Terima Kasih Afriani Susanti – Supir Maut Daihatsu Xenia B 2479 XI

24 01 2012

Xenia Penabrak (sumber: Detikfoto)

Ya, itu yang bisa saya katakan sekarang ini kepada si supir maut yang telah memakan 9 korban jiwa, pada kecelakaan di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat.

Entah, ini adalah kebetulan atau tidak, tapi kecelakaan terjadi di depan Kementrian Perdagangan, yang konon telah membantu Baca entri selengkapnya »





Nabrak Patahan Busway, Blok Mesin Pecah…!! Sekeluarga Jadi Korban…!! Salah Sapa Hayooo…!!

30 10 2011

Sebuah berita baru masuk dari bro Olis dan bro Bayu PRIDES mengenai adanya kecelakaan di Jl. Gusti Ngurah Rai, Bekasi.

Sekeluarga menjadi korban karena menabrak patahan jalur busway.

Nah..apakah patahan jalur busway itu…? Menurut bro Olis, sang saksi mata yang menyaksikan dan menolong korban, yang dimaksud patahan jalur busway adalah cor-coran beton yang berada di atas aspal jalan dengan tinggi sekitar 20 cm. Beton ini menganga begitu saja tanpa diberi penanda bahaya…!! Besok bro Olis akan mengirimkan foto lokasi beton penyebab celaka tersebut.

Kronologis kejadiannya adalah sebuah Yamaha Jupiter baru yang ditumpangi bapak, ibu dan anak menabrak patahan tersebut sehingga ketiganya terlempar dari atas motor. Lhaa..kalau sudah nabrak patahan beton 20 cm begini, mau naik mobil juga dijamin hancur…!!

Ketiga korban dikabarkan mengalami luka serius, bahkan sang anak mengalami luka yang paling parah. Ketiganya segera dilarikan ke RS Islam Jakarta Timur. Sementara bagian rumah kopling bebek tersebut tampak pecah karena menghantam beton…!!

Nah…mendengar kabar ini..ane pun kembali geleng kepala…!!

Yah bagaimana lagi, nasib wong cilik…korban kegagalan transportasi publik harus menanggung resiko dengan mengangkut anak istri di atas sebuah motor. Motor menjadi pisau bermata dua.. Di satu sisi membantu banget transportasi harian..namun di sisi lain ada resiko dan konsekuensi yang harus ditanggung…!!

Selain membayar cicilan bulanan yang tidak sedikit jumlahnya, sang pemilik juga harus terpapar resiko celaka yang lebih besar…lha wong naik motor itu ibarat BESI DIBUNGKUS DAGING..kalau ada apa-apa, ya dagingnya dulu yang kena…!!

Pada kasus ini sang pemilik motor bahkan telah menaikkan taruhan resiko menjadi 3x lipat dengan membonceng anak isteri. Dan ibarat dadu yang dilempar, resiko itupun menjelma menjadi sebuah kecelakaan…!!

Ditilik dari sisi lain, pihak penyelenggara jalan juga telah alpa memberikan keamanan jalan. Bagaimana bisa sebuah beton setebal itu diletakkan di jalan tanpa adanya warning signal…??? Mbok ya dikasih rambu kek..dikasih pagar kek…dikasih lampu kelip-kelip kek…!!

Ingat..dalam UU no.22 tahun 2009, pihak Penyelenggara Jalan bisa dituntut jika terbukti ada fasilitas jalan yang menyebabkan kecelakaan…!!
Dan pihak korban yang celaka berhak memperoleh santunan Jasa Raharja…!!

Nah, setelah ane bahas dan uraikan begini..jadi semakin jelas kan benang kusut kegagalan transportasi publik yang berujung pada hilangnya nyawa pengguna jalan…!!





Ada Benda Yang Namanya Rem Bro..!

22 09 2010

sumber: OtomotifNet

Segera share mumpung pengalaman masih segar..!

Baru saja ane melintas di bilangan Jl. Gatot Subroto, lalu-lintas relatif lancar meskipun cuaca hujan deras. Ane bersama pak sopir kantor mengarah ke Semanggi dari Mampang. Baca entri selengkapnya »





Busway Membantai Biker dan Keluarga

12 08 2010

Siang tadi ane liat acara Sergap di RCTI selagi menunggu pesawat di bandara Soetta.

Ada berita busway nyelonong keluar jalur busway dengan kecepatan tinggi kemudian menabrak sekeluarga yang sedang naik motor. Sang ayah, ibu dan anaknya yang masih kecil terbantai seketika.

Nah lo..siapa ya yang harus bertanggung jawab? Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: