Ibu Atin Tewas Diseruduk Mobil..Bagaimana Kai Fin Tanoto bisa punya SIM?

24 06 2010

hewan ini punya SIM gak..?

Sedang enak-enak gerak jalan di Gelora Bung Karno, tiba-tiba ada mobil menyeruduk dari belakang. Bagaimana rasanya?

Gondok kan?

Apa yang nyetir lagi nonton video Ariel – Cut Tari di HP nya sampai-sampai orang gerak jalan segitu banyak gak kelihatan…???

Oh…rupanya usut punya usut, yang menabrak itu punya kelainan berupa penyakit epilepsi yang sedang kambuh.

Begitulah tragedi yang disebabkan oleh engkoh Kai Fin Tanoto. Karena penyakit epilepsi yang ia derita sedang kambuh, puluhan orang yang sedang melakukan gerak jalan pun ia seruduk dengan sukses.

Kelalaian engkoh Kai Fin menyebabkan Ibu Atin, salah satu peserta gerak jalan tersebut harus meregang nyawa pada hari Rabu (23/6) kemarin karena pendarahan otak.

****

Kawan..

Coba kita lihat fakta yang terjadi di jalan. Jelas terbukti bahwa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) bukanlah jaminan mutlak seseorang dapat berkendara dengan aman.

Bola panas menurut ane sekarang ada di pihak Kepolisian, dalam hal ini yang berwenang menerbitkan SIM. Sudah tak terhitung kisah-kisah dan testimoni kawan-kawan ane bahwa SIM harus ditebus dengan harga mahal, yang tidak sesuai prosedur. Ujian SIM dapat dilewati cukup dengan membayarkan sejumlah angpau.

Pihak Kepolisian jelas menampik testimonial ane dengan berkilah bahwa saat ini prosedur kepemilikan SIM tidak perlu memakan biaya sebesar yang diperkirakan.

Namun dibalik kisah pembuatan SIM ada hal lain yang patut dipertanyakan, yaitu syarat sah memiliki SIM.

Mengapa engkoh Kai Fin Tanoto dapat lulus (atau lolos?) ujian SIM dengan kondisi fisiknya? Silakan tanya ke Pak Polisi yang meluluskan permohonan SIM-nya.

Pastinya mengidap penyakit epilepsi bukanlah penyebab utama yang harus diselidiki, tetapi lebih penting lagi sesuai artikel ane sebelumnya, attitude seseorang juga harus diselidiki dalam-dalam.

Coba ente sehari-hari lihat cara berkendara orang saat sekarang ini, apapun dilakukan demi cepat sampai tujuan.

Apakah orang tersebut menderita epilepsi? tentu tidak!…Lha wong bisa lancar naik trotoar dan kebut-kebutan..

Apakah orang tersebut punya SIM? bisa jadi…Lha wong bikin SIM gampang..

Namun apakah orang tersebut punya attitude yang benar? JELAS TIDAK!

apakah pengendara alay ini punya SIM..?

Bagaimana menurut ente, mana yang lebih berbahaya di jalan? engkoh Kai Fin Tanoto yang mengidap epilepsi atau para pengguna jalan yang tidak memiliki attitude?

sumber foto: search Google

Iklan

Aksi

Information

17 responses

24 06 2010
andryberlianto

secara pribadi kalau disuruh pilih siapa yang salah dalam hal terbentuknya pengendara ber kualitas buruk, maka saya lebih senang menunjuk jidat Kepolisian (Lalu Lintas). Kenapa ? Disanalah muara penerbitan SIM, pemohon di gelontorkan kemudahan teramat sangat dalam penertiban SIM.

Tidak ada tes valid
Tidak ada tes mental …

Semua lepas dan tidak ada pengendara/pengemudi yang punya manajemen resiko yang baik, tidak mengenal kendaraan dengan baik plus tidak mau mengambil resiko rendah saat berkendara, semua bergerak dengan resiko tinggi.

Jadi …. lakukan revolusi penerbitan SIM, batasi jumlah terbitnya, pangkas para pemohon dengan mental buruk … berantas pengemudi belia dengan perilaku ugal2annya …

Saya tidak mau menunjuk pihak lain selain Kepolisian dengan penerbitan SIM nya yang carut marut …………….

24 06 2010
blognyamitra

Penyakit epilepsi itu tdk bisa dilihat secara fisik (kasat mata) jadi sulit utk mengetahuinya. Selama ini polisi kalo menjalankan tes kesehatan hanya melihat buta warna ato tidak, rabun jauh/dekat ato tdk. Sama kayak kejadian bbrp waktu yg lalu dmn sebuah mobil nabrak pejalan kaki di Jl. MH Thamrin ternyata yg nabrak pejalan kaki mengalami serangan stroke.

24 06 2010
bennythegreat

berarti prosedur ujian SIM harus direvisi bro..!

24 06 2010
gasfuel

masalah sim bukan hal aneh lagi.
makanya sekarang ini banyak terjadi kecelakaan di jalan, salah satu peneybabnya sim tadi.walaupun waktu tes gagal asalkan duitnya ada pasti dapet tuh sim.

@benny
prosedurnya udah bener, aparatnya tuh yang perlu dibenerin

24 06 2010
Go Jay

lah gw waktu bikin sim, test kesehatan cuma disuruh contreng dan tanda tangan aja dengan biaya 10.000 perak..

yah kalo kondisinya gini mah, banyak pengendara sakit bisa punya SIM..

24 06 2010
raider 125 - obiezone

kalo d tempat saya mau bikin sim A harus punya sertifikat dr kursus mengemudi. makanya kursus mengemudi laris maniss..
tp sekarang sistemnya sudah agak mendingan kok
temen saya sim c aja ngulang berkali2 baru bisa lulus

25 06 2010
fayz

dulu waktu bikin sim C di suruh nembak, ya udah ikut saja..– 5 menit jadi…. problem berikutnya adalah pengendara mau atau tidak belajar tentang permasalahn di jalan raya, dan belajar safety rding

25 06 2010
nunoe

jujur, SIM C ane nembak 😀 jadi gatau prosedur tes buat dapetin SIM kayak gimana.. 😀
tapi dari awal bisa naek motor, selalu berusaha patuh sama rambu lalu lintas dan selalu safety riding….

25 06 2010
Ad 4693 yj

Punya SIM di Indonesia super gampang, syarat2 membuat SIM yg cepat:
1. Punya uang untk membyar pembuatan dan MENYOGOK PET*G*S.
2. Tembak lwt petugas,tinggal nunggu foto.

25 06 2010
Akses Internet

berkunjung antar blog kawan

thanks untuk sharing ilmunya sangat bermanfaat
Cara Menghindari penipuan Di Internet
Ready Stock Chip Telkomsel Unlimited

25 06 2010
Ponidi

Untuk sekolah mengemudi R4 dah ada, tp untuk yg R2 kok blm pernah dengar. Penginnya sih ada penambahan prosedur penerbitan SIM. Dimana setiap pemohon diwajibkan mengikuti training safety riding (yg diadakan oleh kepolisian, yg sekali lg ini merupakan bagian dr PROSEDUR WAJIB).

25 06 2010
Ponidi

Adanya praktek sogok-menyogok ini jg tidak semata salahnya polisi, tp jg masyarakat kita sendiri. Sy sering dengar keluhan org yg bilang, bikin sim ini (yg kalau kita bandingin dg luar neg., di INA ini superduper gampang & sederhana)mbok dipermudah, kalau perlu cukup bayar sj, gak usah ada tes2 sgl.
Masy. kita mayoritas belum sadar bahwa SIM adl . semacam tanda kelayakan/kemampuan+ pengetahuan+skill+mental s.o dlm berkendara. Tp masih menganggap layaknya helm yg hanya sbg perlengkapan anti tilang yg bs dibeli

25 06 2010
jenglot

Nimbrung ah..rame juga nih…

Saatnya kesadaran diri dulu di bentuk, jika mau merevisi kepribadian….Indonesia maju coy….gw yakin 1000%….masalahnya siapa yang mau mengajarkan itu….

jadi sekali lagi..benar itu ATITUDE…atawa kesadaran diri sendiri….

25 06 2010
pridesonline

gue ujian teori nggak lulus.. akirnya nembak

semua dibuat nggak lulus.. !!!! parah…

25 06 2010
icaq`s

temenku coba mengikuti prosedur dengan ikut tes untuk mendapatkan SIM C. apadaya dah 3X tes gagal terus. akhirnya nembak…..di dompetnya sekarang dah terselip selembar SIM C.

30 06 2010
bAdcOp

yang salah sapa ya…
pengen punya SIM kalo gak nembak, pasti gak dapet…
ujung2nya harus nembak. pun gak nembak, pasti ada sogok2an…

sedih lah…

*salah satu pemilik SIM C tembakan…

9 07 2010
Universitas Mercu Buana

thanks for posting, I really enjoy it, I can learn a lot from this.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: