguna sepeda motor. Di tengah kerumitan dan karut-marutnya sarana transportasi massal di daerah perkotaan, yang disebabkan karena tidak layaknya kondisi angkutan umum, kebijakan tersebut mencerminkan sikap otoriter pemerintah yang enggan mencari solusi dan hanya mengambil jalan pintas tercepat yang tidak tepat.

“Kebijakan tersebut mencerminkan pemerintah yang otoriter, seharusnya pemerintah mau menyerap aspirasi dan melibatkan masyarakat sebelum mengeluarkan kebijakan,” tutur Rio Octaviano, ketua Road Safety Association (RSA), di Jakarta, Jumat (28/5).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo, Rabu (26/5/2010), mengatakan, “Kita sudah bicara dengan AISI, kelihatannya sepeda motor tidak dapat (BBM bersubsidi).”

Dia juga menuturkan, mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan diputuskan akhir Juni 2010. Rencananya, pembatasan tersebut akan mulai diterapkan pada Agustus 2010

Fakta saat ini, mayoritas transportasi umum massal belum sepenuhnya aman, nyaman, dan terjangkau masyarakat. Buntutnya, masyarakat berinisiatif memilih sepeda motor sebagai sarana mencari nafkah sehari-hari. Padahal di negara-negara maju, sepeda motor adalah kendaraan rekreasi dengan izin berkendara yang proses kepemilikannya tidak mudah.

“Pemerintah tidak bijaksana dengan serta-merta ‘menghukum’ masyarakat yang berinisiatif membeli sepeda motor karena transportasi massal yang tidak layak. Pemerintah harus menyelesaikan pekerjaan rumahnya,” tukas Rio.

Dia menambahkan, saat ini, jika rata-rata pengguna sepeda motor menggunakan BBM premium sebanyak 6 liter per minggu, berarti pengeluarannya mencapai Rp 27.000, namun jika harus beralih ke BBM non subsidi yakni Pertamax, pengeluaran per minggunya menjadi Rp 41.700. “Itu sama dengan terjadi kenaikan biaya bahan bakar sekitar 54,4%,” tegas Rio lagi. Hal itu, tuturnya, akan memberatkan masyarakat bahkan bisa kian memiskinkan masyarakat. Data RSA menyebutkan populasi sepeda motor saat ini sekitar 60 juta unit, sedangkan mobil mencapai sekitar 10 juta unit.

RSA mendesak agar pemerintah fokus mencari solusi pekerjaan rumahnya yang terbengkalai yaitu meningkatkan kualitas transportasi umum massal yang aman, nyaman, dan terjangkau. “Memiliki akses dan biaya yang terjangkau,” papar Rio.

Menurut Rio, perwujudan sistem transportasi yang seperti itu saat ini sudah amat mendesak. “Transportasi yang demikian juga akan berdampak kepada kian menurunnya jumlah korban kecelakaan lalu lintas jalan yang saat ini sudah menelan lebih dari 218 ribu korba jiwa,” tambah Edo Rusyanto, ketua Litbang RSA.

Tentang RSA

RSA adalah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berdiri pada 15 Desember 2007. semula RSA bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) yang beranggotakan lebih dari 70 kelompok sepeda motor di Jakarta.

Aktivitas RSA fokus pada penyebarluasan pentingnya berkendara yang aman, nyaman, dan selamat dengan mengutamakan ketaatan pada aturan, berperilaku santun saat berkendara, dan berketerampilan yang memadai.





Motor Tak Boleh Minum BBM Bersubsidi..? Pemerintah Kurang Tega..Jangan Tanggung-Tanggung Laah..!!!

27 05 2010

foto: Kompas

Pemerintah ini tanggung amat kebijakannya..

sekalian bilang aja  “motor dengan cc < 150 harus di-STOP produksinya”

beres toh…keuntungannya banyak lho:

  1. mengurangi populasi pengendara ugal2an di jalan.
  2. mengurangi resiko kecelakaan motor
  3. seleksi dalam kepemilikan motor. hanya yang mampu yang bisa beli
  4. angkutan umum kembali diminati
  5. menghentikan aliran profit ke perusahaan unggas buatan jepang.
  6. rakyat gak mudah tergiur kredit motor yang super gampang.

Kalau bikin kebijakan, to the point aja..!!! babat sampai akar-akarnya..jangan tanggung2 kalo bikin orang kesal.. 🙂

STOP PEMBODOHAN OTOMOTIF!








%d blogger menyukai ini: