[Share] Yuk…Kita Bersemangat Di Tempat Kerja…!!

14 10 2011

Beberapa minggu terakhir, load pekerjaan ane memang padat…sehingga seluruh pemikiran harus dicurahkan sepenuhnya ke kantor. Memang ada sebuah proyek besar yang sedang berjalan dan butuh fokus dikerjakan oleh semua pihak.

Sebagai anggota tim, pada awalnya tak mudah memang untuk menyesuaikan diri dengan kerja tim ini. Beberapa dari anggota tim adalah orang baru, dan belum dapat “tune in” dengan chemistry kami. Untungnya, Baca entri selengkapnya »





Blogger Di-banned…Wartawan Di-banned juga…?? TERLALU…!!!

12 10 2011

image

Sungguh mantab ulasan mas Triatmono mengenai adanya politik pencitraan yang dilakukan pihak tertentu dengan melakukan pemblokiran terhadap pihak-pihak pewarta yang melakukan pemberitaan terhadap kenyataan pahit yang sebenarnya berhak diketahui oleh khalayak ramai.

Monggo baca di sini:
http://triatmono.wordpress.com/2011/10/11/nggak-sejalan-dengan-pabrikan-wartawan-pun-di-banneeed/

Yang bikin ane kaget adalah bahwa pemblokiran pemberitaan ternyata sudah menimpa kalangan pencari berita profesional alias wartawan. Well..kalau blogger di-banned sih no problemo laaah..memang beberapa blogger otomotif, termasuk ane dan mas Tri memang blogging just for fun dan niatnya berbagi ilmu sebisanya…tidak cari profit dan iseng saja..diundang sukur, bisa dapat makan gratis dan ngorek-ngorek info yang umumnya gak diulas pihak lain..ndak diundang ya ndak papa..undangan semacam itu toh bukan sesuatu banget yang lantas membuat seseorang menjadi di-uwong-ke dan merasa dianggap.

Tapi kalau sampai ada wartawan kritis yang diblokir dari sebuah event otomotif, maka para kuli tinta tersebut tentu akan.bereaksi… Reaksi pertama adalah segera menyingkirkan sikap kritis terhadap sebuah penyimpangan atau kondisi yang tidak wajar, ini tentu saja dilakukan agar periuk nasi tetap mengepul…maka idealisme dan sikap kritis pun dikorbankan.. Sementara sikap kedua adalah sikap kritis sang pencari berita semakin menebal…!! Dan semakin tajam mengulas sisi lain sebuah kejadian.

Misalnya sajaaa…pada sebuah kegiatan yang juga diisi oleh pestaaa dan blablablabla yang intinya. “Aku numpang promossi duooonk di acaramu”, sebuah pihak disebutkan nyumbang sekian rupiah untuk tujuan A, namun lhaaa kok ternyata budget sang sponsor untuk party party dan bergembira ria lebih besar dari tujuan A…?? Lhaa..opo tumon..sebenarnya niat yang lebih guede iku opo…tujuan A yang mulia atau promosi dan mempertebal brand awareness biar makin kinclong..??

Yang kayak gini aja para pewarta warga emoh memberitakan barangkali karena ewuh pekewuh akibat kekenyangan dijamu..dan sikap rata-rata orang yang katanya menjauhi konflik, namun misuh-misuh kemudian di belakang…lhaa kepiyeee…mana idealismenyaa…??

Maka pandangan para pembaca berita pun harus berpaling kepada si empunya acara…kenapa neeeh wartawan yang terkenal kritis dari media anu kok tidak diundang…?? Apakah sang empunya acara takut akan ada sebuah penyimpangan yang terungkap….?? Kenapa di media A ada liputan mengenai sisi minus produk anu, tapi di media B tidak ada…?? Pembaca pun juga ikut kritiss dan bersemangat mengorek kebenaran yang ditutupi.

Kalau sudah begini ceritanya, maka ane sebagai blogger amatiran KW 250 pun harus turut ambil sikap…!! Dan tidak akan ragu bersinergi dengan pihak pihak yang ditutup aksesnya untuk memberitakan hal hal yang sengaja ditutupi…!!

Ingatlaaah wahai sang empunya acara, pewarta yang mewartakan karena enthusiast terhadap satu topik, misalnya saja otomotif..cenderung akan memiliki sense yang lebih tajam kepada sebuah event…dan matanya lebih tajam melihat yang tidak terlihat oleh mata awam..ia pun tidak akan ragu memberitakan sisi lain yang tidak diungkap oleh media yang lempeng-lempeng aja…lembaran rupiah dan sekedar makan siang pun gak akan mempan untuk merayunya. Profesinya adalah sebuah kesenangan yang lebih mahal dari sekedar uang.

Pembaca berita juga tidak bodoh. Lambat laun media yang isinya lempeng-lempeng dan serba baik-baik saja karena disinyalir sudah “disumpeli” oleh pihak tertentu dan cenderung membela yang bayar, serta ogah mengkritisi penyimpangan akan ditinggalkan. Lambat tapi pasti penikmat berita akan malaaas membaca liputannya.

Seperti nasihat Mas Triatmono kepada warga milis Otoblogger Indonesia mengenai pesan dari Allah SWT akan pentingnya saling mengingatkan antar manusia… “Sesungguhnya adalah tergolong manusia merugi, bagi mereka yang enggan menasehati dan mengingatkan sesama manusia”

Ane berani kritis..bagaimana dengan ente…??





Panda…, Bunda Capek Naik Motor Tiap Hari… :(

30 09 2011
image

Bunda & Pupu

Bunda dulu didorong untuk mencari pekerjaan yang lebih baik..yah perjuangan hidup harus semakin keras karena Allah telah memberikan titipan kepada kami seorang anak lelaki yang lucu, ia kami beri nama panggilan Pupu. Tak disangka kedatangan Pupu begitu banyak merubah kehidupan kami..kini kami tak boleh lagi egois, apalagi dalam hal keuangan.

Sebagian dari gaji disisihkan untuk membeli susu dan makanan yang terbaik buat Pupu, begitu juga untuk popok dan pernak-pernik lainnya. Pupu menjadi kesayangan sekaligus sumber semangat kami.. Hanya dengan memandang wajahnya saja seolah memberikan energi ratusan tenaga kuda yang mampu menyemangati hari-hari kami berdua. Terlebih ketika melihatnya mulai bisa berjalan dan berceloteh..

Bunda pun memperoleh semangat baru, berbekal fasilitas printer dan internet tak terbatas di kantor Panda, Bunda mengirim ratusan CV ke berbagai perusahaan, tak lain dengan motivasi untuk membahagiakan Pupu. Hasilnya, akhir liburan Lebaran lalu Bunda  mendapatkan panggilan wawancara ke sebuah perusahaan kontraktor Australia. Alhamdulillah..diterima..

Mengapa Bunda harus disegerakan mencari lingkungan kerja baru..? Lingkungan kerja Bunda yang lama sangat buruk dan tidak sehat. Puluhan karyawannya gemar korupsi dan hidup dengan gaya hidup menyesatkan ala sinetron..bermewah-mewah tanpa melihat kemampuan diri. Belum lagi.sistem remunerasi yang tidak layak..Kasihan Bunda jika harus menjadi mawar diantara duri.

Di tempat kerja baru, bunda mendapatkan keinginannya..gaji yang jauh lebih baik dan yang terpenting..lingkungan kerja yang lebih bersahabat. Dengan rekan sejawat yang berpikiran mapan, pengetahuan bunda menjadi bertambah. Roda ekonomi keluarga pun berputar.. kami berharap Pupu dapat lebih bahagia.

Sebulan berlalu, kini ujian menerpa..jika dulu Bunda mengendarai motor maticnya hanya sejauh 5 km, kini jaraknya berlipat menjadi lebih dari 25 km. Energi Bunda pun terkuras di jalan..apalagi jika bertemu macet. Makin stress saja tua di jalan begitu kata Bunda. Berangkat lebih pagi pun bukan sebuah opsi yang baik karena sehabis Subuh adalah waktu yang nikmat bermain bersama Pupu.. ah..serba salah jadinya.

Setelah lama dipendam, akhirnya Bunda tak tahan..ia begitu lelah naik motor melewati jalanan yang kejam. Naik busway pun bukan pilihan yang bijak karena waktu semakin terbuang diantara antrian halte, belum lagi desakan penumpang sangat parah. Makin kesal lagi ketika melihat pemobil dan pemotor yang menyerobot jalur busway..

Kini Bunda setiap hari berangkat bersama Panda..kami harus rela bersama-sama setiap pagi menatap pandangan Pupu yang digendong neneknya melepas kepergian kami.. mata Pupu seolah berkata…”Panda..Bunda..aku masih ingin bermain bersama..Pupu pengen dibacain buku bergambar sama Panda..Pupu mau kepingin main bola bola sama Bunda..

Ah..terkadang air mata tak terasa menetes dari balik helm..

Waktu, Energi dan Uang menjadi aset yang belum bisa kami miliki seutuhnya, namun demi Pupu..kami harus berusaha.. Berusaha keras diantara buruknya transportasi umum kota Jakarta yang belum melayani warganya dengan layak. Akibatnya Bunda harus rela berlelah-lelah naik motor tiap hari yang pada akhirnya kena macet juga.

Sementara itu seorang boss besar di kantor bercerita bahwa ia tak pernah mau satu kendaraan dengan istrinya agar terhindar dari resiko kecelakaan yang membahayakan ia dan istri sekaligus. Ia sudi memilih sopir yang terlatih dan mobil dengan fitur keamanan berlapis. Si Boss sudah sangat mapan materi dan cara berpikir..ia paham betul arti resiko. Sayangnya di golongan karir yang lebih rendah..berapa banyak yang belum mapan dalam hal materi dan cara berpikir..? Berapa orang yang menjadi korban kegagalan transportasi kota dan harus rela mencicil sebuah motor selama berbulan-bulan.. padahal dengan uang itu seharusnya mereka bisa menabung dan berinvestasi.

Mengharapkan para pejabat kota Jakarta untuk melayani warganya dalam bertransportasi sepertinya sangat-sangat mustahil. Warga semakin merasa Satu Hati diarahkan membeli kendaraan pribadi untuk dapat berjubel dan berebut  berdesakan agar Semakin Di Depan. Kasihan…sungguh kasihan…

Kembali kami menatap Pupu yang tengah tertidur pulas..Waktu bermain dengannya beberapa hari ini semakin mahal saja karena kesibukan kami berdua semakin meningkat bahkan hingga harus pulang malam. Pada akhirnya kami tak ingin banyak mengeluh, karena tentunya masih banyak orang yang tidak seberuntung kami. Namun kami juga harus realistis dan terus berdoa dan berusaha menatap ke atas untuk kehidupan yang lebih baik.

***

Diinspirasi Livin’ On A Prayer dari Bon Jovi

dedicated to my lovely wife Lusi & my brilliant junior Pupu The Great





Motor Dikirim dengan Truk Sewaan..Kini Ane Paham Alasannya..

29 07 2011

angkut moge (comot dari blog Mas triatmono)

Dahulu, ketika melihat rombongan moge yang hendak touring ke sebuah tempat lantas pulangnya naik pesawat atau moda transportasi lain, kadang ane berpikir.. Kenapa gak dikendarai lagi aja ya..? Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: