Riding Awareness lagi Drop…Naik #TransportasiPublik Saja Deegh…

12 02 2013

zona awareness ketika riding

Kalo baca-baca buku pegangan motorcycle safety ada tuh yang namanya well-informed rider. Artinya si rider ini sudah melakukan persiapan sebelum berkendara. Ia sudah melakukan TCLOCS sampai sudah memakai riding gear yang benar. Nah ada satu hal yang pengen ane garis bawahi yaitu Baca entri selengkapnya »

Iklan




Gonjang-Ganjing Matic Irit…ATPM Gak Mau Rugiii…!! Goda Terusss Rakjat Ketjil…!!

27 02 2012
matic irit (katanya)

matic irit (katanya)

Kalau diperhatikan belakangan ini, jagad blog otomotif lagi ramai bersahutan meneriakkan topik matic irit…!! Hal ini juga dibarengi dengan pemberitaan santer akan naiknya harga BBM bersubsidi antara Rp 500 sampai Rp 1500 per liternya.

Ini tentu saja membuat ATPM motor kalang kabut…dengan kenaikan sebesar itu, beberapa kalangan rakjat mungkin akan berpikir ulang untuk membeli motor dan mungkin akan berpaling ke transportasi publik yang lebih nyaman dan murah…!!

Oleh karena itu, perlu dibuat suatu produk motor yang memiliki image alias pencitraan irit BBM…Ini dapat diartikan dengan kata lain..”Ayo laaagh para rakjat ketjil, belilaaah motor buatan kami ketimbang naik angkot…”

Dan..

Beberapa pihak pun dibayar dan direkrut untuk menjadi corong ATPM…siapa lagi kalau bukan blogger…yaagh..you know who laah..

Tujuan pun tercapai…amplifier blogger bayaran pun berbunyiiii… “Waaah matic anu itu berhasil mencapai konsumsi BBM sekian liter per kilometer…!!” Ada lagi yang berkomentar… “Hebooooh…matic anu dengan pengukuran alat anu berhasil irit sebesar sekian liter looooh…!!”

Dan..ATPM pun berhasil..

Maka…berbanggalah para blogger bayaran tersebut karena berhasil mencicipi motor baru…bertepuk tanganlah para ATPM karena hanya dengan uang receh yang paling berkisar Rp 1 juta sampai 2 juta per blogger (atau mungkin lebih?) , pemberitaan khas blogger yang “katanya” jujur bisa diperoleh…!!

Namun tunggu dulu..beli motor itu adalah solusi individual..bukan solusi komunal..alias solusi yang sifatnya kolektif. Lagi-lagi strategi ala Londo “divide et empera” diterapkan.. Simple saja thoo..daripada rakjat berdesakan di dalam sebuah bis..beli saja motor sendiri-sendiri lebih enak lhooo..

Seolah ada sebuah rencana besar bin grand strategy untuk menyuburkan bisnis kendaraan pribadi…caranya mudaah..cukup sogok pengambil kebijakan dan pemerintah agar transportasi publik tetap dalam kondisi buruk…

Kemudian…pembangunan jalan harus digalakkan, lihat saja JICA rajin mendanai pembangunan jalan thooo…dan terakhir…Kementrian Perindustrian harus diberi sesajen agar TPT kendaraan baru dapat monceeer…!! Agar penikmat gosip motor baru dapat bersuka cita..iya toooh…??!

Rakjat seolah diajarkan bahwa lebih mudah mencari solusi sendiri ketimbang memaksa wakil rakjat dan pemerentah untuk melayani dan menyediakan transportasi publik yang aman dan nyaman..

Padahal kalau dihitung-hitung belum tentu juga beli motor lebih murah daripada naik angkotum… Ingat..hitungan hanya melibatkan angka Rupiah, belum menghitung resiko celaka dan suntuknya kemacetan jalan…!!

Belum lagi salah kaprah yang timbul alias pembodohan otomotif yang mencitrakan bahwa beli motor = investasi, sehingga rakjat pun termakan informasi dan mencari motor yang harga jual kembalinya masih tinggi…sungguh sesat bin kasihan…!!

Dan pada akhirnya…mereka yang termakan jargon iklan “motor irit” akan mengalami hal seperti foto di bawah ini.

selamat menikmati matic irit ente yaaa...!!

selamat menikmati matic irit ente yaaa…!!





KRL Mania Menggugat Pemerintah…SALUT…!!

30 01 2012

logo KRL Mania (ijin copas ya bro..)

Bagi ane yang kuper ini, sangat jarang sebuah komunitas pengguna sarana transportasi publik melayangkan tuntutan ke pengelola transportasi, dalam hal ini pemerintah (Kementrian BUMN dan Perhubungan, juga Presiden). Barangkali bukan sekali ini saja KRL menuntut adanya perbaikan transportasi berbasis rel yang tempo hari memberlakukan system jalur lingkar Baca entri selengkapnya »





Wordpress.com Juga Protes SOPA-PIPA…!!

21 01 2012

blackout

Weleh..barusan buka Dashboard WordPress, ternyata ada menu bagi blogger untuk mengekspresikan protes terhadap Undang-undang Stop Online Piracy Act (SOPA).. Baca entri selengkapnya »





Zero-Sum Game, Kesuksesan Penjualan ATPM adalah Kegagalan Transportasi Publik

3 11 2011

In game theory and economic theory, a zero-sum game is a mathematical representation of a situation in which a participant’s gain (or loss) of utility is exactly balanced by the losses (or gains) of the utility of other participant(s). If the total gains of the participants are added up, and the total losses are subtracted, they will sum to zero. Thus cutting a cake, where taking a larger piece reduces the amount of cake available for others, is a zero-sum game if all participants value each unit of cake equally (see marginal utility). In contrast, non-zero-sum describes a situation in which the interacting parties’ aggregate gains and losses are either less than or more than zero. A zero-sum game is also called a strictly competitive game. Baca entri selengkapnya »





Oi Warga Jakarta..Tak Hanya Dua..Tapi Enam Lho..

26 10 2011

proyek tol baru..gimana menurut ente..?

Weleeeh…baca berita utama di halaman depan Kompas beberapa hari lalu memang bikin bergidik. Bagaimana tidak, kota yang “cuma” seluas 661.5 kilometer persegi ini kok ya “terus menerus dibangun”.

To the point saja deeeh…seolah kehabisan ruang, 6 (enam) proyek jalan tol dalam kota ternyata sedang ditenderkan oleh Pemda. Opo sih maksudnya ditenderkan…?? Yaa..berarti pemerintah Jakarta sedang mencari pihak-pihak yang bersedia mengerjakan proyek jalan tol tersebut.

Padahal kalau dipikir-pikir… Baca entri selengkapnya »





Monorail Ditukar Dua Proyek Jalan Layang, Sadarkah Warga Jakarta?

10 10 2011

kolom beton Monorail yang terbengkalai

Judul di atas adalah sesuatu yang harus disadari oleh warga Jakarta, karena sudah hampir beberapa bulan terakhir terkuak bahwa pembangunan Jakarta Monorail, sebuah proyek transportasi massal (mass rapid transportation) dihentikan, ironisnya hingga kini pembangunan jalan layang non-tol (elevated road) di ruas Jalan Antasari dan Jalan Casablanca terus berlanjut.

Sebagai “peredam” isu ini, Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: