Mencermati Strategi dan Segmentasi ATPM Motor India di Indonesia

27 05 2010

Segmentasi kedua pabikan itu jelas beda. Bajaj cenderung menyasar konsumen yang relative sudah melek teknologi dan ingin naik kelas ke cc lebih besar. Oleh karena itu cukup membanggakan bahwa Bajaj tidak memproduksi motor bebek dan bisa jadi kealpaan Bajaj menelurkan bebek menjadi hambatan dalam bergabung ke AISI (Asosiasi Industri Soang dan Itik) hehehe..singkatan sebenarnya apa ya..? lupa.

TVS menurut ane memiliki kualitas produk dengan detail lebih baik dari Bajaj. Keunggulan ini akan terlihat jelas bagi para “bike enthusiast” terutama dalam kualitas kehalusan pekerjaan las dan kualitas finishing di cat dan materal plastic. Nilai minus bagi TVS adalah pada ukuran cc mesin yang lebih kecil dari Bajaj Pulsar. Jika Bajaj bermain di kelas 125 – 200 cc maka TVS “mengalah” pada aspek ini dengan menelurkan TVS Apache RTR 160 dan 180.

Bagaimana dengan motor bebeknya? Yah..ini adalah salah satu strategi TVS memperluas segmentasi pasar dengan bermain di wilayah “remote” dan menyasar kalangan bike user dan calon pengguna motor yang baru pertama kali membeli motor.

Coba tengok produk TVS Rockz..Apakah memasang MP3 player dan FM radio di motor bebek akan membuat orang berminat membeli? Yah kita lihat aja bersama rapor si motor bebek bernyanyi ini setahun ke depan.








%d blogger menyukai ini: